
Sebuah bangunan butik baru yang berdiri disebelah Butik milik Aileen terlihat begitu mewah, saat itu Aileen menyapa sang pemilik yang tengah membenarkan manekin dengan Membelakanginya.
dengan segera pemilik butik memutar badannya dan menatap Aileen.
Senyum mengembang di wajah Aileen. ia berlari dan masuk kedalam butik tersebut. "Intan, jadikan pemilik butik ini?"
"ya, aku sekarang ada disini dan saat ini aku menjadi pesaingmu" ucapnya sinis.
"haha iya aku tau, kita memang berbisnis dan harus saling menjual barang kita kan Intan. tetapi kita tidak saingan dalam kehidupan kita" meskipun merasa aneh dengan ucapan Intan, Aileen berusaha bersikap seperti biasa. ia menganggap itu adalah candaan dari Intan.
Dan senyum tulus tercetak di wajah Aileen yang begitu menyayangi sahabatnya itu. namun berbeda dengan Intan, justru saat ini Intan telah merencanakan banyak hal untuk mengalahkan Aileen dengan bantuan dari orang tuanya yang kaya raya.
"Ai, sepertinya aku tidak bisa menemani kamu, aku harus merapikan tempat ini! "
"kalau begitu buat aku bantu"
"tidak perlu, kau lebih baik mengurusi butik milikmu. aku takut nanti kau tidak bisa manyaingiku"
mendengar ucapan Intan membuat Aileen tersenyum getir. ia merasa Intan begitu dingin dengannya kali ini.
"baiklah, soga hatimu menyenangkan bestie.."
Aileen pergi dan kali ke butik miliknya. didalam sana ia memperhatikan Intan yang tengah menataanekin dan juga koleksi baju yang dimiliki oleh butik miliknya dengan bantuan beberapa pegawai.
"oh jadi ini rencanamu untuk menyaingi Aileen, Intan?" diam-diam Adrian mengawasi Intan dan juga Aileen dari kejauhan.
__ADS_1
"huh, lakukan semaumu. dan aku akan menghalanginya. nanti setelah aku berhasil Mengakuisisi perusahaan milik ayahmu, aku sudah tidak akan berpura-pura untuk mencintai gadis sepertimu! " ucap Adrian yang diam-diam mendengarkan percakapan antara Intan dan Aileen.
dan akhirnya Aileen. kembali ke butik miliknya. siang itu banyak sekali pelanggan yang datang ke tempat Aileen, berbeda dengan Intan yang justru sepi pengunjung.
disana Intan mulai menghubungi seseorang.
Dan selang beberapa saat muncul sebuah berita jika Aileen memakai desain plagiat milik seseorang. sontak pegawai Aileen yang melihat artikel tersebut segera memberitahu Aileen
"aku bahkan tidak pernah meminta siapapun melihat designed, tapi kenapa ada yang memeiliki fotonya dan sama persis dengan milikku? "
Sontak beberapa saat Aileen teringat bahwa hanya Intan lah lemah yang mengetahui hasil design miliknya.
"tapi itu tidak mungkin, aku tau Intan sangat baik. dan. jika dia yang lakuin untuk apa? dia adalah anak dari pengusaha besar dan juga istri dari Adrian, salah satu pengusaha yang berjaya,
"bu Aileen, gawat bu"
"banyak sekali pelanggan kita yang membatalkan pesanan bu. padahal bahan sudah kita beli semua bu"
"baiklah, biar nanti aku yang mengurusnya." Aileen lalu memutuskan untuk pergi dari kantor. ia memilih untuk duduk di tepi danau untuk mendinginkan pikirannya.
"sebenarnya siapa yang mau mencurangiku?"
"ada apa Ai, kenapa kamu sangat murung"
Suara seseorang berhasil. membuat Aileen mencari keberadaanya. dimana disana terlihat sosok tinggi tampan dan berkarisma.
__ADS_1
"tuan Galen, ada apa anda kesini? "
sebelum mengatakan apapun Galen duduk disebelah Aileen. ia menatap Aileen dengan penuh perhatian. dan sesekali menyunggingkan senyum untuk Aileen.
"untuk apa anda duduk disini? "
"tolong Ai, jangan panggil aku seperti itu. aku disini hanya ingin menemanimu, karena kamu terlihat sangat putus asa."
"aku tidak menceritakan masalahku kepada orang asing, jadi aku tidak akan bercerita padamu! " tukas Aileen.
Namun Galen tidak menyerah begitu saja, Galen tetap duduk disamping Aileen meskipun Aileen bersikap sangat dingin terhadapnya.
"dengar Ai, jika kamu memiliki masalah dan butuh bantuan, katakan padaku."
"anda jangan sok tau ya tuan Galen"
"aku tidak sok tau Ai. aku mengenalmu semenjak kamu kecil. jadi aku tau jika ada yang mengganggu pikiran mu saat ini"
"maaf aku harus segera pergi, ada urusan yang jauh lebih penting dengamu,
" mendengar ucapan Aileen sejujurnya memuat Galen resah.
.
.
__ADS_1
. bersambung