
Setelah selesai membuang hajat, David membersihkan dirinya. Pria tampan berparas rupawan tersebut keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang ia lilitkan di pinggang saja.
Tari yang sedang memakai skincare malam pun merona malu melihat perut kotak-kotak David yang sudah lama tak di lihatnya. Terlebih lagi rambut David basah menambah pesona hot CEO nya itu terpancar.
Visual babang David 🤩🤩🤩 Cuci mata buat emak-emak 🤭
"Apa kamu tidak ingin menyentuh nya?" Goda David menepuk perut six pack nya membuat Tari menelan ludah kasar.
Gleg.
Tawaran David sangat menggiurkan membuat Tari segera bangkit dari kursi rias menghampiri David yang berdiri di dekat lemari. Tanpa banyak berkata-kata Tari memeluk erat tubuh David, kulit nya dan kulit David saling bersentuhan membuat bulu pada tubuh mereka meremang.
Tangan Tari tergerak mengelus perut David yang begitu menggoda iman. David memejamkan matanya menikmati tangan lembut Tari yang bermain di perutnya.
"Kamu suka?" David bertanya lembut menangkup pipi Tari.
"Heum! Perut mu padat dan tidak punya lemak, jadi aku suka mengelusnya!" Balas Tari tersenyum manis menunjukkan deretan giginya.
"Aku baru sadar kalau senyum mu sangat manis," goda David menarik gemas hidung mancung Tari.
"Mata mu saja dulu yang katarak jadi tidak bisa melihat mana madu dan mana racun?!" Sungut Tari menenggelamkan wajahnya di dada bidang David.
Hati David merasa tersentil mendengarnya. Ia tersenyum bodoh ketika mengingat bahwa dirinya yang telat menyadari bahwa Tari adalah madu dan Lucy adalah racun.
Entah karena hormon kehamilan atau kerinduan Tari pada David membuat libido pada dirinya naik. Begitu juga dengan David yang tak dapat lagi menahan hasratnya yang sudah di tahan saat di rumah Dicaprio tadi pagi. Melihat lekukan tubuh Tari yang lebih berisi di bagian-bagian tertentu membuat wanita hamil itu semakin seksi.
"Aku merindukan mu sayang!" Bisik David di telinga Tari membuat wanita itu merona.
"Aku juga," balas Tari malu-malu membuat David terkekeh geli.
Pada malam itu terjadilah sesuatu yang seharusnya terjadi antara suami istri yang telah lama berpisah itu. Mereka berdua saling menyalurkan hasrat terpendam. David meluapkan kerinduan nya pada Tari dengan sentuhan lembut nya yang mampu membuat Tari berteriak memanggil namanya.
Entah sudah berapa kali tubuh mereka berdua bergetar. Namun karena rindu yang belum habis tersalurkan membuat salah satu dari keduanya memulai lagi. Tari menerima setiap sentuhan David dengan suka rela. Untuk pertama kalinya mereka making love dengan perasaan yang saling mencintai. Tari tersenyum senang karena David yang tak henti-hentinya mengucapkan kalimat cinta saat bercocok tanam.
__ADS_1
Sudah 3 jam mereka melakukan barulah David berhenti karena tak tega melihat isyri tercintanya yang sudah kelelahan. David menarik tubuh Tari yang masih berkeringat ke dalam pelukannya.
Cup.
"I love you my wife!" Bisik David setelah mengecup kening Tari. Ia memejamkan matanya hingga terdengar deru nafas yang sudah teratur.
Tari membuka matanya, ia tersenyum manis lalu mengecup bibir David.
"I love you too," balas Tari tersenyum manis lalu ikut memejamkan matanya menyusul David menuju alam mimpi.
***
Matahari terbit dari ufuk timur, burung-burung sudah kembali berkicau. Meski sudah pagi cuaca di perkampungan itu masih terasa sangat sejuk membuat kedua insan yang tidur dengan rambut basah saling berpelukan itu enggan membuka mata. Hingga suara ketukan pintu membuat keduanya terjaga.
"Tari! Bangun sarapan setelah itu berjemur di depan biar kamu dan bayi mu sehat, Nak!" Teriak bunda dari luar kamar.
"Baik, Bun." Balas Tari berteriak dengan mata yang terpejam enggan terbuka membuat David yang melihat kelakuan istrinya itu tersenyum gemas.
Cup.
Cup.
Cup.
"Morning darling!" David berucap lembut mengelus pipi Tari yang mulai chubby karena hamil.
"Morning," balas Tari menggenggam tangan David yang berada di pipinya.
"Ayo bangun dan sarapan, setelah itu kita olahraga agar kamu dan baby boy kita sehat!" Ajak David semangat membuat Tari tersenyum senang.
"Ayo," David mengajak Tari untuk mencuci muka mereka terlebih dahulu setelah itu mereka ikut bergabung dengan Yogi dan bunda Lina sarapan. Setelah selesai David dan Tari meminta izin untuk memutari perkampungan.
***
Ibu-ibu yang hendak ke sawah pun terkejut melihat Tari yang berjalan kaki bergandengan tangan dengan pria bule yang berparas tampan.
__ADS_1
"Bukankah itu Tari si gadis pelakor!" Bisik salah satu wanita paruh baya pada kelompok nya.
"Iya, kenapa perutnya itu buncit seperti orang hamil dan siapa pria asing itu?" Balas ibu B pelan namun masih dapat di dengar oleh Tari.
"Halo ibu-ibu .. lama tidak bersua!" Sapa Tari tersenyum ramah sambil menyenderkan kepalanya di bahu David.
"Ck .. kalau mau bermesraan tidak usah di depan kami karena duluan kami yang merasakan nya!" Balas ibu-ibu itu sinis membuat Tari terkekeh sedangkan David seolah mengerti kalau ibu-ibu itu tidak menyukai Tari.
"Apa mereka menghina mu sayang?" Tanya David lembut mengelus pucuk kepala Tari membuat ibu-ibu yang mendengar suara barinton David pun terkagum-kagum.
"Mereka itu biang gosip di kampung sini!" Balas Tari menggunakan bahasa Inggris membuat David menatap tajam ke arah ibu-ibu itu. Membuat sekelompok ibu-ibu itu seketika merinding dan memilih beranjak pergi meninggalkan David dan Tari.
"Mereka itu mau kemana sayang?" Tanya David menatap punggung para ibu-ibu itu yang perlahan menjauh.
"Mereka bekerja di sawah milik juragan kampung sini," balas Tari santai membuat David mengambil ponselnya lalu mengirimkan pesan untuk seseorang.
Setelah satu jam berjalan kaki membuat Tari kelelahan. "Dav, aku haus!" Keluh Tari mengusap keringat di keningnya.
"Ya sudah, kamu tunggu di sini biar aku beli minuman dulu," titah David menuntun Tari duduk di salah satu kursi kayu di bawah pohon rindang.
"Heum .. jangan lama-lama!" Balas Tari tersenyum manja.
Tari tersenyum-senyum sendiri melihat foto dirinya bersama David yang di ambilnya tadi. "David benar-benar tampan," gumam Tari mencium foto David di layar ponselnya.
"Tari ..!" Panggil seseorang membuat tubuh Tari membeku mendengar suara yang tak asing di telinga nya.
**Bersambung.
Hayoo siapa itu?🤔
Jangan lupa mampir di cerita author yang baru🤩🙏 mohon beri dukungan nya agar karya ubj makin bersinar ❤️**
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️
__ADS_1