Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
10


__ADS_3

Karena merasa kuatir dengan keadaanku, om_galak sedunia meneleponku dan kuangkat saja meski aku sengkukan..


Alex: kamu dimana?


Alex terkejut mendengar tangisanku.


Aku: disini, mereka jahat...!


Aku terus menangis sengkukan membuat dia panik sekali.


Alex: share lock saja, aku segera kesana.


Alex berubah menjadi setan yg mengerikan, berjalan cepat menuju titik lokasi ku yg sedang menangis.


Gak sampai lama, Alex sampai didepanku dan langsung menggendongku ala2 bridal prewed.


Alex" siapa yg melakukan nya Aulia?"


Alex bertanya dengan wajah dingin sambil menatapku sedih.


Aulia" didalam ruangan itu, mereka jahat. Padahal aku hanya melihat dari jendela pemandangan malam...!"


Alex" tenang, akan ku buat mereka menyesal karena membuatmu begini!".


Mendengar Alex berkata demikian aku berhenti menangis dan masih sengkukan. Alex menyembunyikan kepalaku didadanya dan menggendongku masuk keruangan itu lagi.


Supervisor" malam pak direktur....!!"


Semua orang melihat sosok Alex yg menggendongku dan heran.


Alex" duduk semua....jangan ada yg pergi sebelum aku menyuruhnya, paham?"


Semua" ya pak direktur....!!"


Kulihat Alex memeriksa CCTV saat kejadian berlangsung, lalu Alex menyambungkan ke proyektor. Sangkin malunya aku hanya diam saja sambil menyembunyikan wajahku dibalik jas nya


Alex" kalian bertiga, besok gak usah masuk kerja lagi. Menyerang, menghina dan menganiaya orang dilarang diperusahaan saya. Apalagi yg kalian serang adalah Istri direktur. Paham....!!"


Semua orang kaget setengah mati, apalagi 3 wanita yg menyerang tadi.


A" maaf pak direktur saya gak tahu?"


Alex" diam, mulai sekarang. Kalian tandai wajah istri saya. Tandai....paham?"


Alek mengelus kepalaku.


Alex" syg sudah, ayo kenalkan dirimu. Agar mereka tahu siapa kamu...!"


Aku turun dari pangkuan Alex,


Aku" salam kenal, nama saya Aulia...!"


Aku memberi hormat pada mereka.


Alex" tandai wajahnya, yg mencelakakan istri saya akan dituntut kerana hukum?! Sekian dan selamat malam!!"


Alex menggendongku lagi keruangannya.


Supervisor" sejak kapan pak direktur menikah? Kok gak ada kabar?"


Wakil supervisor" habis kalian bertiga, gak dapat pesangon...kena tuntut. Gak nyangka direktur bisa begitu lembut kepada istrinya....imut dan manis?"


Mereka bertiga hanya diam, dan ketakutan mengingat kejadian tadi.


Alex membersihkan luka ku dan mengolesi dengan salep dan Betadine.


Aku" aduuh, perih om. Gak usah pake Betadine...gak mau? Gak...mau??"


Aku merengek kesakitan namun Alex hanya diam aja dan melotot kearahku, sumpah buat merinding aja ketika bola matanya yg sepeti sinar berlian itu menatapku dengan penuh makna.


Alex" masa lidahmu kaku gak bisa bilang kamu istri saya? Aulia, kenapa mau saja kamu ditindas seperti tadi? Hah?"


Suara Alex agak meninggi membuat aku jadi merasa bersalah saja.


Aku" maaf om, mana ada yg percaya seandainya kubilang demikian. Kan kita menikah gak ada yg tahu, jadi kalau kubilang aku istri dari bapak direktur Alexandra Clinton. Apa ada yg percaya?"

__ADS_1


Perkataanku barusan membuat Alex terdiam dan memelukku erat.


Alex" jika kamu butuh pengakuan dari seluruh dunia, akan saya kerjakan. Apakah kamu siap menyandang status nyonya besar Kel.Clinton?"


Alex membelai pundakku lembut.


Aku" aku ingin terbaik untuk kita semua, aku sih gak masalah jika tak ada yg tahu dan percaya padaku. Aku tangguh kok?"


Sambil mengucek mataku yg gatal.


Alex" jangan dikucek, saya tiup saja?"


Alex meniup mataku dengan lembut,


Oh tuhan, maha adil dan maha tahu. Harum sekali nafasnya, membuatku menjadi deg....deg...an aja lah. Untung aja suami, kalo pacar kusosor aja. Wajah tampan dan menawan, berada begitu dekat denganku. Aku terpesona dengan parasnya yg menggoda, sampai aku terpaksa menelan ludahku menahan agak aku tetap tenang dan terkendali.


Kutatap wajahnya sampai aku bengong, tapi dia juga menatapku dalam.


Matanya indah, seolah aku hanyut...dan tenggelam....tapi di air yg kering. Hayo...coba gimana itu? Hanyut tapi diair yg kering, wk.....wk...ck....CK???!🤣🤣


Alex" jangan menatap saya seperti itu Aulia, saya bukan malaikat. Toh segala apa yg ada pada saya adalah milik kamu. Jangan bilang...kamu baru sadar kalau saya ini suami kamu, ya kan Aulia syg??"


Alex tersenyum dan memasukkan permen loli kedalam mulutku.


Aku" makasih ya om, bagaimana? Sudah selesai belum kerjanya?"


Alex" kelihatannya masih lama, kamu pulang saja duluan. Saya bisa pulang belakangan nanti?"


Aku menggelengkan kepala dan tersenyum kepadanya dengan ikhlas.


Aku"aku disini aja, nemani om lah. Besok Minggu jadi aku gak sekolah, meski aku gak bisa apa2 ya apa salahnya aku disini. Aku janji gak akan ganggu om, janji!!?"


Alex tersenyum dan kembali ke meja kerja nya yg agung itu.


Aku " dapur dimana?"


Alex" disebelah kanan saya ada ruangan, teh dan kopi lengkap disana. Lihat saja!?"


Aku beranjak bangun meski tertatih2 menahan sakit, sesekali aku melihat Alex melirikku dengan wajah sedihnya.


Kusajikan diatas meja kerjanya, lalu aku baca majalah diatas sofa.


Jam 9 malam, semua karyawan selesai lembur, hanya tersisa 10 satpam yg patroli. Alex masih sibuk didunia nya dan aku mulai ngantuk dan tertidur dengan majalah diatas badanku.


Alex melirikku dan tersenyum, tepat pukul satu dini hari. Sangkin seriusnya dia melupakan aku yg sudah mimpi sampek Arab naik onta...🤣🤣🤣


Alex mendekatiku dan memandangku,


Alex" dasar bocah, disuruh pulang malah tidur disini. Aku kalo lagi kerja selalu fokus dan melupakanmu sejenak, gara2 aku ceroboh kamu terluka. Apa yg akan kukatakan pada papa? Habislah aku...!!! Haiiiszz Aulia syg, kenapa wajahmu tidur seperti wajah bidadari yg bersinar? Huh? Malam ini kita tidur dikantor, saya juga lelah sekali nih...!!"


Alex menggendongku dan membawaku keruangan yg khusus dibuatnya kalau gak sempat pulang tidur dikantor.


Kasurnya super king dan lembut, sama seperti dirumah. Ada beberapa potong pakaian kimono dan yg so pasti nyaman.


Selesai mandi, Alex berganti pakaian kimono dan memelukku dengan erat yg sudah molor dari tadi.


Alex" selamat tidur, syg dan cintaku!!"


Muuuaaa.....aaach, keningku dikecupnya.


End....


Pagi hari, saat kubuka mata dan aku hanya terheran saja.


Aku" ini dimana sih? Kok dikasur?"


Aku masih bingung saja, dengan wajah kusut. Bau jigong dan ences dipipi.


Alex" pagi syg, kamu tidur nyenyak gak?"


Alex tersenyum sambil duduk disofa dekat jendela kaca.


Aku" kita dimana sih om? Bukan dirumah juga kan?" Aku masih bingung.


Alex" kantor, disebelah kiri ruangan saya. Kamu tidurnya nyenyak, mandi sana. Pakaian kamu sudah saya siapkan. Ayo cepat, saya ada rapat pagi ini...?"

__ADS_1


Alex berdiri dan membuka lemari mencari baju yg akan dipakainya.


Aku segera beranjak dari kasur dan langsung mandi. Ketika aku keluar...kulihat sosok yg begitu kukenal meski dari jauh.


Dikamar mandi aku terheran,


Aku" pakai kemeja dan blezer. Sepatu hak dan rok sepan, kayak sekertaris aja. Gak paham sih aku maunya om! Pakai saja lah, yg penting ganti baju!!"


Aku terpaksa memakainya,


Aku' ih...tampan nya. Bisa2 aku mampus kalau tiap hari melihat dia seperti ini, meski suami tapi harga diri loh. Masa tiap jumpa aku selalu ngences dengan ketampanan om, ih parahnya aku ini!!' kataku dalam hati kagum padanya.


Alex" kamu mau ikut saya rapat, sekalian kamu belajar. Kelak suatu saat kamu juga harus bisa menggantikan saya kalau berhalangan hadir...!? Paham?"


Aku mengangguk dan duduk dikasur,


Alex menghampiriku dan menyisir rambutku dengan lembut dan nyaman.


Alex" biar kusanggul rambut mu, hari ini Rapat antar investor asing dari manca negara. Kamu harus rapi loh syg, kamu nanti diam saja dan hanya mendengarkan kami saja. Duduk disebelahku dan perhatikan sambil kamu pelajari pelan2, gak usah kaku ya...!"


Aku hanya mengangguk paham.


Aku melihat dikaca rambutku yg indah sekali dengan jepitan rambut yg begitu indahnya menurut ku.


Alex" jangan sampai hilang, itu jepitan yg khusus aku beli buatmu. Kamu lebih cocok menggunakan berlian, karena kamu adalah ratuku, milikku juga!!"


Aku" baik om, makasih banyak!??"


Alex" maaf sewaktu ulang tahun tidak kuucapkan selamat padamu. Itu kado dariku, kamu jaga baik2 ya Aulia syg!!"


Hm......mmm, tegasku.


Kami berjalan keluar, sepanjang kami berjalan semua orang memberikan hormat. Kulirik si om_galak sedunia itu,


Ya Tuhan om hanya berjalan lurus saja tanpa menoleh sedikitpun. Semua sapa dari karyawan nya hanya masuk kiri keluar kanan saja, wajah datar dan galak. Tatapan mata tajam dan menyeramkan.


Aku berjalan dibelakangnya kadang tertinggal jauh dibelakang, kadang aku berlari kecil dan dia berhenti.


Alex" kamu jalan didepan saya, kamu jangan gugup. Oke. Percayalah Aulia..!!"


Aku" aku sudah jalan dengan cepat, tapi kaki om panjang dan kakiku pendek..!"


Alex" oh iya juga, baiklah kita jalan berdampingan. Saya akan mengikuti langkah kaki kamu, sepatunya nyaman?"


Aku" iya nyaman, mereknya Gucci...!!?"


Aku tertawa kecil dan membuat nya tersenyum manis kepadaku.


Kami masuk kedalam ruangan rapat,


Semua orang" pagi, direktur.....!!?"


Alex" pagi, ayo kita mulai saja..!!"


Alex duduk dan menatapku,


Alex" Fei, ambilkan kursi buat Aulia...!"


Fei bergerak dan menyiapkan kursi disebelahnya.


Alex" disebelah saya, bukan disana!!"


Melirik Fei dengan kesal.


Seketika mereka berbisik ini dan itu.


Alex" Aulia istri saya, hari ini dia akan mendengarkan kita saja. Ayo mulai!!?"


Aku duduk dan melihat mereka menatapku dengan tatapan gak suka begitu, padahal aku hanya mengikuti perintah suami saja. Haduh....??? Salah juga awak ini, gak dituruti suami dosa besar. Dituruti suami musuh banyak, pusing......lah kepala berbi...😂😂😂


Alex" jangan takut, santai saja. Kamu bukan mau dimakan, dengarkan aja syg!"


Alex berbisik lembut ketelingan ku.


Jangan lupa like n komen ya...

__ADS_1


__ADS_2