
Aileen mengerjap-ngerjapkan matanya, aileen teekejut mendapati galen yang tertidur di depannya.
'kak galen memang pria yang tampan, baik,cerdas dan seorang pengusaha. dia tidak pantas memiliki istri sepertiku.'
aileen memriksa ponselnya yang berdenting.
~kalau kamu kurang enak badan lebih baik hari ini kamu tidak perlu berangkat kerja. [Tuan adrian]
'tuan adrian memang orang baik walaupun sedikit cuek dan pedes kalo ngomong'
aileen kembali memperhatikan galen, aileen menggoyang-goyangkan tubuh galen untuk membangunkannya.
Galen mulai membuka matanya, saat itu ia langsung bangkit dari posisinya saat ini.
"ai kamu udah bangun.."
'iya kak, apa kakak dari semalam menemaniku?'
Galen mengangguki pertanyaan aileen "tapi kami tenang ai aku ga ngapa-ngapain kamu. ya udah aku harus bersiap-siap ke kantor"
aileen mengangguk dan tersenyum melihat raut wajah suaminya yang merasa kikuk.
_
Hari sudah siang, aileen berfikir mengantar makan siang untuk galen sebagai ucapan terimakasih .
di sepanjang jalan aileen membayangkan galen yang lahab memakan makanan darinya.
setelah sampai aileen langsung menuju ruangan galen, ya kantor itu memang tidak asing untuk aileen karena ia pun pernah berkerja di tempat itu.
aileen menghentikan langkahnya di deoan pintu ruangan galen, saat itu ia mendengar galen yang tengah berbicara dengan ersya.
"sayang kamu cinta kan sama aku"
"tentu, kamu sudah tau itu!"
"makanya cepet ceraiin aileen, kalo engga aku mau kita putus"
__ADS_1
"jangan seperti itu ersya, aku tidak bisa secepat itu. kami baru menikah enam bulan sayang dan perjanjianya satu tahun baru kami akan bercerai"
"apa kami mau kehilangan aku demi dia?"
"bukan seperti itu sayang. oke, aku besok aku akan bilang ke aileen kalau pernikahan ini harus segera berakhir dan aku akan nikahin kamu."
tanpa memperhatikan tempat ersya langsung mencium galen.
mendengar ucapan itu aileen membuka pintu perlahan namun ia tidak menyangka akan melihat suaminya berciuman dengan perempuan lain. aileen memundurkan langkahnya dan tidak sengaja menjatuhkan makanan yang ia buatbkhusus untuk suaminya.
Galen yang mendengar itu, ia menghentikan aktifitas tidak pantasnya.
"sebentar sayang aku harus keluar"
ersya pun menuruti ucapan galen dan duduk di sofa dengan bermain ponsel.
ketika membuka pintu ruangannya, galen mendapati sebuah rantang yang berisi makanan kesukaannya. galen laou menyuruh petugas kebersihan di kantornya untuk membereskan makanan yang berserakan.
galen berjalan menuju lantai bawah dan menanyai salah satu staf kantornya.
"roy apa tadi kamu lihat aileen datang kesini?"
"ya sudah kamu boleh pergi" galen berlalu pergi dan langsung mengemudikan mobilnya tanpa memveri tau ersya.
setelah beberapa menit galen tengah sampai di rumahnya. saat itu ia mencari aileen dan benar saja aileen saat ini tengah duduk di gasebo belakang rumah.
"aileen..." pangil galen dan seketika aileen menoleh.
Galen memperhatikan sebuah kerstas yang ada di tangan aileen. "bukannya itu suratperjanjian kita kan ai?"
aileen dengan cepat merobek kertas tersebut dan menunjukkan tulisannya untuk galen.
'aku sudah merobeknya dan perjanjian itu hangus, dan kak galen tidak perlu menunggu satu tahun untuk bercerai denganku. besokpun aku siap jika kak galen mau kita bercerai.'
"jadi kamu tadi menguping pembicaraanku dengan ersya? kamu benar-benar tidak sopan aileen!"
'aku tidak sengaja mendengarnya kak, dan aku minta maaf karena melihatnya'
__ADS_1
"apa yang kamu lihat"
'apa yang tengah kak galen dan ersya lakukan! dan aku minta maaf karena menjadi penghalang cinta kalian. aku janji gak akan nyusahin kalian lagi'
Aileen lalu pergi meninggalkan galen sendirian, tanpa galen sadari aileen menitikkan air matanya.
setelah pembicaraan itu, aileen memilih menghabikskan waktunya untuk bekerja alih-alih menghindari pertemuan dengan galen. hingga tiba persidangan perceraian aileen, dan saat itu mereka tengah resmi bercerai.
setelah satu bulan bercerai dengan aileen, galen mulai mempersiapkan peetinangannya dengan ersya.
"kak, apa kakak tidak ingin memberi tau papa mama soal ini?"
"nanti saja setelah aku dan ersya menikah, karena alu yakin mama papa tidak akan setuju"
saat mereka tengah berbincang, aileen pulang dari rumah bossnya.
"ai kamu baru pulang?" tanya raven
aileen mengangguki ucapan raven.
"aileen besok kamu ikut aku untuk pergi ke gedung pernikahanku dengan ersya untuk mengecek keadaan disana" ucap galen.
aileen pun mengangguki ucapan galen dan langsung pergi kedalam kamarnya.
"kak, apa kaka gak cukup melukai hati aileen dengan menceraikannya. dan kaka malah menyuruhnya untuk mempersiapkan pernikahan mantan suaminya?" ucap raven
"dia tidak akan terluka karna dia tidak memiliki perasaan apapun denganku" seru galen.
▪▪▪▪▪
Hari itu aileen meminta izin dari adrian untuk menemani galen. "ai kamu tunggu disini, aku harus membeli sesuatu"
saat ingin meneberang jalan dari arah berlawanan ada sebuah mobil yang melaju kencang.
Brak...
semua orang berkerumun melihat korban tabrak lari.
__ADS_1
.bersambung
.