Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
44


__ADS_3

" ya mapun Lia, aku kira kamu kemana menghilang diwaktu pagi hari. Kamu dari mana sih syg ku yg imut?".


Kak indah sudah duduk disofa ruang keluarga, menantuku sedari tadi.


Endy" Lia? Tumben kamu gentayangan dipagi buta? Serem ah...he...he....eee!".


Katanya sambil ketawa geli.


Aku" biasa lah kak. Oh ya, nanti tolong antarkan makanan buat 2 orang makan siang dan malam nya. Antarkan kerumah Rika, ayahnya sakit jadi dia harus jaga!".


Aku duduk disofa dan mengirimkan alamat rumah Rika ke Chat indah.


Endy" oke deh, aman itu!".


Endy merangkul kak indah,


Seketika wajah kak indah merah dan malu, aku tertawa lebar sekali.


Aku" kak Endy, kapan kawinnya? Perlu aku panggilkan Wedding organizer?".


Aku menjulurkan lidah,


Ric pergi kedapur dan membawakan segelas susu padaku dan teh buat kak indah. Kan tamu...he...he....eee


Ric" susu nya nyonya, anda kekampus?".


Masih dengan wajah datar melirik jam.


Aku meminum susu sampai habis,


Aku" iya, aku ada ujian mid semester!".


Ric" baik saya siapkan mobilnya...!".


Masih berdiri menunggu aku memberikan gelas kosong.


Aku" kamu temani aku ke kampus, aku suruh Rika libur. Oke?".


Aku memberikan gelas kosong padanya,


Ric" tugas saya banyak nyonya, maaf?".


Sambil berbalik dan berjalan santai menuju dapur.


Seketika aku berbicara,


"Baik, aku akan bilang ke CEO sinting itu kalau kamu gak mau nemani aku. Bukankah gampang sekali, ya kan?".


Aku mengancam dan menghardiknya dengan kasar dan tegas.


Dia berhenti berjalan sejenak,


" Baik nyonya, seperti keinginan nyonya!".


Dia berjalan kembali menuju dapur.


Ric' sial, dia mengancamku serius? Sial, kenapa ya aku nurut saja padanya!?'.


Dengan wajah kesal dan marah.


Endy" Lia, tuan Ric seram. Kok kamu berani berhadapan dengan hantu seperti dia sih? Kamu gak takut?".


Kak Endy merinding ketakutan.


" Takut sih kak, tapi beranikan diri saja. Mau gimana lagi, aku kesal padanya?".


Aku tertawa ringan dipagi hari.


Indah" dasar bocah tengik, Lia??".


Aku" tunggu sebentar kak, aku keatas ambil uang dulu ya.... Tolong panggil seluruh karyawan kita. Gajian....!!".


Aku berlari kekamar dan menyiapkan uang untuk gaji catering.


Sampai dibawah, seluruh karyawan sudah ngumpul dan senang hati.


Aku" sudah semua ngumpul ya, kak berapa janji kak sebulan?".


Aku bertanya kepada kak indah, sambil mengambil posisi duduk yg nyaman.


Indah" 5jt sih, apa terlampau mahal?".


Kak indah menatapku dengan rasa iba.


Aku" okelah, gak masalah....!!".


Aku membagikan uang kepada karyawan yg totalnya 30 kepala.


Selesai pembagian aku mengambil amplop kuning yg sudah kusimpan didalam saku bajuku tadi.


" Ini kak, sesuai janji....100jt!".

__ADS_1


Aku memberikan kepangkuannya.


Dag....dig.....dug....!!!


Jantung kak indah memompa lebih kencang dan begitu cepat.


Aku" selamat ya kak Endy, kapan kawinnya. Semoga itu cukup buat rencana kalian. Masalah catering nanti kita bisa bicarakan?".


Aku menepuk pundak kak Endy dan berlari kecil kedapur.


Sambil minum orange jus, aku ketawa ketiwi cekikikan sendiri kyk orang gila.


" Kenapa nyonya?". Suara itu begitu seram dan membuat aku merinding.


Hampir saja aku mati ketakutan karena begitu terkejutnya aku tadi.


" Sumpah, kamu menakuti aku. Ric...kamu seperti hantu yg gentayangan saja loh. Menakutkan sekali....!!".


Aku mengelus dadaku berulang kali.


Ric" maaf nyonya kalau saya membuat anda terkejut dan menakutkan sekali?".


Sambil membungkuk meminta maaf.


Aku" kenapa kamu selalu saja menakuti aku, kalau tuan mu sudah pulang, aku akan protes akan dirimu. Percayalah?".


Aku sengaja menabraknya dari samping,


Dan berlalu meninggalkan dia.


Ric' Mak comblang??? Berhasil juga dia? Padahal hubungannya dengan tuan tidak semulus itu, dasar anak nakal!'.


Tersenyum sendiri sambil minum.


Aku duduk di ruang taman belakang rumah, kulihat ada pohon mangga yg begitu rendah sedang berbunga lebat.


Aku mendekat dan langsung naik memanjat dahan nya yg begitu lebatnya.


Aku manjat tidak begitu tinggi kok, hanya 3meter saja,


Ric keluar dari pintu dan duduk dibawah pohon yg kupanjat tadi. Kulihat dia melirik hp nya dan melihat foto.


Aku' hm? Foto siapa yg dia pandangi itu? Apakah dia punya keluarga? Dimana?'.


Aku terus menatap layar hp nya,


Ric" sudah berapa lama ya? Apakah mereka baik2 saja, sampai tuan muda punya keluarga sendiri, aku tidak bisa pulang dan hidup tenang. Aku berjanji pada tuan sepuh untuk menjaga tuan muda seperti menjaga nyawaku, setelah tuan punya penerus barulah aku tenang. Tapi entah kapan nyonya hamil? Dia begitu lincah dan menyenangkan sekali, sepertinya tuan muda begitu mencintai si anak nakal itu. Semoga mereka langgeng, tapi aku bingung dengan nyonya. Sumpah, nyonya sangat muda x. Sepertinya mereka main rumah2an saja, nyonya baik, lucu dan imut. Aku bisa gila kalau selalu melihatnya seperti itu.......sungguh menggemaskan sekali!".


Ha.....


Ha..,.....aaaa!!!💢


Tawaku pecah tidak karuan mendengar dia berbicara sendiri pada dirinya.


Ric terkejut dan melihat keatas pohon, wajahnya pucat dan mulut nya mengngaanga2 lebar dengan mata melotot melihatku.


Ric" nyonya sedang apa diatas? Turun!!".


Katanya dengan nada setengah membentak sambil menepuk jidat, seakan tak percaya aku bergantungan diatas pohon dengan santainya.


Aku" Ric, terimakasih atas doamu. Aku tak menyangka dibalik wajah dingin itu, ada sosok yg hangat. Yg selalu menjaga dan mendoakan kami...tapi aku tetaplah aku kok. Ric, sungguh lucu???".


Aku tertawa terbahak bahak diatas pohon mangga, membuat pelayan yg lain kaget dan menghampiri.


Semua berteriak, agar aku turun.


Aku" baiklah, jangan berteriak lagi. Aku tidak tuli tahu, aku masih sehat lagi...!".


Sambil turun perlahan kebawah,


Ric hanya menatapku dengan tatapan tajam dan menakutkan sekali,


Ric" kalau anda tergelincir dan jatuh, bagaimana saya akan menjelaskan kepada tuan...? Kenapa anda begitu cerobohnya sih nyonya?".


Dengan nada geram sekali.


Aku" tenang Ric! Aku ahli memanjat, bahkan memanjat bintang pun aku mampu kok! He....he....eee???!".


Aku tersenyum sambil mencubit nya.


Ric" maksudnya?"


Heran dan bingung sekali.


Aku" siapa lagi? Tentu tuan mu lah...!".


Ha...ha.....aaa, tawaku pecah lagi.


Aku pergi meninggalkan Ric masih dibawah pohon mangga sambil terhipnotis dengan kata2ku.


Ric' sial....sial....!!!? Bocah nakal itu mengerjaiku lagi. Sejak kapan dia pintar dan ahli dalam akting, seharusnya dia jadi aktris saja dari pada jadi pengusaha catering. Dasar aneh si bocah nakal! Selalu saja menggemaskan dan membuat aku terkagum padanya...!'.

__ADS_1


Gumamnya sambil duduk diam.


Aku dikamar senang bukan main, aku berhasil membuatnya bagai kerbau yg dicucuk hidung nya.


Aku" ya Allah, Alhamdulillah. Si Ric pelayan sombong itu akhirnya kena juga. Akhirnya dendamku padanya terbalaskan juga akhirnya, sumpah aku senang sekali loh. Seperti kejatuhan bintang dari langit saja rasanya...hore aku menang....???!".


Aku lompat2 kegirangan diatas kasur, seperti anak TK yg dapat mainan baru.


End,


Akhirnya aku sampai kampus juga.


Dikelas aku tidak juga bertemu dengan Yuke, sahabat terbaikku itu...


Aku' apa dia sakit ya? Kemana dia?'


Bertanya dalam hati sambil mendengarkan dosen menjelaskan mata kuliah yg sedang berlangsung.


Aku duduk ditaman seorang diri, melihat kolam ikan Koi yg banyak.


End,


Alex" mana dia berkas kemarin yg sempat tertunda? Apakah sudah?".


Sambil bertanya kepada salah seorang anak buah kepercayaan nya.


Alex' akhirnya kelar juga tugasku, kemungkinan besok aku akan pulang. Sudah rindu sama ocehan di gadis nakal itu, kangen sama masakan dia. Sumpah aku sangat merindukan dia selalu disisiku lagi, sungguh aku ingin mengerjainya lagi setelah pulang? Apakah dia makin cantik ya? Ataukah dia makin sexy? Ah pusing.....ah sial...!'.


Gumamnya dalam hati kecil.


Tiba2 hp Alex berbunyi,


William Burdock ia calling.....!!📲


Alex: ya....?


Dengan nada berat dan kesal.


Will: bagaimana kabar anda tuan?


Seperti tidak ada dendam


Alex: sehat, terimakasih!!


Dengan nada ringan dan heran.


Will: selamat tuan, anda berhasil mendapatkan saham kami sebesar 40%, selamat ya tuan....selamat.....???!


Masih dengan nada ringan.


Alex: terimakasih, rencana nya sebentar lagi Clinton group akan segera akuisisi perusahaan anda tuan, bagaimana?


Dengan nada sombong sambil menyeringai dengan ringan nya.


Will: boleh, kapan anda pindah ke kota sss ini tuan? Saya menantikan anda!


Alex: secepatnya perwakilan kami akan segera kesana untuk memulai proyek kerja yg baru...sabar tuan...!!!?


Will: ya, saya senang! Apalagi kalau istri anda ingin berpartisipasi bersama. Akan jauh lebih menyenangkan hati bukan?


Sambil ketawa menyeringai, seakan puas dengan merendahkan Alex.


Alex: istri saya akan tetap dirumah, dia adalah emasku yg berharga. Lagian kami juga akan segera punya bayi, saat acara syukuran anda akan kami undang. Tentunya...sebagai tamu terhormat!


Mendengar perkataan Alex, Will menjadi geram dan marah. Dia mematikan telpon secara sepihak pula.


Alex" kena kau? Rasakan pembalasan dendamku, akan kubuat kau merangkak memohon dikaki Aulia. Percayalah!?".


Dengan nada puas sekali.


Sementara itu Will menjadi begitu marah dan membuat kantor berantakan. Semua barang dihempaskan dan dihancurkan, kaca berserakan dimana.


Sekertaris melihat hal itu berlari kedalam ruangan Ken yg gak jauh dari situ.


" Tuan Ken, tuan Will mengamuk? Tolong anda segera melihat kondisinya??".


Sekertaris itu berkata dengan nada ketakutan dan kaki yg lemas. Kakinya gemetaran dan keringat bercucuran.


Ken berjalan cepat keruangan Will.


Sampai disana Ken kaget dan bingung, kenapa Will jadi begitu.


Ken" tenang lah Will, ada apa? Apa yg terjadi denganmu, hei?".


Dengan nada lembut dan ringan.


Will" aku mau semua yg dimiliki oleh Alex menjadi milikku, Ken....!!! Aku mau istrinya Alex sekarang juga???".


Sambil dengan nada berteriak dan marah2 gak karuan.


Ken" baiklah, aku akan membawakan mengabulkan permohonan mu. Tenanglah, aku tidak bisa berpikir!!!?".

__ADS_1


Jangan lupa like n komen....!!!


__ADS_2