Ikatan Perjodohan

Ikatan Perjodohan
Perjumpaan dengan mantan pacar!


__ADS_3

Lana yang sudah bergegas ke lokasi shooting, merasa frustasi karena terjebak dengan kemacetan. Sudah sekitar empat puluh menit, mobilnya tidak bergerak sama sekali. Ponselnya sudah bergetar dari tadi, karena dihubungi oleh asistennya dan orang-orang yang bekerja di lokasi shooting. Setibanya di lokasi, Lana berusaha meminta maaf kepada semua kru yang menunggunya dan langsung diarahkan ke suatu ruangan yang berada di sudut. Di ruangan tersebut, ada dua orang yang sudah mendandani seorang laki-laki yang saat ini sedang naik daun di semua stasiun televisi. Marko Peterson yang menyadari kedatangan Lana di ruangan tersebut, menatap Lana dengan tajam dari cermin.


"Wah, akhirnya kamu datang juga?" ucap Marko dengan nada yang menyindir.


Lana tidak menghiraukan ucapan Marko, langsung duduk di depan meja rias yang sudah disiapkan untuk dirinya. Penata rias dan rambut yang sudah disiapkan oleh asisten atas permintaan Lana sudah menunggu untuk bekerja. Begitu Lana duduk, mereka dengan cekatan memulai pekerjaan mereka masing-masing. Lana mengambil tasnya untuk mengambil earphone yang akan digunakan untuk menutupi kedua kupingnya.


Perpisahannya dengan Marko tidak berjalan mulus karena Marko tidak menerimanya. Namun nasi sudah menjadi bubur, Marko sudah mengkhianatinya apalagi dengan rekan sesama model. Tetapi ketika Lana memutuskan hubungan yang dibinanya dengan Marko, Lana sedikit merasa aneh karena ia sama sekali tidak merasa sedih. Hanya amarah yang meluap di hatinya. Ingin sekali rasanya untuk menonjok muka tampan Marko dengan keras dan teriak di depan mukanya supaya lelaki itu tahu bahwa ia tidak punya rasa malu sama sekali dan sudah menyakiti dirinya.


Namun semua hal itu diurungkan oleh Lana. Lana hanya memblokir nomor Marko di ponselnya dan menolak semua hal yang berhubungan dengan pria itu. Tetapi takdir berkata lain, mereka dipertemukan kembali dalam pekerjaan. Jika Lana tidak melihat seberapa besar uang yang akan didapatkannya dalam iklan ini, ia tidak akan mengambil pekerjaan ini. Apalagi ketika ia mengetahui siapa yang akan menjadi lawan mainnya di iklan ini!


Lana mendengarkan lagu-lagu yang lembut dan memejamkan matanya ketika penata rias dan penata rambut sedang bekerja. Sentuhan-sentuhan dari penata rias dan rambut beserta lagu-lagu yang sedang didengarkannya, membuatnya hampir jatuh tertidur. Lana bersyukur bahwa dirinya belum merasakan mual yang diderita hampir semua ibu yang sedang hamil muda. Lana hanya menjadi lebih cepat mengantuk atau lapar, apalagi pada jam-jam seperti sekarang.

__ADS_1


Ac yang menghembuskan udara dingin di ruangan itu, sungguh tidak membantu. Akhirnya, Lana benar-benar jatuh tertidur. Lana tidak menyadari sudah berapa ia tertidur, sentuhan ringan di pundaknya, membangunkan dari tidurnya. Lana mencopot earphone dari kupingnya supaya bisa mendengar apa yang dikatakan orang yang membangunkan dirinya.


"Sudah selesai semua kak." ucap penata riasnya.


Lana melihat pantulan dirinya dari cermin dan puas dengan hasil pekerjaan mereka. Seketika dirinya berubah menjadi cantik dan bersinar. Lana tersenyum puas kepada mereka dan segera pergi ke ruangan sebelah untuk mengganti kostumnya. Di ruang ganti, Lana masih diikuti oleh Marko yang sama sekali tidak putus asa untuk mengganggu dirinya. Lana mencoba untuk bersabar dan berdoa di dalam hati supaya ia tidak kelepasan untuk memberitahu Marko bahwa dirinya sedang hamil. Karena jika lelaki mengetahuinya, Marko akan marah dan menyebarkan gosip di luar sana tentang dirinya.


"Kenapa kamu menghindariku? Apakah kita tidak bisa berteman?" tanya Marko yang sedang berjalan mendekati Lana.


"Untuk apa?" jawab Lana singkat.


"Tetapi aku tidak merasakan hal yang sama karena..." Lana tidak melanjutkan kalimatnya karena ia tidak ingin memberitahu Marko bahwa dirinya sudah mencintai lelaki lain, yaitu Tommy.

__ADS_1


"Karena apa? Karena aku sudah mengkhianatimu sebelum ini? Aku berjanji aku tidak akan mengulanginya lagi. Aku baru tahu seberapa besar perasaanku kepadamu setelah kamu benar-benar meninggalkanku dan menolak segala upayaku untuk menghubungi atau menemuimu." ucap Marko dengan nada penyesalan.


"Aku sungguh tidak punya perasaan apapun kepadamu, Marko. Aku baru menyadarinya ketika aku mengetahui kamu telah berselingkuh dengan Cindy. Aku hanya marah tetapi aku tidak merasa sakit hati ataupun sedih. Jadi lebih baik kalau kita berdua melanjutkan hidup kita masing-masing,"


"Kamu bohong! Kamu pasti masih mencintaiku!" sergah Marko.


Lana merasa tidak ada gunanya untuk menjelaskan semua hal kepada Marko. Lana berjalan ke arah yang berlawanan dengan Marko supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkannya kalau ternyata Marko bertindak nekat. Lana menyesali keputusannya untuk tidak memakai cincin tunangan. Kalau saja, ia memakai cincin tersebut, maka ia tidak perlu untuk menjelaskan banyak hal kepada lelaki yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.


Untung saja, tidak lama setelah itu, panggilan untuk pengambilan gambar akan dimulai sehingga Lana tidak harus berurusan lebih jauh dengan Marko. Lana telah mengirimkan pesan juga untuk asistennya untuk tidak pergi kemana-mana dan tetap berada di sisinya hingga Lana telah selesai dengan pekerjaannya dan meninggalkan lokasi shooting. Lana sungguh tidak ingin berurusan lagi dengan Marko.


Namun apa yang diinginkan Lana, terbalik dengan apa yang diinginkan Marko. Marko adalah model dan aktor yang sedang naik daun dan digandrungi oleh wanita-wanita dari semua kalangan di negeri ini. Lelaki itu terbiasa mendapatkan apa yang diinginkannya. Harga dirinya terluka ketika Lana memutuskan hubungan dengannya dan bahkan menutup semua pintu komunikasi dengan dirinya. Marko bertekad ia akan mendapatkan Lana kembali dengan cara apapun. Mata lelaki itu sama sekali tidak bisa lepas dari Lana.

__ADS_1


Marko bahkan melihat betapa cantik dan lucunya Lana yang sedang tertidur ketika dirias. Gadis itu tampak polos dan lugu. Marko menyesali kenapa dirinya tidak bisa mengendalikan dirinya ketika dirayu gadis seperti Cindy.


Marko menyadari kalau dirinya menjadi sedikit terobsesi dengan Lana. Lelaki itu selalu mencari tahu tentang kabar Lana atau berusaha mencari gadis itu. Marko bersumpah bahwa Lana tidak akan lari darinya semudah itu.


__ADS_2