
pagi itu Nolan terbangun dan mencari keberadaan suster yang biasa menemaninya. namun karena Aileen tidak dirumah, saat itu suster memilih untuk menyiapkan sarapan untuk Nolan yang harus berangkat ke taman kanak-kanak lebih pagi karena hari ini adalah hari dimana Nolan akan menampilkan sesuatu di acara yang di adakan di taman kanak-kanak.
"suster dimana si kenapa gak ada! ah iya biar aku cari bunda, bunda pasti udah nyiapin seragam yang mau aku pakai nanti" Nolan pergi ke kamar Aileen. namun ia hanya menemukan kamar yang kosong. tidak berhenti disitu saja, Nolan juga mencari Ginga dikamarnya. namun Lagi-lagi ia tidak mendaoati siapapun.
"emmm ini aroma masakan ncus, pasti ncus didapur"
Nolan berjalan menyusuri tangga, karena tidak berhati-hati Nolan terpeleset hingga terjatuh.
dan sayangnya tidak ada seorangpun yang melihatnya terjatuh, dan saat ini ia tergeletak dengan kepalanya yang berdarah.
_
"Ginga, kita harus segera sampai di rumah. Nolan pasti mencariku karena hari ini dia bilang dia akan berangkat lebih pagi untuk tampil di acara di sekolahnya Ginga."
sejak Aileen mendengar Galen mengatakan bahwa Nolan adalah anaknya, Aileen menjadi kutang fokus hingga ia melupakan bahwa hari ini adalah hari penting untuk anaknya. dan ketika iaengingatnya ia sedang berada tempat yang lumayan jauh dari rumahnya.
"apa kau tau Ai, aku kira tadi aku menabrak seseorang. ternyata aku hanya menabrak batang pohon yang terjatuh dijalanan."
"iya kita harus bersukur bahwa itu bukan orang Ginga."
cukup lama Aileen dan Ginga menempuh perjalanan karena macet sedang melanda meskipun itu sepagi ini.
dan hal itu sangat menyita waktu yang mereka miliki. "kenapa perasaanku sangat tidak enak Ginga. tiba-tiba aku kepikiran sama Nolan"
"tenanglah Aileen, Nolan pasti sedang bersama dengan suster Ai"
__ADS_1
dan saat itu seseorang menghubungi Ginga dan membicarakan mengenai artikel yang sedang banyak diperbincangkan. seketika ia mengajak Aileen untuk merekam video dimana saat itu Aileen mengatakan bahwa dirinya adalah calon istri dari Ginga, dimana ia bukanlah menyembunyikan istri orang lain dan juga anak dari orang lain.
setelah semuanya selesai kini Aileen dan Ginga segera kembali kerumahnya. Aileen sangat terburu-buru ingin menemui anaknya. namun perasaannya menyelesaikan, tulang kakinya melemah melihat keadaan anaknya tergeletak tidak sadarkan diri dengan darah yang mengalir dari pelipisnya.
"Nolan" Aileen berteriak sekencangnya dan berlari menghampiri anaknya.
"Nolan, bangun sayang.. kenapa jadi seperti ini sayang. maafkan bunda yang tidak menemanimu hingga membuatmu seperti ini Nolan" air mata mengalir deras dipipi Aileen sembari memeluk Nolan yang tidak sadarkan diri.
saat itu Ginga yang baru masuk terperanjat kaget dan berlari mendatangi Aileen yang tengah memeluk Nolan yang berlumur dari*h dipelipisnya.
"Ginga cepat bantu aku membawa Nolan ke rumah sakit Ginga"
dan saat itu Ginga segera mengangkat tubuh Nolan. namun sebelum itu suster yang bertugas menjaga Nolan tiba.
"non ada apa ini? "
"tenanglah Aileen Lebih baik kita kerumah sakit sekarang."
"saya Benar-benar minta maaf nona tuan, maafkan ke lalapan saya non. saya tadi hanya membuat sarapan untuk Den Nolan. karena hari ini den Nolan harus berangkat lebih awal. dan karena saya melihat non Aileen belum menyiapkan sarapan, dan saya berinisiatif untuk membuat sarapan non"suster tersebut begitu merasa bersalah dengan apa yang menimpa Nolan saat ini.
Aileen pun ikut menangis. dan saat itu Ginga kembali menenangkan Aileen dan mengajaknya untuk segera membawa Nolan ke rumah sakit.
sesampainya dirumah sakit, saat itu Nolan tengah ditangani oleh dokter.
"bagaimana ini Ginga, aku tidak ingin Nolan kenapa-napa Ginga" Aileen menangis sesenggukan, dan saat itu Ginga segera merengkuh Aileen hingga Aileen menangis didalam pelukan Ginga.
__ADS_1
"keluarga pasien, kami membutuhkan donor darah, karena golongan darah yang dibuthkan kehabisan stok. dan golongan darahnya adalah O rhesus negatif diakan sangat susah menemukan golongan darah yang sama bapak, ibu"
"Ginga darahku bukan O rhesus negatif"
"darahku juga bukan O rhesus negatif Aileen" Ginga lalu melihat dokter yang menunggu keputusannya.
"begini dokter, aku akan mencari darah dari PMI dan rumah sakit terdekat"
"baik Pak, tapi kalau bisa jangan lama-lama ya, karena pasien sepertinya sudah agak lama terjatuh sehingga membuatnya kehilangan banyak darah."
perasaan Aileen semakin tidak karuan. sementara Galen menghubungi semuanya, namun tidak ada satupun yang memiliki golongan darah yang sama dengan Nolan.
"begini Aileen, coba kamu hubungi teman ataupun kenalan mu siapa tau ada yang memiliki golongan darah yang sama. aku juga akan membuat pengumuman."
setelah lima belas menit melakukan seperti apa yang dikatakan oleh Ginga, mereka belum juga mendapatkan donor.
"bagaimana ini Ginga, aku tidak mau kehilangan Nolan."
"sssttt tenanglah Aileen"
Ginga menenangkan Aileen kembali dengan memeluknya.
"aku yang akan mendonorkannya" sontak Aileen dan Ginga menoleh ke sumber suara.
.
__ADS_1
. bersambung