
Bibi" kepala nyonya kenapa? Apa sudah baikan? Istirahat saja, biar saya saja?".
Bibi mulai mencemaskan aku.
Aku" gak apa kok bi, cuma memar saja kok. Kalo sakit pasti saya kesakitan dari tadi. Buktinya bibi lihat sendiri...??!".
Aku tersenyum sambil membuat resep menu yg baru.
Untuk seminggu kedepan,aku sudah membuatkan menu yg baru. Karena ini cateringan karyawan perusahaan nomor satu jadi mulai Minggu ini akan naik jadi 30rb dan sudah termasuk soft drink.
Pelanggan gak ada yg komen sih, karena katanya mereka puas dengan masakanku. Jadi mereka semua senang saja tuh, gak ada protes sama sekali.
Bibi" saya takut, sudah biarkan saya saja yg lanjutkan nyonya?".
Masih dengan gugup dan ketakutan entah karena apa sih.
Aku" ya ampun bi, kalo sakit dari tadi saya bakal nangis sengkukan. Tapi tadi saya cuma nangis sebentar aja kok, karena sekarang cuma nyeri saja. Tapi bisa ditahan kok bi...tenang saja????!".
Aku memberikan 2 jempol kepada bibi.
Bibi hanya tunduk saja, dan ternyata dari tadi Alex sudah memperhatikan aku. Eh, maksudku om genit_sedunia.
Ehem.......ehem.....???? Suara itu membuatku bergedik merinding saja.
Aku" ya tuhan, kaget aku!!".
Jantungku hampir aja copot melihat om berdiri gak jauh dibelakang ku dengan tangan yg dilipat kedada dan wajah seram amat menyeramkan, membuatku takut dan hampir kering pingsan.
Om" siapa yg melukaimu? Hah....??".
Om melihatku tajam sambil menunjuk kepalanya dengan telunjuk.
Aku" oh ini, aku terpeleset dan terbentur!".
Aku tertunduk.dan diam saja.
Aku' pasti pak supir yg sudah mengadu? Kenapa sih semua orang dirumah ini terlalu jujur dan kompleks. Heran aku?'.
Gumamku mengutuk supir.
Om" wajah aku, siapa....???!".
Suaranya menggelegar kesemua ruangan dibawah.
Aku hanya diam dan ketakutan saja, mencoba mengingat kejadian tadi.
Om" jangankan anak walikota, anak gubernur pun bisa kuhukum. Paham kamu...? Melindungi diri saja kamu gak bisa? Tapi didepan saya kamu begitu lantam dan angkuhnya, ya tuhan....! Aulia.....Clinton....!!! Kamu istri saya, kenapa mau ditindas oleh wanita jahat?".
Suara om menggelegar disemua ruangan, membuat semua pelayan hanya tertunduk.dan ketakutan seperti kiamat.
Aku" maaf ya om, aku tidak seperti mereka. Kalo aku bilang....aku istri Alexandra Clinton apakah ada yg percaya? Gak kan om?".
Hiks.....
Hiks......
Air mataku jatuh bertitihan kelantai marmer yg kinclong itu.
Om menghapus air mataku dan mengecup bibirku seketika.
Om" iya maaf ya, kamu terkejut? Saya hanya gak bisa dengar kamu disakiti dan ditindas oleh orang lain. Karena hanya saya saja yg berhak demikian kepadamu. Jadi maaf ya syg....i love you...???!".
Om memberikan sapu tangan dan menarikku duduk disofa.
Om menepuk pahanya berulang kali, dan aku duduk diatasnya dengan santai. Seperti biasa...om akan membelai rambutku dan pundakku.
Om" tahukah kamu? Saat dengar kepala kamu terbentur ingin saja saya bunuh orang yg menyakitimu...? Saya tidak terima kamu ditindas oleh orang lain, apakah perlu saya siapkan pengawal untuk menjagamu selama dikampus?".
Om masih membelai rambutku dengan lembut dan mencium keningku.
Aku" tidak, aku janji akan menghindari mereka sebisa mungkin agar tidak.ada konflik lagi. Maafkan aku ya om?".
Aku memeluk suamiku itu dengan kencang dan erat karena ketakutan.
Om" ayo periksa kerumah sakit, saya takut kamu geger otak dan lupa sama saya. Kan gawat? He....eee??!".
Sambil tersenyum dan kami berjalan keluar. Kami pergi kerumah sakit untuk periksa bagaimana keadaan kepalaku.
Sampai dirumah sakit, kepalaku baik2 aja. Hanya disuruh istirahat dan jangan kena air, minum obat dan vitamin saja. Om menyuruhku agar duduk diam saja, sementara dia pergi menemui dokter.
Dok" ya tuan, ada mencari saya?".
Dokter tersenyum dan duduk berhadapan dengan om di sofa ruangan nya.
Alex" saya mau bayi, tolong berikan obat agar istri saya secepatnya hamil....!!?".
Alex berkata tegas dan to the point.
Dokter tertawa dan gelak " oh bisa. Saya kira entah apa. Baiklah tunggu sebentar ya, saya akan ambilkan obatnya...!?".
Dokter memberikan sebungkus obat,
" Taruh didalam minuman susu setiap pagi dan malam. Itu saja...!!?".
Alex" selain itu tidak ada lagi bukan???".
Alex bertanya bingung dan heran sambil mengantongi obat itu.
Dok" untuk anda akan saya lakukan yg terbaik. Saya senang sekali jika Clinton junior hadir secepatnya, selamat berjuang tuan...saya doakan berhasil!".
Dokter tersenyum dan tertawa geli.
Alex keluar ruangan dan mengajak aku pulang kerumah. Sampai dirumah aku disuruh istirahat dikamar....
Om" bik, ini masukkan kedalam susu Aulia pagi dan malam sebelum tidur. Usahakan dia jangan tahu, bisa???".
__ADS_1
Alex menatap bibi serius.
Bibi hanya mengangguk saja dan Alex pergi kembali bekerja ke kantor.
Fei" Lex, ini berkasnya sudah siap. Setengah jam lagi akan ada rapat. Aku akan menghandal proyek yg di Utara, sementara Ell akan menghandel proyek yg dikerjakan oleh Aulia kemarin itu...!".
Fei menyusun berkas dan keluar pergi.
Ell kemudian datang dengan berkas juga.
" Tolong tanda tangani ini, Aulia jago juga ya kan? Berhasil mengerjakannya cuma 3 jam,.berbakat itu anak nakal...!!".
Alex menandatangani berkas dan menutupnya kembali memberikan kepada Ell dengan wajah datar.
Alex" menurutmu apa dia berbakat?".
Melirik Ell tajam sekali.
Ell" tentu, hanya dijelaskan sedikit. Dia paham dan langsung mengerti. Aku saja tidak bisa secepat itu mengerjakan ini. Kemarin dia bertanya dan yg memilih berkas ini seorang diri...!!".
Sambil menepuk berkas ditangannya.
Alex" iya juga, lumayanlah dia. Masih kecil dan minim pengalaman tapi paham. Gak percuma aku memilihnya bukan?".
Dengan senyuman tipis yg manis.
Ell" iya, yg buat kamu jadi termehek2 dan jatuh cinta bukan kepayang. Entahlah. Aku akan pergi, kamu urus sendiri rapat ini hari. Aku dan Fei juga sibuk di Utara kota....oke Lex....!!!?".
Ell melambaikan tangan dan pergi.
Alex dan Rini berjalan keruangan rapat. Ya ini adalah rapat antara dewan direksi Clinton group, jadi tidak ada investor. Tentu saja masalah pembelian saham, yg akhirnya disetujui oleh rekan2 yg lain.
Ya Fei dan Ell berhasil mendapatkan 40% dari saham keluarga Burdock. Tidak bisa dibayangkan jika Clinton group merajai bisnis kota sss yg bergerak di bidang pertambangan migas....?.
Keesokan paginya, Aulia bangun agak telat karena obat yg diberikan dokter.
Om" ini ganti rugi sepatu teman kamu itu, berikan kepadanya. Paham?".
Alex membetulkan dasinya sendiri.
Lalu mendekati aku dan memberikan kiss morning setiap paginya, hukumnya Wajib.
Aku" darimana om tahu?".
Aku masih penasaran sekali
Om" gak perlu kamu tahu syg, lakukan saja seperti yg saya katakan. Oke?".
Om pergi kekantor dengan cepat nya.
Aku segera turun masih dengan baju tidur menuju dapur dan membantu bibi memasak buat catering.
Aku" om sudah sarapan?".
Bibi hanya menggelengkan kepala,
Dua jam bergulat, kak indah dan Endy juga sudah kelelahan.
Indah" sudah nih, cepat mandi. Suamimu nanti mati kelaparan. Baru tahu kamu?".
Kak Lia menggodaku.
Aku berlari kekamar mandi dan bersiap.
Endy" kamu Ngampus kan Lia?".
Endy memberikan rantang makanan buat om ku itu.
Aku" tolong buatkan untuk 3 orang, karena Fei dan Ell selalu mereka makan bersama setiap harinya, tolong ya?".
Aku merapatkan kedua tangan kehadapan mereka.
Kak indah dan Endy saling menatap dan tersenyum saja, bibi juga tersenyum.
Aku" sekalian buatkan jus alpukat dan jeruk. Karena om suka sekali tuh!!?".
Mereka melakukan seperti yg kupinta.
Yup....
2 rantang seperti biasa, ditambah 2 termos air minum 2liter berisikan jus.
Pak supir mobil box membantu membawakan kedalam mobil. Aku berangkat dengan mobil yg lain. Seperti biasa naik Ferarri hitam.
Kaka indah dan
Sampai didepan gedung, 2 satpam mengejar ku dan membantu membawakan makan siang rantang yg amat berat itu.
Aku" hai, siang mbak....?".
Aku menyapa resepsionis yg cantik dan molek itu, segar....ah mata memandang.
Mereka hanya mengangguk dan tersenyum, dengan wajah gugup.
Aku" bagaimana? Apa ada yg komplen?".
Aku bertanya kepada salah seorang dari mereka, tapi mereka kok gugup.
" Gak ada nyonya, semua baik2 saja!".
Salah seorang menjawab.
Aku" syukurlah, makasih. Mari?".
Aku berjalan meninggalkan mereka dan menuju ruangan si om galak_sedunia.
__ADS_1
Dari depan pintu kudengar dia berteriak2,
" Saya sudah katakan, jangan biarkan proyek ini lepas begitu saja... Kalian tahu berapa kerugian yg harus ditanggung oleh perusahaan ini? Jawab.....??".
Suara om berteriak, membuatku kaget setengah mati.
Aku' singa lapar sedang ngamuk didalam. Kalau aku masuk bakal jadi santapan makanan pembuka sebelum makan siang nya, kalo gak masuk kasihan orang yg didalamnya. Harus gimana nih ya? Waduh takutnya...?'.
Gumamku dalam hati kecil.
Aku hanya diam mematung, Rini pun hanya diam saja melihatku.
" Gaji kalian kupotong separuh bulan ini, kalian gak becus kerjanya. Bagaimana bisa proyek yg sudah berjalan dihentikan pihak tertentu, kalian tidur saat kerja ya? Kalau sudah tidak mau bekerja besok saya mau lihat surat pengunduran diri kalian diatas meja saya, paham?".
Suara teriakan itu bergema lagi, kali ini aku memberanikan diri untuk masuk.
Sambil pasang wajah berakting, alias senyum secerah matahari.
Aku" siang.....??? Oh ada rapat ya?".
Aku duduk sofa dan menyuruh satpam itu pergi segera sebelum kena sembur.
Aku lalu diam dan menatap layar HPku. Sementara om galak_ sedunia itu terdiam sejenak, dan hanya memegangi dada.
Om' sial, aku gak mungkin marah2 didepannya sekarang. Dia datang diwaktu yg kurang tepat, bagaimana ini?'.
Gumam om melihatku.
' untung nyonya datang, dewa penolong kami rakyat jelata. Alhamdulillah!'.
Gumam salah satu pegawai yg habis dari tadi dimarahi oleh CEO nya.
Aku" kalau sering2 marah, tambah tua. Lebih baik bersabar dan cari solusi. Hidup itu sebenarnya mudah, mati sekali dan hidup cuma sekali. Nanti nyesal...!!?".
Kataku untuk mereda kemarahannya secara tidak langsung.
Alex" pergi semuanya keluar, nanti kita lanjut kembali rapatnya...pergi...?!".
Berteriak setengah tertawa.
Mereka semua lari kalang kabut seperti kebakaran saja,
Aku hanya tersenyum kecil melihatnya, lalu om menyusulku duduk disofa.
"Kamu tuh ya dasar nakal, kamu tahu saja kalau saya lagi kesal dan marah..!".
Kemudian dia memelukku dan cium keningku dengan mesranya.
Om" ada apa syg, tumben DTG?".
Dua bertanya keheranan.
Aku" jadi aku gak boleh datang? Hah??".
Aku kesal dan beranjak.berdiri.
Om" maaf syg, oke duduk sini...!!?".
Aku duduk kembali.
Aku" om tadi pagi gak sarapan? Jadi aku kuatir dan antarkan makan siang om, seperti biasa lah...!!?".
Aku menunjuk kearah makanan itu.
Om" oh makasih ya, untung ada kamu?".
Sambil tersenyum manis.
" Nah....!!! Begitu kan manis loh, om galak_ sedunia ku yg tampan mempesona hati setiap mata memandang mu, loh om??".
Aku mencubit kedua pipinya dengan perasaan gemes dan geram sekali.
Aaau......aaauw!!! Katanya merintih.
Aku" aku mau kekampus, catering dibawah. Oke....!!?".
Sambil mengulurkan tangan meminta.
Om" kamu ngapain sih syg?".
Sambil keheranan melihatku.
Aku" minta uang jajan lah om? Masa gak ingat sih, dulu ibu yg kasi...sekarang sama om saja lah. Minta duit dong?".
Aku tersenyum manis.
Om membuka dompet dan memberikan beberapa lembar uang ratusan yg menurutku terlalu banyak. Lalu aku hanya mengambil selembar saja.
Om" kenapa? Ambil saja semua syg?".
Aku hanya menggeleng kepala saja.
Om" kenapa selembar? Cukup!???".
Masih heran dan bingung.
Aku hanya menggeleng dan pergi meninggalkan dia. Lalu aku menuju kampus naik Ojol aja.
Om' dasar aneh, dikasi banyak cuma ambil satu lembar. Anak nakal...!'.
Bergumam sendiri sambil tersenyum.
Tanganku memegang tas ganti rugi kemarin, sesuai kata om. Ya hari ini aku dan Yuke akan mencari sosok anak kampus yg sombong itu, siapa lagi kalo bukan anak wali kota katanya sih...
Ah...masa bodoh lah. Yg penting harus tanggung jawab lalu pergi.
__ADS_1
Jangan lupa komen dan like ya....???!