Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
31


__ADS_3

" apakah kamu sudah baikan dan lebih tenang Aulia?" Kak zam menatapku hangat sambil membelai kepalaku.


Aku hanya mengangguk saja dan menyeka air mataku yg masih mengalir.


" Apakah sudah bisa aku mengantarmu pulang Aulia? Oke?". Zam memberikan air minum kepadaku.


Aku" makasih kak, antarkan saja aku ke kantor suamiku Clinton group....!?".


Aku meminum air nya dan merasa lebih lega sekali.


Zam" Aulia, jika kamu tak aman. Datanglah padaku, aku mampu melindungimu. Aku tahu siapa mereka, sekejam apa mereka, ya?".


Mobil kami melaju kearah kantor.


Aku" maaf kak, bukan menolak. Tapi suamiku tidak suka aku bergaul kepada laki2 lain. Dia begitu posesif dan agresif, lagian aku tahu kok dia bakal melindungi aku dengan sekuat tenaganya...!!?".


Zam" tapi aku gak terima dan aku gak mungkin sanggup melihatmu menderita. Kalau saja aku tadi tidak ada, apakah kamu tahu apa yg akan terjadi kepadamu setelah itu? Tidakkah.....?".


Suara kak Zam setengah berteriak padaku dan melotot kearahku.


Aku terkejut dan takut, sudah begitu lama aku kenal kak Zam. Baru kali ini aku melihat tatapan mata yg begitu menakutkan dan mengerikan sekali.


Aku" maaf kak, aku sudah menyusahkan mu selama ini. Maafkan aku,....!!".


Aku berusaha membuka pintu dan hendak keluar pas berhenti dilampu merah tidak jauh dari kantor om.


Zam" aulia, kamu keras kepala. Apa bagusnya dia dimatamu itu...hah???".


Suaranya masih saja meneriaki aku.


Aku" sudahlah kak, diantara kita tidak pernah terjadi apapun bukan? Lalu apa yg memberatkan kakak padaku?".


Aku menatapnya sambil meneteskan air mata yg deras.


Zam" terserahlah, yg penting aku gak suka kalau kamu menderita. Sial...!!".


Kak zam melihatku dan marah.


Aku keluar dan berjalan sambil meneteskan air mata sepanjang jalan. Kulihat mobil kak Zam melaju kearah yg sebaliknya, jauh....jauh...meninggalkanku.


Jam sudah menunjukkan pukul 9malam.


Aku kembali keparkiran dan duduk disamping mobil suamiku, kebetulan pak supir mungkin sedang makan.


" Nyonya....? Anda kenapa? Apakah anda baik2 saja nyonya? Nyonya.....??".


Suara supir begitu jelas terdengar ditelingaku, namun mataku berat untuk membuka dan kepalaku pusing.


Aku" pak tolong aku....tolong....!!?".


Suaraku pelan dan serak, membuatnya panik dan ketakutan.


Alias semaput kayak kebakaran jenggot.


Tuing......!!!!


Kudengar suara gelas dan mangkuk kaca, aromanya harum dan enak.


Kuberusaha membuka mata perlahan namun begitu berat terasa.


Kurasakan seseorang memelukku dengan erat, namun aku hanya diam saja karena menahan rasa pusing bukan main. Seperti dunia ku berputar dan naik turun macem naik roller coaster saja.


Om" sudah bangun syg? Kamu baik2 aja? Apa perlu diinfus?".


Suara itu begitu menghangatkan aku, membuatku tenang dan nyaman.


Aku hanya menggelengkan kepala.


Om" semalam kamu kemana saja?".


Om mencium keningku,


Cup...!! " Selamat pagi, syg!".


Aku mendapatkan hadiah kiss morning.


Aku tiba2 menangis sengkukan mengingat kejadian kemarin, betapa takutnya aku kerena mereka.


Aku" semalam, aku....ber...jumpa Will dan Ken. Mereka mengejar ku, tapi....kak Zam menolongku dan mengantar....kan, ku!".


Hiks....


Hiks.....


Tangisku pecah menjadi2 karena ketakutan mengingat kejadian semalam. Alangkah takutnya aku, sampai tubuhku gemetaran mengingat akan hal itu.


Kulirik om melihatku sedih dan meneteskan air mata sambil meraihku. Kemudian memelukku erat,


Om" jangan takut, ada saya...!!?".


Om masih memelukku erat.


Aku" aku takut, om....hiks...hiks...!!".


Om" iya, lain kali jangan pergi jauh2. Tunggu saya saja, kemanapun kamu mau akan saya temani ya??".

__ADS_1


Aku hanya mengangguk saja sambil menangis,


Om" makanlah buburnya, nanti dingin syg. Aku akan pergi bekerja, hari ini tidak usah kekampus. Besok saja, diam saja dirumah. Oke....???".


Om beranjak kekamar mandi.


Selesai makan, aku kembali kedapur dan memasak buat catering.


Bibi" tuan bilang hari ini libur catering!".


Bibi kaget melihatku dengan celemek.


Aku" gak apa loh bik, aku sanggup!!".


Aku membuka kulkas dan bibi membantuku.


Sejam kemudian catering siap, hanya ada nasi, rendang dan buah pisang saja.


Bibi yg akan mengemas karena aku hanya memasak saja.


Sarapan sudah siap dimeja, om turun untuk sarapan.


Om" kan sudah kubilang istirahat saja!".


Dengan nada membentakku.


Aku" aku gak bisa, sarapan dan makan siang om adalah tanggung jawabku. Setelah ini aku janji akan istirahat, bibi yg akan urus cateringnya nanti....!!".


Aku duduk dan menyajikan sarapan dipiring nya.


Aku" makanlah, aku akan kembali kekamar istirahat. Makan siang om sudah aku sisihkan, bibi yg akan antar semua catering ini hari....!!".


Aku berjalan kearahnya dan salaman seperti biasa.


Tak lupa aku mencium pipinya dengan lembut, bibi dan pembantu lainnya tersenyum melihat tingkah kami.


Aku" hati2 ya om, selamat bekerja...!!".


Aku berjalan kekamar dan tidur lagi.


Om" bibi, tolong ya handel catering nya. Makasih sebelumnya sudah merepotkan bibi karena ini...!!".


Om tersenyum dan menepuk pundak bibi.


Bibi" iya tak apa tuan, hati2...!!".


Om pergi bekerja, ya aku tahu dengan hati yg was2 dan tentu marah.


Alex" Fei...ada pelelangan saham di Burdock group. Berapa persen?".


Fei sibuk membaca map.


Alex" 20% itu harus jadi milik kita. Bagaimanapun caranya, usahakan. Katakan pada Ell untuk menutup jalur kemungkinan yg ada... Hubungi relasi kita yg diluar negeri, katakan pada mereka untuk membantu kita...harus dapat!!!".


Alex menepuk meja kerjanya keras.


Fei" saham JilingZee group sekitar 10% bisa kita kuasai. Sisanya ada Zamir group 5% dan Topsien Group 5%. Kedua group ini bisa kita kendalikan. Jadi sekitar ada 40% bisa kita miliki. Bagaimana?".


"Apanya yg bagaimana?" Alex marah dan menjadi berang melihat Fei.


Fei" baiklah bos, aku paham. Oke?".


Meletakkan berkas didepan Alex untuk ditanda tangani olehnya.


Alex" Fei...tolong hancurkan mereka. Bila perlu buat mereka merangkak datang kehadapanku, mengerti?".


Alex kesal dan memijit jidatnya perlahan.


Fei" iya, aku akan lakukan...!!".


Fei keluar dengan membawa dokumen yg sudah ditanda tangani tadi.


Fei' habislah mereka, berani nya mengganggu singa tidur? Alex kalau marah mengerihkan sekali, merinding aku jika membayangkan mereka... Ya Tuhan? Kenapa aku bisa berteman dengan iblis berparas manusia, berbalutkan sayap putih yg sempurna. Untunglah rekan, kalau lawan? Habisah aku dibantainya semalam suntuk...!'.


Gumam Fei dalam hati menuju ruang rapat antar direksi untuk membicarakan pelelangan Minggu depan.


Catering.....aman.


Sore hari, aku terbangun jam 2 siang. Langsung solat Zuhur karena terlelap. Tak ada satupun pelayan yg mengganggu tidurku yg malang.


Selesai mandi aku turun makan dan langsung duduk sambil nonton tv. Aku cekikikan sambil makan keripik, acara nya tentu saja film lawakan.


Telpon rumah berbunyi, aku mengangkat dan kenal suara siapa yg menyapa.


Om: sudah bangun?


Aku: iya jam 2 tadi,....!


Om: kamu sudah baikan?


Aku: iya sudah, besok aku mau kuliah.


Om: hm.... Istirahat saja dirumah. Tunggu saya pulang, bisakah?


Aku: oke. Gak masalah. Mau kubuatkan sesuatu nanti?

__ADS_1


Om: terserah, apapun jadilah. Oke, bye...!


Telpon ditutup dan aku kembali kedepan tv untuk nonton film Spongebob.


Bibi datang mendekat dan menyerahkan uang hasil catering ini hari, beserta catatan untuk besok.


Aku" ayam semur, tahu goreng dan sambal ijo. Itu lauk untuk besok, sisipkan nanas sepotong. Semua bahan ada?"


Aku meragukan stok didalam kulkas dan didapur stok menipis.


Bibi" ada semua, kecuali ayam nya kosong. Mau saya pesankan?".


Bibi menyodorkan bantuan kepadaku.


Aku" makasih bik, tolong diurus ya. Beberapa hari ini aku mau off dulu, lagi gak enak badan nih buk....!!!?".


Aku tersenyum.kecil saja.


Bibi" baik nyonya, semoga cepat sembuh. Saya buatkan teh jahe ya?".


Aku" makasih ya bik, aku suka deh....!!".


Aku kembali melihat tv.


Setengah jam kemudian teh dan cemilan datang kedepanku, aku ngeChat kakak indah agar segera datang menemaniku,


Aku: kak, lagi sibuk gak?


Indah: gak, kenapa sih? Apa tuan Alex menyiksamu lagi syg ku?


Aku: aku dirumah, kurang enak badan. Main kemari Napa. Mau?


Indah: ya sudah. Kirim alamat nya, nih mau On The Way kok.... Mau kubawakan apa sih? Buah? Bakso? Mie ayam?


Kak indah mulai menggodaku...


Aku: bakso dan mie ayam. Boleh?


Indah: oke, ini mau berangkat. Oke.


Aku: hati2 dijalan, bye....


Kami mengakhiri chat, aku mengirimkan alamat lengkap.


Aku keluar dan menyapa satpam,


Aku" nanti ada teman saya namanya indah, tolong diantar kedalam ya pak?".


Aku tertawa sambil menawarkan sebuah jeruk madu, sebagai sogokan.


Satpam" baik nyonya, terimakasih...!!".


Sambil membungkukkan badan setengah dan tidak menatapku.


Ya karena peraturan disini, pelayan dan pembantu dilarang menatap tuan dan nyonya. Peraturan yg aneh, membuatku bisa tertawa geli setengah mati. Peraturan yg dibuat om semuanya aneh dan kadang tak bisa diterima oleh logika orang yg waras, he....eeee!!😂😂


Aku" makasih ya pak, selamat bekerja!".


Aku kembali kedalam dan lanjut liat tv.


Gak lama setelah aku share lock, sejam kemudian kak indah datang seorang pria. Aku sih gak tahu siapa, mungkin saja pacar kak Indah.


Dari kejauhan, aku melihat sosok kakak yg sudah lama ku kenal.


Ku berlari dan memeluknya erat,


"Aku kangen loh kak? Apa kabarnya?". Aku masih memeluknya erat.


Indah" baik, kamu sudah baikan blom?".


Kak indah begitu kuatir denganku.


Kami duduk disofa dan kulirik sosok pria yg dibawa kak indah.


Indah" ini teman ku, kenalkan namanya Wendy. Depan toko kita loh Lia?".


Aku dan kak Wendy bersalaman.


Endy" hai, Aulia. Apa kabar?".


Kak Endy menyodorkan bakso dan mie ayam yg ditintingnya sejak tadi.


Bibi datang dan membawa makanan itu kedapur guna disajikan kemangkuk.


Aku" kak, besok kirimkan aku sayur yg sudah ku rekap ya. Nanti aku kirim ke WA kak apa saja yg harus diantar. Oke?".


Aku main mata kepada kak indah.


Indah" iya aman, seperti biasa kan?".


Aku hanya mengangguk saja.


Endy' ternyata benar kata indah, Aulia sudah menikah dengan orang kaya. Tapi apa benar dia menikah dengan orang paling kaya dan tampan dikota xxx? Sulit kupercaya Aulia yg dulu bekerja ditoko indah sekarang tajir melintir. Apa benar Alexandra Clinton adalah suami Aulia? Ya Tuhan, aku masih seperti mimpi...?!'.


Gumam kak Endy dalam hatinya, kenyataan nya dia masih ragu dan kaget.

__ADS_1


Jangan lupa like n komen ya....!!!?


__ADS_2