
Om" hei, kamu lupa sesuatu syg?".
Om merogoh kantong dan memberikan beberapa lembar uang ratusan.
Aku" gak ah, kemari saja belom habis. Cuma kepake buat ongkos Ojol aja!!".
Aku menolak uang ratusan itu.
Ell" loh Aulia kuliah naik Ojol ya?".
Dengan tatapan heran dan tersenyum.
Aku" iya, habis kalau dianterin seluruh kota xxx ini tahu plat mobil Ferarri hitam, DE 1 KING itu cuma punya CEO Clinton group. Siapa yg gak tahu?".
Aku tersenyum sambil manyun.
Alex" ya sudah, nanti saya beli mobil baru khusus untuk antar jeput kamu kekampus. Kan gampang syg?".
Sambil menutup laptop nya.
Ell" kan bahaya kalau kamu naik Ojol!".
Ell menaikkan alis nya sebelah dan berpikir panjang entah apa.
Aku" gak ada tahu aku siapa? Mana ada bahaya? Aku mau sampai menyusahkan orang lain, om aku lupa...!!?".
Aku memberikan undangan.
Alex membacanya dan Ell merebutnya,
Ell" ini juga aku tahu, kamu juga dapat Lex. Bukankah kemarin kuberitahu?".
Alex mencoba mengingat dan menggelengkan kepala saja.
Aku" aku bilang ke mereka, kalau aku keponakan om. Bisakah om datang?".
Mataku tiba2 sedih,
Tidak.....!!! Jawabnya singkat.
Aku" kenapa?" Masih penasaran.
Alex" dari mana jalannya kamu itu keponakan saya? Saya ini suami kamu Aulia....? Apa segitu malunya kamu nikah sama saya hah?".
Alex menjadi kesal karena ucapanku.
" Sabar Lex, dia masih labil. Kamu yg sudah dewasa mengalah saja Napa?"
Istri Ell menjadi wasit pasif.
Aku" kalau kubilang pun aku istri dari seorang Alexandra Clinton ....apa ada orang yg percaya? Tidakkah?".
Nada bicaraku menekan dan menegaskan ucapanku tadi.
" Ya sudahlah kalo gak mau datang, aku bakal pergi sendiri. Oh ya si Rika gak usah ikuti aku, aku bisa jaga diri!!".
Aku keluar dan membanting pintu.
Ell" tuh kan kamu sih? Masa sama bocah aja gak mau mengalah, kamu seharusnya lebih dewasa menghadapi dia Lex....!!! Diakan jauh lebih muda darimu, kamu aja yg kurang dewasa!!".
Ell menepuk pundak Alex,
Alex" ya sudahlah terserah kalian saja, nanti malam kita pergi. Aku mau lihat dia seperti apa didepan temannya...!".
Alex berjalan kekursi dan mulai kerja lagi.
Ell dan istri nya pamit,
Alex" sial...kenapa harus bilang keponakan. Apakah dia malu menikahi aku? Apa aku kurang tampan? Apa aku kurang menarik? Yg benar saja Aulia?".
Sambil mengacak2 rambutnya karena kesal dengan tingkah aulia tadi.
" Rini.....?????!". Teriak Alex, membuat Rini gugup dan berlari kecil masuk kedalam ruangan kerja Alex.
Ya pak, saya? Jawabnya sambil ketakutan menunduk saja. lututnya lemas dan hampir saja jatuh tersungkur.
" Saya mau tanya sama kamu, jawab jujur ya. Kamu jangan bohong atau takut?".
Alex menghardik Rini yg masih gemetaran berdiri didepannya.
" Menurut kamu apa saya jelek?". Tanya Alex tegas dengan nada ketus.
Mata Rini terbelalak dan biji matanya hampir saja keluar dan loncat berlarian karena kaget dengan pertanyaan bos.
Rini" tidak pak, anda tampan sekali!".
Jawab Rini ketakutan.
" Kamu katakan saja jujur ya, kalau kamu bohong saya pecat kamu, paham?".
Alex kesal dan menepuk jidat.
" Apakah saya begitu menakutkan?".
Tanya nya lagi.
Uuups, kali ini Rini hanya diam dan berpikir keras mau jawab apa.
' Kalau jujur gimana? Pasti akan kena marah. Kalau bohong bakal kena pecat sekarang. Ya Tuhan tolong aku..!!'.
Gumamnya sambil berpikir.
" Hei, kamu tuli ya. Kenapa macem patung gak jawab... bisu ya....hah?".
Alex setengah berteriak.
" Macem singa lapar pak...!!".
Seketika dan tiba2 Rini berbicara dengan suara setengah berteriak sangkin takutnya.
Alex kaget dan melotot saja kearah Rini,
' mati aku, bakal dipenggal dan dibeteti untuk makan singa dikandang. Mampus aku, bakal kena pecat lah. Kapok..!!'
Hatinya gemetaran dan ketakutan.
Alex" 1 sampai 10, nilai berapa?".
Masih dengan wajah menyeramkan dengan nada kesal dan wajah datar...tatapan sedingin es batu di kulkas.
"Se.....se.....sepuluh pak!!!".
Rini berteriak kencang dengan gemetaran dan ketakutan.
' ya tuhan, apa yg sudah ku katakan tadi. Sudahlah terima dengan legowo aja!'.
Gumamnya pasrah sama nasib.
Alex" kamu duduk sekarang....!!".
Sambil menunjuk kursi kosong didepannya.
Rini duduk didepan Alex, tapi perasaannya kacau balau seperti menduduki bara api neraka yg panas sekali.
Alex" tolong bantu saya bisa?".
Nada bicara Alex melemah, membuat Rini kaget dan menatap bos nya itu.
'hah? Aku gak salah dengar kan? Mau minta tolong apa sih? Takut aku?'.
Gumamnya dalam hati heran.
"Kamu tahu istri saya bukan?".
Rini hanya mengangguk saja.
"Perempuan itu suka apa dan gimana gitu? Saya heran sama istri saya?".
__ADS_1
Alex mengeluh dan bingung.
Rini" sepertinya nyonya bukan tipe perempuan yg ribet pak. Dia orang nya dinamis dan periang. Bersikap baik, perhatian, tidak mengekang dan beri semangat saja sudah cukup membuat nyonya senang. Nyonya masih labil pak,jadi anda harus bisa jadi sosok yg dewasa dan menyenangkan untuknya!".
Perkataan Rini membuat Alex senang.
"Coba Carikan gaun tuk pesta ulang tahun nanti malam. Kamu kan wanita jadi lebih paham, pokoknya buat dia jadi Putri raja yg paling cantik menurut kamu!!"
Alex memijit kepala,
"Baik pak, saya paham...!!".
Dengan senyuman manis.
' aman aku, ya tuhan kirain apa?'.
Gumamnya senang hati dan mengelus dada karena perasannya tenang.
' ya ampun, dia ketakutan setengah mati? apakah saya menyeramkan seperti katanya ya? ya sudahlah heran aku lihat perempuan jaman sekarang, sulit ditebak suasana hatinya. kayak angin halilintar saja...!'
gumam om dalam hati seperti air yg diobok onok saja sakit dan bingung nya.
Alex mengeluarkan kartu credit card,
" Gunakan ini. Nanti kamu temui dia dikampus dan siapkan dia. Supir dibawah menunggumu, Oke...!!!".
Rini keluar dan pergi menjalankan perintah yg diberikan oleh Alex. Dan Alex menyelesaikan tugasnya seperti biasa.
Sepanjang perjalanan Rini terkagum dan bangga sekali dengan bos yg perhatian pada istri kecilnya itu.
' aneh pak Alex. Masa curhat samaku, tapi kasihan juga sih. Ya sudah akan kulakukan yg terbaik untuk nya...!!'.
Sambil mengepalkan tangan memberikan semangat pada diri sendiri.
End...
Yuke dan Aulia masih didalam kelas.
Yuke" hei Lia, bagaimana ini malam?".
Masih penasaran dan berbicara dengan lembut agar tidak didengar orang.
Aku" aku ribut tadi sama om, di marah dan bakal gak datang. Sumpah...!!".
Menangis dalam hati.
Yuke" jadi gimana dong Lia, kamu taruhan pula sama si Mak lampir itu? ingat g??".
Aku" aku gak takut, aku gak peduli. Aku terima saja nasipku...!!?".
Berkata dengan pasrah dan sedih.
Selesai jam pelajaran, hpku berdering📲
Aku: ya siapa?
dengan nada kesal karena gondok.
Rini: saya Rini, sekertaris tuan nyonya!
Aku: ya apa lagi?
dengan nada dingin dan jengkel karena mengingat perselisihan tadi dikantor.
Rini: tuan suruh saya bawa gaun buat nyonya, sepertinya tuan bakal pergi.
Aku: yang bener nih?
hatiku berbunga2 seperti musim semi bunga sakura diJepang saja. nyaman deh.
Rini: iya nyonya, saya kesana ya? Kekampus nyonya. Sekalian bawa baju.
Aku: oke. Deh...!!!
Telpon putus,
Sambil melompat dan gak sadar memeluk Yuke dengan eratnya. Seketika aku sadar dan melepaskan pelukan.
Yuke" kenapa?"
Masih dengan wajah malu karena aku memeluknya dengan erat secara tiba2.
Aku" om ku bakal datang, tadi sekretarisnya yg menelpon...!".
Aku tersenyum girang bukan main.
Yuke" syukur dong Lia, kamu menang!".
Yuke memberi semangat.
"Jam 8 malam, aku tunggu kamu didepan pintu masuk. Jangan telat!".
Aku memberikan janji kepada Yuke.
Gak lama berbincang yuke pulang dan aku duduk.sendiri menunggu Rini.
Kulihat mobil dinas Clinton group berhenti didepanku. Aku bergegas masuk dan kami pergi menjauhi kampus.
Aku" kita kemana mbak?".
Kataku dengan gelisah sekali.
Rini" tenang, tuan menyuruh saya agar merubah nyonya jadi seperti ratu malam ini katanya. Bukankah Anda akan kepesta ulang tahun anak walikota nyonya?".
Aku hanya mengangguk saja, melihat senyuman aneh dari Rini, gak bos atau anak buah sama saja menyeramkan.
Sampai di depan salon ternama. Biasanya banyak artis yg berkunjung kemari untuk vermak.
Aku melihat wajah Rika, pipinya bengkak dan bibirnya pecah dan luka.
Aku" Rika, siapa yg berani melakukan ini padamu? CEO sinting itu? Atau pelayan aneh yg baru itu? Jawab?".
Aku membentaknya dengan serius.
Rika hanya tunduk," apa karena aku?".
Aku sungguh kesal.dengan sikap diam Rika,.yg menurutku gak wajar.
Aku berbisik, " lihat saja nanti setelah pulang pesta. Baik si Ceo sinting ataupun pelayan aneh itu akan ku hajar, ngerti?".
Aku berjalan masih kedalam salon.
Rika" ya karena saya menutupi kejadian semalam nyonya, itu semua demi nyonya juga. Saya akan melindungi nyonya sekuat tenaga saya,.apapun itu masalahnya saya akan hadapi sendiri!".
Katanya dengan sedih sambil menahan sakit dibibir ya yg luka itu.
* Diobok-obok raiii ne diobok-obok. Eneng si wajah elek godain om cakep dadi mabok. Pada mabok,....*
Itulah keadaanku sekarang.
2jam lebih aku disalon untuk ini dan itu.
Kulihat diriku yg terpantul dicermin. Bak seorang ratu sejagat, dengan dress malam warna cream panjang menjuntai kelantai. Make up yg sangat tipis dan lipstik pink muda yg lembut, rambutku tersanggul indah seperi artis2 Korea.
Aku sangat puas dengan pelayanannya,
Setelah Rini membayar, aku melihat bon pembayaran dan alangkah terkejutnya.
"10jt untuk make up dan perawatan tadi!".
Kataku terkejut, mata melotot dan mulut mengangga karena kaget dengan jumlah yg sangat mahal menurutku itu.
Rini juga mengantarkan aku sampai kedepan pintu masuk dengan membawa undangan. Aku berdiam menunggu Yuke.
Gak sampai 5 menit Yuke datang dan berdiri diseberang ku.
Yuke" mana nih Aulia, kok belom DTG?".
__ADS_1
Kulihat Yuke celingak celinguk kekanan dan kekiri melihat mencariku.
Aku" Yuke, matamu kemana?".
Aku mendekatinya dan menggandengnya dengan erat.
"Aulia....kamu kok?". Masih dengan mata kaget melihatku dari atas kebawah.
Aku" iya aku, siapa lagi sih? Ayo kita masuk, kakiku pegal berdiri disini!".
Aku mengandeng tangan Yuke dan masuk kedalam ruangan.
Yuke" kamu cantik sekali Aulia, aku aja sampek gak tanda sama kamu. Berapa jam kamu kesalon sih? Hi...hi...iii!!?".
Yuke tertawa kearahku dengan genit.
Aku" entahlah aku sampek gak ingat?!".
Aku menggandeng Yuke dan menuju meja yg penuh dengan makanan enak.
Dari belakang, si Mak lampir menghampiri kami dengan angkuhnya.
" Mana om mu itu? Kamu berbohong?".
Kata si Mak lampir kepada kami.
Aku" kan aku sudah bilang dia bakal datang. Lihat saja nanti?".
Aku berjalan menjauhi masalah.
'sial...dia kok lebih cantik dariku sih? Sebenarnya dia siapa....? Grrr.....!!!!'
Gumamnya kesal kepadaku.
Kudengar suara ribut didepan pintu, ya siapa lagi kalau bukan seleb yg datang.
Kulihat sosok itu, yg tiap pagi ada didepan mataku dengan senyuman.
Aku berjalan menghampirinya,
" Makasih ya om, aku senang!!".
Kubisikkan ketelinganya lembut.
" Nanti malam kamu harus bayar saya mahal, diranjang ya...!?".
Katanya juga lembut sambil menjilat kupingku dengan sengajanya.
Rini hanya tersenyum dan melambaikan tangan kearahku.
Aku" ayo kukenalkan sama sahabatku om, dia salah satu fans beratmu loh!".
Aku menarik tangan om menuju sosok orang yg berulang tahun malam ini.
Akhirnya si Mak lampir bersalaman dengan CEO genit itu.
Alex" terimakasih karena mengundang Aulia, tolong jaga dan perhatikan dia dikampus. Ini kado untukmu!!".
Alex menyerahkan sebuah kunci mobil,
Aku kaget setengah mati tapi bangga juga karena dia mau menghadiri pesta.
Si Mak lampir jadi malu dan gugup.
" Ingat besok janjimu!!". Aku berbisik.dan meninggalkan dia sendiri.
Yuke heran melihat tingkah kami, dia juga kelihatan agak cemburu padaku. Sinting!
Om" syg kamu cantik sekali sih, tidak percuma membayar mahal. Tapi emang rasanya kamu juga cantik kok!."
Om mengelus kepalaku, dan membuat orang yg melihat kaget.
Aku" jangan...! Mereka melihatku tajam, kan disini aku adalah keponakan om!".
Aku malu dan tertunduk.
Om" kamu sungguh cantik dan menggemaskan sekali syg, saya datang kemari hanya ingin membuatmu berhutang besar. Nanti malam, diranjang kamu harus memuaskan saya. Karena kamu juga sudah membuang waktu istirahat saya yg berharga....!!".
Om menggigit kecil bibir bawahnya.
Oh ya tuhan, ketampanan CEO ini sungguh menggoda. Selain tampan dia juga berkharisma sekali. Membuat aku harus menelan air liurku dengan paksa, kalau kubilang aku suka wajah tampannya nanti dia keGRan pula.
Jangankan seperti sekarang, wajahnya bangun tidur saja sudah membuatku harus tahan godaan. Wangi nafasnya, bentuk tubuh yg indah dan mata yg bersinar seperti berlian, siapa yg tahan?
Aku" iya....aku....janji...!!".
Dengan suara terbata bata.
' habislah aku jadi santapan sebelum tidur dan sarapan pagi yg kompleks baginya kelak. Kenapa aku begitu bodohnya, si om tidak akan mau kalau percuma. Pasti ada maksud lain...!!'.
Gumamku menyesal seperti makan kentut saja....sial....!!!!
Om" saya serius syg, kamu cantik. Membuatku haus akan bibirmu yg sudah menjadi candu bagiku...!!".
Dia menggodaku lagi.
Aku" om aku kembali sama teman kampusku ya. Kasihan dia sendiri juga!".
Aku meninggalkan om dan berjalan kearah Yuke.
'selamat...akhirnya bisa meninggalkan singa itu seorang diri lagi. Syukurlah!'.
Gumamku senang dan bahagia.
Yuke" beneran hebat kamu Aulia, om mu akhirnya datang juga. Syukurlah. Aku gak bisa bayangkan gimana besok?".
Yuke tertawa ringan bersamaku.
Sementara sepasang mata tajam bagaikan elang melihatku dengan kesal. Siapa lagi kalau bukan om ku itu...alias suamiku yg protektif itu.
' enak ya, sama pria tampan lainnya. Apa aku terlalu kelak dan tua sekali ya? Seenaknya syg kamu menggodaku dan tertawa bersama pria lain. Awas saja kamu jika berani macam2 sama saya?'.
Gumamnya kesal dalam hati.
"Rini, bawa pulang nyonya. Saya tunggu didepan, jangan lama2!!!".
Katanya dengan nada kesal dan marah.
' waduh ada yg cemburu nih, bisa mampus aku kena sembur kalo salah. Habislah nyonya kali ini, bakal habis dikuliti dan dipanggang jadi sate, serem'.
Gumam Rini sambil berjalan menghampiriku menjalankan tugas.
Rini sampai didepanku dan berbisik,
" Tuan marah, dia didepan pintu! Cepat!"
Dengan lembut berkata.
Yuke" kenapa sih Lia?".
Tertegun dan heran melihat perubahan raut wajahku sekarang.
Aku" aku balik ya, ada yg emergency nih. Maaf ya Yuke, sampai jumpa besok!".
Aku berlari keluar dari ruangan dan melihat mobil yg kukenal. Aku masuk dan langsung tancap gas menuju rumah.
Rini" kamu siapa ya? Boleh tahu?".
Rini bersamalan dengan Rini.
Yuke" saya Yuke teman dan sahabat Lia dari SMA, saya juga sering tidur dirumah lia dulu waktu. Kenapa yaa?".
Yuke heran melihat Rini.
Rini" saya sekertaris tuan Alexandra Clinton dan saya mau tahu saja! Kamu tahu gak Aulia itu siapa?".
Yuke heran dan tersenyum...
__ADS_1
Jangan lupa like n komen ya