
Yah....sepertinya seminggu jadi catering diperusahaan om membuatku jadi pengusaha sukses lah. Banyak yg suka makanan buatanku, sampai2 hampir 500 paket/hari. Kini kesibukanku sudah ada, namun suamiku...alias om galak_ sedunia itu gak bergeming sedikitpun.
Om" bagaimana usaha kamu syg?".
Sambil menikmati makan siang seperti biasanya didalam ruangan.
Aku" lumayan kok om, tumben Fei dan Ell gak makan bersama...?".
Aku masih sibuk dengan majalah kuliner ditanganku.
Om" mereka makan siang dengan client, maklum sajalah. Seperti biasa...!!".
Aku" kok mereka??? Bukannya om???".
Aku menatapnya bingung.
Om" saya terbiasa makan masakan kamu, sekarang saya jadi malas makan diluar. Jadi mereka saja yg menggantikan saya diluar sana....!!".
Om masih tersenyum melihatku.
Aku" oh apa gak Masalaah gitu? Nanti client om tersinggung pula???".
Sambil menatapnya makan lahap.
Om" sudah, tadi saya sudah telpon kok. Oh ya syg...sepertinya kamu harus tambah karyawan. Bagaimana?".
Aku" tentu sudah ku urus semua, pasokan sayur juga aku ambil dari toko kelontong tempat aku kerja dulu...!!".
Om" kamu gak pulang? Ibu dan ayahmu tadi nelpon saya, bagaimana??".
Om berbicara dengan tenang.
Aku" rencananya akhir pekan, kita pulang yuk om. Aku sudah baikan kok?".
Sambil memastikan bahwa tubuhku sudah tidak da yg sakit dan luka.
Om" oke baiklah, Sabtu sore kita pergi. Tapi sebelum itu kita kerumah sakit dulu sorenya, kelihatannya saya lebih lelah belakangan ini loh. Kerjaan numpuk...!!?".
Om memijit2 kepalanya.
Aku" sudah selesai makannya?"
Sambil menunjuk piring yg sudah kosong yg terkapar diatas meja.
Hm......mm!! Jawabnya tegas.
Aku kembali membereskan meja dan menyimpan sisanya keruangan sebelah.
Aku" apa yg bisa kubantu om?".
Melihat setumpuk berkas diatas meja.
Om" kamu tahu apa? Cabai, bawang dan sayur tentu kamu tahu bukan??".
Om menggodaku dengan genit dan senyuman nakalnya itu.
Wow.....!!!!
Terlihat tampan dan manis sekali.
Aku menjadi jantungan dan hampir saja pingsan dibuatnya, untung aku bisa mengendalikan dan mengusai diriku dengan mudahnya.
Aku" serius nih, baiklah aku akan mulai membaca satu map saja...!!".
Aku membaca berkas itu, dan mulai mengerti dimana letak kesalahannya.
Om" kamu paham gak? Sudah...kamu main saja di Time Zone sana...!!".
Om memberikan aku kartu saktinya.
Aku" gak ah....aku serius nih....!".
Masih dengan wajah serius dan datar membaca berkas yg sudah kupegang sedari tadi.
Om' hm.....mm mau belajar juga? Ya sudahlah, akan kulihat sampai dimana pemahaman kamu sygku!???'.
Gumamnya dalam hati, sambil senyum2 sendiri kyk setan.
Aku" ini aku paham om, salahnya adalah perhitungan angka pada indeks pemasukan dan pengurangan...coba lihat dari baris yg ketiga ini....!!".
Aku berada disamping om dan menunjukkan kepadanya masalah yg kutemukan itu.
Om" iya, kamu pintar juga? Kagum saya!".
Om tersenyum dan memperhatikan aku.
__ADS_1
Aku" ya sudah, mana file nya. Biar aku perbaiki, boleh gak om??".
Aku menggaruk kepala dan cengar cengir saja melihat wajah tampan om galak_ sedunia itu yg membuat aku jantungan.
Hm.......mmm!!! Jawabnya.
Kemudian di bergeser dan menarik kursi kesebelahku.
Om membuka file di komputernya, lalu mengarahkan aku untuk membaca file yg salah tadi. Menjelaskan ini dan itu...
Bla.....bla.......blaaa....!!!👍
Om" sudah paham blom???".
Aku hanya mengangguk dan mulai mengerjakan apa yg diperintahkan nya.
Sementara om duduk disebelahku dan mengerjakan yg lain, seperti tanda tangan dan memeriksa buku lain.
Sesekali kulihat dia melihatku lama dan tersenyum kecil, sekedar hanya memastikan aku baik2 saja disebelahnya. Lalu dia hanya tersenyum dan membelai kepalaku, aku tidak bergeming karena terlalu fokus kepada komputer didepan mataku.
Hampir 2jam aku didepan komputer dan selesai juga.
Aku' akhirnya selesai juga, kuharap om terima dengan hasil pemikiran ku. Ya mau gimana lagi, ini sudah maksimal dan sudah kukerahkan seluruh kemampuanku sih... Mudah2an saja...!!'.
Gumamku sambil tersenyum.
Kulihat dia begitu serius sampai gak tahu kalau aku datang dengan membawakan secangkir teh hangat dengan jahe merah.
Aku" om, nih minum nya. Teh jahe merah, biar lebih hangat dan plong.....!!".
Om begitu terkejut dan tersenyum kecil,
Om" dah siap blom, coba saya lihat...!!".
Kami bertukar kursi dan dia mulai membaca hasil kerjaku dengan teh ditangan kirinya.
Aku' tak kusangka, kerjanya sebegitu sulitnya. Tapi dia selalu gak pernah mengeluh kepadaku, sementara aku dengan santainya menghabiskan uang nya. Terkadang sih....he....he....eee, kapok deh kalau begini....!'
Kataku dalam hati dan tertawa kecil.
Aku memperhatikan sejumlah map yg dikerjakannya tadi. Ya aku sih gak paham dan bercampur aduk saja sih.
Aku hanya merapikan kertasnya.
Aku heran dan bingung.
Om" iya tinggal tanda tangan saja kok, kenapa kamu mau jadi CEO?".
Dia menggodaku dengan genit.
Aku" mana aku paham, iiihhh....om genit. Selain galak sombong juga ya....!!".
Aku melipat tangan kedada dan mulai kesal karena dia menggodaku.
Om" sudah bagus kok hasil kerjamu, tumben kamu pintar dan bisa diandalkan belakangan ini syg??".
Dia mencetak hasil kerjaku dan menyusunnya ulang.
Aku" iiih, enak aja. Dasar om tuh ya, selalu saja remehin aku. Gini2 aku dah lulus SMA loh, pinter juga loh??".
Aku dengan sombongnya membanggakan diriku padanya.
Om" baiklah kamu pindah lagi kemari, biar saya tanda tangani berkas didepan kamu. Kalau kamu capek bisa istirahat dikamar sebelah...!!".
Kami bertukar kursi dan aku duduk tepat didepannya.
Aku" om....boleh tanya gak?".
Aku menatap wajahnya yg serius itu.
Hm........mm!! Itu saja jawabnya.
Aku" om sudah begini sejak kapan?".
Om" tumben?".
Jawabnya singkat buat aku kesal.
Aku" jawab saja deh...!!".
Aku menepuk mejanya, dia tertawa saja.
Om" sejak kamu SD saya sudah dimeja ini bekerja keras seharian...!!".
Aku terkagum n menatapnya dalam.
__ADS_1
Aku' tampan dan menawan sih, tapi galak dan genit. Bikin kesal saja nih hati, huh? Dasar batang pisang, sedingin es pula!'
Aku mengumpat didalam hati.
Aku" om, suka wanita seperti apa?".
Om' pertanyaan apa itu? Dia mencoba untuk menSugesti aku rupanya. Pintar juga sih dia! Tapi ceroboh!'.
Om mengupat ku dalam otaknya.
Om" penurut, manis dan periang. Sama seperti kamu yg tidak takut apapun. Intinya, apa yg ada padamu dan apa yg melekat ditubuhmu...saya suka semua!".
Deg....
Deg....
Deg....💖
Jawaban nya membuatku salah fokus.
Jantungku berdebar dan hampir aja aku kena serangan jantung mendadak yg bisa membuatku mati seketika. Ku kira malaikat akan mencabut nyawaku, karena sekujur tubuhku membeku dengan perkataan yg tadi.
Aku hanya terdiam menatap wajahnya yg serius dan makin membuat tampan saja.
Om" kenapa syg? Kamu jatuh cinta sama saya kan? Kenapa menatap saya seperti itu? Kamu gak kedip2 loh syg....!??".
Aku " haiiis....PD ya om. Air laut asin sendiri, gak.ada yg muji diri sendiri juga gak apalah. Ya kan? Sudahlah om, males bicara sama orang tua yg isinya mesuk semuanya... Kesal aku....!!".
Aku membuang pandanganku kesamping dan manyun bibirku.
Ha....ha.....aaaa
Ha.......aaaa😂💥
Tawa om mengisi ruangan ini dengan full.
Aku" kenapa ketawa? Ada yg lucu?".
Aku berdiri dan meninggalkan dia.
Aku duduk di sofa dan main game Hp aja.
Om" merajuk niiie yeh? Nanti saya kecup bibir kamu itu, baru tahu rasa syg?".
Om berjalan kearahku dan memangku ku seketika.
Aku" iiiih...ini kantor om. Jangan macam2 ya nanti aku berteriak nih? Hayo....???".
Sambil berusaha keras lepas dari cengkraman singa hutan yg lapar itu.
Om" tenang lah. Saya hanya ingin mencium kamu saja, kamu menggoda sih? Siapa yg nolak, kamu yg salah!!".
Om langsung saja mencium ku.
Dia melahap bibirku dengan lembut dan hangat, sungguh tak kusangka masih sempatnya dia berpikir begitu disini.
Aku" aku....aku...salah dimana nya?".
Wajahku memerah dan gugup.
Om" kamu salah, karena kamu berhasil membuat saya jatuh cinta padamu... Hei, gadis kecilku yg nakal, i love you....!!".
Om memelukku erat dan melahap bibirku sekali lagi dengan lembut nya.
Dag....
Dig....
Dug....
Jantungku ini sudah gak tahan lagi, seperti menabuh genderang perang. Hatiku ini juga sudah menghiananti aku secara terang2an sekali.
Ternyata bibirku lebih jujur dari mereka. Pantesan aja aku menikmatinya dan gak nolak, karena emang gak bisa nolak.
Aku sih gak nolak, wong Ndak Enang sing kelong kok...🤣🤣
Om" pergilah kekamar sebelah. Tidurlah syg. Nanti akan saya bangunkan kamu jika sudah selesai?".
Aku hanya mengangguk dan meninggalkan om sendiri, aku keruangan sebelah untuk tidur siang.
Sebelum itu aku mandi dan berganti pakaian piyama yg tersedia didalam lemarinya. Karena dulu om sering gak pulang dan tidur disini, makanya ada pakaian juga disini. Hidup om emang kompleks dan melelahkan.
Tapi itulah hidup yg dipilihnya sedari dulu, hanya bisa menjalani degan ikhlas dan lapang dada. Hidup itu pilihan, dan pilihan itu jika salah akan jadi penderitaan.
Jangan lupa like n komen ya.
__ADS_1