
Makasih ya yang usah nunggu kelanjutan novelku....jangan lupa mampir kenovelku yang kedua @Bukan om tapi kekasihku@...
Hapy reading.......
Keesokan harinya,Bin masih setia disisi Ling dia tertidur karena kelelahan menunggu Ling dua hari ini.
Akhirnya jari jari ling mulai bergerak pelan.kedua matanya pun mulai perlahan terbuka.tangannya meraba raba hingga ia menyentuh kepala Bin yang bersandar dipinggiran ranjangnya.
Ling mengusap lembut rambut suaminya tercinta hingga Bin bisa merasakan sentuhan itu lalu terbangun dari tidurnya.
"sayang kau sudah sadar....aku begitu lega...." ucap Bin saat sudah menegakkan kepalanya.
Ling hanya bisa mengangguk pelan menjawab pertanyaan suaminya,karena masih lemah dan masih ada alat bantu pernafasan diwajahnya.
Bin segera menekan tombol didinding atas Ling untuk memanggil dokter.
Tak lama dokter Chen datang bersama seorang perawat.
"Ling sudah sadar dok...." ucap Bin penuh haru.
Dr Chen lalu memeriksa keadaan Ling.
"Sungguh keajaiban putri bisa sadar secepat ini,setelah melewati masa kritisnya semalam.keadaan putri sudah stabil tuan bin..." jawab Dokter Chen lallu ia melepas alat bantu pernafasan diwajah Ling.
"Putri harus istirahat yang cukup juga makan makanan yang bergizi agar kondisinya segera bisa pulih sepenuhnya.kalau begitu saya undur diri dulu tuan Bin..."
__ADS_1
Dr.Chen pun keluar kamar diikuti perawatnya.
"Sayang aku benar benar bersyukur kau sudah sadar." ucap Bin sambil mencium kening Ling.
"bagaimana bayi kita" ucap Ling lirih tapi masih bisa didengar oleh Bin.
"kau tenanglah sayang.....jagoan kita masih masih berada didalam inkubator.karena dia lahir dengan prematur jadi dia agak Lemah."
jelas Pria tampan itu sambil menggenggam kuat jemari Ling.
Tanpa Ling sadari ia meneteskan air matanya deras.
"Maafkan aku sayang.....aku tidak patuh padamu..."
"Hey sayang kau bilang apa....jangan menyalahkan dirimu sendiri okey.....aku bisa gila karena hampir kehilanganmu.tenanglah Bayi kita baik baik saja,nanti kalau kau benar benar sudah pulih aku akan mengantarmu melihatnya sayang....."
Ling terseyum bahagia mendapatkan suami yang begitu perhatian dan menyanyanginya.
Tak berapa lama pintu ruangan Ling dibuka,muncul Yurin dan pangeran Yuan dengan membawa makanan,buah buahan dan sebuah tas kecil berisi pakaian Ling dan Bin.
"ohh adikku syukurlah kau sudah sadar,aku benar benar bahagia."ucap yuan segera menghampiri adiknya lalu mencium kening Ling.
" aku juga bahagia Ling,kau dengan cepat bisa sadar...kau tau ling putramu sangat lucu dan tampan....jadi segeralah pulih agar bisa menemui putramu..."ujar Yurin yang sudah duduk disamping Ling sambil mengusap tangan Ling.
Ling hanya terseyum membalas perkataan keduanya.
__ADS_1
"Bin aku membawa baju untukmu,segeralah mandi dan makanlah makanan itu.aku tau dari kemarin kau tidak makan kan?.biar kami yang menjaga Ling.
Bin hanya mengangguk mendengar perintah kakak ipar sekaligus sepupunya itu.ia lalu mengambil baju ditas kecil yang dibawa yurin lalu masuk kedalam kamar mandi yang berada diruangan itu.karena sekarang Ling sudah dipindah keruang rawat inap VVIP.dan Dokter Chen juga sudah memberitahukan hal ini kepada Raja Kim dan pangeran Yuan sebelum pangeran datang tadi.
Tak lama setelah Bin selesai mandi,Raja Kim datang.ia sangat bahagia melihat putri kesayangannya sudah sadar.ketakutannya yang begitu besar sudah hillang.
" putriku sayang....ayah sangat bahagia kau sudah sadar...ayah begitu takut kau meninggalkan ayah nak...."ucap Raja kim yang menahan tangisnya sambil mencium kening Ling.
Ling memandang ayahnya dengan seyum manisnya.memang Ling masih lemah,dia belum bisa untuk banyak bicara.
Hingga suara ponsel pangeran Yuan mengalihkan perhatian semua orang yang berada diruangan tersebut.
Yuan melihat dilayar ponselnya siapa yang menghubunginya.
Yuan pun meminta ijin untuk keluar untuk menerima panggilan itu.Yurin dan Bin yang mengerti gelagat aneh dan Lirikan yuan sebelum dia keluar tadi paham bahwa ada sesuatu yang terjadi.
Mereka pun ikut menyusul Yuan keluar meninggalkan Ling dengan Raja Kim diruangan itu.
"Ayah tolong temani Ling dulu,aku ada urusan sebentar!" pinta Bin sebelum keluar bersama Yurin.
"baiklahh nah...selesaikan dulu urusanmu.biar ayah disini menemani istrimu..." jawab Raja Kim yang memang sudah tau urusan apa yang akan diselesaikan Anak anaknya.
"Apa kau haus nak?cepatlah pulih....agar kau bisa menimang putramu yang begitu tampan...." ucap Raja Kim sambil mengusap lembut tangan putrinya.
Ling pun merasa sangat bersyukur,dirinya sudah sadar dan menerima anugrah seorang putra.dia merasa bersemangat untuk segera pulih.meskipun Ling ingat betul ada seseorang yang mendorongnya ditangga.membuat hatinya merasa khawathir dan takut akan keamanannnya dan putranya.karena Ling masih lemah dan belum bisa banyak berbicara.Ling pun masih memendam hal ini.Ling mengira orang lain tidak mengetahui tentang ini.
__ADS_1