Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
46


__ADS_3

Begitu dingin....


Seorang malaikat sedang menggeliat dibawah selimut tebal, sambil bermimpi indah diatas awan indah. Seperti dipeluk Sang Bulan dan di Dodoiy oleh beribu bintang,... Seorang putri cantik, malaikat tanpa sayap yg berkilauan.


Siapa lagi, kalau bukan aku? Gak ada yg memuji setidaknya aku memuji diriku sendiri. Ha....ha......ha....aaa😂😜


Entah kenapa berubah jadi begitu bising, aku kaget dan kesal.


" Ya Tuhan, ampuni dosaku. Aku terpaksa mengutuk seisi rumah ini, kenapa ribut sih? Aku bisa2 jadi tuli....!!".


Aku mengupat seluruh isi rumah,


Tok...tok......tok......,!!! 💥💥


Pintuku diketuk, aku hanya diam dikasur tak bergeming sedikitpun.


" Nyonya... Saya akan masuk kedalam!".


Ric, masuk kedalam dan melihatku masih didalam selimut diatas kasur.


" Nyonya, mobil yg anda pesan sudah ada dibawah. Silahkan anda mencobanya!".


Berdiri tepat disamping kasur,


" Urus saja sendiri, aku masih ngantuk!".


Aku menggeliat dan balik tidur,


Ric" baiklah, saya permisi!!!?".


Hem.......mmm, pergilah?


Kataku dengan ketus dan masih ngantuk


Ric pergi keluar dan aku lanjut tidur,


Ric" tolong pastikan kembali semua sudah sesuai seperti saya pesan, nyonya harus puas dan tidak kecewa. Kalau tidak kalian bisa mati nanti, oke?".


Ric mengancam 4 pegawai toko yg dikirim oleh sorum mobil itu.


Pegawai itu hanya ketakutan sambil merinding membayangkannya,


Jam 8 pagi, aku turun setelah mandi dan bersiap untuk kekampus. Karena hari ini ada acara penggalangan dana untuk bantuan fakir miskin.


Aku minum susu, dan langsung keluar untuk memeriksa catering.


Aku melihat didepan pintu utama, mobil sport pink Ferarri.


Aku' oh om beli mobil baru? Tumben kok pink sih? Norak bgt tuh? Merinding aku, aaizzz seleranya rendahan sekali!'.


Aku berjalan menuju catering,


" Kak indah, ada yg bisa kubantu gak?".


Memakai celemek dan memegang pisau.


Kak indah kaget dan berlari menghampiriku seperti kesal.


" Bodoh...! Kamu ngapain syg? Sana kamu duduk diam saja dirumah...!".


Sialnya kak indah menyeretku keluar dan menutup pintu. Aku tidak bisa masuk, tapi aku sudah pakai celemek dan pegang pisau pula.


Ric melihatku dari jauh sambil melongo didepan pintu catering.


" Nyonya, anda mau apa sih?"

__ADS_1


Terkejut karena aku pegang pisau,


" Anda bisa terluka nyonya....!!".


Masih dengan nada galak dan merebut pisau ditanganku dan membuka celemek yg sudah menempel di badanku.


Aku" sudahlah, yg buat kaget itu kamu. Aku hampir pingsan mendengar teriakanmu, aku masih waras! Huh...???".


Sambil kesal dan meninju lengan nya.


Ric" mobil anda sudah didepan, apa anda mau mencobanya nyonya?".


Tersenyum sinis sekali, aku merinding.


Aku' ya tuhan, kenapa pagi ini aku sial? Setiap ada Ric, aku selalu merinding. Dia memang hantu penasaran yg bergentayangan dirumah ini rupanya?'.


Aku kesal dan bergumam sendiri.


Ric" coba anda lihat dulu, mari....!!".


Aku mengikuti Ric berjalan dan kaget,


Aku" punya siapa ini Ric, norak tahu? Sumpah Ric...seleramu aneh belakangan ini sih? Apa ini punya tuanmu?".


Aku tertawa cekikikan sendiri, sampai tertawa lebar dan terbahak2.


Ric" bukankah ini sesuai dengan permintaan anda kemari nyonya?".


Ric menepuk kap depan mobil itu.


Puk.....puk.....!!!💢💢


Aku mencoba mengingat kembali dan,


" Ya Tuhan Ric, kamu menganggap perkataanku serius yg kemarin itu ya? Aku hanya kesal dan bercanda tahu?".


Ric" tuan berpesan, apapun yg anda inginkan akan saya berikan. Apapun yg anda mau akan saya wujudkan. Begitu kata tuan kepada saya, nyonya....?".


Sambil membungkuk setengah badan.


Aku" Richard.....kau gila. Kau iblis...kau setan yg bergentayangan....kenapa aku begitu sial sih? Kamu sialan tahu?".


Aku berteriak histeris kepadanya.


Ric" apakah saya salah nyonya?".


Sambil menahan tawa dengan baik.


Aku" tukar sana. Sejak kapan seleramu buruk sekali? Hah? Aku mau warna putih saja, dasar iblis cuek...sial....!!".


Aku berjalan kedalam rumah dengan kesal setengah mati.


Ric akhirnya melepas tawanya gelak setelah aku masuk kedalam rumah.


' ya tuhan, sungguh aku sangat terhibur sekali pagi ini. Nyonya begitu lucu!'.


Gumam nya dalam hati.


Sampai dikamar, aku ganti baju. Meminta Ric mengantarkan aku kerumah orang tuaku , aku rindu sekali.


Ric" sudah sampai nyonya?".


Ric membuyarkan lamunanku.


Aku" ayo,.kita keluarkan barang bawaan ini semua. Ibu sudah menanti....!!".

__ADS_1


Aku keluar mobil,


Betapa terkejutnya ibu melihatku datang.


Aku" ibu.....oh ibu?".


Aku didepan pintu,


Ric mengajak seorang pelayan bersamaku agar aku tidak susah.


Ibu dan ayah keluar rumah dan memelukku dengan erat sekali. Aku menangis dipelukan mereka, seperti 100thn gak ketemu saja.


Ibu" bagaimana kabarmu syg?".


Ibu mengelus kepalaku yg bersandar dipangkuannya sejak tadi.


Aku merebahkan tubuhku disofa dan kepalaku dipangkuan ibu. Ibu mengelus kepalaku lembut dan hangat sekali.


Ayah hanya tersenyum sambil melihat aku masih bermanja2 bersama mereka.


Ayah" suami mu mana syg?".


Ayah bertanya duluan.


Aku" pergi keluar kota, nanti malam juga pulang kok. Bosan dirumah, aku kesepian Bu...yah....!!! Siang nanti baru aku kuliah!"


Aku masih santai dipangkuan ibu.


Ibu" iya anak ibu syg, bagaimana? Kamu sudah terbiasa bukan sekarang?".


Ibu tersenyum sendiri....


Aku" gak ada enaknya, lebih enak disini bersama ayah dan ibu. Nyaman....!?".


Memeluk perut ibuku.


Ric duduk disofa bersama kami, tapi dia sibuk dengan laptopnya saja...


Sibuk lah merangkap pekerjaan si om galak itu sih?


Ric' sungguh manja sekali, pantas saja dia seperti itu. Kasih sayang yg berlimpah dari orang tuanya....membuat dia jadi pribadi yg menarik hati dan lembut. Itulah yg membuat tuan semakin cinta padanya, karena dia baik dan perhatian!'.


Berkata dalam hati sambil terkagum.


Aku" Bu...aku makan ikan sambel asam manis nenas Napa. Sama asinan mangga buatan ibu...aku rindu???!".


Ibu" baiklah, ibu cari mangga dulu!".


Ibu menyangga kepalaku dengan bantal sofa yg lembut dan berdiri.


Aku" Ric, tolong ibuku? Makasih ya?".


Aku meminta bantuan Ric untuk menemani ibuku mencari mangga.


Ric hanya mengangguk saja,


Ibu" tidak usah, biar ibu dan bapak saja. Pohonnya gak tinggi kok!?".


Ibu menjadi segan sekali,


Ric" tidak apa2, saya akan temani. Kalau nyonya yg perintahkan...!!".


Ric berjalan mengikuti orang tuaku.


Aku" akhirnya, aku bisa menyingkirkan si hantu bergentayangan itu juga. Senang nya bisa tidur tanpa dia didekatku!".

__ADS_1


Aku tertidur pulas...tidak butuh waktu yg lama untuk nyenyak.


Jangan lupa like n komen ya....!!!


__ADS_2