
Kami makan dengan diam dan sunyi seribu bahasa. Kadang om melihatku dan aku juga melihatnya namun dia memilih diam saja begitu juga aku.
Kami makan dengan suasana kaku dan alot, hanya mata saja yg saling menatap.
Yang membuat aku sedih adalah ketika aku menatapnya dalam, om hanya melihatku dengan tatapan kosong dan wajahnya sedingin es. Dia tak mau menatap wajahku lama, aku tidak tahu apakah ucapanku telah menyinggung hatinya ataukah aku kasar padanya?
Meskipun aku menatapnya lama sesekali dia melirikku dan lanjut makan.
* Entah apa yg merasa merasuki mu? *
Aku bingung setengah mati,
Selesai makan dia masih saja tetap diam dan mengajakku kepermandian air panas diareal pegunungan. Banyak orang yg berkunjung, sehingga jalan menuju keatas gunung melambat. Tidak bisa naik mobil, semua berjalan kaki menuju kolam permandian.
Alex" pegang kuat tangan saya, kamu nanti terlepas dan tersesat. Kamu tahu apa daerah sekitar sini?"
Pertanyaan yg nyelekit dan tajam ditelingaku setelah diam beberapa lama.
Aku" baiklah om...!!"
Aku menggenggam tangan nya erat,
Kurasakan tangan om yg hangat dan kuat menggenggam tanganku. Seolah tangan itu tidak akan lepas dan tak akan pernah mau lepas dari ku. Andai itu memang benar, aku sungguh bersyukur. Tapi apakah benar kami memang jodoh?
DiIbaratkan kami seperti:
- Surga dan Neraka : om begitu kaya dan matang sementara aku masih bocah miskin yg baru saja lulus SMA. Alias aku masih bau kencur lah, ironis sekali bukan?
- Langit dan Bumi: om begitu mapan, menarik dan menawan. Mempesona seperti malaikat Michael. Dan aku? Dada rata, badan gak dan yg menonjol. Hiperbola kehidupanku bukan??
- Air dan api : om begitu tenang, selalu berpikir dewasa, berpengetahuan luas dan mempunyai Kharisma yg besar didalam bisnis makanya dia bisa jadi CEO perusahaan yg begitu besar dengan tanggan nya sendiri membangun kerajaan bisnisnya. Lalu aku? Menjaga diri sendiri aja gak bisa. Selain jadi pekerja kasar ditoko sembako, aku gak bisa mengerjakan apapun. Baru sekali ikut rapat, sebaris kalimat pun tak bisa kupahami apa artinya, sungguh terlalu bego dan tololnya aku bukan?
- Gelap dan terang: om berdiri ditempat yg begitu terang dan silau sekali. Dikelilingi orang2 penting, barang2 mewah dan branded, semua serba praktis dan mudah didapat. Apapun yg diinginkan om semuanya ada, apapun pikirannya akan terwujud. Banyak wanita cantik, sexy dan kaya disekelilingnya, entah apa yg dipikirkannya saat melamar ku dan memintaku jadi istrinya. Meskipun om berdiri ditempat yg gelap dia akan tetap bersinar terang. Dan aku??? Masa depan ancur dan suram sekali. End...
Ada istilah zaman dulu berkata,
* Orang yg akan menjadi hebat dibiarkan macem manapun akan tetap menjadi orang hebat nantinya,...
* Orang yg cantik atau tampan, meski dia foto dikandang ayam. Meskipun demikian dia akan terlihat cantik atau tampan jika keluar dari kandang ayam.
Ha......haaa....πππ
End,
Sampai dipermandian, kami ganti baju dan langsung masuk kedalam kolam. Karena ini tempat umum jadi antara pria dan wanita dijadikan satu kolam.
Alex" sini diduduk dengan saya Aulia?"
Om menarik tanganku untuk duduk didekatnya.
Aku" aku akan mandi nanti saja, duluan saja om. Makasih!!"
Aku hanya terkekeh saja,
Om menarik tanganku dan duduk diatas pangkuannya, kulirik seisi kolam. Semua pasangan juga demikian.
Alex" lihat, mereka juga duduk diatas pangkuan pasangan mereka masing2..? Jadi kenapa kamu keberatan syg?"
Om melingkarkan tangannya dipinggangku dengan erat.
Aku" bisakan om jangan melakukan hal ini? Aku gak percaya diri?"
Aku berusaha melepaskan tangannya yg melingkar dipinggangku itu.
Alex" biarkan saja Aulia, saya lelah. Saya butuh kamu sekarang, tolonglah....???"
Om menyandarkan kepalanya dipundakku dan mencium leherku.
Aku" jangan seperti itu om,...??"
Aku merasa malu dan kaku sekali.
Meskipun demikian tak ada orang yg akan memperhatikan kami karena semua isi kolam itu adalah pasangan.
Alex" maafkan saya Aulia? Saya salah?"
Alex masih saja memelukku,
Aku" iya gak apa. Jangan takut!!"
__ADS_1
Aku membelai kepalanya dengan lembut,
" Semua orang punya masa lalu, dan om adalah masa depan ku. Tenanglah Alexandra Clinton...aku akn mendukung semua yg om kerjakan. Meskipun aku gak bisa menolong apapun untuk om, tapi aku bisa memberikan doaku.....!!" Kataku sambil menenangkan hatinya yg kutahu sedang gundah dan galau.
Alex" terimakasih Aulia, saya beruntung sekali memiliki kamu disisi saya? Bisakah mulai sekarang jangan panggil om?"
Alex tersenyum kecil
Aku" tidak bisa ditawar, si om galak_ sedunia....paham?"
Aku mencubit pundaknya.
Alex" apakah saya segalak yg kamu pikirkan selama ini? Menakutkan aah?"
Alex masih memelukku dan bersandar dipundakku dengan manja.
Pukul 11 malam, kami kembali kehotel dan langsung saja tidur.
End....
Keesokan paginya aku langsung bangun dan mandi bergegas untuk solat subuh. Sebelum itu aku juga telah membangunkan Alex untuk jadi imamku, karena kemanapun kami pergi dibagasi mobil pasti ada mukena. Karena suamiku itu rajin solat, ya meskipun gak dapat 5 waktu setidaknya dia bakal isi absen sama Yang Maha Cinta sedikitnya sekali sehari semalam.
Selesai solat, aku sibuk main game Hp sementara dia hanya duduk Manis diam manis disofa.
Alex" kamu suka ya main game?"
Sambil membaca koran dengan kaca matanya itu.
Aku" sekedar isi waktu luang. Kenapa?"
Alex" di Bag saya ada note book. Kamu bisa pakai main game...mau?"
Alex menawarkan kepadaku.
Aku" gak usah lah, enakan pake hp aja!"
Aku masih saja sibuk main Hp.
Jam 6 pagi kami turun mendaki jalanan gunung dengan berjalan kaki. Kami singgah ke kandang kuda dan melihat orang sedang naik kuda.
Aku terkagum dan senang sekali, dan Alex menyadari akan hal itu.
Aku" aku gak bisa naik kuda? Ha....ha...a!"
Alex" saya ajari mau gak?"
Aku" ha....ha....aaa lihat saja cukup...!!"
Aku asik melihat orang bermain kuda,
Alex" saya ada perlu. Kamu jangan lama2 ya Aulia? Tunggu saya kembali!!"
Alex pergi meninggalkan aku entah pergi dimana dan kemana lah dia.
Sampai di kandang kuda, Alex berbicara entah apalah dengan pemilik kuda. Dan dia berhasil membawa kuda putih jantan yg menurutku gagah dan sexy.
Selang beberapa menit, dari belakangku terdengar suara Alex memanggil namaku dengan lembut.
Alex" Aulia....Aulia.....Aulia syg....??"
Suaranya merdu dan nyaring kudengar.
Aku menoleh kebelakang dan terkejut setengah mati. Tubuhku membatu dan mataku kabur. Sepintas kulihat pangeran tampan nan menawan duduk diatas kuda dengan gagahnya. Wajahku memerah dan mengaguminya....
Tapi....
Setelah kukucek mataku, ternyata yg duduk adalah imam ku. Si om galak_ sedunia yg selalu membuat aku kesal dan perasaanku berubah drastis seperti naik roller coaster aja.
Alex" Aulia.....Aulia....kamu kok bengong gitu sih syg? Ayo pegang tangan saya!!"
Om mengulurkan tangan dan kugapai.
Kupegang erat sekali dan dia menarikku keatas untuk duduk. Akhirnya aku duduk dengan nyaman diatas kuda.
Alex" pegang talinya dengan baik, kalau tidak saat berjalan kami bisa jatuh...!"
Aku melakukan setiap yg diperintah nya. Banyak mata tertuju pada kami...tapi itu bukan untukku. Melainkan untuk si om galak_sedunia lah...apa lagi???!
Gak naik kuda aja dia sudah tampan, menawan dan rupawan. Jalan kaki aja dia sudah jadi pusat perhatian orang sepanjang jalan. Gak bisa kupercaya, aku menikahi orang yg begitu rupawan dan raja bisnis. Ya Rabb kuatkan hatiku...
__ADS_1
Amin....πππ
Selama 2jam kami berkuda mengelilingi daerah sekitar. Meskipun dia agak cerewet itu wajar saja, malah kalo om diam aku jadi takut. Jangan2 dia marah padaku...begitulah kurasa ya...???
Alex" kamu suka gak naik kuda bersama saya Aulia...?" Nadanya lembut.
Aku" iya suka sekali...?!"
Aku tersenyum manja.
Alex" baguslah. Aulia, i love you...!"
Om menciumku diatas kuda diperjalan pulang yg sepi senyap.
Aku' hah? Gak bisa kupercaya!?'
Gumamku agak malu.
Alex" saya ingin makan kamu, tubuhmu wangi nya lembut sekali. Saya suka loh, kamu pakai farfum apa sih...?"
Alex mencium leherku dan tengkuk ku berulang2 kali sepanjang jalan sepi.
Aku" cuma pakai farfum murahan, kalo mahal aku gak mampu beli loh?"
Alex" tapi saya suka.sekali wanginya syg?. Kamu pintar milih farfum?"
Alex mencium rambutku yg tergerai.
Aku" jangan seperi itu? Malu dilihat...orang nanti? Mau Tarok....dimana wajahku ini.....?"
Nadaku bicaraku begitu terbata2.
Alex" biarin saja. Kita kan sudah resmi menikah syg? Kamu lupa ya? Segala yg kamu miliki ditubuhmu adalah milik saya. Begitu juga dengan kamu, semua yg saya miliki adalah punya kamu seorang....?"
Alex meraih wajahku dan menciumku dengan mesra sekali.
Gak sengaja muncul 3pasang kekasih naik kuda juga, mereka melihat kami dengan jelas dan malah mencuit dan berteriak sambil mengejek.
Cuit......
Cuit......
Gas aja bro, masih pagi ini....?!
Nanti malam sambung lagi dong..??
Seketika aku melepaskan ciuman Alex dengan paksa dan membuat bibinya terluka karena kugigit sengaja.
Auuu.....awwww.....!! Pekik nya.
Aku menutup wajahku dengan rambutku.
Alex" sialan...kamu nakal sekali ya syg?"
Seketika Alex marah dan berteriak,
" Biasa aja, urus aja urusan kalian sendiri. Masih mau hidup gak?"
Wajah menyeramkan Alex keluar, seketika hawa.dingin dan gelap keluar dari tubuh Alex. Tatapan matanya tajam seakan ular cobra yg akan mematuk saja.
Jedeee........eeeeπ₯β‘
Petir menyambar di pagi yg hangatβοΈ
Ketiga pasangan itu pergi akrena ketakutan dengan melihat wajah Alex.
Selesai berkuda kami singgah ke resto gak jauh dari situ,
Alex" mau sarapan apa syg?"
Alex memberikan buku menu.
Aku" sup misoo dan lemon tea aja...!"
Tegasku padanya.
Alex" oke, saya juga deh...!"
Gak nunggu lama, makanan yg kami pesan datang juga. Kami makan dengan damai dan tenang. Setidaknya sekarang.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen ya....