
Aku duduk diruang tv, lalu mataku tertuju pada seorang wanita yg asik lagi didepan monitor. Entah apa yg dikerjakannya,
Rini" maaf ya, bisa tolong ambilkan saya minum hangat. Saya butuh...?".
Rini berkata padaku,
Aku beranjak kedapur dan mengambilkannya minum dan memberikannya.
Aku" ini minumnya? Ada lagi?"
Aku bertanya dan memperhatikan gadis manis, cantik dan sexy itu.
Rini" oh ya, makasih. Hm.....!!".
Rini menatapku lembut dan tersenyum.
Aku" kamu sekertaris baru ya?".
Aku iri melihat wanita itu begitu cantik.
Rini" iya, kamu siapa?".
Rini melihatku dalam.
Alex menghampiri sofa dan duduk.
Alex" sudah selesai berkas yg akan saya tanda tangani?"
Wow, Suara Alex begitu lembut. Rini terkejut mendengarnya.
Rini" iya tuan sedikit lagi,...!!".
Rini gugup dan panik menyelesaikan tugasnya yg menumpuk itu.
Alex" Aulia, kamu kemari. Saya lelah!!".
Alex menyuruhku duduk dipangkuannya lagi, dengan tatapan mata tajamnya. Berhasil menakutiku dengan sekejap.
Alhasil....aku nurut ajaðŸ˜
Aku" malu dilihat sekertaris om itu?".
Aku gugup dan hanya tertunduk saja.
Alex" jangan pedulikan dia, saya cukup lelah Aulia. Tolong jangan membantah!".
Alex memelukku dengan erat.
Aku" mau kupijiti kepalanya? Siapa tahu bisa lebih rilex dan nyaman...!".
Aku menawarkan bantuan padanya.
Hm......mm!! Jawabnya singkat.
Aku menyuruhnya merebahkan kepala kepangkuanku dan memijat kepalanya lembut namun terasa enak.
Alex" Aulia, tangan kamu meski mungil berguna juga akhirnya. Saya suka pijatan kamu loh, sungguh menenangkan saya!".
Alex berkata lembut sambil terpejam.
Kulirik sekertaris itu sedari tadi melihat kami yg sedang bertingkah aneh. Ya...tertulis dikepalanya dia terkejut melihat Alex yg bersikap manis dan aneh menurutnya.
Kubalas saja dengan senyuman kecil, sedikitnya aku tahu dia berpikiran kalau ada juga sisi lembut dari Alex, si Big Bos yg super galak dan dingin itu.
Rini' mati aku, dia nyonya rumah ini rupanya. Kukira pembantu tadi, matilah aku pasti akan dipenggal. Siapa sangka anak imut itu kesayangan big bos..!'
Gumamnya sambil menyesal.
Alex' sudah sangat rindu, tanganmu menyentuhku dengan kasih sayang. Kukira aku akan kehilangan kamu, ternyata Tuhan tidak berkehendak demikian buat ku. Terimakasih Aulia, kamu telah kembali. Aku bersyukur, bahwa langit masih menganugerahkan kebahagian kepadaku, bidadari cantik yg selalu menjagaku dari dosa...!'
Gumamnya sambil tersenyum.
Aku" oh ya, kapan kita pergi berziarah kemakam papa om? Aku hanya ingin berdoa dan berkunjung....!!".
Seketika, Alex membuka mata.
Alex" besok, siang. Kita pergi?".
Alex menutup matanya lagi dan aku kembali memijitnya.
Tes.....!!!💧
Tes....!!!💧
Air mataku jatuh membasahi pipi Alex tanpa kusadari...
Alex membelai pipiku,
Alex" sudah lupakan. Hanya doamu yg dibutuhkan papa. Bukan ratapanmu! Percayalah semua yg hidup pasti mati, lalu apa yg membuatmu sedih dan menangis seperti ini sygku?".
Aku" pasti gara2 aku.... ya kan om?!!".
Air sungai itu terus mengalir lembut.
Alex" jangan disesali, itu sudah suratan!".
Alex membelai kepalaku dan kembali duduk disebelahku.
Aku" lalu, apakah om marah?".
Alex hanya tersenyum kecil dan menggelengkan kepala nya.
Alex" tidak, percayalah. Semua akan baik2 saja. Saya masih disini, apa yg kamu takutkan lagi? Saya dan kamu adalah keluarga. Kamu lupa?".
Perkataan Alex berhasil membuatku melotot dan berhenti menangis.
Alex" kamu kan bisa masak enak. Bagaimana kalau kamu buka saja restoran makan? Atau cateringan?".
Alex mencoba menghiburku.
Aku hanya mengangguk saja,
Alex' baguslah kamu berhenti menangis. Tuhan pun tahu, kamu baik dan polos syg. Sekejam itukah mereka menghancurkan senyummu? Aku tak menyangka ada juga yg tak ingin melihat tawamu yg manis. Lihat saja, keluarga Burdock. Matilah...!'.
__ADS_1
Gumam Alex kesal dan dendam.
Aku berjalan keteras rumah sambil membawa majalah untuk dibaca.
Aku' wahai sang pencipta, sucikah aku berdiri tegak disini...? Sekuat apapun aku bertahan, aku hanya sebatang lidi kecil yg malang? Apakah imanku tak tersisa lagi? Cabut saja nyawaku, agar aku bisa istirahat. Dunia ini kejam memvonisku, namun kesalahan apa yg kuperbuat? Andai aku seperti burung yg terbang bebas?!' gumamku.
Keesokan pagi, setelah aku mandi dan solat subuh sendiri. Aku segera kedapur dan mulai memasak seorang diri.
Aku" tumis sayur, ayam pop Bali, sambal hati udang dan acar. Menu hari ini...!!? Kebetulan hanya itu yg kulihat dikulkas. Ya sudah mulai masak saja...!!?".
Aku mulai masak sendiri, gak lama setelah itu pembantu dan pelayan rumah bangun dan terkejut melihatku didapur perang sendiri. Aku meminta mereka membantuku memasak saja,
Aku" tolong ya bik, sebelum om bangun. Aku takut dia bakal berteriak gak jelas. Pasti dia keget setengah mati...!!".
Aku menebar senyum kepada 4 pembantu yg biasa bertugas didapur.
Jam 8 pagi, om tampanku bangun dan sudah bersiap untuk sarapan. Aku sudah menatanya diatas meja untuk dicicipi.
Aku" ayo om, sarapan? Aku sudah masak loh yg banyak...coba kasi nilai?".
Om ku itu duduk dan tersenyum.
Om" baiklah, saya gak bisa nolak?".
Om duduk dan mulai makan.
Aku" bagaimana om? Gak enak? Asin?".
Aku mulai cemas dan takut.
Alex" enak kok. Bontot ya syg?".
Om mulai menyantap lahap sarapannya.
Aku" oke nanti aku datang...!!".
Aku tersenyum dan membuat om ku itu tersenyum lebih manis lagi.
Alex" kamu masak berapa banyak sih?".
Om melihatku aneh,
Aku" ha....ha....aaa cuma buat 50 orang saja. Rencana nya hari ini aku mau jual ke karyawan om. Boleh tidak?".
Aku berharap penuh padanya,
Om" hm......mm, bawalah. Jam 11 ya...!".
Jawabnya membuatku bahagia penuh.
Aku" pinjam mobil nya ya, nanti uang sewanya aku bayar kok...!!".
Alex" gak usah, ini hari aku belikan mobil box buat nganter makanan kamu. Yg penting kamu senang, oke syg?".
Alex menyudahi makan dan lanjut baca koran keruang tv sejenak.
Alex menelpon Fei, minta dikirimkan mobil box. Lalu meminta Ell mencarikan tempat makan buat usaha Aulia 200 buah banyaknya.
Om" jaga dirimu, jangan keluar tanpa pengawal. Kalau mau berangkat kabari saya, nanti mobil dan box makannya akan DTG sebentar lagi. Semangat ya..!!".
Om mencium pipiku dan pergi.
Aku" bik, bantu yuk. Ni hari aku akan pergi kekantor buat anterkan makanan...!!".
Bibi" iya nona, semoga berhasil ya!!".
Gak lama setelah itu apa yg dikatakan om datang juga.
Aku" dia memang Alexandra Clinton. Perfect dan sempurna sekali. Tahu aja!".
Aku tersenyum bahagia melihat tingkahnya yg pengertian itu.
Aku ngeChat om,
Aku: sudah siap makanan nya, nie mau OTW kesana.
Gak lama setelah itu dibalas,
Om: iya, DTG saja. Sopir juga sudah siapkan kok. Buat saya? Gratiss?
Aku: tentu, apa yg gak buat om???!
Om: baiklah, hati2 dijalan.
Chat kami terputus,
Aku mandi dan pakai baju. Kulirik tubuhku penuh biru dan cupang, seketika aku menangis dan sedih.
Aku" Will, kau sengaja bukan? Kau hancurkan hatiku? Namun aku tak tahu dimana letak kesalahanku padamu. Kau seperti binatang buas yg kelaparan, kau iblis yg kejam. Matilah dengan terkutuk!".
Aku terus mengutuk mereka berdua.
Dengan celana jeans dan kaus lengan panjang, sudah cukup bagiku.
Sampai didepan meja recepsionist aku masih terkejut melihat foto yg terpampang dirungan itu.
Aku" ya tuhan, fotoku dipajang sebesar itu. Dasar om, seenaknya saja...!".
Aku berjalan menuju meja resepsionist.
Aku" hai mbak, siang. Saya mengantarkan makan siang. Boleh masuk?".
Dia melihatku terkejut dan memberi hormat dengan gugup,
" Ah...nyonya!!! Silahkan masuk?".
Aku" terimakasih ya, selamat siang!!".
Resepsionist" itukan nyonya Clinton, gak disangka? Kukira hantu....!! Terkejutnya!".
Dia masih terkejut dengan kedatanganku.
Aku menuju ruangan Alex dan membawa bekal nya...gak lupa.juga Fei dan Ell.
__ADS_1
Mereka memang sudah sepaket komplit, dimana Alex pasti ada mereka...
Tok...tok....tok...!!!💢💢
Aku mengetuk pintu,
Alex" masuklah...!!".
Seketika senyumnya mekar dan berdiri mengejar ku sambil mengambil rantang yg kubawakan untuk makan siang nya.
Alex" baguslah, saya sudah lapar syg!".
Alex menelpon sekretarisnya dan memanggilkan Fei dan Ell.
Aku" lalu sisanya bagaimana?".
Alex" totalnya berapa 50 paket?".
Aku" blom tahu tuh? Pantesnya berapa?".
Aku menggelengkan kepala.
Alex" ya sudah saya yg bayar, sebutkan saja jumlahnya. Saya yg bayar...!!".
Aku" sebanyak itu mau diapakan?".
Alex" dibagikan ke karyawan. Saya bos yg baik, saya gak mau karyawan saya kelaparan dan kurang gizi. Kinerja kerja mereka pasti terganggu, saya yg rugi?".
Aku" uang cash, aku mau belanja lagi. 10jt sekalian nambah modal....!".
Aku tertawa lebar kepadanya.
Alex" baiklah, istri senang rumahtangga bahagia dan sejahtera...haiiisz....!!".
Alex memberikan uang cas kepadaku,
Fei dan Ell datang, membuat kehebohan.
Fei" istriku juga dapatkan, bos...?".
Ell" aku juga mau kok, adil.dong....!!".
Alex" dimana makanan nya?"
Aku" diparkir,.masih dimobil...!!?".
Alex menelpon satpam agar keruangannya entah apa maksudnya.
Tok...tok....!!!💢💢
Alex" masuklah....!!".
Satpam" ya tuan,...???".
Memberikan hormat dan gugup.
Alex" bagikan kepada kepala divisi dan anggotanya. Sisakan 5, bawa kemari!".
Aku" baiklah aku akan membantu...!?".
Aku sigap berdiri dan main mata.
Alex" jangan buat kacau,...??".
Alex main mata kepadaku,
Aku dan satpam turun kebawah,
Ell" gila Lex, istri CEO jadi koki? Sekalian aja buka resto bintang 5...!".
Ell geleng kepala dan tertawa.
Fei" sejak kapan kamu perhatian pada urusan sepele seperti ini...Lex?".
Alex" hanya untuk membuat dia melupakan hal buruk itu. Aku juga gak tahu sejak kapan aku bisa kendur begini, sumpah dia senang seperti itu. Biarkan saja lah dia mau apa....!!?".
Fei" aku gak salah dengarkan?".
Fei dan Ell saling menatap tidak percaya melihat sikap Alex yg lembut sekali.
Dibawah aku sibuk memberikan pengarahan kepada satpam.
Aku" katakan pada mereka, box makannya di kembalikan. Sore akan ku ambil kembali. Karena makanan ini sudah dibayar big bos kita, he...he....!!".
Satpam" makasih nyonya, makasih banyak ternyata bos baik dan perhatian".
Aku" sip....aman itu. Oh ya itu masakan saya. Tolong dipromosikan ya. Siapa yg mau pesan besok saya anter lagi, bayarnya dimeja resepsionis....!!".
Satpam" iya nyonya, baik....siap....!!?".
Aku membawakan 3 box kepada resepsionist,
Aku" ini untuk kalian, catat siapa saja yg mau pesan buat besok. Untuk kalian free ya, uangnya besok juga dibayar cash 20rb saja....oke??".
" Baik, nyonya. Saya paham?".
Mereka bertiga menjawab tegas.
Aku" itu masakan saya, tolong dikomen!".
Aku meninggalkan nomor telpon dan kembali kedalam ruangan.
Aku" hore....jualanku laris. Sungguh menyenangkan sekai rasanya...!!".
Alex' syukurlah dia sudah kembali ceria, auliaku....memang seperti itu seharusnya. Aku tahu dia pasti biasa!'.
Gumam Alex dengan bangga sekali.
Fei" ayolah, kami sudah lapar!!".
Aku membuka bekal dan menyajikan kepada mereka bertiga.
Jangan lupa like n komen ya....
__ADS_1