Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
11


__ADS_3

Hampir 2jam rapat berlangsung alot, mencekam dan menegangkan. Aku hanya bisa terdiam dan bingung, kenapa tak seorangpun yg mampu membantah si om_galak sedunia itu. Sesekali dia melirikku meski dengan tatapan tajam, aku hanya gugup dan tertunduk saja.


Setelah rapat selesai, tinggal aku dan om saja yg diruangan rapat. Karena hari Minggu semua orang langsung pulang.


Alex" dimana nya kamu yg masih kurang paham, Aulia?" Alex bertanya membuat lamunanku yg indah sedari tadi buyar.


Aku" semuanya om, tak satupun yg aku bisa mengerti sih? He...he....eee!?"


Aku hanya menjulurkan lidah sambil tertawa manja kepadanya.


Alex" bagian mana yg ingin kamu tanya?"


Alex kembali bertanya sembari memeriksa kembali membaca bahan materi rapat tadi.


Aku" tak satupun om? Maaf aku gak paham apapun yg kalian bahas tadi?"


Aku hanya tertawa cengar cengir.


Alex" astagfirullah....Aulia....??? Ya sudah lagian ini pertama x kamu ikut saya rapat. Habis ini kamu mau kemana? Biar saya temani kamu seharian ini???!"


Alex masih sibuk menandatangani berkas yg didepan matanya.


Aku" gak usah kok, aku temani om aja kerja. Oh ya karena tadi aku sudah akting bagus, bagaimana kalau jalan ketaman bermain di Ancol? Naik roller coaster...!"


Aku meminta kepadanya dengan senyuman mautku.


Alex" ya tuhan, Aulia....Aulia. saya sudah tua, umur saya sudah banyak. Yg benar saja kamu minta naik yg begituan, saya gak mau ah. Kamu ada2 aja sih?"


Alex kesal dan melirikku,


Aku" ya sudah aku gak mau lagi!!?"


Aku melipat tangan dan main hp aja.


Alex" yg lain saja, coba kamu minta yg lain. Entah apa gitu syg?"


Alex menatapku dengan lembut.


Aku" aku mau pulang!?"


Aku manyun dan merajuk. Aku beranjak dari tempat duduk dan mencari majalah fashion yg tertata rapi disana.


Aku duduk menatap baju2 dan perhiasan seperti tas, kosmetik dan banyak lah.


Alex menatapku dan bertanya,


Alex" kamu suka yg mana, nanti saya belikan buat kamu, pilih saja!"


Dia berbicara masih dengan wajah datar


Aku" belum tahu tuh, kenapa om usil banget? Sudah kerjakan aja kerjaan om, aku bakalan gak ganggu. Oke om?"


Aku memberikan plus 2 jempol dan tertawa memberikan dia semangat.


Alex' dasar anak kecil, mau main aja kerjanya. Ya sudahlah, apapun itu aku tak akan pernah menang darinya...!' katanya dalam hati sambil tersenyum.


Lalu 10menit kemudian, hp ku berbunyi


Papa mertua ia calling....


Aku: halo papa? Ya...aku bersama om...!!!


Aku menjawab tegas


Papa: kenapa kalian gak pulang semalam? Kamu dimana syg? Papa cemas kamu tidur dimana?


Papa mencemaskan aku,


Aku: papa ...papa.... Om menyandraku semalaman dikantor. Lalu dia membawaku kedalam neraka diruangan rapat, aku tersiksa papa? Om jahat....!!!

__ADS_1


Alex terkejut karena ucapanku namun dia hanya diam dan tatapan matanya tajam. Kurasakan hawa dingin menyelimuti seluruh tubuhnya, aku gemetaran dan mulai cemas. Apakah si om_ galak sedunia akan menelanku hidup2.


Papa: ya sudah, baik2 ya. Jangan menyusahkan Alex. I Miss you...!!!


Papa menutup telpon.


Mataku seakan tak melihat ekspresi Alex dan pura2 gak tahu aja.


Alex" siang ini mau makan apa?"


Alex masih melirih laptopnya dan jari2nya mengerjakan ini dan itu.


Aku" makan GoFood aja, simpelkan. Om sih pasti gak suka makan yg gituan bukan? Hoolang kaya...😂😂😂"


Aku tertawa geli, seakan mengejek dia secara halus. Membuat dia makin kesal,


Alex" kalau bukan kamu masih kecil, sudah saya lahap kamu sekarang. Aulia...kamu jangan pancing saya....???!"


Alex menunjukkan jari kelingking nya kearahku sambil senyum jahat yg gak jelas gitu apa maksudnya, membuat aku merinding dan ketakutan.


Aku hanya diam saja sambil membaca majalah fashion sementara Alex sibuk sendiri di dunianya yg aneh itu menurutku. Ya jelaslah, mereka meeting masalah saham dan bisnis apalah gitu.


Aku" om pernah liat tv serial drama Taiwan. F4 meteor garden itu?"


Suaraku memecah keheningan dan Alex melirikku tajam.


Alex" tidak, saya tidak ada waktu nonton yg begituan. Kenapa Aulia syg?"


Alex kemudian berhenti dan duduk disebelahku, kemudian melirik majalah yg kubaca tadi.


Aku" aku fans bgt loh om? Mereka keren dan ganteng, sekarang mereka pasti sudah tua semua. Ya kan?"


Aku bertanya padanya sambil menatap majalah yg berisikan berita tentang mereka semua.


Alex" kamu ini bisa saja, kan saya lebih tampan dari mereka. Coba kamu perhatikan saya lebih dalam lagi?"


Alex meraih tanganku dan membuang majalah yg kubaca tadi.


Alex" benarkan? Saya lebih tampan?"


Alex tersenyum dan menjentik jidatku.


Aku" auuu.....awww.....sakit tahu. Dasar om_galak sedunia. Kesal ku....???!"


Aku menarik dasinya dan mulai menatap dalam wajah tampan nya itu.


Alex" Aulia, saya pria normal. Kalau saya mau, kamu tidak akan bisa bangkit esok pagi, mau saya ajari caranya?"


Alex menarik badanku dan tepat jatuh diatas tubuhnya yg keras dan serba berotot, alias suspect.


Aulia" maaf, aku sudah lapar. Makan???"


Aku menunjukkan wajah kasihan,


Akhirnya si Om_galak sedunia melepaskan aku, lalu dia memijit2 jidatnya dan mulai mengerang.


Alex" kepala saya sakit, Aulia bisa bantu saya pijatkan kepala saya! Belakangan ini kerjaan saya dikantor banyak menumpuk, lalu waktu istirahat saya sedikit. Tolong kamu bisa pijat kepala saya?"


Alex menutup matanya dan bersandar disofa tunggalnya, seperti Kaisar zaman perang dulu saja.


Aku mulai bangkit dan memijat kepalanya dengan lembut dan membuatnya nyaman,


Alex" tangan kamu mungil itu akhirnya berguna juga. Aulia...makasih ya...saya kira kamu bakalan nolak saya!???"


Alex mulai merasakan hanyut dalam pijatanku itu.


Aku"sing karep mu Dewe lah.....!!!?"


Aku hanya berwajah dingin, ingin rasanya kucekik lehernya biar mulutnya gak pedes lagi jika berbicara.

__ADS_1


Alex" Aulia...saya nyaman sekali. Seperti nya kamu berhasil mengHipnotis saya?"


Alex menutup mata dan masih menikmati pijitan ku.


Aku" iya, lalu apa? Jangan rewel!?"


Aku makin kesal dan ingin kutekek aja kepala si om_ galak sedunia itu.


Alex" kalau saya bilang, saya sudah jatuh cinta sama kamu. Percaya gak?"


Nadanya dingin, membuatku mau mual.


Aku" aku gak percaya, itu cuma gombal"


Alex" benar, tapi saya tidak bisa menebak dirimu. Saya tidak paham akan pikiranmu, aulia.....mmm"


Aku" apa lagi? Mau kucekik mati....?"


Sumpah....aku berani banget melawan singa jantan yg lagi kelaparan, mampus aku setelah ini. Dia pasti akan menelanku hidup2 dan jadi santapan makannya.


Alex" jika saya terlalu kasar dan membuatmu gak nyaman, maka aku tidak akan memaksamu lagi. Jika saya tidak sabaran dan kurang perhatian, maka saya belajar lebih lembut lagi!!"


Katanya dengan wajah lembut dan sepertinya pasrah saja. Suara Alex begitu lembut dan lah, sepertinya itu berasal dari dalam hatinya paling dalam.


Aku" hm.......mm ya!" Tegasku.


Alex" ketahuilah Aulia, saya ingin kamu tetap seperti ini. Yg polos dan baik hati, hatiku bisa hancur jika kamu tersakiti. Terserah kamu mau melakukan apa? Terserah kamu mau bagaimana? Asalkan saya masih ada, saya akan berusaha untuk membuatmu senang!"


Alex membuka mata dan menatapku serius. Tatapan mata yg begitu indah, bersinar seperti berlian.


Kata Hotman Paris...Berlian 30krat,🤣🤣


Aku" jika suatu saat aku membencimu maka maafkan aku, jika disuatu waktu aku mencintaimu. Gimana?"


Aku bertanya sambil menatap wajahnya yg begitu tampan dan menawan.


Alex" ku tunggu...sampai kamu cinta padaku dari lubuk hatimu yg paling dalam. Dan saya akan tetap sabar....!!"


Alex bangkit dan membetulkan jas nya.


Aku" tunggulah....om galak_sedunia!"


Sambil main mata kepadanya,


Alex" ayo kita makan? Mau?"


Alex membelai ku dan tersenyum,


Kami pergi makan di restoran yg ku rekomendasikan, awalnya dia galak dan gak mau. Tapi kubujuk saja,,,,


Kami duduk di meja makan dan sudah pesan makanan.


Alex" sumpah ya Aulia, kamu aneh! Parah dan kesal saya, Aulia....kamu itu....!!?"


Katanya geram seakan mau membunuhku saja dengan matanya.


Aku" sudahlah, disini enak juga kok. Coba deh, om suka nanti, nambuh...nambuh!! Sudah jangan mulai protes....!!"


Aku tertawa karena dia diam saja dan tatapan matanya tajam melirikku.


Aku tahu dia kesal dan marah karena aku mengajaknya makan di rumah makan kecil dan agak kumuh. Aku suka makan disini dulu bersama keluarga apa bila ibu malas masak makan malam.


Makanan datang kemeja kami, aku mulai hilang kendali untuk menyantap makanan yg terhidang. Asalkan bisa dimakan dan kenyang, itulah prinsip ku.


Berbeda dengan om_galak sedunia, dia makan aja anggun kayak raja. Berbanding terbalik denganku, kami kayak surga dan neraka, bawang merah dan bawang putih, langit dan bumi.


Parah.....parah.....parah....


Siapa suruh dia mau samaku?🤣🤣

__ADS_1


Jangan lupa like n komen ya


__ADS_2