Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Terkejutnya David


__ADS_3

**Terima kasih karena udah dukung karya author dari nol sampai sekarang 🥰🥰🥰 author bersyukur punya reader seperti kakak semua..


Yeeee semoga naik peringkat nya lagi yah🤗🤗🤗**



...----------------...


Hari sudah menjelang sore namun Tari belum juga bangun, mungkin karena kurang tidur ditambah bangun subuh jadinya ia kelelahan. David masuk ke dalam kamar pribadinya, dia tersenyum kecil melihat Tari yang masih tampak pulas tidurnya.


Suara ringtone ponsel David berbunyi nyaring sehingga membuat tidur Tari terusik, ia membuka matanya perlahan lalu menelisik ke seluruh ruangan tersebut. Tatapannya jatuh pada David yang sedang berbicara dengan seseorang lewat ponselnya.


"Apa kau sudah menyiapkan semuanya dengan bagus," tanya David pada bawahnya.


"Sudah tuan."


"Baik, aku akan segera kesana," balas David lalu mematikan ponselnya.


"Kau sudah bangun," tanya David tersenyum manis mengelus pucuk kepala Tari.


"Maaf kalau saya ketiduran, Pak," balas Tari datar membuat David menghela nafas panjang.


"Sampai kapan kamu akan bersikap seperti ini," tanya David pelan namun Tari tak menjawabnya.


Sampai bapak kasih saya permata batin Tari asal.


"Ya sudah, ayo kita pulang karena hari sudah mau malam," ajak David tersenyum kecil ketika mengingat dirinya telah menyiapkan sesuatu yang pasti akan membuat Tari memaafkan dirinya.


David berjalan keluar dari perusahaan merangkul pinggang Tari, lalu mereka pergi ke sebuah villa mewah. Tari yang melihat jalan yang mereka lewati bukan jalan pulang pun bingung namun ia tak ingin bertanya karena terlalu malas berbicara dengan David.


"Kita akan pergi ke suatu tempat, dan kamu pasti akan menyukainya," ujar David yang seakan tahu pikiran Tari.


Tak terasa sudah 1 jam perjalanan mereka sampai ke sebuah villa mewah yang sangat indah, dihiasi oleh berbagai lampu taman yang berjejer rapi menerangi jalan mereka.


"Ayo masuk," ajak David menggandeng tangan Tari masuk ke dalam vila tersebut. Tari tak dapat menyembunyikan senyumnya ketika melihat dekorasi indah dalam vila tersebut. Perabotan mewah dan elegan ditambah dekorasi bernuansa negara dari Timur membuat vila tersebut semakin mewah.

__ADS_1


"Kenapa di tutup mata saya, Pak." Tanya Tari tersentak di kala David menutup matanya dengan tangan.


"Aku ada hadiah untukmu," bisik David menuntun Tari masuk ke dalam lift, kemudian mereka sampai ke sebuah kamar yang telah dihiasi oleh bunga mawar di atas ranjang, begitu juga harum bunga mawar menusuk penciuman Tari. Namun bukan ranjang lah yang penting karena David menuntun Tari berjalan menuju balkon kamar tersebut.


Mata Tari membulat sempurna ketika melihat segala jenis makanan terenak di Indonesia telah tertata rapi di atas meja tersebut. 


"Kamu suka," tanya David menarik kursi untuk Tari.


"Terima kasih Pak, saya sangat suka ini semua," balas Tari tersenyum manis seperti biasanya membuat David bernafas lega karena rubah liciknya itu kembali ke sifat awalnya.


Untung ada Doni yang memikirkan ide ini batin David tersenyum.


"Makanlah sepuas-puasnya, karena semua ini milik mu," ujar David membuat Tari langsung mengangguk kepalanya cepat.


Yes, tidak sia-sia aku merajuk sehingga mendapatkan makanan enak seperti ini batin Tari senang.


Tari langsung memakan nasi goreng di tambah rendang dan ikan asin dengan lahap, ia tak menyadari bahwa David dari tadi memandangnya bahkan tersenyum kecil ketika melihat bibir Tari yang belepotan.


"Jangan buru-buru karena tidak akan ada yang mengambilnya dari mu," ujar David menj*lat sudut bibir Tari.


Shitt apa yang aku lakukan, kenapa aku tak bisa mengontrol diriku ketika melihat bibirnya batin David mengumpat.


Setelah selesai makan, David mengajak Tari berdansa, awalnya Tari menolak namun ketika mendengar David akan memberikan bonus membuat Tari langsung mau, maklum saja dollar itu nominalnya lebih tinggi dari rupiah.


"Apa kau masih marah padaku," tanya David serius menatap intens wajah Tari.


"Saya tidak marah dengan bapak," elak Tari menundukkan wajahnya namun dengan gerak cepat David mengecup bibir Tari.


Cup.


"Jangan menunduk bila sedang berbicara, tatap mata ku," tegas David.


Degg.


Dada David bergetar ketika melihat bola mata coklat Tari, dia baru menyadari bahwa di balik sifat licik, Tari memiliki wajah yang polos. Tak hanya dada David yang bergetar tapi Tari juga, wajah David yang sangat tampan bak dewa Yunani mampu membuat Tari terpesona.

__ADS_1


Kenapa dada ku bergetar batin keduanya.


"Maafkan aku karena sudah bersikap tak adil padamu, aku tahu salah dan sekarang aku ingin memperbaikinya."


"Kalau saya memaafkan bapak, apakah kedepannya bapak akan mengulanginya lagi," tanya Tari menatap sendu mata biru David.


"Tidak akan, aku janji."


"Bagaimana kalau bapak mengingkarinya," tanya Tari membuat David terdiam.


"Jangan berjanji bila tak dapat menepati nya pak. Janji dan harapan itu beda tipis, bila seorang wanita telah berharap pada janji manis pria maka wanita tersebut harus menyiapkan diri agar tak kecewa bila pria tersebut mengingkari janjinya, karena kekurangan pria itu satu yaitu sering kali melupakan setiap kata yang mereka ucapkan." Lanjut Tari tersenyum getir ingin beranjak pergi.


1,2,3 berbalik batin Tari tersenyum licik.


"Kalau aku melanggarnya maka aku siap dihukum oleh mu," balas David membuat Tari menghentikan langkahnya.


"Apapun hukumannya," tanya Tari berbalik menatap David yang berjarak dua langkah dengannya.


"Iya, apapun hukumannya." Tari langsung tersenyum manis mendengarnya membuat David tak tahan lagi menahan dirinya lagi. 


Emmppp.


Tari terkejut ketika David langsung menahan tengkuknya dan mencium rakus bibirnya, namun lama-kelamaan ciuman tersebut berubah lembut membuat Tari tanpa sadar ikut membalasnya. Bahkan dia mengalungkan tangannya ke leher David.


David mengangkat tubuh Tari seperti koala, mereka saling melilitkan lidah masing-masing, Tari mengeratkan jepitan kakinya hingga tubuh mereka saling menekan satu sama lain. Karena sudah tak tahan lagi David berjalan menuju ranjang yang sudah di hiasi bunga mawar tanpa melepaskan ciuman mereka.


Tangan lincah Tari langsung membuka kancing kemeja David, begitu juga sebaliknya hingga tanpa sadar tubuh keduanya sudah polos, tangan David sudah menjalar kemana-mana, hingga membuat Tari bersuara seksi. Hasrat David seakan naik ke ubun-ubun ketika mendengar suara Tari, tak ingin membuang waktu lagi David segera memposisikan tongkatnya untuk masuk ke dalam gawang Tari.


Tari mencakar punggung David, ia membusungkan dadanya ketika merasakan tongkat keramat David memasukinya, air matanya menetes di ikuti oleh darah perawan Tari yang keluar dibawah sana.


Degg.


Dia masih perawan batin David terkejut.


**Bersambung.

__ADS_1


Hayoo kau David sudah bolongin Tari 😡😡😡, kisah nya sedikit misteri tapi tetap komedi kakak🤭🤭🤭


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak, supaya peringkat nya naik**


__ADS_2