
Di sebuah ruangan yang begitu mewah. Terdapat sebuah meja yang terlihat begitu berantakan dengan bekas botol-botol minuman. Di antara barang-barang tersebut, terlihat seorang pria dengan pakaian kerja begitu berantakan tengah menelungkupkan kepalanya di antara kedua tangan yang ia lipat di atas meja. Dari penampilannya saja sudah terlihat jika pria itu tengah dilanda banyak permasalahan.
Dia adalah David James Seorang pria tampan serta mapan yang diberi julukan Hot CEO. Namun julukan itu sangatlah tak sesuai dengan keadaannya sekarang, semenjak kepergian Tari tiga bulan yang lalu membuat penampilan David sangatlah berantakan, kumisnya tak lagi ia cukur bahkan lingkaran hitam terlihat jelas di bawah matanya. David benar-benar hampir putus asa mencari Tari kemana lagi karena ia tahu bahwa Tari disembunyikan di suatu tempat oleh kedua orang tuanya.
Jika bertanya tentang Lucy, maka jawabannya wanita ular itu tidak bisa lagi mendekati apalagi merayu David lagi dengan air matanya. Hati David seolah mati untuk Lucy bahkan melihat Lucy yang bersimpuh di kakinya tak membuat hatinya goyah. David mengancam akan membunuhnya bila Lucy berani menampakkan wajahnya kembali di hadapan David dan Lucy tahu bahwa itu bukanlah sekedar ancaman tapi akan menjadi kenyataan karena ia mengenal sikap David yang kejam dan bengis bila marah.
"Dimana kamu sekarang sayang? Maafkan aku karena telat menyadari perasaan ku padamu! Apakah kamu baik-baik saja disana? Apakah baby kita sehat? Aku mohon kembalilah kepadaku! Aku berjanji akan menuruti semua keinginan mu bahkan jika yang kamu inginkan itu seluruh harta ku pasti akan aku berikan asalkan kamu kembali!" Racau David yang sudah mabuk.
Begitulah hari-harinya selama tiga bulan ini, paginya ia sibuk bekerja dan disaat malam tiba ia akan minum sampai mabuk dan berulang kali ia mengatakan kalau ia mencintai Tari.
Doni yang masuk ke dalam ruang kerja David pun hanya bisa menghela nafas panjang. Sampai kapan tuan dan nyonya besar akan menyembunyikan nyonya muda dari tuan David. Padahal mereka sudah melihat bagaimana keadaan tuan muda yang sangat buruk semenjak kepergian nyonya muda.
"Tuan mari kita pulang!" Doni memapah tubuh David susah payah.
"Don, kemana perginya istriku? Kenapa dia tidak pulang-pulang? Padahal dia sedang hamil anak ku? Apa dia membenciku karena aku hampir membunuh baby kami? Hiks .. Don, aku sangat merindukannya, aku rindu ocehan nya, aku rindu senyuman palsunya .. aku rindu semua yang dia miliki, Don .. bawa istri ku pulang, aku ingin dia?!" Doni memutar bola matanya karena sudah terbiasa akan celotehan David ketika mabuk.
Giliran udah pergi baru rindu .. disaat lagi dekat eh malah berantem dasar pasangan gak jelas batin Doni menggerutu.
***
Margaret yang melihat David dipapah oleh Doni pun tersenyum senang lalu ia mengambil ponselnya untuk memotret David yang terlihat kacau.
"Hehe .. pasti Tari akan senang melihatnya," gumam Margaret tertawa pelan lalu berbalik meninggalkan David dan Doni begitu saja.
"Mama ..!" Teriak David menggelegar membuat Margaret terkejut.
"Apa?!" Jerit Margaret kesal seraya mengelus dadanya.
__ADS_1
"Hiks .. David mau Tari, Ma. David janji akan jadi anak yang baik dan patuh sama mama, asalkan mama beri tahu David dimana Tari sekarang!" Rengek David berjalan sempoyongan ingin memeluk Margaret.
"Mama .. hiks David rindu Tari ma," tangis David memeluk Margaret erat.
"Buat apa kamu cari-cari Tari lagi, huh! Biarkan Tari bahagia bersama suami barunya dan lebih baik kamu juga menikahi wanita pilihan kamu saja karena itu yang kamu inginkan dari dulu?!" Ketus Margaret membuat David semakin menangis sesenggukan.
"Tari itu milik David! Selamanya akan tetap begitu?! David tidak akan membiarkan siapapun memiliki Tari?! Kalau mama tidak mau memberitahukan dimana Tari tidak apa-apa. Tapi satu hal yang harus mama ingat jangan pernah mengatakan kalau Tari punya suami baru?!" Teriak David mencengkram erat bahu Margaret tanpa sadar karena David sedang mabuk.
"David?! Beraninya kamu berteriak pada istriku?!" Bentak Dino yang baru saja datang langsung menarik Margaret ke dalam pelukannya.
"Mama susah berbohong pada David, Pa. Mama bilang kalau Tari sudah bahagia dengan suami barunya! Padahal David dan Tari masih sah menjadi suami istri?!" Sentak David dengan wajah yang memerah membuat Margaret dan Dino menarik sudut bibir mereka.
"Apa kau lupa kalau Tari sudah menggugat mu di pengadilan agama, huh?!" Sarkas Dino membuat David mengamuk menghancurkan semua barang yang ada di sampingnya.
Prangg.
"Cermin ku!" Pekik Margaret menutup mulutnya tak percaya kalau cermin kesayangannya hancur berkeping-keping oleh kemarahan David.
"Sayang, tangan anak kita terluka dan kau malah mengkhawatirkan cermin mu!" Sungut Dino membuat Margaret sadar kalau tangan David terluka.
"Sayang .. tangan kamu terluka," Margaret khawatir beranjak mencari kotak p3k untuk mengobati luka David yang parah.
"David mau Tari. Hiks .. hiks, bawa Tari pulang, Ma." David ambruk karena darah di tangannya sangatlah banyak. Doni dan Dino segera memapah David.
Margaret segera menelpon dokter keluarga mereka untuk segera memeriksa keadaan David.
"Bagaimana, Dok?" Margaret bertanya dengan nada khawatir.
__ADS_1
"Tuan muda sangat tertekan, ia mengalami depresi berat sehingga membuatnya menjadi pemabuk seperti ini. Jauhkan tuan muda dengan minuman keras untuk saat ini dan kalau bisa buat hibur tuan muda agar dia bisa bangkit dari keterpurukannya." Ucap dokter tersebut membuat Margaret dan Dino menghela nafas berat.
"Ini obat yang harus diminum oleh tuan muda sehari dua kali."
"Terima kasih dokter!" Ucap Margaret tersenyum kecil.
"Kalau begitu saya permisi." Dokter tersebut menundukkan kepalanya sesaat lalu beranjak pergi.
"Pa, apakah kita harus memberitahukan David dimana keberadaan Tari sekarang!" Margaret bertanya seraya mengusap kepala David penuh kasih sayang.
"Tanyakan pada Tari apakah dia mau bertemu dengan David?" Margaret tersenyum lebar lalu ia berucap, "Tentu saja Tari ingin bertemu dengan David apalagi dia disana sendirian, sedangkan di sana ia dikelilingi oleh pasutri romantis!"
"Siapa?" Tanya Dino menaikkan alisnya sebelah.
"Siapa lagi kalau bukan keponakan cassanova mu Leo dan istrinya!" Balas Margaret tersenyum manis membuat Dino menepuk jidatnya.
"Kau benar, aku melupakan itu." Ucap Dino terkekeh geli ketika mengingat Leo anak dari adiknya James Dicaprio sedangkan nama panjang Dino adalah Dino James Dicaprio.
**Bersambung.
Hehe ayo tebak siapa Leo yang disini🤭🤭🤭
maaf kemarin gak up karena lagi sakit perut mens🙏🤢
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**
__ADS_1