
Aku duduk dibangku taman dipelabuhan,
Aku hanya termenung dengan selimut yg membungkus tubuhku. Banyak mata memandangku namun aku tetap diam.
Aku" langit...apakah om menerimaku kembali? Jika ia, apa yg akan ku katakan. Aku kembali dengan penghianatan dan akan membenciku selamanya, namun kalau aku menghilang apakah tidak apa2 yah? Berikan aku petunjuk mu, jawab tanyaku tuhan. Kasihanilah aku yg lemah tak berdaya, ketidakmampuanku untuk melindungi diriku dari kotoran ini. Tolong selamatkan aku tuhan.....!!!".
Aku menatap langit yg sama seperti langit yg melindungi seluruh umat manusia itu dengan iba.
Seorang polisi menghampiriku,
Polisi" butuh bantuan nona? Apa yg bisa saya bantu untuk anda....!!?".
Polisi itu tersenyum dan duduk disebelahku dan memberikan aku sepotong roti dan air minum.
Polisi" makan dan minum, mungkin pikiranmu akan terbuka. Bukankah kamu lagi tersesat nona....??".
Polisi itu menatapku dan tersenyum.
Aku hanya menggelengkan kepala.
Polisi" apa yg memberatkan nona untuk kembali, apa yg bisa saya bantu?".
Polisi itu menepuk pundak ku.
Aku" tolong hubungi keluarga saya, katakan saya bersama anda...tolong!!".
Aku memberikan hp kepada polisi itu.
Aku' mungkin ini yg terbaik, tapi entahlah apa dia masih menerimaku...? Tuhan, kau yg maha tahu. Tolong aku....!!'.
Gumamku dalam hati dengan sedih.
Tut.....tut.....Tut.....!!!π²
Hp Alex berbunyi,
Alex" siapa ya?".
Alex bertanya dengan bingung,
Polisi" maaf saya polisi dipelabuhan, ada wanita kira2 umur 20thn bersama saya. Dia menunggu anda dipelabuhan Batu. Bisakah anda datang menjemputnya?".
Polisi itu berkata tegas.
Alex" ah maaf saya tidak paham...!! Tolong berikan kepadanya.....".
Alex masih belum nyambung arah percakapan.
Polisi memberikan TLP dan aku bicara.
Aku" hai om galak_sedunia....!!!"
Suaraku lembut menyapanya,
Jedeeer.....β‘β‘β‘
Tidak hujan, langitpun cerah panas cetar membahana. Tidak mendung, tapi ada kilat dan petir menyambar hatinya.
Seperti oasis dipadang pasir, suaraku membuatnya hidup dan bergairah lagi.
Alex" jangan bergerak syg, aku akan menjemputmu sekarang. Percayalah...!".
Alex bergegas lari secepat kilat, membawa 4 pengawal untuk jaga2.
Gak sampek sejam, mobil Ferarri hitam berhenti didepan kami. Pak polisi terkejut melihat Alex yg panik, sementara aku terbungkus kain dengan rapat.
Alex" dimana....dimana wanitaku?".
Suara Alex kudengar panik, tapi aku tak berani bersuara dan hanya diam meneteskan air mataku.
Polisi" maaf, saya gak tahu itu ternyata tuan Alexandra Clinton. Wanita itu ternyata istri anda. Maaf tuan....!!!".
Polisi itu menunjuk kearah ku,
Alex berdiri didepanku dan memelukku meski aku tertutup kain.
Alex" kamu kemana saja, aku hampir mati? Kamu gak apa kan syg?".
Alex membuka kain yg membalut tubuhku dan terkejut melihat tubuhku penuh luka dan lebam.
Alex" ayo pulang, aku akan mengobati luka mu syg. Katakan saja nanti....!!".
Polisi" selamat jalan nona, semoga cepat sembuh...!!"
Aku" dia baik, memberikan aku minum dan makan. Ternyata ada orang baik juga didunia ini ya kan...?".
Aku memberikan senyum kepada polisi itu.
Alex" terimakasih pak...!!"
Alex memasukkan amplop kekantong polisi itu dan tersenyum.
Alex menggendongku kedalam mobil, kami meninggalkan pelabuhan. Sepanjang jalan Alex hanya diam dan melihatku seperti hantu.
__ADS_1
Sampai dikamar, Alex membersihkan tubuhku dengan baik dan lembut.
Alex begitu terkejut melihat sekujur tubuhku penuh luka dan tanda.
Alex" siapa yg melakukannya? Katakan Aulia,,,,apakah saya menakutkan?".
Alex mengoleskan salep keluka ku.
Aku" dia, Willian dan Ken. Kakak beradik yg sangat dendam dan membencimu. Om pasti tahu, dia sengaja membuatku seperti ini. Agar om membenciku....!!".
Hiks.....
Hiks.....
Aku menangis kuat dan Alex memelukku,
Alex" kamu seperti apa dan bagaimana, hanya kamu yg tahu pasti. Jadilah wanita tangguh, aku akan membantumu untuk membalas mereka. Mau kan?".
Alex mengecup keningku.
Aku' aku mengutuknya, meski dia lari keujung langit aku akan tetap mencarinya membalaskan dendam. Percayalah, aku bukan seperti yg dulu lagi....!!!'.
Gumamku dalam hati sambil meneteskan
Hiks....
Hiks....π
Tangisanku jatuh dan dia bingung,
Alex" baiklah aku tidak akan bertanya lagi apapun padamu syg, percayalah. Siapin yg membuatmu begini akan mati....dia akan menyesal sampai dilahirkan oleh ibunya kedunia ini. Oke...???".
Alex memelukku dan memberikan aku obat entah apalah...dan aku meminumnya lalu ngantuk.
Alex bangkit dari tempat tidur dan menyuruh 4 pengawal dan 2 pelayan standby menungguku saat bangun. Sedangkan Alex kembali lagi kekantor.
Alex" sial, tak kusangga William yg melakukan itu semua. Jangan salahkan aku bertindak kejam pada nya...tuhan maafkan aku jika membalaskan sakit hati istriku. Maafkan dan ampuni aku ya Rabb! Jangan menghukumku.....!!!".
Alex memanggil Fei dan Ell.
Gak butuh waktu lama, 2 orang kepercayaan Alex inipun DTG.
Fei" apa lagi Lex...kenapa wajahmu?".
Fei dan Ell terkejut melihat tatapan wajah Alex yg sudah lama tidak mereka lihat.
Fei' sial...ini pasti tidak baik. Aku punya firasat buruk, seluruh kota pasti akan dibuatnya sibuk entah apa. Siapa lagi yg berani membangunkan singa tidur, sial....!' gumam Fei sambil ketakutan.
Ell' waduh, bisa celaka aku. Itu tatapan mata Sang Naga Merah...apa yg terjadi padanya sih? Sial, aku punya firasat gak bagus tentang ini. Apa yg dia pikirkan?'.
Ell dan Fei" hm....mm siap bos!!".
Mereka serentak bertanya....π
Alex" hancurkan keluarga Burdock, ternyata dia dibalik peristiwa hilangnya Aulia dan penyebab kematian ayahku... Siapkan semua berkas tentang mereka, sekecil apapun informasinya aku harus tahu. Aku serahkan perusahaan kalian yg urus, tolong ya Fei dan Ell....!!".
Ell" baiklah bos, serahkan pada kami!".
Fei" hati2 bos, kami akan selalu membantu jika dibutuhkan....!!".
Alex" duduklah kalian dulu, aku juga ada berita baiknya...!!". Alex tersenyum.
Fei' ya tuhan, bos sudah gila!!'.
Gumamnya aneh melihat Alex.
Ell' loh? Kok senyum, berubah sekejap mata ya?' gumam Ell aneh.
Alex" Aulia sudah kembali, aku senang sekali. Kirimi aku berkas kerumah, untuk beberapa hari ini aku akan menemani dia. Sepertinya dia trauma dan butuh aku!".
Alex menutup laptop.
Ell" mau pulang ya Lex....!?".
Ell berdiri dan juga Fei...
Alex" ayo kalian ikut denganku, disaat seperti ini dia butuh dukungan kalian juga. Aku yakin kalian masih penasaran kan masalah Aulia??".
Alex berjalan keluar pintu,
Alex" Rini...kamu ikut saya. Bawa berkas penting yg harus saya tanda tangani!!".
Rini" baik pak, saya siapkan segera!!".
Rini memberikan hormat dan bersiap.
Alex" Ell, aku denganmu saja. Biarkan Fei bersama Rini. Aku mau tidur sebentar!".
Sambil memijit2 dahi lembut.
Ell" baiklah....!".
Sepanjang jalan, Ell menatap wajah sahabatnya itu dalam.
__ADS_1
Ell" kamu lelah kan Lex? Semua kamu kerjakan, aku juga tahu kamu gak mudah untuk jatuh cinta lagi. Tapi syukurnya Aulia masih hidup dan kembali padamu, akan kuhancurkan keluarga Burdock sialan itu. Tak kusangka mereka bergerak sejauh itu menghancurkan mu...! Aku dan Fei akan berada dipihakmu...!!"
Ell berkata lembut dan Alex masih saja istirahat didalam mobil.
Sampai dirumah mereka langsung menuju ruang tamu,
Fei" Rini, itu ada komputer. Kamu kerjakan semuanya disana. Selesai kamu hubungi saya saja ya...!!".
Sambil menunjuk sudut ruangan.
Rini" siap tuan. Saya permisi...!!".
Rini duduk dan mulai bekerja sendiri,
Rini' wow...!!! Rumah big bos cantik dan mewah sekali. Aku beruntung bisa masuk kedalam rumahnya. Sungguh tidak bisa kupercaya, seperti istana saja. Beruntungnya aku didunia ini...!'
Gumam Rini dalam hati bangga.
Seorang pelayan menghampiri Rini,
" Nona ini teh dan cemilannya, selamat bekerja. Apapun yg nona butuhkan silahkan panggil saya. Saya ada didepan tangga naik...!!".
Pelayan itu berkata sopan.
Rini hanya mengangguk saja.
Rini' wow....amazing sekali. Bahkan pelayannya cantik dan sopan sekali.!'
Gumamnya lagi karena takjub.
Mereka bertiga ada diruangan kamar, aku sedang ganti baju. Aku terkejut melihat mereka sudah duduk disofa.
Aku" kalian sudah tiba, om Fei dan Ell. Apa kabar kalian...?".
Aku tersenyum lebar.
Alex menepuk2 pahanya, memberikan aku kode agar aku duduk dipangkuannya.
Aku mendekat dan duduk saja,
Tumben ya aku nurut begitu aja,π€
Ell" syukurlah kamu baik2 aja Aulia, bagaimana? Sudah enakan?".
Ell tersenyum kecil.
Aku hanya mengangguk saja,
Tapi tatapan mata mereka melihat aku bagaikan sensor CT-SCAN aja. Untung aku pake celana dan baju tangan panjang sehingga gak kelihatan lebab nya.
Alex" kamu sudah enakan? Masih takut sama saya? Atau apa....??".
Alex menatapku, aku hanya tersenyum.
Fei" jangan takut Aulia, kami akan menjagamu mulai sekarang...!!".
Fei tersenyum kecil, dan aku hanya mengangguk saja.
Alex" sekarang, kamu bisa bicara?".
Alex bertanya lembut dan memelukku.
Alex" jangan takut, coba katakan pelan. Aku akan sellau bersamamu....!!".
Alex memelukku dengan hangat.
Aku" William dan Ken itu orang jahat. Aku dibawa kesebuah rumah dipinggir pantai. Tidak ada celah untuk lari, bahkan Ken mengikatku dan menyuntikku dengan obat tidur. Will,....hiks...hiks....πππdia bukan manusia. Dia binatang buas yg lapar...hiks...hiks....aku dianggapnya seperti makanan nya saja. Dia...berbuat keji kepadaku, dia iblis...dia monster...dia gila...hiks...hiks....aku mengutuknya. Meski ia pergi keujung duniapun aku akan tetap tidak akan memaafkannya..!!".
Suaraku terbata-bata berkata...
Hiks....ππ
Hiks.....ππΏ
Alex" sudahlah, aku sudah paham syg. Mulai sekarang kemanapun kamu pergi jangan pergi sendiri. Aku yg akan menemani kemanapun kamu pergi!!!".
Alex melepaskan pelukannya,
Aku berdiri dan keluar kamar,
Alex memberikan kode kepada pelayan wanita agar mengikuti aku kemana.
Fei" gila bener lah Lex...William sekejam binatang. Lalu apa rencanamu?".
Fei menepuk jidat bingung...
Alex" hancurkan perusahaan mereka, beli sahamnya sebanyak mungkin. Bisa?".
Fei" akan kucoba sebisa ku, tenanglah. Aku bersamamu meski sesulit apapun!".
Ell" serahkan padaku, sisanya Lex...!".
Alex" ayo turun, kita makan siang dulu. Sehabis makan terserah kalian mau apa".
__ADS_1
Mereka makan bertiga dimeja makan.
Jangan lupa like n komen ya...