Ikatan Perjodohan

Ikatan Perjodohan
Lana Wilson datang ke rumah!


__ADS_3

Pukul 18.00, ketika Dave sedang menunggu Fiona pulang. Tiba-tiba bel pintu rumah berbunyi!


Fiona kan punya kunci rumah, kenapa dia membunyikan bel rumah?  pikir Dave.


Dave berjalan ke arah pintu rumah dan membukanya. Ketika dibuka pintu rumah, Dave terkejut setengah mati karena yang datang adalah Lana Wilson!


"Halo, Dave. Apakah aku mengganggu?" tanya Lana.


Dave yang terkejut, tidak menjawab pertanyaan Lana. Dia sungguh tidak berharap bahwa Lana akan datang ke rumah!


"Apakah aku boleh masuk?" tanya Lana lagi karena tidak mendapatkan jawaban. Lana melangkah masuk ke dalam rumah. Dave masih diam namun tubuhnya minggir ke samping sehingga Lana bisa masuk.


"Apa yang membuatmu datang kemari?" tanya Dave.


"Oh, aku baru saja selesai pulang dari pemotretan dekat sini. Jadi aku berpikir untuk mampir!"


"Silahkan duduk!"


Namun Lana tidak duduk namun berkeliling ke dalam rumah. Lana melihat ada bunga dan kue ulang tahun di meja.


"Rumahmu  kecil namun nyaman sekali. Apakah kamu sedang menunggu seseorang?"


"Ini bukan rumahku. Ini rumah istriku! Aku sedang menunggu dia, dia sedang pergi ke rumah temannya!"


"Aku tidak tahu ini rumah istrimu. Bagaimana pernikahan dengan istrimu? Aku dengar dari asistenku kalau istrimu masih muda!"


"Kami baik-baik saja! Kamu mau minum apa?"

__ADS_1


"Tidak usah repot-repot, aku hanya  mampir! Sebentar lagi akan balik kok. Aku sudah capek hari ini."


Dave lega mendengar jawaban Lana karena Dave tidak mau Fiona datang ketika Lana sedang disini. Rencananya untuk memberi kejutan untuk Fiona akan hancur kalau Fiona melihat Lana di rumahnya!


Tetapi takdir berkata lain, Dave mendengar ada suara mobil masuk ke pekarangan rumah. Fiona yang sedang diantarkan Angie, turun dari mobil dan berjalan masuk ke rumah. Fiona melihat bahwa ada mobil mewah terparkir di pekarangan rumahnya dan pintu rumah sedang terbuka.


Ada tamu, batin Fiona. Fiona masuk dan mendapati super model yang hanya dilihatnya di TV dan majalah berada di rumahnya. Lana benar-benar cantik, langsing dan tinggi. Lana hanya berdiri saja bisa mengirimkan sinyal mengintimidasi terhadap perempuan lain!


Ketika Fiona masuk ke rumah, suasana menjadi tidak enak. Sunyi!!


"Halo, saya Fiona Wijaya." Fiona berusaha untuk sopan dan ramah.


"Halo, Lana Wilson." ucap Lana singkat.


"Kalau begitu, aku pamit dulu! Kita akan bertemu besok kan, Dave? Sekalian makan siang?" lanjut Lana bertanya dan tersenyum kepada Dave.


Fiona menjadi tambah kesal. Bukannya Dave berpikir tentang perasaannya, tapi sekarang dia malah bertemu dengan Lana di rumahnya. Mereka bisa bertemu di luar rumah, kan? Kenapa malah datang apalagi saat aku sedang tidak ada di rumah? pikir Fiona sangat kesal.


Fiona sungguh merasa sakit hati. Diambilnya handuk dan baju bersih dan masuk ke dalam kamar mandi. Dihidupkannya pancuran dan Fiona masuk di bawah pancuran, Fiona tak kuasa lagi menahan nangis.


Kenapa dia masih mencintai lelaki yang menjadi cinta pertamanya? Kenapa cintanya tidak hilang ketika Dave memberinya surat perjanjian pernikahan? Aku harus berusaha melupakan perasaanku terhadap Dave dan terus melanjutkan hidup, putus Fiona.


Dave yang sudah mengantarkan Lana ke mobil dan melihat mobil Lana pergi dari rumah, masuk dan mencari Fiona. Dia harus menjelaskan kesalahpahaman ini. Dave tidak dapat menemukan Fiona dan masuk ke dalam kamar, didengarnya suara air. Pasti Fiona sedang mandi! Aku akan menyiapkan kue ulang tahun dan bunganya.


Dave keluar kamar dan menunggu Fiona untuk keluar. Di dalam kamar mandi Fiona yang sudah puas menangis, mengecek wajahnya dan memastikan bahwa dia terlihat baik-baik saja. Fiona bermaksud keluar dan menemui Dave. Dia harus berbicara dengan Dave! Di luar, Dave memberikan bunga kepada Fiona, disusul kue ulang tahun. Namun wajah Fiona tidak terlihat bahagia.


"Selamat ulang tahun, Fio!"

__ADS_1


"Dave kita harus berbicara!"


Dave memandang wajah Fiona yang terlihat serius.


"Dave, aku tidak bisa melanjutkan pernikahan kita. Jadi kapan pun kamu mau, aku akan menandatangani surat perceraian kita! Jadi kamu bisa bebas berhubungan dengan model itu!" kata Fiona serius dan mantap hati.


Batin Fiona terus mencoba untuk menguatkan dirinya untuk tidak menangis. Walaupun hatinya terasa hancur!


"Fio, kamu salah paham! Aku tidak ada hubungan apapun dengan Lana! Aku hanya sedang menangani kasusnya!"


"Dave, aku serius. Kita tidak cocok! Aku akan memberikanmu kebebasan dan aku juga ingin mencari lelaki yang bisa mencintaiku apa adanya! Aku sadar bahwa aku tidak ada apa-apa nya dibandingkan dengan super model!"


"Aku tidak akan menceraikanmu! Kalau kamu menggunakan Lana sebagai alasan untuk bisa bersama dengan Tommy, Lupakan saja!"


"Ini masalah kita dan tidak ada hubungan apapun dengan Tommy!"


"Kamu menyukai Tommy kan? Karena itu kamu mau bercerai dariku!" Dave menjadi lebih marah.


"Kenapa jadi tentang Tommy ketika kamu yang jelas-jelas menemui model itu?"


"Bisakah kita membicarakan ini lain waktu? Kamu sudah makan?" tanya Dave mengalihkan pembicaraan.


"Sudah. Aku capek! Aku mau tidur!"


"Fio, lihat dulu bunga dan kue yang sudah aku belikan untukmu!"


"Aku tidak pernah memintamu untuk membelikanku apapun!" Fiona tidak bermaksud berkata seperti itu tapi dia sungguh tidak sanggup lagi menahan kekecewaannya dan kesedihannya.

__ADS_1


Aku harus segera masuk ke kamar sebelum Dave melihat aku menangis lagi. Fiona terburu-buru berjalan masuk ke kamar dan mematikan lampunya. Di atas ranjang, Fiona mencoba untuk menahan nangis namun air matanya turun dan membasahi bantal. Sedangkan Dave duduk di luar dan menatap kue dan bunga yang sudah dibelinya!


__ADS_2