
"Izinkan David berbicara dengan Tari. Sebentar saja, Aunty!" David bersimpuh di kaki Nana membuat mereka semua terkejut karena tak pernah ada dalam sejarah seorang David mau bertekuk lutut di depan seseorang. Tidak hanya David tapi semua laki-laki di keluarga Dicaprio seperti itu. Leo tersenyum masam melihatnya karena ia mengingat kejadian di masa lalu saat ia bersimpuh di kaki Dito agar tidak membawa pergi Ara darinya.
Hanya karena satu makhluk yang bernama cinta, mampu membuat setiap manusia menjatuhkan harga diri mereka demi mendapatkan kembali cinta mereka yang telah mereka sia-siakan.
Cinta bisa membuat orang berubah batin Leo.
Nana yang melihat penyesalan di mata David pun tak tega. "Baik, kamu boleh berbicara dengan Tari, tapi ingat cuma 30 menit. Lalu setelah itu kamu balik lagi ke Amerika karena kami tidak mau menampung laki-laki buaya buntung seperti kamu?!" Nana berucap dengan tegas membuat hati David sedikit ngilu karena di usir oleh Nana.
Baiklah, Dav. Jangan terlalu banyak meminta dulu batinnya.
"Baik, Aunty!" Nana menyuruh David menunggu di taman belakang sedangkan dirinya pergi memanggil Tari yang bersembunyi di dalam kamar.
Dengan hati yang berdebar-debar dan jantung yang berdegup kencang, Tari menghampiri David yang berada di taman belakang.
Come on, Tar. Kau harus ingat jangan memakai perasaan mu saat berbicara dengan David nanti batinnya gugup.
David yang melihat Tari sudah berada di depannya pun tersenyum senang. "Kenapa kamu kesini?" Tanya Tari berakting datar.
"Karena aku merindukanmu!" David tersenyum tulus saat menyampaikan isi hatinya membuat mata Tari membulat sempurna.
Degg.
Apa dia tidak waras? Kenapa dia rindu padaku? Apa yang dikatakan oleh mama Margaret semua itu benar? Dan foto David yang mabuk-mabukan itu nyata? Berbagai pertanyaan muncul di pikiran Tari.
"Tapi aku tidak merindukan mu?!" Sarkas Tari menatap dingin David.
Degg.
__ADS_1
Bagaikan tersambar petir di siang bolong hati David begitu sakit mendengarnya. Terlebih lagi David melihat Tari yang menatap lurus ke depan tak ingin memandang wajahnya.
Tari tersentak ketika merasakan sebuah tangan mengusap perut buncitnya dan ternyata itu adalah David. "Apa mereka sudah bisa bergerak?" Tanya David lembut mencium leher jenjang Tari.
"Lepaskan aku!" Sentak Tari memberontak dalam dekapan David, akan tetapi David semakin mengeratkan pelukannya.
"Maaf," lirih David pelan membuat Tari tak lagi memberontak.
"Maaf karena sudah menyakitimu dan anak kita! Maaf karena dulu aku pernah mengatakan kau adalah boneka ku! Tapi sekarang aku sadar kalau kau adalah wanita yang pantas untuk aku cintai! Maaf karena sudah menyakiti mu berulang kali?! Kembalilah sayang, aku sangat kesepian tanpamu!" David berucap lirih ia mengecup leher jenjang Tari berkali-kali hingga tanpa sadar ia malah mencetak karya di situ.
"Sssstttt," David semakin bersemangat ketika mendengar suara manja yang keluar dari bibir Tari, seolah melupakan fakta bahwa sekarang mereka berdua marahan David semakin gencar mencetak karya nya sepenuh hati. Tangan David pun ikut bermain dengan bola voli Tari yang kenyal itu, tangannya masuk ke dalam dress Tari lalu memainkan choco chip yang berada di puncak bola voli Tari itu.
"Kau semakin seksi sayang!" Puji David menggigit ujung telinga Tari membuat si pemilik meremang. Untung saja di taman itu tidak ada siapapun kalau tidak maka orang yang melihatnya bisa bintikan matanya. Tari tersadar bahwa apa yang mereka lakukan ini salah saat tangan David sudah masuk ke penutup gawangnya.
Ini tidak bisa dibiarkan! CEO mesum ini harus diberi pelajaran dulu! Masa aku langsung memaafkan nya hanya dengan di sentuh seperti ini! Ck .. harga diriku terlalu mahal, Dav. Batin Tari.
Tari mengsikut perut David dengan siku lengannya. "Ahh .. sakit sekali, Tar." David memundurkan langkahnya, ia memegangi perutnya yang terasa sakit akibat ulah Tari.
David menajamkan matanya, ia menatap dingin Tari seolah-olah ingin menelannya hidup-hidup, David tidak suka pada perkataan Tari yang mengatakan mereka telah bercerai karena nyatanya sampai sekarang David tidak pernah menandatangani surat cerai tersebut.
"Kita belum bercerai karena aku belum menandatangani surat itu! Jadi sekarang kita berdua masih sah suami istri?!" Balas David menekankan setiap perkataannya.
Degg.
Tari tersentak mendengar fakta tersebut karena tidak menyangka David belum juga menandatangani surat cerai mereka.
"Aku tidak mau tahu karena yang jelas bagiku kita berdua telah bercerai?!" Sentak Tari lalu berbalik ingin beranjak meninggalkan David.
__ADS_1
David yang tak terima pun segera menarik Tari ke dalam pelukannya, tak berhenti disitu. David menarik tengkuk Tari lalu mencium rakus manisnya bibir ranum istrinya itu.
Emmppp.
Tari memukul dada bidang David karena ia sudah kehabisan nafas, David yang menyadari itu pun dengan berat hati melepaskan ciuman mereka.
"Kau gila, Dav?!" Tari mendorong tubuh David ia menatap marah pada David karena telah berani mencium paksa dirinya. Tari merasa kesal karena mengingat sikap David tidak pernah berubah yang selalu bersikap seenaknya tanpa memikirkan keadaan Tari. Bayangan disaat Tari masih terikat kontrak dengan David terlintas di kepalanya, terlebih lagi Tari mengingat bagaimana David memperlakukannya seperti wanita pemuas nafsu di dalam mobil.
Ck .. kenapa tidak putus saja tongkat eskondel nya itu aku gigit dulu batin Tari kesal.
"Ya, aku gila karena kamu?!" Balas David meninggikan suaranya membuat Tari terkejut.
"Ahh .. sakit!" Lirih Tari memegang perutnya yang tiba-tiba merasa keram.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya David panik menahan tubuh Tari yang hampir jatuh ke tanah.
"Perut ku sakit, Dav! Ahh .. hiks!" Tari berucap dengan suara terputus-putus karet rasa sakit di perutnya itu kian mendominasi di dalam tubuhnya. David khawatir ketika melihat wajah Tari yang berubah pucat pasi apalagi keringat dingin mengalir di dahi Tari.
David menggendong Tari membawa lari keluar mension, Olaf yang asik bermain mobil-mobilan dengan Ana dan Lea di teras mension pun terkejut melihat David yang menggendong Tari.
"Oma .. aunty tantikk di bawa lali mushuh ..!!" Teriak Olaf memekikkan telinga para pelayan yang berada disitu.
**Bersambung.
halo-halo dunia halu🤭🤭🤭🙈🙈🙈
mau lagi? ayo vote dan beri hadiah biar author semakin semangat nulisnya ❤️🙏🥰
__ADS_1
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 🥰🙏❤️❤️
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**