
Yuke" beneran kamu mau jumpa sama Mak lampir itu....hah?".
Masih kesal dan mengantungkan tangan dipundakku.
" Iya, ini sudah kubawakan ganti ruginya, merek Louis dari Italy model terbaru. Aku hanya mau melemparkan ini kewajah nenek sihir itu saja....hih? Gemes aku!".
Sambil menggigit lengan Yuke sekuat tenagaku.
Aduh.....!!!! Kamu lapar ya?!' Katanya sambil melotot kearahku.
Aku hanya mengangguk saja,
Aku dan Yuke sudah sahabatan sejak SMA, bahkan Yuke dulu sering menginap dirumah dan tidur bersamaku dikamar. Yuke dilantai aku dikasur, ya orang tua kami juga sudah saling kenal.
Yuke itu jago olahraga, hobi nyanyi dan dari SMA ikut management sebagai model. Yuke anaknya ganteng dan cool, tapi agak banyak bacot...alias cerewet. Ya itu hanya denganku saja....
Sampai dikantin, sosok yg kucari ketemu juga. Aku mendekatinya sambil meninting barang yg kubawa.
Aku" soal kejadian kemarin, maaf kak. Ini sebagai gantinya, mudah2an cocok..!".
Aku memberikan bungkusan itu.
Si Mak lampir membuka nya dan kaget,
Jangan kan dia kaget aku juga sama.
' Inikan ORI, harganya diatas 80jt. Ini edisi untuk bulan ini. Sebenarnya anak baru ini siapa sih, kok bisa menggantung secepat itu? Apakah dia anak orang kaya baru, kok aku gak pernah tahu ya?'.
Gumamnya kagum.
Aku' wow, bagus sekali. Kenapa aku gak tahu ya sepatu mehong...sebanding dengan kualitasnya...sumpah cantik...!!?'.
Kataku dalam hati terkagum.
" Kamu anak siapa? Atau keluarga dari mana kamu? Jawab anak baru?".
Si Mak lampir bertanya.
Aku hanya terdiam,
' mana mungkin ku bilang aku istrinya Alexandra Clinton. Tapi aku juga gak mau dibully tiap hari....! Bagaimana ini!?'.
Aku bergumam.
" Kamu bisu ya? Atau tuli?".
Dia jengkel dan menarik rambutku.
Yuke langsung menepis tangan si Mak lampir dan kesal.
Yuke" heh? Mak lampir, dia nak dari manager di Clinton group. Tahu gak?".
Si Mak lampir tertawa geli,
Ha....ha....aaa
Yuke" kenapa? Takut ya?".
Yuke kesal dan melindungiku dibelakang tubuhnya yg kekar itu.
" Bodyguard mu boleh juga anak baru, tapi lidahmu lantam. Baru saja manager di group Clinton sudah belagu sombong. Kenapa bukan CEO nya saja?".
__ADS_1
Dia melemparkan jus tomat kewajah Yuke, semua tubuhnya jadi kotor.
Aku menjadi geram dan marah, sambil mengepalkan tangan dengan erat.
" Alexandra Clinton itu om ku, kenapa? Kalau mau dia juga bisa membeli semua yg melekat pada tubuhmu...heh....!!!?".
Aku menatap tajam kearah si Mak lampir yg sok cantik seperti Ratu padahal sungguh menyebalkan sekali.
Aku mengeluarkan sapu tangan dan tisu, aku membantu membersihkan baju Yuke. Yuke menatapku dengan rasa iba,
Aku" kamu gak apa kan? Lain kali gak usah sok jagoan, seakan kamu bisa menyelamatkan aku. Padahal diri sendiri aja tidak bisa diselamatkan, hizzz....!!?".
Aku mencubit lengan Yuke lembut.
Yuke " iya maaf, kamu kok gitu?".
Sambil membersihkan wajah dengan tisu yg kuberikan tadi.
" Kalian serasi, yg satu bodoh dan satu laginya bego. Menyebalkan....!! .
Dengan nada kesal si Mak lampir berkata mencaci kami berdua.
"Sial...dasar Mak lampir. Ingin rasanya kujadikan hidangan....makan siang!!".
Yuke kemudian menjadi lebih geram.
Plooook.....!!
Sebuah undangan jatuh dihadapan kami,
"Itu undangan ulang tahunku, coba buktikan kalau kamu memang benar2 kenal dengan CEO Clinton group. Aku tidak percaya orang seperti kalian bisa mengenalnya....heh? Mimpi kali ye....!!!?".
Katanya sambil sinis tersenyum.
Aku mengajukan syarat sambil berkacak pinggang karena aku tahu akan menang.
" Kalau dia tidak datang, kamu dan dia juga harus meminta maaf sambil berlutut memohon ampun kepadaku, gimana?".
Kata Mak lampir dengan sombong.
Semua yg menonton menjadi tegang dan bersemangat menyoraki, bagaimana tidak? Anak baru VS anak lama...
Aku" deal...bersiaplah memohon maaf dengan ikhlas dan baik lusa nya...!!".
Aku menarik tangan Yuke pergi menjauh dari kerumunan orang banyak yg nonton.
Si Mak lampir ketawa senang melihat penderitaan kami,
Aku" tuh kan? Bagaimana ini? Yuke?"
Kataku menangis manja padanya.
Yuke" kamu sih Lia? Sok sekali? Ayahku saja belum tentu bisa ketemu seminggu sekali itu sama CEO padahal satu gedung. Kamu kok ngomong sembarangan kayak gitu? Ceroboh...!!?".
Yuke mengelus kepalaku lembut.
Kami berjalan menuju ruang kelas untuk mulai pelajaran. Dan akhirnya aku dan Yuke duduk bersebelahan dekat jendela.
Sore hari, kelasku sudah usai. Aku melihat dari kejauhan pak supir sudah stand by sambil tersenyum kearahku. Didepan gerbang sudah banyak supir yg menantu majikannya pulang, karena ini kampus Holang kaya.
Banyak juga sih yg bawa mobil sendiri, kebanyakan dari mereka adalah pria. Kalau aku emang gak bisa nyetir, kalo aku belajar bisa2 si Om galak_ sedunia bakalan mencak2 kayak kuda lumping. Bisa2 kakiku dipatahkan alias dirantai, dia lagi posesif dan over protektif.
__ADS_1
Hadew.....suamiku yg tampan dan galak. Kalo Ngamuk bakal seperti kiamat dengan gempa 9,9skala Richter. Kalo marah, suaranya macem petir yg menggelegar keseluruh penjuru bumi seperti Hendak Runtuh. Awww, takut.
Sampai dirumah, aku mandi dan nonton tv diruangan keluarga. Ya...lihat kartun Spongebob sambil nunggu magrib.
Magrib......
Lewat,
Isya....?
Juga dah kelar,
Jam 10 malam, tapi si om galak_sedunia belum kunjung pulang. Akhirnya aku ngantuk dan tidur dikamar seorang diri.
" Hm.....mm chat gak dibalas, telpon gak aktif. Sebenarnya dia kemana sih?"
Tanya sendiri, jawab sendiri.
End....
Alex" bagaimana hasilnya?".
Disuatu tempat yg jauh dari rumah dan berada dengan orang berbahaya.
Richard, panggilan Ric. Salah satu orang kepercayaan om, setia dan loyalitas tinggi. Sudah 20thn bekerja pada keluarga Clinton, salah satu pasukan elit.
Ric" aman tuan, semua saham 40% keluarga Burdock sudah kita kuasai..!".
Sambil memberikan dokumen penting.
Alex membacanya dan tersenyum puas,
" Bagus, selebihnya habisi keluarga Burdock...buat mereka jatuh miskin. Akusisi semua perusahaan dan saham yg bisa kita kendalikan, baik dalam dan luar negri ini. Minta bantuan kepada para bangsawan yg berada dipihak kita...!".
Alex memberikan perintah dan melirik jam yg ada ditangannya serta mulai cemas akan keadaan rumah.
'apa dia sudah tidur, sebaiknya besok saja aku kabari. Aku tidak ingin dia sedih dan ketakutan, selesai ini aku akan tunjukkan kepada mereka yg sudah menyiksamu....syg ku. Percayalah...!?'.
Gumam Alex dalam hati.
Ric" tuan, mereka berbahaya. Sebisa mungkin kita harus bergerak cepat?".
Sambil mengepalkan tangan.
Alex" iya saya tahu? Ric, siapa kira2 yg sekuat dan setangguh kamu dlm pasukan kita? Saya butuh satu .....?".
Alex menatap tajam kepada Ric.
"Ada tuan, kenapa?" Ric heran.
Alex" kalo bisa wanita, untuk jadi pengawal nyonya. Saya takut sekali, mulai sekarang dia akan dalam bahaya!".
Alex memijit2 jidatnya seperti pusing.
Ric" ada kok tuan, 30thn. Gadis tua, mantan anggota TNI dulunya...gimana?".
Menatap Alex sambil berpikir.
Alex" bisa dipercaya kan? Istri saya manja dan keras kepala. Hah.....??".
Menepuk jidat kala mengingat tingkahku.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen ya....