
"Kakak bangga pada mu, El. Kamu hebat! Walaupun orang tua mu kurang memperdulikan mu. Tapi dengan bijak nya kamu melampiaskan kekesalan mu itu dengan belajar. Tidak seperti anak lain yang memilih merusak dirinya sendiri dengan alasan mereka kurang perhatian. Kamu hebat istri kecil ku! Suami mu ini bangga pada ku." Alex menangkup pipi Ella lalu mengusap pipi basah wanita itu.
Ella tersenyum dengan mata yang basah, hatinya terasa hangat mendengar ucapan Alex. Seolah mendapatkan mood booster saat mendengar kata-kata Alex.
"Ella bahagia punya kakak .. teruslah berada di sisi Ella untuk selamanya sampai maut memisahkan kita. Ella cinta sama kakak .. sampai kapanpun Ella akan cinta pada kakak .. i love you my brother!" Ella mengecup bibir Alex sesaat. Gairah yang di pendam oleh pria itu sekarang bangkit lagi. Ciuman yang di berikan oleh Ella bagaikan pemantik dalam dirinya.
Alex mengajak Ella pergi dari kampus menuju ke sebuah hotel. Saat tiba di sana kedua insan itu kembali melakukan ritual panas. Tak dapat di pungkiri bahwa keduanya saling menginginkan satu sama lain. Sungguh Ella tak dapat menjabarkan perasaan yang di rasakan nya sekarang.
Mereka berdua hanyut dalam nikmatnya mengarungi cakrawala. Berkali-kali benih Alex di muntahkan ke dalam rahim Ella.
***
Ella begitu gembira karena sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ibu. Benar saja sudah 9 bulan Ella mengandung dan sekarang dirinya sedang berjuang untuk melahirkan putri mereka. Alex senantiasa menggenggam erat tangan istri nya guna memberikan semangat.
Ella mengejan beberapa kali hingga tak lama kemudian terdengar suara bayi menangis kian melengking. Raut wajah kebahagiaan terlukiskan indah di wajah keduanya. Ella maupun Alex sama-sama menitikkan air nata mereka. Buah cinta mereka telah hadir ke dunia ini.
Putri kecil mereka telah lahir! Alex berulang kali berucap syukur. Bibir nya tak bosan mengucapkan kata cinta untuk Ella. Pria itu begitu bersyukur karena anak dan istrinya selamat. Alex menghujani ciuman di wajah Ella membuat gadis itu tersenyum lemah sebelum menutup matanya perlahan.
Alex menggendong sang putri yang baru saja di bersihkan itu dengan tabgan yang bergetar. Alex mengazankan anaknya dia melabuhkan kecupan mesra di kening sang anak. Terlihat wajah putrinya itu begitu mirip dengan Ella, bibir mungil, pipi chubbi, hidung mancung dan mata bulat. Cuma bola mata biru safir saja yang mirip Alex.
__ADS_1
Alex membawa keluar putri mereka yang di beri nama Alexandra Elliana Lemos. Tangan Margaret bergetar menggendong bayi cantik itu. Mereka semua tampak bahagia melihat bayi cantik itu. Bahkan Diego yang sudah berumur 18 bulan tertawa girang melihat bayi mungil itu.
"De de de de .. mom .. de de de .. yi yi yi Dad dad .." Diego menunjuk ke arah baby Alexa yang berada dalam gendongan Margaret. Mereka tertawa pel melihat Diego yang sedang belajar berbicara. Bocah laki-laki itu sedang dalam fase belajar berdiri dan berbicara.
David memberikan selamat untuk Alex. Pria yang juga sudah menjadi ayah itu mengatakan Alex hebat, David memuji Alex yang begitu hebat dalam menjaga Ella. Bahkan adik sepupunya itu di perlakukan bak seorang putri oleh Alex.
"Ella istri ku .. sudah pantas aku memanjangkan dirinya. Mendidik dia dengan cara yang lembut dan juga menjaga dia itu merupakan tugas ku. Tidak sedikit pun Ella berbuat sesuatu yang menyusahkan atau menyinggung ku, Kak. Di balik sifat nya yang manja dia adalah istri yang patuh. Tidak sekalipun dia membantah perkataan ku. Jika aku bilang El besok kamu gini-gini ya. Maka besok dia benar-benar akan melakukan seperti yang aku perintahkan, Kak. Jadi bukan Ella yang beruntung menikahi ku. Tapi akulah yang beruntung menikahi wanita penurut seperti dia!" Alex berucap jujur dengan raut wajah kebahagiaan terpancar di raut wajahnya.
Hati mereka semua menghangat mendengar ucapan Alex. Benar saja bahwa Ella adalah wanita yang penurut. Meskipun wanita itu sedikit keras kepala dan kekanak-kanakan.
Tari mendekatkan Diego dengan baby Alexa. Tentu saja Diego sangatlah senang, bocah laki-laki tersebut mencium pipi gembul bayi mungil itu sehingga membuat bayi Alexa merasa terusik.
"Apa itu keponakan ku!" Arka datang bersama keluarga kecilnya dan tak lupa Lisa dan Jimmy juga hadir.
"Wah .. baby nya kecil, Dad. Milip .. shepelti timun mas!" ujar Maura dengan suara cempreng nya membuat semua orang terkekeh geli.
Terlihat Lisa begitu bahagia melihat cucu cucu nya yang baru saja lahir. Mereka semua mengobrol dan tak lama kemudian Alex mengambil alih anak nya karena Ella sudah sadar. Pria itu masuk ke dalam ruangan Ella, terlihat sang istri baru saja sadar.
"Putri kita!" Ella tersenyum dengan air mata yang mengalir deras di pipinya. Alex memberikan baby Alexa pada Ella. Wanita yang baru saja menjadi ibu itu mengeluarkan buah dada nya. Dia menyusui sang anak dengan penuh cinta. Terlihat sang anak begitu pintar dalam mencari pucuk dada Ella.
__ADS_1
Alex terkekeh geli melihat anak nya yang begitu kehausan. Tak dapat di pungkiri wajah Ella dan anaknya itu bak replika. Hanya bola mata saja yang berbeda. Karena bola mata Ella coklat sedangkan Alex biru safir.
"Ella sudah jadi mama, Kak. Kita sudah jadi orang tua! Padahal rasanya baru kemarin dia ada dalam perut Ella. Tapi sekarang dia sudah lahir ke dunia ini. Ella gak nyangka kalau semuanya secepat ini. Niat hati ingin menikah di umur 25 tahun tapi di umur 23 tahun Ella sudah jadi mama!" Ella menangis haru. Pria itu memeluk erat tubuh Ella dari belakang. Berkali-kali mencium rambut Ella mencurahkan kasih sayangnya.
Itulah rahasia Allah bahwa kita tidak dapat mengukur segala sesuatu dengan otak kecil kita. Ella tak mampu menahan rasa harunya. Dia berkali-kali menitikkan air matanya, apalagi ketika melihat sang anak begitu nyaman dalam gendongan nya.
"Terima kasih karena sudah berjuang sayang. Sekarang kita tidak hanya berdua tapi bertiga, mungkin ke depannya juga akan bertambah lagi. Terima kasih sayang, kamu hebat! I love you my little wife." Alex mengecup bibir Ella lembut. Dalam ciuman tersebut dapat di rasakan oleh keduanya bahwa tak ada nafsu di dalamnya karena yang terasa hanyalah cinta dan kasih sayang.
Alex melepaskan ciuman nya lalu menatap lembut Ella.
"I love you mama."
"I love you too papa." Ella dan Alex tersenyum manis.
Bersambung.
Satu episode lagi bakal tamat, 🤭
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰