
Kami bertiga menyantap makanan yg dibawa oleh kak indah tadi, kulihat sejenak kak Endy masih menatapku dengan curi2 entah apa maksudnya.
"Aku masih gak percaya seperti yg kamu bilang, masa sih Aulia menikahi Alexandra Clinton. Pria tampan yg tajir melintir di kota ini? Benaran nih???" Bisiknya kekuping kak indah dengan sangat pelan dan lembut.
Kak indah hanya mengangguk saja. Aku menatapnya heran dan aneh, entah apa yg mereka bisikkan berdua.
Indah" mana tuan Alex...!!!?".
Kak indah bertanya serius.
Aku" kerja, nanti malam baru kembali. Kenapa kak, tumben tanya dia?".
Aku curiga dan merasakan aneh saja, ada apa diantara kak indah dan om.
Ting....tong.....!!! Hp ku berbunyi📲
Kubaca isinya dan itu dari kak Zam. Aku terkejut sekali melihat nama yg muncul.
Zam: habis ashar, aku tunggu kamu di supermarket Giant dekat rumahmu...!
Aku: gak mau?
Zam: aku akan datang kekantor suamimu, memberitahukan masalah semalam. Aku pastikan itu...
Aku: mau mengancamku ya kak? Serius?
Zam: aku gak pernah main2 Aulia, syg...
Aku terkejut, kak Zam memanggilku syg. Kalau om tahu bisa kebakaran hutan nih, aku bisa dicincang dan dijadikan sate.
Aku: oke, sampai nanti.
Kututup chat kami dan lanjut bicara dengan kak indah.
Indah" siapa sih Lia?".
Aku" oh teman, kak mau gak bantu aku jalankan catering. Soalnya aku harus kuliah, mau gak kak?".
Aku menawarkan kerja sama padanya.
Indah" bolehlah, sekalian Wendy juga bantu2 ya. Boleh kan syg?".
Aku hanya mengangguk saja dan tersenyum.
Aku' sial...?? Apa lagi mau kak Zam? Dia benar2 gila dan aneh. Huh?'.
Gumamku masih memikirkan kak Zam.
Ashar tiba, aku tadi mendapat kabar bahwa om menyuruhku ke kantor. Alasannya pusing kepalanya, aku juga bingung sih. Kepala yg mana? Sakit kepala atas atau bawah???
Ha....ha.....aaaa😂👍
Just kidding....???!
Kak indah pulang setelah ashar dan aku bergegas keluar naik Ojol untuk jumpa kak Zam di tempat yg telah ditentukan.
Kak zam duduk dicafe dan sudah pesan minum untukku. Aku duduk dan diam.
Zam" kamu nurut juga ya kalo diancam?".
Aku hanya diam saja dan buang muka.
Aku" cepat bicara, aku ada urusan...!!".
Aku kesal dan cuek saja.
Padahal aku sedang menahan rasa takut dan cemas gak karuan dalam hatiku. Aku harus bertarung melawan hatiku sendiri, antara galau dan kuatir setengah mati. Aku tidak bisa membayangkan apa yg sedang dipikirkan oleh laki2 yg dihadapan ku ini. Apakah dia waras atau gila...?
__ADS_1
Membayangkan nya saja aku takut?
Wow....seram ah dalam pikiranku.
Zam" suamimu membeli saham Zamir corporation sebanyak 5% persen dari Burdock group. Apa kamu tahu?".
Kak zam melihatku serius sekali, membuatku gugup gak karuan.
Aku" apa urusannya denganku kak?".
Aku masih cuek sambil menutupi betapa gugupnya aku sekarang. Jantung berdebar gak karuan seperi mau lari entah kemana aja.
Zam' sepertinya dia tidak tahu apa2 tentang rencana Alex untuk membalaskan dendam kepada keluarga Burdock. Yg kemarin itu adalah Will dan Ken dari kota sss anak keluarga Burdock. Aku yakin masalah ini tidak sesederhana itu saja, gak mungkin Alex akan mati2an mendapatkan saham itu jika bukan punya tujuan yg lain. Haiiiz....? Aku lupa bahwa Aulia itu polos dan gak tahu menahu masalah bisnis,,,, kenapa juga aku beritahu dia masalah ini. Belakangan terakhir ini, hidupku dan otakku selalu dipenuhi oleh Aulia saja. Kenapa aku bisa tertarik dengan istri orang lain? Ya Tuhan, aku memang harus ke phisikiater nih!'.
Gumamnya dalam hati.
Aku" baiklah. Ku harus pergi. Bye kak...!".
Aku melambaikan tangan dan naik Ojol kekantor suamiku yg super galak.
Masih sampai dipintu masuk, mendengar suara om galak_ sedunia berteriak keras entah meneriaki siapa dan kenapa.
Aku diam dan hanya melongo saja melihat si Om galak_ sedunia mengamuk gak jelas kenapa. Yg jelas kulihat ada 3 satpam dan 8 karyawan yg berbaris, menunduk didepannya.
Alex" saya kan sudah pernah bilang, siapapun yg masuk harus isi buku tamu dan tolong cek identitas mereka? Bagaimana bisa jadwal rapat ini hari berubah tanpa konfirmasi kepada saya, sekertaris saya hampir saja saya pecat!".
Suara om melalang buana keseluruh ruangan dengan kerasnya.
Alex" saya punya 4 sekertaris tapi gak ada yg becus kerjanya. Kalian gak serius, mulai besok gak usah masuk. Paham?".
Kulihat beberapa orang meneteskan air matanya tapi masih tunduk.
Aku masuk dan tersenyum kepada om.
Om" kamu sudah lama sampai?".
Om" memang pantas dipecat, ayo...!".
Alex menggandengku, namun aku gak bergerak sedikitpun.
Aku" maaf kan mereka, mungkin karena tekanan kerja yg besar dan kuat. Membuat mereka silap dan kacau. Ayolah maafkan mereka, kasi kesempatan sekali lagi kemereka?".
Aku tersenyum kepadanya, dan membuat om galak_ sedunia itu kalah telak.
Om" baiklah kembali bekerja, saya maafkan kalian semua. Paham.....!!?".
Suaranya meninggi dan membahana keseluruh ruangan ini.
Sampai didalam ruangan, maksudku ruangan sebelah yg ada kasurnya. Sepertinya om masih kesal dan dendam padaku, sehingga membuatku merinding.
Om memelukku dan melumat bibirku dengan lembut dan hangat. Lidah kami terpaut lama dan saling memuaskan hasrat dengan hangat.
Om" saya kangen kamu, bisa saya minta hak dan lakukan kewajiban kamu?".
Dia berbicara dengan nafas terenggah2 dan tersenyum manis.
Kulihat wajah om bercururan keringat dan pipinya memerah. Matanya berkaca2 dan bibirnya yg merah merekah, membuatku terpancing dan tak bisa menolak akan permintaan nya tadi.
Hm......mmm! Jawabku ketus.
Om melumat bibirku dan melaut lidahku. Kami berciuman dengan mesra dan panas. Kurasakan tangannya sudah masuk kebajuku dan meraba benda kenyal kembarku. Tangannya begitu cekatan dan enteng kemanapun dia raba.
Om membuka bajuku dan rok ku sudah terbuka juga. Tangan itu sudah memainkan kedua benda kenyalku dengan leluwasa dengan dibumbui lidahnya yg hangat.
Kulihat om begitu hoby dan suka dengan benda kembar yg kenyal itu. Sangkin geramnya, dia membuat tanda didada dan leherku yg begitu banyak.
"Aaaah.....ahhh.....aaa.....aaahk!".
__ADS_1
Desahan ku membuatnya semakin bersemangat memainkan benda kenyal yg sudah penuh ditangan dan mulutnya.
Om" saya suka...kamu. Mengerang lah sesukamu,.suaramu sexy sayang....!!".
Katanya sambil menjilat kupingku.
Setelah puas memainkan itu, tangannya meraba pahaku dan masuk meraba kedalam kue lepatku yg lembut.
Bibirnya kembali melumat bibirku, dan tangannya bebas menjelajahi seluruh lekuk tubuhku seluruhnya.
"Aaaah.....aaah......aaa sygku....!!".
Suaranya lembut kudengar satu2 ditelingaku yg sesekali digigitnya lembut.
Akhirnya aku sudah tak memakai sehelai benang pun,.begitu juga om. Kami bergumul dibawah bed cover untuk menutupi tubuh kami yg tanpa kain.
Aku mengikuti setiap perkataannya dan dia juga mengajariku dengan perlahan.
Om" saya ingin kamu jadi ibu anak2 ku, maukah kamu melakukannya?".
Wajahku memerah dan hanya diam.
Om" baiklah...saya janji akan lembut dan pelan saat menggoyang. Kamu tidak akan merasakan sakit oke syg?".
Om mulai membuka kedua kakiku,
Kurasakan benda keras dan hangat mencoba masuk dengan perlahan dari kedua belahan kakiku. Seketika...
Pluuuk.....!! Benda itu mendarat didalam.
Om" jangan takut lihat saja saya...!".
Perkataannya membuatku nyaman.
Pluuuuk......pluukkk....!!!
Kudengar suara itu berulang2 kali.
Aku serasa melayang dan terbang tinggi bersamanya, nafasku terenggah2 dan sesekali kudengar desahan yg sexy keluar dari bibir orang tampan itu.
" Syg....!!! Saya geram dengan kamu. Aaah....aaaah syg, kamu manis sekali!!?".
Om mengerang dengan lembut dengan wajah memerah dan menatapku dalam.
Sesekali aku menutup mata,
" Jangan tutup matamu, lihat saya saja!".
Katanya lembut kepadaku dengan posisi masih bergoyang maju-mundur dengan kecepatan yg sedang.
" Aaah......ya om geli? Aku....aaah....aaa!".
Desahan ku membuatnya bergoyang kencang. Dan membuatku menjerit keras.
Crooot.....!!!
Habis cerita, end....
Sejam lebih kami main ayunan diatas kasur dan membuatnya lemas. Om tidur sambil memelukku erat.
Aku berusaha lepas dari tangannya namun percuma saja. Dia sudah tertidur lelap dan memelukku dengan eratnya.
Kulihat wajah yg polos dan menawan sedang tertidur pulas. Tanpa kusadari, aku mulai merasakan ada rasa yg mulai tumbuh perlahan dihatiku ini,
Jangan lupa like n komen ya....

__ADS_1