
Apa sih maunya Dave? Dia menggodaku lalu mengingatkan lagi tentang pembatalan pernikahan! Apakah aku terlihat sebodoh itu? Apakah aku terlihat menyedihkan karena aku mencintai dan menginginkan Dave? Aku harus berusaha untuk melindungi diriku dan harga diriku! batin Fiona yang menyesali perbuatannya.
Fiona sudah keluar dari kamar dan menaruh makanan yang dibeli Dave di atas piring sementara Dave masih berada di kamar dan duduk di tepi ranjang! Tadi mereka benar-benar sedang bergairah, kalau Dave tidak berhenti, mereka akan benar-benar menjadi sepasang suami istri! Ketika Fiona memikirkan lagi bagaimana ia menyodorkan diri ke Dave dan membalas pelukan dan ciuman Dave, juga bagaimana ia menyentuh Dave, Fiona menjadi sangat malu!
Apa yang sudah merasukiku? Aku tidak pernah menginginkan seorang pria seperti aku menginginkan Dave saat ini. Hanya dengan sentuhan Dave, tubuhnya terasa terbakar dalam gairah! pikir Fiona
Sekarang Dave akan berpikir jika ia adalah gadis yang gampang menyerahkan diri padahal dia rela menyerahkan diri kepada pria itu karena selama ini Fiona selalu mencintai Dave!
Fiona pergi ke kamar untuk memanggil Dave karena makanan sudah siap di atas meja makan, tetapi pria itu sedang berada di kamar mandi karena Fiona bisa mendengar suara air mengalir yang berasal dari arah kamar mandi. Kemeja dan celana Dave berserakan di atas lantai, Fiona memungutnya untuk dicuci besok pagi bersama pakaian-pakaian kotor lainnya!
Bau wangi dari tubuh Dave yang bercampur dengan parfum, masih melekat di kemeja! Bau yang juga masih melekat di tubuhnya ketika pria itu mencium dan memeluknya!
Apakah aku bisa membuat Dave jatuh cinta kepadaku? Apakah aku bisa membuat pria itu mencintaiku dengan tulus sehingga mereka tidak perlu bercerai? pikir Fiona sedih.
Saat Fiona berdiri mematung dan mencengkeram baju-baju Dave, pria itu keluar dari kamar mandi. Tubuhnya telanjang dan hanya ditutupi dengan sebuah handuk yang melingkar di pinggang Dave.
Dada bidang Dave yang bidang dan kencang terlihat dengan jelas, membuat wajah Fiona memerah lagi. Dengan segera Fiona membalikkan badannya supaya pria itu tidak bisa melihat wajah merah Fiona yang memalukan ini. Fiona juga masih bisa merasakan bagaimana rasanya dipeluk dada bidang Dave.
Mungkin bagi Dave, pengalaman intim pria itu dengan wanita-wanita lain sudah biasa namun bagi Fiona, semua yang terjadi padanya adalah pengalaman pertamanya. Dia tidak pernah membiarkan pria lain menyentuhnya ata dia tidak pernah menyentuh lelaki lain seperti ia menyentuh Dave.
"Makan malam sudah siap jika kamu mau makan! Aku akan keluar! kata Fiona cepat sambil keluar kamar dengan baju-baju Dave.
Fiona keluar kamar dengan perasaan yang campur aduk antara kesal dan rasa cintanya yang tidak pernah hilang!
__ADS_1
Dave yang melihat Fiona keluar kamar, segera memakai baju dan menyusul Fiona yang sudah duduk di meja makan.
"Fio, kita harus bicara!" ucap Dave sambil duduk di seberang gadis itu.
"Apa lagi yang harus kita bicarakan?"
"Kejadian tadi..."
"Kita tidak perlu membicarakannya dan melupakan apa yang sudah terjadi! Semua yang sudah terjadi adalah kesalahan yang kita perbuat! Aku juga paham bahwa aku hanya pelampiasanmu ketika sebenarnya yang kamu inginkan adalah super model itu! Aku sudah tahu itu!" ucap Fiona getir.
"Fio tidak seperti itu! Masa depanmu masih panjang dan aku tidak ingin menjadi lelaki brengsek yang merusak itu!"
"Sepertinya masa depanku sudah rusak ketika kamu memutuskan untuk menikahiku tapi juga memutuskan untuk segera menceraikanku dalam setahun!"
"Aku sudah 19 tahun, Dave! Aku sudah dewasa! Kamu adalah suamiku walaupun hanya diatas kertas!"
"Tapi kita tidak bisa melakukannya hanya karena gairah dan tanpa perasaan, Fio! jawab Dave frustasi.
Jawaban Dave adalah pukulan telak untuk Fiona. Bagi gadis itu,apa yang sudah dilakukannya dengan rela bukanlah tanpa perasaan! Dia mencintai Dave! Mengetahui bahwa Dave tidak bisa melakukannya tanpa perasaan, membuat hati Fiona hancur berkeping-keping. Pria itu tidak mencintainya! Bagai petir yang menyambar di siang hari! Membuatnya tersadar bahwa apa yang dilakukannya adalah bodoh!
Fiona tidak bisa menatap wajah Dave karena malu! Fiona menundukkan kepalanya dan menatap bakmi ayam yang sudah dibeli Dave dengan pandangan kosong. Nafsu makannya tiba-tiba hilang walaupun dia sedang lapar.
Dave melihat sekilas raut wajah gadis itu yang sedih. Gadis ini masih muda dan naif. Dave ingin sekali membuang ego-nya dan mengatakan kepada gadis itu bagaimana ia telah jatuh cinta kepada gadis itu! Dave ingin sekali menggoncang tubuh gadis itu supaya gadis itu sadar bagaimana perasaannya!
__ADS_1
Dave sendiri juga tersiksa karena merasakan gairah dan cinta yang besar terhadap Fiona namun dia tidak bisa melakukannya karena dia berpikir Fiona tidak mencintainya! Dave sangat memedulikan Fiona dan tidak ingin menyakiti hati gadis itu.
"Kapan surat cerai itu akan kau berikan padaku?" tanya Fiona dengan tiba-tiba.
"Kita tidak akan bercerai, Fiona!" jawab Dave. Tidak akan bercerai ketika aku sudah jatuh cinta kepadamu dan ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu, batin Dave frustasi.
"Semakin cepat kita bercerai, akan semakin baik untukmu sehingga kamu akan bebas bersama super model itu! Mungkin akan jadi yang terbaik untukku sehingga aku bisa menemukan lelaki yang benar-benar mencintaiku apa adanya!"
"Tommy?!"
"Bisa jadi Tommy, jika dia memang benar-benar menginginkanku!" jawab Fiona dengan asal-asalan.
"Jangan kau uji kesabaranku, Fio! Batas kesabaranku juga ada batasnya! Aku masih suamimu, jika kau bersama lelaki lain, berarti kamu sedang selingkuh dariku! Aku juga tidak akan menceraikanmu untuk saat ini! Jadi jangan sekali-kali kamu bermimpi bisa bebas dengan lelaki lain, apalagi dia adalah sahabat dan rekan kerjaku! Sekarang makanlah dan beristirahatlah lebih awal!"
Fiona mendengar kata-kata Dave dengan jelas, nada suara pria itu sedang tidak main-main. Fiona juga tahu bahwa saat ini akan lebih bijak jika ia tidak menjawab Dave dan membuat pria itu marah! Walaupun nafsu makannya hilang, Fiona tetap memaksakan dirinya untuk makan makanan yang sudah dibelikan oleh Dave hingga habis.
Apakah Dave cemburu dengan Tommy? Apakah itu artinya ada secercah harapan untukku? Apa aku harus mendekati Tommy supaya aku bisa mengetahui perasaan Dave terhadapku? batin Fiona.
Makan malam berlangsung lambat dan mereka saling diam, membuat suasana menjadi canggung kembali. Setelah selesai mencuci piring, Fiona masuk ke dalam kamar untuk beristirahat. Fiona berpikir jika Dave akan tidur di luar seperti saat-saat mereka berantem, tapi Dave masuk ke dalam kamar dan bergabung dengannya di atas ranjang. Tubuh Dave menyentuh kulit lengannya. Hanya dengan sentuhan seperti ini saja, tubuh Fiona bereaksi. Tubuhnya menjadi panas dan bergairah!
Fiona hendak protes kepada Dave, dibalikkan badannya. Ternyata Dave sudah tertidur. Nafasnya menjadi lebih lambat dan intens, lengannya melingkari tubuh Fiona!
Bagaimana dia bisa semudah itu untuk tidur? Bagaimana aku bisa tertidur kalau dia memelukku seperti ini? Ini sangatlah tidak adil baginya, pikir Fiona kesal.
__ADS_1
Malam menjadi lebih larut, Fiona sendiri merasakan kantuk yang datang mendera dirinya. Akhirnya dia juga tertidur dengan pelukan Dave yang melingkari tubuhnya! Sinar bulan yang masuk ke dalam ruangan mereka lewat jendela, memberikan penerangan seadanya dan membuat suasana menjadi lebih tenang.