Hot CEO Dan Gadis Pelakor

Hot CEO Dan Gadis Pelakor
Clue dari David


__ADS_3

**Halo-halo kakak .. author balik lagi ini 🥰🤭


Adakah yang mau vote dan beri secangkir kopi biar author semakin semangat triple up 🥰


seperti kemarin kalau like tembus 1000 dan komentar 💯 author bakal triple up 🥰


Ayo dukung karya ini agar semakin bersinar dengan cara LIKE KOMENTAR VOTE DAN BERI RATING 5 YAH KAKAK 🙏


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**


...----------------...


"Jangan seperti homo yang mainnya nusuk dari belakang?!" Sanggah David menghajar habis-habisan pria itu.


David benar-benar seperti singa di Padang pasir yang tak kenal lelah dalam membasmi lawannya. Geng motor itu yang berjumlah 9 orang dibuat kuwalahan oleh David.


Satu jam perkelahian itu terjadi. Enam orang anggota geng motor itu tumbang setelah di hajar oleh David. Tersisa tiga orang lagi, padahal jika David mau dia bisa menghabisi mereka sekaligus dengan pistolnya tapi David bukanlah pengecut yang berkelahi tidak adil.


"Mati kau." Teriak salah satu dari 3 orang itu memukul kepala David dari belakang dengan tongkat golf.


"Ahh .." teriak David memegang kepalanya yang berdarah. Kakinya tak sanggup menopang tubuhnya lagi sehingga sebelah kakinya menekuk ke aspal.


"Kalian benar-benar banci?! Beraninya main keroyokan dan memukul dari belakang?!" Teriak David marah menggunakan bahasa Indonesia nya yang sudah mulai fasih.


"Hahahaha .. tidak peduli kami banci atau apa karena yang jelas tugas kami selesai." Tawa pria yang memukul David dari belakang.


Pria itu merebut pistol dari pinggang David saat David lengah. Tanpa menunggu lama lagi pria itu menembakkan peluru ke arah perut David.

__ADS_1


Dor.


"Selamat tinggal!" Ucap pria itu tertawa jahat.


Uhuk uhuk.


David mengeluarkan darah dari mulutnya. Pandangan nya buram kala itu hingga tanpa sadar sudut matanya berair. Bukan karena sakit tapi karena dirinya telah membuat istri tercintanya menunggu kepulangan dirinya yang tak pasti.


Maafkan aku sayang karena tidak sempat mengucapkan selamat tinggal batin David tersenyum getir.


Bayang-bayang dimana Tari sering menunggu dirinya pulang di depan mension. Bagaimana bahagia nya wanita itu saat dirinya pulang membawa makanan kesukaan Tari dan baby boy.


David berpikir bahwa para geng motor itu pergi namun nyatanya tidak. 


"Kita bawa masuk dia ke dalam mobil setelah itu lanjut ke rencana selanjutnya." Ucap pria yang menembak David tadi pada anak buahnya. 


Bunyi ringtone hp David berbunyi sedari tadi. David tersenyum getir melihat Tari yang ternyata menelpon dirinya sedari tadi. Baru saja David ingin mengangkat telepon Tari dengan tangannya yang bergetar.


Bunyi klakson truk besar membuat David menoleh ke samping.


Brukk.


Mobil David terbalik akibat tabrakan itu. Nafasnya terputus-putus karena kepala dan perutnya mengeluarkan darah sangat banyak. Tidak hanya di tabrak melainkan mobil David di seret menggunakan truk derek ke kota x. Hingga saat sampai di tepi jurang mobil David kembali di gulingkan hingga masuk ke dalam jurang. Saat itu David sudah tak sadarkan diri lagi.


Flashback off.


Tangan Dino terkepal erat mendengar cerita David. Siapa yang telah berani mencelakai putra kesayangan nya. Apalagi mereka berada di Indonesia bukan Amerika.

__ADS_1


Begitu juga dengan Leo, Alex dan James mereka sama-sama marah, kesal ketika tahu David di celakai dengan cara yang sadis.


"Apa kamu tidak mengenal mereka?" Tanya Leo yang sudah geregetan sedari tadi, pria yang di juluki mantan cassanova itu seakan tak sanggup lagi ingin segera menghajar dalang di balik semua kejadian buruk yang menimpa saudara sepupunya itu.


"Aku tidak bisa melihat wajah mereka karena mereka semua memakai topeng. Tapi aku ingat plat nomor motor mereka." David berucap setelah berusaha mengingat kembali kejadian di malam itu.


"Berapa?" Tanya Leo serius.


"Motor CBR 250R berwarna merah memiliki plat nomor 5828." Ucap David membuat Leo bersorak riang karena telah mendapatkan clue dari David.


"Baiklah .. kamu tenang saja. Karena aku dan juga para sahabat ku akan segera mencari dalang di balik semua ini." Leo berucap dengan sungguh-sungguh.


"Apa kamu punya musuh di Indonesia, Dav?" Tanya Dino penasaran membuat David menggelengkan kepalanya cepat karena dirinya merasa tak punya musuh sama sekali. Itulah sebabnya mengapa David tak membawa bodyguard selama di Indonesia kemanapun dia pergi. Berbeda bila di Amerika David selalu membawa bodyguard minimal 5 orang kemanapun dia pergi.


"Kita tidak pernah tahu siapa saja orang yang berniat jahat pada kita. Karena terkadang orang-orang itu memakai topeng saat bersama kita. Apalagi pengusaha seperti kalian yang memiliki saingan bisnis dimana-mana. Di dunia ini ada banyak orang berhati kotor yang iri terhadap pencapaian seseorang!" Alex berucap dengan bijak membuat mereka semua mengangguk kepalanya membenarkan ucapan Alex.


Dunia ini adalah panggung sandiwara yang dimana semua orang bersaing dalam hal apapun. Tak banyak orang yang terlihat ramah namun memiliki hati kotor begitu juga sebaliknya. Banyak orang yang berpenampilan seperti berandal tapi memiliki hati yang baik bak malaikat.


Dunia ini tempat dimana setiap insan bersaing berlomba-lomba di setiap bidang mereka. Begitu juga dengan David yang di umurnya 32 tahun sudah memiliki aset yang berlimpah ruah. Namun banyak orang-orang yang menilai kesuksesan nya saja tapi tidak dengan kegagalan serta usaha David. Pria itu tak pernah menghabiskan waktunya selain belajar, bekerja dan making love setiap malam dengan wanita bayaran. Itu semua terjadi sebelum dirinya menikah dengan Tari. 


David memiliki ambisi yang besar sehingga tak heran di usianya yang sekarang sudah memiliki perusahaan besar yang memiliki anak cabang di pelosok-pelosok berbagai negara.


"Apa mungkin itu saingan bisnis?" Tanya James yang sedari tadi diam membuat mereka semua saling bertatapan.


"Aku mengingat nya." Balas David dengan suara lantang membuat mereka semua langsung menatap David.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2