Hear My Heart

Hear My Heart
Part 66


__ADS_3

Vero menepuk-nepuk pelan pipi Mandalika yang masih belum sadarkan diri. saat itulah teman-temannya merasa aneh dengan sikap Vero kali ini.


Usaha Vero akhirnya membuahkan hasil. Mandalika mulai kembali dengan kesadarannya dan melihat sekelilingnya. dimana Rexy lah orang yang pertama ia lihat ketika membuka matanya.


"Manda, akhirnya lo sadar"


Mandalika mengerutkan dahinya ia ingat betul dengan perkataan Vero tempo hari ketika bertemu dengannya kemarin.


Flashback On_


Setelah pergi bersama teman-temannya, Vero memutuskan untuk pergi ke rumah Mandalika sebelum ia kembali ke rumahnya.


Mandalika yang sudah dihubungi oleh Vero, segera menemui Vero di teras rumahnya.


"siapa sayang? " tanya opa Mandalika dari ruang tengah.


"Vero opa"


Saat itu Opa Mandalika keluar dan segera menemui Vero yang masih di teras rumahnya.


"Vero, apa kamu tidak rindu dengan opamu ini? "


Vero segera memeluk Opanya dengan penuh kasih sayang. ia memang jarang menemui opanya, namun ia sangat menyayangi seperti halnya Mandalika menyayangi Opanya.


"ayo ke dalam" ajak opa kepada Vero.


"lain kali saja opa, Vero mau membicarakan kegiatan sekolah sama Manda opa"


"ya sudah, kalau ini masalah sekolah opa masuk dulu ya"


"iya opa"


Setelah Opanya masuk, Vero menarik Mandalika ke sofa yang ada di teras rumahnya, saat itu Vero mulai menyampaikan apa yang ada dipikirannya.


"emm Manda, gue cuman mau kita nggak bilang hubungan kita ke anak-anak"


Mandalika mengerutkan dahinya. ia merasa sedikit terkejut dengan ucapan Vero yang tidak ingin orang tau tentang hubungan persaudaraan mereka.


"tapi kenapa Vero, kenapa lo nggak mau temen-temen kita tau? "


"karna hubungan sekolahan kita nggak baik Manda. dan geng gue juga nggak baik sama geng Eagles."


Sebenarnya ketika Vero mengucapkan hal itu, hati Mandalika merasa sedikit sedih. namun saat itu Mandalika memaklumi karena semenjak tau tentang kedua geng tersebut, Mandalika memahami posisi Vero.


"oke, gue nggak bakal ngomong sama siapapun"


"oke, gue balik dulu Manda."

__ADS_1


Flashback Off_


"wih Vero, lo bahkan inget sama namanya? cewek yang suka bikin kesel ceweknya ketua geng Eagles"


Ucapan Hugo berhasil mengingatkan Vero dengan apa yang dia lakukan terhadap Mandalika. dan ia sadar jika perlakukannya bisa membongkar hubungan mereka yang sudah mereka sembunyikan.


"gue cuman nggak mau ngasih kesempatan geng Eagles buat ngatain geng kita, kalo sampek dia kenapa-kenapa"


"lo bener juga Ver, bisa-bisa Rexy juga kena masalah. tadi kan yang bawa cewek ini si Rexy"


"alah, paling tadi pingsannya juga pura-pura" sahut Marco enteng sembari mengarahkan rokok yang sudah ia nyalakan ke arah tangan Mandalika.


'astaga, gimana nanti kalo Manda kesakitan? tapi kalo gue larang, bisa-bisa mereka curiga kalo Manda sodara gue'


Vero memejamkan matanya ketika melihat puntung rokok yang semakin dekat dengan tangan Mandalika yang saat itu tidak melihat apa yang di bawa oleh Marco.


Namun sebuah tangan menahan tangan Marco dan menatapnya tajam. "lo nggak perlu lakuin ini, dia bener-bener pingsan tadi"


"tapi Rex? "


Ya, orang yang mencegah Marco adalah Rexy.


"oke, karna lo udah sadar. sekarang lo bikinin kita makan siang, kita-kita udah laper" ucap Oky


"inget, lo babu kita selama satu bulan. jadi lo jangan bantah omongan gue! " lanjut Oky mengancam Mandalika


Ketika Mandalika mulai berkutat di dapur, saat itu Oky memperhatikan setiap kegiatan Mandalika dengan beralaskan takut Mandalika mengerjai makanan yang ia buat untuk gengnya.


'coba gue liat, apa yang bakal lo lakuin! gue yakin lo bakal bikin anak-anak Scorpions kesusahan. dan gue yakin cewek jaman sekarang mana bisa masak, dan nantinya ini bisa buat bahan buat gue ngejek lo yang masakannya gak enak' batin Oky yang tak berpaling sedikitpun mengawasi Mandalika.


Mandalika begitu piawai ketika mengiris sayuran dan juga daging yang ia masak. begitu fokus hingga tidak menyadari kehadiran Oky yang mengawasinya di belakangnya.


Seperti biasa Mandalika memasak sesuatu yang sering ia masak sekaligus kesukaan Vero setiap datang ke rumah untuk menemui Opa mereka.


'gue yakin Vero bakal seneng banget gue masak ini. dia kan suka banget sama sup daging sapi sama gorengan plus sambal'


Disaat sibuk memasak Mandalika mengikat rambutnya karena merasa gerah. dan saat itulah pemandangan indah bagi Oky dan membuatnya justru terpanah dengan leher jenjang Mandalika.


Karena sudah selesai, Mandalika segera membawa hidangannya ke tempat yang sudah disediakan oleh Marco. saat itulah Mandalika melihat Oky yang masih berdiri di belakangnya dengan tatapan kagum.


"elo, ngapain lo disini? "


Suara Mandalika akhirnya membuat Oky tersadar dari lamunannya.


"gu-gue ngawasin lo lah, nanti lo naro sesuatu siapa tau?"


"tenang aja, gue bukan orang kayak gitu, jadi lo nggak perlu takut gue macem-macemin ni makanan."

__ADS_1


Semuanya sudah berada di tempat yang sudah disediakan, akhirnya mereka semua mulai menyantap masakan yang di buat oleh Mandalika.


Alih-alih ingin mengerjai Mandalika karena menduga tidak bisa memasak, Oky justru di terperangah ketika menyiapkan sendok pertama makanannya.


'gila, ini mah enak banget. mana bisa gue menyela makanan seenak ini?! dan gue liat semuanya pada suka, apalagi itu si Vero lahap bener. gimana si Oky, katanya cewek jaman sekarang gak bisa masak? lah ini malah enak banget' batin Hugo


"seperti biasa masakan lo enak banget Manda"


semua menatap ke arah Vero, dan hal itu membuat Vero terbatuk karena ia ingat apa yang sudah ia katakan.


"seperti biasa? " Hugo menatap Vero penuh selidik.


"maksud gue kayak masakan pembantu gue biasanya enak" Vero tersenyum getir dan kembali melanjutkan menghabiskan makanannya.


'fuh, hampir aja mereka tau'


Dan saat itu Rexy berganti melihat Oky yang tidak berkedip ketika melihat Mandalika yang berdiri di samping Rexy.


'kenapa Oky ngeliatin ke arah samping gue?’


Dan karena penasaran, Rexy melihat ke arah samping dan mendongak. saat itulah Rexy tau jika Oky terus memperhatikan Mandalika.


-


"guys, gue penasaran deh anak baru itu dikerjain kayak gimana di sana. gimana kalo kita liat di markas mereka" celetukan Anevay berhasil membuat anggota geng Eagles menatap ke arahnya.


Saat itulah Agam menjawab ucapan dari Anevay yang menurutnya konyol.


"nggak bisa Ne, kalo kita kesana pasti mereka nggak akan tinggal die. "


"gue setuju kok sama apa yang di bilang Ane, mending kita liat dari luar markas mereka" sahut Neo yang menyetujui apa yang dikatakan eh Anevay.


"Nolan, lo nggak dukung pacar lo? " Anevay bergelayut manja di tangan Nolan.


"kita liat sekarang" tukas Nolan yang beranjak pergi.


Karena Nolan setuju Anevay mencium pipi Nolan dihadapan semua temannya.


"pacaran si pacaran, tapi hargain kita-kita dong. dikira kita nggak ada apa? " sahut David


Sontak ucapan David membuat semua temannya tertawa. Dan tanpa membuang waktu,geng Eagles segera menuju ke markas Scorpions. mereka berhenti di luar markas dan saat itu mereka melihat ketika semuanya tengah makan masakan yang di buat eh Mandalika.


"ah tau gitu anak batu itu buat babu kita aja. mana kelihatannya semuanya lahap, pasti enak banget buat masakan" celetukan Agam membuat temannya terkekeh.


Dan saat itu Nolan mengerutkan dahinya dengan matanya yang menyipit. ketika semua temannya. memperhatikan makanan yang mereka makan, Nolan justru melihat Rexy dan juga Oky yang terus melihat ke arah Mandalika dengan tatapan yang hanya kaum adam yang memahaminya.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2