Ikatan Perjodohan

Ikatan Perjodohan
Fiona merasa malu!


__ADS_3

Setelah semua orang berkumpul dan menunggu Fiona untuk bangun dari tidurnya, mereka masih merasa tidak percaya bahwa Fiona bisa melakukan hal senekat itu. Tapi mereka juga memaklumi sikap gadis itu! Cinta kadang bisa membuat orang menjadi sangat tidak rasional dan bodoh. Sikap Fiona saat ini sudah menjadi salah satu contoh dari hal tersebut. Mereka berbicara pelan dan berdiskusi apakah mereka akan mengerjai Fiona sedikit.


Fiona yang mendengar suara bisik-bisik, terbangun dari tidurnya. Dia merasa bingung bagaimana ia bisa berada di kamarnya di rumah sakit lagi. Dilihatnya sekeliling, Dave, Tommy, Lana dan kedua mertuanya sedang berdiri. Namun Fiona melihat Dave sedang menggandeng tangan Lana. Raut wajah Tommy sedikit cemberut dan wajah kedua mertuanya terlihat bahagia.


Sejenak Fiona sudah mengetahui bahwa hal yang menjadi berita yang dibacanya berarti betul dan bukan gosip belaka. Fiona mencoba untuk memalingkan wajahnya supaya tidak bisa melihat bahwa dirinya berusaha untuk menahan rasa tangisnya!


"Fio, ada berita yang harus aku beritahu kepadamu!" ucap Dave.


"Aku sudah tahu! Kamu tidak perlu memberitahuku. Aku akan segera menceraikanmu. Semoga kamu berbahagia dengan Lana. Selamat ya Lana!" suara Fiona bergetar ketika berbicara.


Dave berusaha untuk tidak tertawa, namun jawaban Fiona menunjukkan betapa gadis itu cemburu setengah mati. Hati Dave menjadi berbunga-bunga. Dave tidak pernah menginginkan gadis lain untuk bersamanya. Fiona selalu bisa membuat dirinya bergairah dan merasa bahagia.


"Kalau kau betul-betul berbahagia untukku, kenapa kamu tidak menatapku ketika menyelamatiku?"


"Dave, cukup! Apa maumu? Menghadiri pernikahanmu juga?" jawab Fiona yang tidak bisa menahan emosinya. Gadis itu mulai menangis.


Dave yang merasa dia tidak tega melihat Fiona menangis, langsung melepas genggaman Lana dan duduk di sebelah ranjang Fiona.


"Gadis bodoh! Yang bertunangan itu bukan aku tapi Lana dan Tommy! Papa dan mama dulu  sudah membantu Tommy sejak aku masih berkuliah. Tommy meminta restu papa mama dan meminta mereka untuk menjadi saksi dalam pernikahan mereka!" ucap Dave sambil menciumi istrinya.


Fiona yang masih terisak, menatap Tommy dan Lana dan juga kedua mertuanya.


"Lagipula Lana kan sedang hamil anak Tommy. Mana mungkin Tommy akan membiarkanku menikahi Lana!" lanjut Dave.

__ADS_1


"Gadis bodoh. Jangan melarikan diri lagi seperti semalam. Jantungku berasa mau copot ketika mengetahui kamu tidak ada! Aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu! Untuk anak, aku sudah berbicara kepada papa dan mama. Bahkan jika kamu ternyata tidak bisa hamil, aku tidak akan menceraikanmu. Aku akan menikmati masa hidupku bersamamu hingga maut memisahkan kita!" ucap Dave. Dave tidak berhenti menciumi Fiona yang akhirnya bisa berhenti menangis.


Fiona masih menatap tidak percaya, namun Tommy menggenggam tangan Lana dan menunjukkan cincin yang dibelinya dan pernah ditunjukkan kepada Fiona.


"Aku dan Lana yang akan menikah. Kamu harus segera sembuh untuk menghadiri pesta kami!" ucap Tommy.


Wajah Fiona menjadi merah.


"Dave maafkan aku! Aku cemburu dan melakukan hal bodoh!" dipeluknya Dave dan Fiona malah menangis dengan keras.


Kedua mertua Fiona mendatangi Fiona.


"Fio, kamu sudah seperti anak papa dan mama. Kamu harus tahu, sejak kamu kecil, papa dan mama yang meminta kedua orangtuamu untuk menjodohkanmu kepada Dave karena papa dan mama sudah jatuh hati kepadamu. Papamu sempat menolak dengan alasan kamu masih kecil, namun papa selalu memaksa dan akhirnya papamu tidak memiliki pilihan lain selain menyetujui papa! Kenapa kamu berpikir kalau papa akan menjodohkan Dave dengan wanita lain? Kamu adalah menantu pilihan papa!" jelas papa Dave.


"Maafkan Fiona, papa dan mama! Fiona salah! Fiona berjanji tidak akan melakukan hal-hal bodoh seperti ini lagi! Fiona merasa sangat cemburu dan merasa Fiona bukan tandingan Lana yang sangat cantik dan sukses. Maka dari itu Fio berpikir kalau Fio lebih baik merelakan Dave untuk bersama dengan Lana!"


Lana yang mendengar bahwa gadis itu cemburu kepada dirinya merasa ikut bersalah karena dari awal, ia yang telah memaksa Dave untuk menemaninya pergi ke Gala Dinner. Namun di sisi lain, Lana bersyukur karena akhirnya Dave dan Fiona bisa menyadari perasaan mereka yang saling mencintai dan berharap kalau Tommy yang sedang berdiri di sebelahnya dan menggenggam tangannya juga bisa mencintai dirinya. Lana juga menyadari pada hari dimana ia dan Tommy menghabiskan malam di apartemen Tommy, Lana sudah jatuh cinta kepada lelaki yang kelak akan menjadi suaminya dan ayah dari anaknya. Namun hingga detik ini, Tommy tidak pernah sekalipun berkata kepadanya bahwa ia mencintainya!


"Sudah sudah. Sekarang lebih baik kamu istirahat supaya cepat pulih! Ayo yang lain keluar saja!" kata mama Dave yang sedang mengusir semua orang kecuali Dave untuk keluar dari kamar.


Dave yang masih memeluk Fiona, membisikkkan kata-kata yang membuat Fiona terdiam.


"Cepatlah sembuh sayangku. Aku tidak bisa menahan gairahku terlalu lama lagi!"

__ADS_1


"Daaaveeee...." rengek Fiona.


"Apa? Itu betul kok! Jangan berlama-lama disini. Aku sudah kangen untuk menyentuh dan merasakan tubuhmu, istri tercintaku!"


"Aku juga!" ucap Fiona lirih.


"Kalau begitu, kita lakukan saja sekarang dan disini!"


"Jangan! Ada banyak orang di luar. Bagaimana kalau tiba-tiba mereka masuk?" tolak Fiona.


Dave mengerang dengan keras tanda protes kepada Fiona. Fiona yang lebih lega karena semua adalah salah paham, mencium bibir Dave dengan lembut dan lama.


"Aku mencintaimu, Dave!" ucap Fiona.


"Aku sudah tahu dan aku juga sangat mencintaimu!" sahut Dave.


Dave mencium Fiona dalam dan bergairah. Bibirnya menggigit kecil bibir Fiona yang menyebabkan bibir gadis itu sedikit bengkak. Kemudian menghentikan ciumannya dan membantu Fiona untuk berbaring sehingga gadis itu bisa beristirahat.


"Jangan pergi!" pinta Fiona.


"Aku tidak akan pergi. Aku hanya mau mandi. Aku sudah bau!" jawab Dave yang mencium bau badannya dan membuat raut wajah seolah tubuhnya benar-benar bau. Dave kemudian pergi ke kamar mandi untuk mandi dan Fiona kembali beristirahat sambil melihat berita gosip terbaru.


Lana dan Tommy sedang menghiasi berita Tv. Bahkan mereka sekarang menjadi buruan para wartawan yang sedang haus akan berita heboh ini.

__ADS_1


__ADS_2