Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Tidak semudah itu Roma!


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan diri bersama dengan si cantik Lea. Tari keluar dari kamarnya dengan senyuman manis yang tak pernah pudar dari wajahnya, selama tiga bulan Tari tinggal bersama dengan keluarga Dicaprio tak sekalipun ia memasang wajah palsu seperti saat tinggal bersama dengan David. Karena orang-orang di sekitar keluarga Dicaprio adalah orang-orang baik dan tulus sehingga membuat energi positif dari tubuh Tari keluar.


Wajah Lea memerah ketika cacing di perutnya bersuara membuat Tari terkekeh geli karena gadis kecil di sampingnya ini sudah tahu hal apa saja yang membuat dirinya malu.


"Are you hungry?" Tari bertanya lembut sambil mengelus pucuk kepala Lea.


"Heum." Gadis kecil itu pun mengangguk kepalanya malu-malu sambil memeluk boneka Marsha nya.


"Ayo kita sarapan!" Ajak Tari semangat dan dibalas dengan semangat pula oleh Lea.


"Ayoo." Mereka berdua berlari kecil menuju ruang makan yang dimana semua orang sudah menunggu kedatangan mereka disana.


"Selamat pagi semuanya!" Sapa Tari ramah.


"Mollning all," timpal Lea semangat membuat Leo yang melihat adik kecil nya itu pun merasa sangat gemas.


"Come here Lele!" Panggil Leo menepuk pahanya memberikan isyarat agar Lea duduk di pangkuannya.


"No blothell .. I'm not a kid anymole." Sungut Lea memanyunkan bibirnya, sejujurnya ia sangat ingin duduk di pangkuan kakak besar nya itu akan tetapi ia malu karena ada si duo jahil Olaf dan Ana yang menatap tajam dirinya seolah-olah mengatakan.


Leo adalah papa kami.


"Ck .. kau sangat menyebalkan! Lama-lama kakak pulangkan kau ke habitat mu," ketus Leo membuat Nana dan James tersedak saat makan. Keduanya langsung menatap tajam ke arah Leo.

__ADS_1


"Adik mu itu manusia bukan Lele," tegas James tak terima putri kecilnya di tindas oleh kakaknya sendiri.


"Sekali lagi kau mengatakan hal buruk tentang adikmu! Mom akan memasukkan mu ke dalam rahim mom lagi?!" Nana menambahkan dengan menekankan setiap perkataannya membuat Leo menelan ludah kasar.


"Papa kenapa sih shelalu buat Oma and opa kesel .. bosan Olaf lihat na!" Sungut Olaf dan di angguki oleh Ana dan Lea sedangkan Tari dan juga Ara hanya bisa menahan tawa sedari tadi.


Di tengah perdebatan tak ada habisnya itu, seorang pelayan berlari tergopoh-gopoh menghampiri mereka.


"Ada apa kamu lari-lari Inem?" Tanya Nana heran pada asisten rumah tangganya itu.


"Ada tuan .." seseorang lebih dulu memotong ucapan pelayan tersebut. Mereka semua menatap ke arah pemilik suara yang telah lancang memotong pembicaraan Nana dan pelayan tersebut.


"Apa kabar, Aunty?" David bertanya dengan senyum manis yang terpahat di wajahnya. Mata Tari membulat sempurna melihat pria tampan bak dewa bulan di depannya sekarang tak lain adalah suami yang dirindukannya selama ini! Suami yang telah ia tinggalkan kini ada didepannya.


"David! Sedang apa kau disini?!" Leo, James dan Nana bertanya serempak, mereka semua tak menyangka bahwa seorang David si pria yang di juluki Hot CEO ini mau menginjakkan kaki di mension mereka. Karena setahu mereka David adalah pria yang gila kerja, dia tak pernah mau menghadiri pertemuan keluarga karena lebih memilih bekerja. Bahkan saat pernikahan Leo ia juga tak mau datang karena ada meeting dengan klien dari Jepang saat itu.


Nana yang mengikuti arah tatapan David pun menyeringai, ia tahu pasti David ingin menjemput Tari pulang.


Hahaha tidak semudah itu ferguso batin Nana tertawa jahat.


"Ara dan Lea sayang! Tolong bawa kakak ipar kalian ke kamarnya! Olaf dan Ana juga ikut masuk ke dalam kamar Aunty Tari! Jangan biarkan musuh dari negara api merebut Aunty cantik kalian?!" Mereka pun menuruti perintah dari Nana, ketiga bocah balita itu pun hanya mengangguk kepalanya cepat, mereka memang tidak tahu maksud dari perkataan Nana akan tetapi mereka tahu pasti pria asing di depan mereka ini adalah musuh yang dimaksud oleh Nana.


David yang mendengarnya pun tak terima karena ia kesini ingin bertemu dengan kelinci liarnya. "Aunty, apa-apaan ini? Kenapa aunty menyuruh Tari masuk ke dalam kamar sedangkan David saja belum menyapa dan memeluk istri David?"

__ADS_1


"Haha .. istri kamu bilang? Apa kamu tahu apa arti dari istri? Mereka adalah seorang ratu yang harus di jaga, di sayangi dan di hormati! Tapi kamu tidak memperlakukan Tari seperti itu? Kemana saja kamu sebelumnya, huh?! Kenapa setelah Tari pergi barulah kamu mencari-cari nya? Apa belum puas kamu menyakitinya, huh?!" Sentak Nana membuat David terdiam karena ia tahu bahwa dirinya telah salah. Hatinya telah buta untuk sesaat karena tak dapat membedakan antara permata dan batu kali. David menyesali itu dan sekarang ia ingin memperbaiki nya.


Nana mengedipkan matanya beberapa kali ke arah Leo. " Mom sakit mata?" Tanya Leo pelan tak dapat didengar oleh David.


"Bukan oon, tapi itu kode dari mom mu! Dia menyuruh mu untuk ikut memojokkan David." Bisik James pelan membuat Leo tersenyum samar.


"Ck .. aku tidak menyangka kau akan sejahat itu, Dav! Apalagi setelah aku tahu kalau kau hampir membuat anak mu kehilangan nyawanya! Aku tak habis pikir bagaimana ada seorang suami yang Setega itu pada istrinya?! Terlebih lagi kau begitu tega mempermainkan pernikahan dengan berdalih pernikahan kontrak seperti di sinetron? Kau berselingkuh di belakang istri mu dengan wanita yang tak baik lalu setelah kau tahu kebusukan selingkuhan mu itu, kau ingin kembali pada istri mu?! Aku ragu kalau kau laki-laki tulen karena pada dasarnya seorang laki-laki itu mempunyai sifat melindungi dan memimpin akan tetapi aku tidak melihat itu darimu?! Ck .. ck .. sayang sekali kakak ipar harus mendapatkan suami seperti mu?!" Leo berucap dengan nada yang penuh rasa kecewa membuat hati David sakit bagaikan tertusuk ribuan jarum.


"Aku tahu aku salah! Itulah sebabnya aku kemari untuk menjemput Tari untuk memperbaiki hubungan kami!" David menjawab nya dengan nada lirih.


"Kau ingin memperbaiki semuanya?" Tanya Nana lembut membuat David menatap dirinya penuh harap.


"Benar, Aunty!" Balas David cepat membuat Nana tertawa lepas.


"Hahahaha .. tidak semudah itu Roma?!" Balas Nana dengan nada sarkas nya.


**Bersambung.


Hahaha mom Nana ada-ada aja😂😂🤣🤣


Sejak kapan nama David berubah jadi Roma 🙈🙈


Author udah double up ini🤭 adakah vote dan hadiahnya biar author bisa semangat up double tiap harinya 🥰🥰❤️❤️

__ADS_1


Jangan lupa like coment vote dan beri 5 yah kakak.


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**


__ADS_2