Hear My Heart

Hear My Heart
Part 74


__ADS_3

Braakk


Rahang Rexy mengeras. Sebuah berita masuk mengenai geng Skateboardnya. Ia membanting kursi yang ada di kelasnya.


"Sejak kapan lo pacaran sama Mandalika Ver?"


Ditariknya kerah seragam Vero yang ada dihadapannya hingga membua niiht Vero bangkit dari posisi duduknya.


Vero yang mendengar tuduhan Rexy terhadapnya pun segera menghempaskan tangan Rexy dari kerah bajunya.


"Lo kalo mau nuduh pikir lagi geh Rex, mana mungkin gua pacaran sama Manda! "


Vero menyangkal tuduhan dari Rexy karena memang Vero tidak pernah berpacaran dengan Mandalika. Anggota Scorpions, selain menguasai jalanan, mereka juga sangat sulit di taklukan oleh lawan jenis. Anggota-anggota nya memilih tidak menjalin hubungan bukan tanpa alasan, melainkan mereka memiliki standar dan juga pengalaman pribadi untuk tidak berpacaran.


Seperti halnya dengan Rexy, sang ketua dari Scorpions. Kalau di bilang tampan, Rexy jauh di atas rata-rata. Selain fisik yang mendukung, kuantitas dan kualitasnya tidak di ragukan lagi untuk menjadi idaman para gadis. Hanya saja ia memilih tidak menjalin hubungan karena trauma masa kecilnya. Dimana ibunya pergi meninggalkannya dengan ayahnya karena berseljngkuh, sehingga Rexy akan menganggap semua gadis sama saja dengan ibunya.


Selain Rexy yang trauma, Hugo dan Marco memang pernah sama-sama jatuh cinta. Namun sayangnya mereka jatuh cinta dengan perempuan yang sama. Sehingga mereka memutuskan untuk meninggalkan gadis itu dan memilih persahabatan mereka. Dan mereka enggan menaruh perasaan ke sembarang gadis dengan alasan takut mencintai perempuan yang sama lagi.


Selain mereka, Vero sebenarnya menyukai seseorang. Tetapi ia memilih untuk mencintai perempuan tersebut dalam diam karena gadis yang ia tau jika gadis yang ia sukai tidak diizinkan berpacaran oleh orangtuanya.


Dan karena semua temannya tidak ada yang memiliki pasangan, Oky enggan menerima cinta dari beberapa gadis yang pernah mendekatinya.


Oleh karena itu,semua anggota Scorpions saat ini tidak ada yang memiliki kekasih. Sehingga Rexy merasa kaget dengan apa yang ia lihat.

__ADS_1


"Lo boleh-boleh aja pacaran Ver, tapi nggak harus sama dia. Dia itu cewek pembuat onar dan gak guna"


Meskipun Rexy sendiri tidak suka dengan perempuan, tetapi dia tidak melarang anggotanya untuk menjalin hubungan.


"Lo ngomong apa si Rex? "


Vero masih saja tidak mengerti dengan ucapan Rexy, karena dirinya memang tidak memiliki hubungan dengan siapapun.


"Gue emang gak suka sama makhluk yang nanya perempuan, tapi bukan berarti gue ngelarang sahabat gua Ver. Tapi ya nggak harus sama Manda juga Ver lo pacaran! "


"Manda Manda Manda, kenapa si Rex lo nuduh gua pacaran sama Manda?" Melihat keduanya semakin bersitegang, saat itu Hugo dan Marco mendekat agar sewaktu-waktu mereka akan berkelahi, mereka bisa melerainya dengan cepat.


"Rexy itu nggak salah Vero, Coba lo lihat ini"


Oky memperlihatkan sebuah postingan dari akun yang tidak di ketahui siapa pemiliknya, dimana Vero tengah berdiri di halaman rumah dengan tersenyum kepada Mandalika yang juga berdiri di hadapannya.


Dan saat itu postingan bertambah ketika Vero melihatnya. Saat itu justru yang terlihat Vero tengah merangkul Mandalika dengan tawanya yang lebar.


"Astaga, kalo ini lo udah nggak bisa nyangkal lagi Ver" Tambah Oky


"Sshh kalian ini idup di era apa si? Ini zaman canggih, zaman digital. Semua bisa di edit. Dan gua yakin ini geng Eagles yang lakuin"


Raut wajah Rexy dan teman-temannya berubah ketika Vero mengatakan hal itu. "Dan satu lagi, gua itu nggak tau dimana rumah tu cewek. Jadi mana mungkin gue ketemu dia dirumahnya kan? Tu liat itu kayaknya rumahnya kan? Mungkin aja itu pacarnya yang nungguin di depan rumah, terus sama geng Eagles wajahnya di ganti sama gua!" Imbuhnya.

__ADS_1


"Apa yang Vero bilang ada benernya Rex, bisa ajakan mereka ngedit ini biar geng kita malu karena Vero pacaran sama cewek pembuat onar kayak yang lo bilang" Sahut Hugo.


"Fiuh.." Diam-diam Vero membuang nafas lega. Ia berhasil membuat teman-temannya percaya jika itu hanyalah sebuah editan.


Sementara itu di tempat lain tepatnya di sekolahan Mandalika, semuanya membicarakan tentang postingan tersebut. Mereka menganggap Mandalika memanfaatkan hukumannya untuk mendekati anggota geng Scorpions. Meskipun geng tersebut adalah rival dari geng Eagles, tapi tidak sedikit siswi yang mengidolakan para anggota Scorpions sehingga secara otomatis mereka menganggap Mandalika sebagai musuh mereka.


Ketika Nolan melewati beberapa siswi yang biasa menyapanya, ia terkejut karena semua terlalu fokus dengan benda pipih yang ada di tangan mereka.


'Ada apa, kenapa mereka gak nyapa gua? Ah tapi ini bagus, gue juga gak suka dikerumunin mereka'


"Ih nyebelin banget si anak baru, pasti dia sok polos padahal niatnya mau ngegodain anggota Scorpions" Sungut salah satu siswi sehingga membuat Nolan menarik sebelah ujung bibirnya.


Nolan pun berjalan menuju kelasnya dan melihat keberadaan Mandalika yang tengah mengerjakan tugas. Mandalika bukan karena malas mengerjakan tugasnya di sekolahan, melainkan ia terpaksa karena siang hari ia harus menjadi pelayan geng Scorpions. Dan dimalam hati harus mengajari Nolan sehingga ia tidak sempat mengerjakannya di rumah karena lelah.


'Rasain lo cewek sirkuit, gue yakin lo bakal nyerah dan nggak mau ngajarin gue lagi. Karena lo gak punya waktu buat lo sendiri'


"Wih ternyata lo gak sepolos yang gue kira ya. Lo berhasil manfaatin hukuman lo buat dapetin Vero" Ucap Anevay yang baru saja datang dan bergelayut di lengan Nolan dengan tangannya yang berada di kantung celananya.


"Apa, Vero? Mana mungkin gue pacaran sama Vero, Vero itu sa-"


'Astaga, gue hampir keceplosan'


"Sa apa, manda? " Tanya Syahwa yang duduk di sebelahnya.

__ADS_1


.


. Bersambung


__ADS_2