
Setelah mengantarkan Aileen pulang, Adrian memutuskan untuk langsung pulang ke rumahnya. sesampai di rumah adrian segera membersihkan dirinya.
Saat itu adrian membaringkan tubuhnya di king size miliknya, alih-alih ingin beristirahat namun adrian masih terus memikirkan tentang aileen.
"nasib hidupnya memang sangatlah tidak beruntung, namun aku salut dengan orang tuanya. lebih tepat orang tua angkatnya." adrian masih menatap langit-langit kamarnya.
"berada di posisi itu memang tidak mudah"
____flashback on____
'orang tuaku...'
adrian menatap lekat aileen yang tengah menuliskan sesuatu yang cukup panjang.
'orang tuaku adalah orang tua kak galen, mereka adalah orang baik yang mau merawatku sejak kecelakaan yang aku alami. kecelakaan itu membuatku kehilangan kedua orangtua kandung dan kakak perempuanku. karna itu lah kami tidak bisa langsung bercerai, karna kami sangat khawatir dengan keadaan kesehatan papa yang punya riwayat penyakit jantung.'
"lalu jika kalian akan tetap bercerai bagaimana dengan papamu nanti?"
'entahlah tuan, yang aku tau saat ini aku hanya ingin bekerja semampuku untuk hidupku setelah aku bercerai. dan aku harap papa akan baik-baik saja.'
"tapi galen sangatlah kurang ajar bukan? walaupun dia mempunyai istri, dia dengan sengaja mengajak perempuan lain ke acara sebesar itu!"
'aku tidak bisa menyalahkannya tuan, karna ersya memang perempuan yang ia cintai jauh sebelum menikah denganku.'
"tapi kenapa orangtua kalian tetap menikahkan kalian"
saat itu aileen enggan menceritakan peristiwa itu, namun akhirnya aileen menceritakannya.
'waktu itu adalah hari pernikahanku dengan kak raven, namun kak raven pergi dengan menulis surat dia tidak bisa menikahiku karena ia mempunyai kekasih dan keadaanku yang seperti ini tidak memungkinkan untuk ia nikahi. karena tidak ingin menanggung malu, akhirnya kak galen menikahiku. namun kak galen membuat kesepakatan denganku, saat usia pernikahan kami satu tahun kami akan bercerai" aileen tertunduk lesu.
"lalu apa kamu tidak menyukainya?"
__ADS_1
'dari awal aku tidak berani menyukai siapapun tuan, aku sadar akan keadaanku yang seperti ini. aku hanya berharap, aku bisa membalas kebaikan keluarga yang tengah merawatku dengan segala keterbatasanku' Aileen mulai menitikan airmata nya. saat itu adrian segera memberi sapu tangan miliknya, walaupun sungkan akhirnya aileen menerimanya karna saat itu tisu di mobil memang sudah habis.
'kenapa, kenapa aku menceritakan hal ini kepada orang asing? apa karna aku percaya dengan tuan adrian? ya tuan adrian orang yang baik, aku tidak perlu meragukan kebaikannya yang sudah mempekerjakan aku SEORANG GADIS BISU' batin aileen
adrian yang telah mengetahui semua jalan hidup aileen kini fokus mengemudikan mobilnya kembali.
setelah lama di perjalanan aileen tertidur hingga sampai di depan gerbang rumahnya.
adrian ingin membangunkan aileen, namun adrian mengurungkan niatnya karena melihat mata sembab aileen. akhirnya adrian meminta satpam rumah itu untuk membukakan gerbang.
ketika sampai di depan pintu seseorang membuka pintu rumah dengan tatapan elang yang mengintimidasi.
"maaf tuan galen anda akan memgangkat tubuh istri anda atau saya yang mengangkatnya kedalam?"
"tidak perlu, dia istriku. anda tidak berhak menyentuhnya." Galen lalu mengangkat tubuh istrinya meninggalkan adrian di depan rumah. adrian pun segera meninggalkan kediaman Galen.
____flashback off____
"tapi apa aileen akan membalas?" adrian menggeleng dan menghapus pesan yang hampir ia kirim. kondisi itu berulang beberapa kali hingga akhirnya adrian melempar ponsel miliknya dengan ekspresi frustasinya dan akhirnya ia tertidur dengan posisi yang kurang benar.
▪▪▪▪▪
"ada apa dengan aileen kak?" tanya raven yang baru keluar dari kamarnya.
"dia tertidur di mobil bossnya" galen lalu mengantar aileen kedalam kamar.
Galen sangat berhati-hati ketika merebahkan tubuh aileen di ranjang berharap aileen tetap tidur.
Galen memperhatikan wajah aileen yang sedang terlelap.
"walaupun kamu sedang tidur tapi kamu masih terlihat manis ai, tapi sayang hubungan kita akhir-akhir ini memburuk"
__ADS_1
Galen mengingat saat ia dan aileen bercanda ketika itu galen menghibur aileen yang tengah bersedih.
"apa kamu benar-benar ada sesuatu dengan adrian? dan apa aku rela kamu dekat dengannya setelah kita bercerai?" galen mengusap wajahnya kasar merutuki dirinya yang bersikap tidak adil dengan aileen.
Galen menyibak rambut yang menutupi sebagian wajah aileen. "tetaplah jadi aileen seperti dulu."
.bersambung.
kita kasih visualnya ya..
▪Aileen nammi alegra
▪Galendra aksa gumelar
▪Adrian azzarion
▪Ravendra aska gumelar
▪Ersya
▪Maureen
__ADS_1