Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Menggebu-gebu


__ADS_3

**Author udah triple up ini guys 🥰🥰🥰 ayo penuhi kolom komentar nya ..


Bagi yang belum menikah skip aja🙈🙈🙈🙈**


"Kakak kenapa diam aja sih?" Ella menatap Alex hingga tatapan mereka berdua bertemu. Jantung keduanya berdegup kencang, dada mereka berdebar-debar seperti remaja yang sedang kasmaran. Alex menatap dalam mata Ella, kemudian beralih menatap bibir Cherry Ella yang terlihat menggoda. Entah mengapa tiba-tiba bayangan Ella mencium bibirnya terlintas di kepalanya, rasa yang kenyal dan basah. Rasa yang baru sekali Alex rasakan seumur hidup.


Ahh .. kenapa Alex tiba-tiba berubah mesum!


"Ternyata mata kakak indah juga, ya." Ella mengelus pelupuk mata Alex hingga membuat pria itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut jari-jari lentik Ella. 


"El, jangan menggoda kakak!" Alex menggenggam tangan Ella, nafasnya sudah naik turun.


"Apanya yang mau di goda? Kakak 'kan gak pernah menganggap Ella sebagai wanita melainkan seorang adik, begitupun sebaliknya! Jadi gak mungkin Ella menggoda kakak!" Ella berucap santai sambil mengedikkan bahunya.


"Tapi kakak juga laki-laki, El!" balas Alex dengan suara serak, tatapannya tak pernah berpaling dari bibir ranum Ella.


"Kakak ingin membalas perbuatan kamu yang kemarin!" Alex mengelus pipi Ella dengan lembut. Jempolnya mengusap bibir basah Ella.


"Perbuatan apa kak?" Ella bertanya dengan terbata-bata karena saking gugupnya. Bahkan matanya tak berani menatap Alex, dia mengalihkan matanya menatap laptop Alex.


Alex yang menyadari nya langsung menutup laptop nya dan meletakkan di atas meja samping ranjang.


"Perbuatan yang ini!" Tanpa aba-aba Alex langsung mencium lembut bibir Ella hingga membuat gadis itu terlonjak kaget. Dia mendorong dada bidang Alex namun pria yang sedang dilanda gairah itu semakin menarik tengkuk Ella. Bahkan sekarang Alex menindih tubuh mungil berisi Ella.


Ciuman itu berlangsung hingga 5 menit, saat Alex merasakan Ella hampir kehabisan nafas barulah dia melepaskan nya.


Huh .. huh 


Nafas keduanya memburu, Ella menghirup rakus pasokan udara di sekelilingnya. Dia ingin meneriaki Alex karena sudah berani mencium bibir nya tapi terhenti saat Alex brain di leher jenjangnya. Ada gelenyar aneh di bawah sana yang menggelitik isi perutnya. Namun Ella merasa nyaman dengan apa yang telah Alex lakukan.


Ah ..

__ADS_1


Ella mengeluarkan suara indahnya saat Alex menggigit lehernya bak seorang vampir. Namun tiba-tiba kesadaran nya datang saat tangan Alex menjalar di atas bulatan kenyal miliknya. Ella ingin menolak namun otak dan tubuhnya tidak sinkron, otak nya menolak tapi tubuhnya menerima. Tanpa sadar Ella menitikkan air matanya karena dia pikir Alex akan meminta hak nya. Ella merupakan gadis polos namun dia tak bodoh, dia tahu pasti apa yang akan terjadi bila kedua insan sudah menikah.


Hiks ..


Ella tak dapat menahan tangisnya sehingga membuat Alex yang asik dengan bulatan kecil Ella tersadar. Pria itu segera merapikan baju Ella lagi lalu menarik gadis itu ke dalam dekapannya.


"Maaf," bisik Alex mengusap punggung Ella yang bergetar. Dia berpikir Ella menangis karena dirinya. Hasrat yang tadi datang secara menggebu-gebu hilang tak berjejak dan hanya menyisakan rasa bersalah.


"Ella yang minta maaf .. hiks .. karena belum siap," ucapnya menangis sesenggukan dalam pelukan Alex. Dia merasa bersalah karena tidak bisa menjalan kewajibannya sebagai seorang istri.


Dia gadis yang tidak mengenal cinta dan dunia asmara! Tapi hari ini tiba-tiba status nya berubah menjadi seorang istri. Bukankah itu terlalu mendadak? Mental dan fisiknya belum siap menghadapi itu semua. Terlebih lagi dia menikah dengan sosok laki-laki yang telah di anggapnya kakak karena sedari dulu Alex dan David telah menjaga dan mengisi hari-harinya.


Ella menangis sampai dirinya terlelap dalam pelukan Alex.


"Maafkan kakak, El!" bisik Alex pelan sambil mengeratkan pelukannya hingga membuat Ella melenguh dalam tidurnya merasa sesak karena Alex memeluk dirinya semakin erat.


Alex merasa bersalah tak hanya pada Ella melainkan pada dirinya sendiri. Dia tak menyangka akan bergairah pada gadis kecil yang di anggap adiknya sendiri. Bahkan dulu Alex sangat sering memandikan Ella. Entah setan mana yang merasuki tubuh Alex sehingga bisa berbuat seperti tadi.


Lama Alex merenungi pernikahan dadakan nya dengan Ella. Lama dia merenung hingga tanpa sadar dirinya ikut terlelap mengarunginya indahnya mimpi mengikuti jejak Ella.


Mereka tidur saling berpelukan dengan status yang berbeda.


***


Pagi menyapa bumi, matahari terbit dari timur. Sinarnya yang terang masuk ke celah-celah jendela sehingga mengusik tidur kedua insan yang tidur saling berpelukan. Pemilik mata indah biru safir itu perlahan terbuka, pria itu ingin meregangkan otot-otot nya tapi tak bisa karena ada seseorang menindih tubuhnya.


Alex melihat Ella tidur nyenyak sambil memeluk erat tubuh nya, bahkan bibir Ella terbuka sehingga membuat Alex yang melihatnya gemas.


"El, bangun! Sudah pagi, ayo bangun agar kita bisa pulang ke mension." Alex menepuk lembut pipi Ella hingga membuat gadis itu terusik lalu dengan perlahan membuka mata indahnya.


"Kakak." Ella semakin mengeratkan pelukannya hingga membuat Alex terkekeh geli. Karena gadis itu masih belum sadar sepenuhnya.

__ADS_1


"Bangun, El. Kasian Aunty dan yang lainnya menunggu kita di mension!" balas Alex sambil mengelus pucuk kepala Ella.


"Aunty dan yang lainnya sudah pulang?" tanya Ella dengan suara serak khas bangun tidur.


"Iya, semalam Aunty menelpon kakak dan bilang kalau mereka sudah pulang ke rumah jam 1 malam karena tak bisa berpisah lama dengan Diego!" Alex pun menceritakan kalau baby Diego sedang demam di mension sehingga membuat mereka tak karuan di hotel dan memilih pulang agar bisa menjaga baby Diego bersama-sama.


Ella yang mendengarnya pun langsung membuka matanya lebar. Dirinya terkejut mendengar keponakan kesayangan nya demam. Ella bangkit dari tidurnya.


"Kalau begitu ayo kita pulang kak! Kenapa kakak tidak membangunkan Ella sedari tadi. Kasian Diego di mension, pasti dia demam karena merindukan Aunty cantiknya," sungut Ella dengan raut wajah panik.


"Loh, Ken kamu salahin kakak! Sudah dari tadi kakak bangunin kamu tapi kamu masih asik tidur sambil meluk kakak." Alex tak terima dengan tuduhan Ella hingga tiba-tiba dirinya mengingat pasal satu dalam kehidupan yang berbunyi :


Wanita selalu benar!


"Daripada kamu mengomeli kakak lebih baik kamu mandi sekarang agar kita bisa cepat-cepat pulang!" titah Alex membuat Ella tersadar.


"Nah, begitu dong!" Ella segera berlari menuju kamar mandi namun karena tak memperhatikan langkah nya dia menabrak pintu kamar mandi.


Buhg.


"Haduh,"


"Ella!" Alex berteriak khawatir lalu segera turun dari ranjang menghampiri Ella yang terduduk di lantai.


"Mata kamu apa kabar, hemm! Kenapa kamu tidak bisa melihat mana pintu terbuka dan mana pintu tertutup," gerutu Alex mengelus kepala Ella yang lebam.


**Bersambung.


Hehe tenang saja kakak cerita David dan Tari masih ada kok, cuma nanti bakal lebih dominan ke Ella dan Alex. Sama seperti cerita Arka dkk.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🙏🙏🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**


__ADS_2