Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Malam pertama atau malapetaka


__ADS_3

David yang mendengarnya pun tersenyum sinis, ia segera berbalik menatap dingin Nesya.


"Kau tahu Nes, kau telanjang sekali pun aku tidak akan berhasrat melihat mu, dan kau harus ingat kalau aku sudah memiliki istri Nes, bila kau kurang belaian maka carilah suami sama seperti ku yang mencari istri untuk membelaiku setiap malam, jangan rendahkan dirimu dengan bersikap murahan seperti ini Nes. Aku sudah cukup bersabar selama ini karena dulu kau menggoda ku disaat aku masih lajang, but now you can't do it anymore."


"Tapi ini semua aku lakukan karena aku cinta sama kamu Dav,"sentak Nesya dengan mata yang berkaca-kaca.


"Ralat bukan cinta, tapi obsesi Nes, kau terobsesi pada ku karena aku memiliki segalanya,"balas David datar lalu pergi keluar dari kamar tersebut meninggalkan Nesya yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan.


David membuka pintu kamar perlahan-lahan agar tak membuat Tari bangun, cahaya di dalam kamar tersebut sangatlah remang karena semua lampu di matikan terkecuali lampu kecil di dekat kasur, tanpa melihat Tari tidur David langsung membuka seluruh pakaiannya masuk kedalam kamar mandi.


David mengisi air hangat kedalam bathtub, kemudian ia pun berendam di dalam nya. David memejamkan matanya berusaha melupakan masalahnya sejenak.


Aku sudah menikah sayang, sesuai perintah mu batin David sedih.


Setelah 35 menit David berendam, ia pun langsung keluar dengan melilitkan handuk di pinggang nya, kemudian ia mengambil baju dari dalam mari yang telah di siapkan untuk nya. David menatap ke arah Tari yang tampak terlelap damai dalam tidurnya, ia menyeringai dikala melihat selimut tersingkap kesamping hingga paha mulus yang Tari miliki terpampang jelas di depan matanya.


Perlahan lahan David naik ke atas ranjang, ia melemparkan selimut ke sembarang arah, ia mengecup kening, mata, pipi, hidung dan bibir Tari, ia mencengkram lembut pipi Tari hingga lidah nya di masukkan kedalam, begitu juga dengan tangan David yang sudah tak bisa di kondisikan lagi, ia bermain main dengan bola voli Tari yang tampak masih kenyal, nafas David sudah naik turun dikala melihat bola voli Tari yang sudah tidak ada lagi penghalang.


Ini benar benar nikmat batin David menggila.


Tari yang merasakan ada yang basah bermain di atas tubuh nya, mata Tari terbuka lebar dikala melihat tubuhnya sudah polos apalagi David sedang bermain dengan bola voli nya.


"Apa yang bapak lakukan,"pekik Tari dengan suara yang serak membuat David langsung menatap nya dengan tatapan penuh hasrat membuat Tari panik dan ketakutan karena ia tak pernah melihat tatapan David yang seperti itu.


"Akhirnya kau bangun juga Tara Utara,"ujar David dengan suara yang serak karena hasratnya.


"Pak, ini tidak benar ... bapak sudah janji dengan saya kalau bapak tidak akan ah ...,"balas Tari panik dengan suara yang terengah-engah akibat jari David bermain dibawah sana.

__ADS_1


"Tidak akan apa hemm .... katakan apakah kamu suka atau pengen lebih,"ucap David menyeringai menambah kecepatan dibawah sana membuat Tari mencengkram seprei karena merasakan sesuatu hal yang amat sangat nikmat, inikah rasanya bercumbu dengan suami.


Ah ... ini sangat nikmat, oh ya ampun kenapa aku teringat film orang miskin yang pernah aku nonton dulu batin Tari menjerit.


Otak Tari yang mesum pun langsung menunjukkan dirinya, ia kembali mengingat jaman SMA dulu saat temannya mengirimkan link merah kepada nya, Tari terkejut saat melihat beranda di link tersebut hingga ia yang panik ingin menekan cancel tak sengaja menekan gambar film orang miskin tersebut, setelah ia melihat video awalnya ia pun langsung membanting HP nya karena takut bila sang bunda mengetahui nya.


"Bapak ... hentikan saya mau pipis,"pekik Tari menekan kepala David yang sedang bermain di bola voli nya.


"Tumpah kan Tara,"bisik David menj*lat telinga Tari dan menambah kecepatan jarinya dibawah sana.


Tubuh Tari bergetar hebat dengan lenguhan panjang keluar dari mulutnya, ia membusungkan dadanya dikala gelombang kenikmatan itu tumpah di bawah sana, sungguh membuat dirinya lega seakan semua yang menggelitik di bawah sana pergi meninggalkan kenikmatan yang luar biasa.


"Bagaimana, apakah nikmat hemm ...,"tanya David menyeringai membuka celananya hingga terlihat tongkat baseball David yang sudah berdiri tegak dan berurat membuat Tari melotot tak percaya.


What ... bagaimana caranya masuk ke lubang semut ku batin Tari terkejut.


"Bapak ... bapak jangan coba-coba untuk melanggar perjanjian kita yah, karena kalau tidak saya akan melaporkan ke polisi,"ancam Tari dengan wajah yang memerah, ia memukul kepalanya sendiri seperti orang gila karena logika dan tubuh nya sangat bertentangan.


Jangan Tar, ingat kamu itu cuma istri kontrak nya aja, jangan sampai kamu nanti udah jadi janda malah bolong lagi, sudah cukup bunga aja yang di sebut janda bolong, kamu jangan .. bisik logika Tari.


David yang melihat Tari memukul kepalanya sendiri pun langsung bergidik ngeri, apalagi tatapan Tari yang kosong membuat suasana dalam kamar tersebut terasa seram, hasratnya yang tadi menggebu-gebu langsung hilang karena melihat Tari yang seperti orang kesurupan.


"Hey ... Tara Utara, apa kau baik-baik saja,"tanya David melambaikan tangannya di depan wajah Tari.


Plak


Plak

__ADS_1


Plak


David terjatuh dari atas kasur ke bawah karena terkejut melihat Tari yang menampar wajah nya sendiri, apalagi ia mendengar Tari berbicara pada dirinya sendiri.


"Tidak ... tidak ... tidak,"gumam Tari menampar pipi nya.


*Ayo Tar, main kuda kuda itu rasanya nikmat loh bisik tubuh Tari.


No Tar, main kuda itu sakit apa lagi punya pak David yang bule pasti besar dan panjang seperti tongkat Herry Potter bisik logika Tari*.


"Hey ... gadis kampung, apa kau baik baik saja,"sentak David yang sudah memakai celana boxer nya berdiri sambil memegang gagang pintu bersiap siap ingin keluar bila benar Tari kesurupan.


"Pergi,"teriak Tari melempar bantal ke arah wajah David.


Brakk


David langsung berlari keluar kamar menutup pintu dengan suara yang amat keras sehingga Tari terkejut.


"Apa dia kesurupan,"gumam David dengan wajah yang berubah pias.


**Bersambung


hahahaha


David ... David πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ...


Mohon hadiah dan vote nya yah kakakπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ bantu author untuk dapat rangking baru.

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❀️πŸ₯°πŸ₯°**


__ADS_2