Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
28


__ADS_3

Aku' hah? Gila dia? Pasti salah satu fans om mesum itu? Apa hubungannya denganku? Sial...cewek cantik kok doyan sama om mesum pula,,, sial....!!!'


Gumamku sambil kesal dan menggigit bibir ku erat.


Aku meninggalkan cewek yg sedang mabuk itu sendiri, ku mencari sosok yg menurutku paling bersinar dan bercahaya se Alam semesta...malam ini saja tentunya. Banyak artis dan orang penting kulihat sepanjang mata memandang kesetiap sudut ruangan.


Aku' dimana sih om mesum itu? Kemana harus kucari dia? Hah? Menyusahkan..!'.


Gumamku sambil kesal sekali sambil mengepalkan tanganku kuat.


Didekat meja, dikelilingi oleh wanita cantik nan sexy. Mataku sekilas melihat senyum om galak_sedunia itu menebar dan bermekaran kearah mereka.


Kalo Lee min hoo lewatlah....!!!


Aku' Doyan yg bening2 dan kincloong. Sukanya yg bening2 dan sexy...dasar. om mesum, awas saja kalau berani macam2. Kujadikan pajangan dirumah kelak...!'.


Kataku kesal dalam hati kecil.


Kuseret langkah menuju mereka yg sedang asik bersenda gurau, ketawa ketiwi seperti milik mereka saja yg lainnya....Ngontrak lah.


Aku" hai... Selamat malam...!!".


Aku tersenyum lebar tapi kaku.


Aku' mampus aku, jadi santapan makan malam mereka semua. Rubah betina yg licik ini...tambah lagi seorang om genit. Ya Tuhan...lengkap penderitaan ku. Tau gitu aku gak akan ikut pesta ini...kayak main rumah-rumahan aja pun. Sial!'.


Gumamku kesal setengah mati


Om" oh ya, kamu mencari apa Aulia?".


Om tersenyum manis sambil menepuk pundakku pelan.


Om berbisik ketelingaku, " kamu cemburu ya? Saya dikelilingi wanita cantik? Jangan bilang kamu sudah jatuh cinta sama saya, ya kan syg?".


Subhanallah....mau ku tabok aja.


Ha....ha .....aaaa!!!


Tawa lebarku pecah membuatnya bingung dan heran menatapku.


Om' eh....? Malah ketawa pula, dasar anak kecil. Suka suka hatinya saja, tapi biarlah. Kurahap dia selalu ceria dan bahagia selalu....!!!?'


Gumam om dalam hati senang.


"Maaf tuan Alex, apa anda mengenalnya? Wanita yg aneh gak punya sopan!!".


Cewek itu kesal melihatku.


Om" oh maafkan saya, perkenalkan dia Aulia Slavina Clinton....istri saya?".


Om tersenyum dan memegang erat tanganku itu.


3wanita itu terkaget gak percaya melihat aku dari atas kepala hingga ujung kaki. Yg membuat mereka semakin tak percaya adalah ucapan om itu, wow.... Sepertinya hubungan kami akan segera diketahui oleh banyak orang.


Aku hanya senyum cengengesan aja melihat mata mereka melotot gak senang begitu.


Om berbisik lagi" syg, kamu cocok di anugrahi piala Oscar. Akting kamu bagus loh, nanti saya kasi hadiah...!!"


Om mencium kupingku lembut.


Aku" dasar geni.....iit. iiiih merinding aku!".


Aku kesal kepadanya,


Om hanya tertawa geli dan meninggalkan aku menuju rekan yg lain.


Aku berjalan keluar ruangan mencari angin, duduk sendiri ditaman.


Aku" sumpah aku gak cocok berada didalam sana. Kenapa om mengajakku main rumah-rumahan. Entahlah...!!".


Lagi asik2 duduk, aku terkejut melihat seseorang yg berdiri didepan mataku.


" Yooo!!! Nona cantik duduk sendiri??".


Siapa lagi kalau bukan, Kakak kelasku setahun yg lalu.... Zamir Alvi.


Dia duduk disampingku dan memberikan aku sekaleng jus jeruk dingin.


Aku" apa kabar kak? Kenapa disini?".


Aku membuka dan meminumnya pelan.


Zam" ini pesta pertunangan kakak ku. Ya wajar aku disini...Dimana lagi Aulia?".


Ha...ha...... !!!! Dia tertawa lepas.


Aku" ya tuhan, dunia ini sempit ya?. Kapan balik sih?".

__ADS_1


Zam" seminggu yg lalu, disana gak enak. Enakan juga disini banyak cewek cantik, kayak kamu....!!".


Dia tertawa lagi sambil melihatku.


Aku" aku dah menikah, jangan kaget...!!!".


Deg....


Deg....


Zam" hah? Yg benar? Kapan?".


Sambil memegang dadanya kuat sambil mengepalkan tangannya. Seketika wajahnya pucat dan kaget gitu.


Aku" Alexandra Clinton, dia suamiku. Sebelum upacara kelulusan di SMA, kami menikah. Aku juga masih belum percaya...!!!? Apalagi kakak zam?".


Raut wajahku berubah sedih,


Zam" kenapa?"


Ternyata kak zam masih begitu peka dan seperti dahulu. Paling mengerti akan aku.


Aku" mungkin bagi wanita lain, menikahinya adalah anugrah. Tapi bagiku dia adalah bencana terbesar....!!!".


Aku menitihkan air mata sambil tertunduk dan menggenggam tanganku.


Bagaimana tidak, aku teringat akan


Zam' kalau bukan karena aku mengenalnya, sial....kenapa begini?'


Gumamnya kesal dan marah.


Aku" kak? Bagaimana dengan kakak?".


Aku menghapus airmata dan tersenyum.


Zam" wanita yg kukejar sudah menikah, itu kamu? Lalu bagaimana?".


Deg...


Deg....


Ucapan kak Zam membuatku terkejut, memang dulu dia pernah mengutarakan perasaannya padaku. Tapi kutolak karena aku belum siap, namun dia pernah bilang bahwa dia akan menungguku.


Kukira bohong, tapi dia kembali dari Eropa setelah aku lulus. Tapi keadaannya sekarang berbeda jauh....


Zam" kalau kamu tidak suka, tinggalkan saja suamimu? Pergilah bersamaku...?".


Entah apa itu, tapi begitu.sakit sekali.


Aku" maaf kak, pernikahan itu sakral bukan mainan. Bisa putus begitu saja, maaf kak. Aku tidak bisa?".


Aku berdiri seketika,


Tangan kak Zam menarikku kuat dan menggenggamnya kuat.


Zam" aku akan menjagamu, aku akan membahagiakanmu, sekarang aku juga sama seperti Alex. Aku juga punya latar belakang yang kuat, kalau kamu mau aku bisa membuatmu bebas...!".


Ucapannya seperti petir menyambar.


Aku" maaf kak, aku tidak berani....!!"


Aku mengehempaskan tangannya dan terlepas begitu saja.


Zam" aku akan merebutmu darinya, aku mengenalmu jauh lebih baik darinya Aulia. Aku sudah kembali, aku akan berusaha keras membuatmu kembali padaku. Bagaimanapun itu caranya...!".


Kulihat sepintas wajahnya serius dan menaruh dendam entah pada siapa.


Aku" aku tak mengenalimu lagi kak, lupakanlah saja. Cinta atau tidak bukan urusan kakak. Oke....!!".


Aku beranjak berjalan perlahan.


Zam" percayalah Aulia, aku akan selalu ada buatmu untuk.kembali lagi...!!".


Aku" jangan bercanda, didunia banyak wanita cantik dan pintar kak. Semoga kau sehat selalu dan bahagialah kak...!".


Aku melambaikan tangan dan meninggalkan dia seorang diri.


Zam' sial...kenapa dikota ini semua orang memuja Alexandra Clinton. Apa lebihnya dia sih? Bahkan wanita ku saja direbutnya juga. Semua ini gara2 dia..!'.


Gumam zam sambil meninju kursi taman yg terbuat dari batu itu.


Aku mengambil beberapa kue dan memakannya perlahan sambil mengingat perkataan kak Zam.


Aku" sumpah, kak Zam aneh? Apa yg berlaku padanya sih? Heran aku?".


Sambil melahap kue yg enak.

__ADS_1


Sampai dirumah kami,


Om" Aulia, bagaimana pestanya?".


Aku" gak enak. Kenapa?".


Wajahku kesal dan ketus. Ternyata membuat om heran.


Om' kenapa lagi ini bocah, kesambet setan apa yg merasukinya? Waduh....!'.


Om menggelengkan kepala saja.


Aku tidur duluan, dan om mengikutiku. Dia menatap wajahku yg sudah terlelap itu dengan cepatnya. Menatapku yg sesekali menggeliat dibawah selimut, masih dengan tatapan mata yg tertegun melihat aku sedang tertidur lelap.


Om" ya tuhan, wajahmu sungguh manis sekali Aulia syg? Tapi kenapa, ada saja orang yg menginginkan kehancuran ku lewat tatapan matamu yg indah itu, hah? Hanya Tuhan yg tahu, bagaimana caraku membalas keluarga Burdock. Ya kan?".


Om mencium keningku dan memelukku erat sambil hanyut kedalam dunia mimpi.


Hem......!!!


Aku menggeliat untuk berbalik, kurasakan sebuah sentuhan hangat memeluk pinggangku. Nafas yg wangi dan menggairahkan jiwaku, seakan aku ingin memeganginya.


Aku membuka mata dan terkejut,


Ooopps......!!! Wow.....!!!


Itulah kalimat yg keluar spontan dari bibirku melihat pemandangan indah didepan mataku. Aku tersenyum dan hanya diam sambil membelai wajah tampan dan alis tebal dengan bibir tipis merah merona.


Gluk......!!!


Aku menelan air liurku seketika itu.


Aku' maaf om, aku yg kurang dewasa. Membuatmu susah dan menderita. Andai aku bisa melindungi diriku sendiri, mungkin semua akan baik2 saja. Tak kusangka wajah yg galak dan menyeramkan ini bisa juga terlihat manis dan mempesona. Meskipun sedang tidur masih saja tampan, sungguh hebat karya Tuhan yg satu ini. Aku tak rela jika wajah ini berubah menjadi mengerikan sekali... Aku ingin wajah yg polos ini selalu seperti ini dan membuatku tertawa riang setiap harinya, Tuhan lindungi dia....!!!'.


Gumamku dalam hati sambil membelai wajah yg selalu menemaniku.


Om" syg, akhirnya kamu bisa melihatku sedekat ini, saya senang loh. Baru sadarkan kalau saya tampan, benarkan? Kamu itu ada2 saja sygku....!!!!?".


Om menciumku hangat dan membuatku mulai pasrah akan ciuman mautnya.


Aku" aku harus kedapur membuat sarapan, om mau makan apa?".


Wajahku memerah, jantungku berdebar kencang seakan mau lari entah kemana saja. Hanya bisa memegangi selimut.


Tanganku mengepal dengan kuat sambil memegangi selimut, wajahku memerah dan suaraku gugup. Bagaimana tidak om menatapku serius, tapi nakal sambil senyum2 gitu. Tangan om membelai kepalaku sambil berkata yg tidak kupahami entah apa.


Om" kamu masak apa saja akan saya makan, masakan kamu enak kok. Saya suka sekali, ingat itu syg....!!!".


Sambil turun dari kasur dan meraih Andik masuk kedalam kamar mandi.


Aku turun kedapur dan mendapati bibi sudah mulai mengupas bawang dan memotong ikan dan ayam.


Seperti biasa, aku memasak buat cateringan di kantor suamiku sendiri. Ya sekedar cari kesibukan dan uang jajan saja, meskipun demikian om masih memberikan aku sejumlah uang untuk ini dan itu termasuk shoping.


Jam 8 pagi, makanan sudah siap. Seperti biasa kami sarapan bersama.


Aku" aku ingin ikut menjadi donatur untuk


Mahasiswa yg kurang mampu. Boleh om? Cuma mau minta ijin dulu lah...!!!?".


Aku makan sambil menatap wajahnya.


Om" iya terserah kamu saja. Kenapa kamu gak kuliah juga?".


Deg....


Deg....


Jantungku berdebar kuat, kurasakan sekujur tubuhku dingin sekali mendengar penuturan suamiku yg tampan mempesona....alias paling tampan di kota xxx.


Wuuuuaaah.......ha.....haaaa!!!!


PD sekali aku berujar demikian...😂😂


Aku" oke deh, besok aku akan mendaftar kuliah. Tapi dimana ya?".


Aku mulai berpikir dengan hati galau bercampur bingung sekali.


Om" sudah serahkan saja padaku, kamu tenang saja. Besok pagi kamu mulai kuliah ya....???".


Om masih makan dengan wajah datar.


Aku hanya mengangguk saja,


Hore.....


Hore......

__ADS_1


Teriakku kegirangan sekali seperti menang lotre 1Milyar saja.


Jangan lupa like n komen ya....


__ADS_2