Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Kemarahan David


__ADS_3

David yang mendengar kata kasar keluar dari mulut Tari semakin marah, ia membawa Tari masuk ke dalam ruangan pribadinya.


"Dav, buka pintunya!" Tari menggedor-gedor pintu ruangan tersebut, berharap David mau membukakan nya.


Lucy dan Alex terkejut karena baru pertama kalinya mereka melihat David memperbolehkan seseorang untuk masuk ke dalam ruangan pribadinya itu.


"Kalian berdua keluar dari sini!" Titah David dingin membuat bulu kuduk Alex dan Lucy berdiri.


"Dav, aku .."


"Keluar." Bentak David membuat Lucy dan Alex langsung keluar.


Lihat saja kamu gadis miskin .. akan aku buat kau menyesali perbuatan mu pada ku .. berani-beraninya kamu menampar bahkan menendang kaki ku batin Lucy marah.


Apa kakak ipar baik-baik saja ya .. aku benar-benar kelewatan karena sudah mencium istri kak David batin Alex menyesal.


David menelpon Doni untuk membatalkan semua jadwal meeting nya."Cancel semua meeting hari ini!" Titah David dengan nafas yang masih naik turun.


"Tapi Pak, sebentar lagi kita ada meeting dengan perusahaan R.K!" 


"Batalkan." David langsung mematikan teleponnya membuat Doni yang di dalam ruangannya menyeringai karena sedari tadi ia sudah memantau CCTV di ruangan David.


Saya rasa anda sudah jatuh cinta pada nyonya muda batin Doni senang.


***


Setelah lelah menggedor-gedor pintu Tari memilih masuk ke kamar mandi guna mencuci wajahnya. 


"Dasar David pucek .. pucek .. untung aja tadi bahasa Jawa ku kagak keluar!" Gerutu Tari mengelap wajahnya lalu keluar dari kamar mandi.


"Sudah berani kurang ajar kamu dengan ku!" Ujar David dingin membuat Tari tersentak ketika melihat David sedang membuka tali pinggangnya.


Bahaya batin Tari takut.


"Kamu yang lebih dulu kurang ajar, Dav!" Balas Tari gugup memundurkan langkahnya.

__ADS_1


"Ingat isi perjanjian kita yang menyatakan bahwa kamu adalah boneka ku Tari! Jadi jangan bersikap seolah-olah kamu merasa teraniaya dengan sikapku!" Sanggah David menuangkan anggur ke dalam gelas.


"Kau selalu membahas tentang perjanjian sialan itu .. sedangkan perlakuan mu kepadaku selama ini sangat berbanding terbalik dengan perjanjian itu! Jawab aku dengan jujur bahwa kamu sudah jatuh cinta padaku, Dav. Itulah sebabnya kamu memukul Alex karena cemburu!" Tandas Tari membuat David tersenyum samar.


David berjalan mendekati Tari kemudian ia mencengkram pipi Tari. Tanpa diduga David meminum anggur tersebut kemudian memasukkan ke dalam mulut Tari.


"Huek .. minuman apa itu, Dav. Lidahku terasa sangat panas!" Pekik Tari meludah ke samping membuat David tersenyum puas.


"Kau akan tahu sebentar lagi .. dan secepatnya kamu akan menjalani hukuman mu karena sudah berani berciuman dengan pria lain di depanku!" Balas David menjauhi Tari seraya membuka kancing kemejanya satu persatu.


"Kamu yang seharusnya aku hukum .. bukan aku karena kamu yang duluan berciuman dengan wanita pelakor itu." Sentak Tari berdecak pinggang dengan wajah yang memerah. Tari merasa gerah padahal AC dalam ruangan tersebut sangatlah dingin. Ditambah David sudah membuka seluruh pakaiannya membuat Tari menelan ludahnya.


Ada apa dengan tubuhku? Kenapa aku sangat ingin bercocok tanam sekarang? Batin Tari bingung.


Tari menambah dinginnya AC berharap rasa panas yang menjalar di tubuhnya segera menghilang.


"Kamu kenapa hemm?" Tanya David memeluk tubuh Tari dari belakang.


"Aku kepanasan .. hemm," balas Tari memejamkan matanya dikala merasa nyaman dengan sentuhan bibir David di tengkuknya.


"Jangan .. begini lebih baik," balas Tari menekan kepala David yang sedang bermain di leher jenjangnya.


Aku benar-benar akan menghukum mu Tara batin David menyeringai.


Tangan David bergerak mengelus paha mulus Tari hingga semakin lama masuk ke dalam ****** ***** Tari.


"Ah."


"Aku harus keluar terlebih dahulu karena sebentar lagi akan ada rapat," ucap David menyeringai lalu menjauhi Tari yang sedang bergairah efek obat perangsang yang dicampurkan David ke dalam anggur tadi.


"Dav, jangan pergi." Pinta Tari memeluk tubuh David.


Permainan dimulai batin David.


David mengangkat tubuh Tari lalu meletakkannya di atas ranjang, David mengambil tali pinggangnya lalu ia mengikat tangan Tari.

__ADS_1


David merobek paksa baju Tari hingga tanpa sadar sekarang dirinya telah telanjang bulat. David membuka lebar kaki Tari kemudian ia segera mencium gawang Tari.


"Ah … David .. sstttt."


David memperdalam ciumannya hingga membuat Tari berteriak kenikmatan seperti orang gila. Namun disaat Tari ingin menumpahkan sesuatu dibawah sana David telah menghentikannya terlebih dahulu membuat Tari geram.


"Dav .. hiks aku mau lebih," rengek Tari menggelinjang seperti cacing kepanasan membuat David tersenyum puas.


"Aku tidak mau!" Balas David santai kemudian bangkit dari atas ranjang.


"Dav .. please!" Tari segera duduk mengangkang di atas paha David.


"Aku tidak mau .. anggap saja ini hukuman untuk kamu karena sudah berani berciuman dengan Alex!" Tukad David dingin membuat Tari langsung menangis karena rasa panas itu kian mendominasi tubuhnya.


" Huwaa .. please ,Dav. Aku mohon satu ronde aja karena tubuhku benar-benar menginginkan mu," tangis Tari membuat David tersenyum samar.


"Baiklah tapi dengan syarat kamu tidak boleh mengulangi kesalahan yang pernah kamu lakukan tadi," balas David seraya mer*,mas buah dada Tari.


"Heumm .. cepetan Dav." Rengek Tari yang tak mengerti lagi dengan tubuhnya. 


"Baiklah, tapi kamu yang memimpin!" Bisik David langsung di angguki oleh Tari.


**Bersambung.


Halo-halo.


Cek-cek apa kabar kakak semua??


Masih mau lagi?? Vote dan beri kopi biar author kagak ngantuk🤣🥳


Yang tanya arti pucek itu kata lain dari F*ck kakak .. istilah kata Kepo dan pengen tahu artinya sama saja 🤭😅


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah.


Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**

__ADS_1


__ADS_2