Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
77


__ADS_3

" Main setan-setanan didalam kamar!".


Kataku dengan nada tinggi.


Bibi kaget dan hanya diam saja,


' oh ceritanya lagi berantem ya?'.


Katanya dalam hati kecil, tidak berani tanya lagi padaku.


" Bibi, aku mau susu coklat! Tolong bi!".


Kataku sambil senyum.


Bibi kembali kedapur dan menghangatkan susu untukku. Maklum bawaan bumil, selalu gak bisa ditebak.


Waktu sarapan tiba, namun aku masih tertidur diatas sofa didepan tv. Alex menghampiri aku dengan setelan ganteng ala Raja Inggris dengan tuxedo hitam dan dasi biru.


" Ah sayang, wajahmu begitu imut! Geramnya melihat kamu sedang tidur, setidaknya tidak cerewet dan ngomel"!".


Kata Alex sambil mencium pipiku lalu pergi kemeja dapur sarapan.


Alex duduk bersama Ric untuk sarapan,


Alex" Ric, transferkan sekarang 500jt lagi ke ATM Aulia. Dia kan mengadakan kegiatan amal untuk anak-anak sakit keras yg kurang mampu! Aku tak mau dia kecewa! Setidaknya dia menggunakan uangku dengan baik dan bijak, mantap kan? Wanita tangguh....!!!".


Katanya sambil mulai sarapan,


Suasana hening dimeja makan, itu tradisi dikeluarga ini. Diam ketika makan, dan habis makan langsung pindah keruang keluarga sekedar bercengkrama saja.


" Ada lagi tuan?".


Tanya Ric dengan serius.


" Oh ya, sekalian buatkan surat kuasa untuk papaku atas saham keluarga Burdock. Kemungkinan beliau sedang butuh dana suntikan, sungguh miris!".


Katanya dengan agak kecewa.


" Baik tuan, saya paham....!".


Kata Ric dengan tegas.


Sementara itu, HP ku ada chat dari kak indah tentang masalah pernikahan.


Ting....!!!!


Tong.....!!! πŸ’¬


Kak indah: Lia, seminggu lagi aku merit. Bagaimana menurutmu??".


Aku langsung menjawab sambil senyum,


Aku: oke, aku pesankan gedung. Bagaimana catering kak? Sudah kakak transfer uangnya kerekening semua?


Indah: iya sudah kok, aman itu. Gaji kami juga sudah potong atas. Makasih ya!πŸ˜‰


Aku: iya, nanti aku Carikan gedung. Urus saja sisanya kak!!! πŸ˜€


Indah: oke. Makasih ya sayang! Love UπŸ’ž


Aku: oke, tunggu kabarku aja!


Aku berhenti chat dan ngechat Ric, πŸ’¬


Aku: Ric, Carikan gedung untuk kak indah. Dia mau merit lah Ric, yg biasa saja. Yg penting mantap. Dekorasinya juga yg oke. Kamu kan ahlinya sih...? 😏


Ric kemudian membacanya sambil senyum, dan membalas.


Ric: oke nyonya. Nanti saya kabari...!!!


Aku: untuk Sabtu depan acaranya kalo bisa. Oke...!!!? πŸ˜‰


Ric: oke. Saya paham!!!!


Aku: makasih Ric, aku tahu kamu bisaπŸ˜‰


Chat terputus dan aku lanjut nonton.


Ric" tuan, nyonya minta disewakan gedung buat wedding nona indah. Katanya Sabtu depan pestanya, apa mau saya buat jadwal Sabtu besok luang?".


Menatap Alex yg sudah selesai makan.


"Iya, buatkan saja. Aku gak mau dia kecewa, atur saja waktunya bagaimana!".


Kata Alex sambil membaca koran sehabis sarapan pagi.


" Baik tuan, kapan mau berangkat saya siap! Tuan butuh apa lagi!!?".


Kata Ric bertanya.


" Tidak ada, siapkan mobil. Kita berangkat sekarang juga....!!".


Katanya dengan tegas dan santai.


Jam 9 pagi, hari ini aku masuk kuliah siang jam 2 siang. Kak indah tiba bersama Endy di catering.

__ADS_1


Mereka sibuk seperti biasanya, menyiapkan beribu makan siang para pelanggan setia. Sehingga tak menyadari aku datang berkunjung,


" Kak indah....???".


Suaraku nyaring diseluruh ruangan.


Kak indah kaget dan berlari menghampiri aku yg sedang duduk dikursi.


Indah" eh tumben nyonya besar datang? Bagaimana yg kukatakan tadi?".


Bertanya dengan penasaran dan melirik aku dengan penuh harapan.


" Iya aman, nanti dikabari kok! Coba mana pembukuan catering kita 3 bulan ini. Apakah ada kendala atau keluhan?".


Kataku sambil membuka buku nota dan catatan penting catering.


Indah memberikan buku padaku dan aku mulai membacanya dengan serius.


" Kakak sudah memikirkan menunya bagaimana? Konsepnya juga sudah?".


Aku bertanya dengan wajah serius.


" Sudah kok!".


Jawabnya dengan singkat dan jelas.


" Bagus dong, ya sudah aku bawa bukunya. Undangan juga aku yg urus? Aku kabari siang ini masalah gedung dan dekorasinya. Setelah pulang kampus aku ada kegiatan amal, nanti aku chat aja jelasnya kak! Oke bye...!!".


Aku pergi membawa buku itu dan membiarkan mereka bekerja lagi.


Endy menghampiri kak indah,


" Apa katanya? Setuju?".


Masih dengan penasaran sekali.


" Iya setuju kok, siang dikabari! Yuk kerja lagi, nanti kesiangan lagi. Gak enak!!".


Kata kak indah mengajak Endy kerja lagi.


Sampai dikamar, aku memeriksa pembukuan catering selama 3bulan ini.


" Ternyata kak indah jujur juga masalah uang, gak salah aku mempercayakan catering padanya. Baguslah, semua berjalan dengan lancar dan juga bagus!".


Kataku sambil merasa puas dengan hasil kerja mereka berdua.


Selesai kuliah, aku bersama teman di satu klub ku langsung menuju kelokasi dimana banyak anak sakit parah yg kurang mampu.


Ya lokasinya dipinggiran kota, sangat lumayan jauh dari kampus. Tapi itu tidak menurunkan niatku untuk pergi.


Ric: nyonya gedung nya sudah beres, dekorasi aman. Nanti saya kirimkan alamatnya, hanya tinggal cetak undangan saja kok....!!! πŸ‘


Aku: makasih Ric, ini juga aku dalam perjalanan mau kerumah amal. Pastikan Big Bos makan tepat waktu, jangan biarkan dia kelelahan. Malam aku agak pulang terlambat, beritahu dia! πŸ˜‰


Ric: baik, saya paham. Hati'' dijalan nyonya, semoga acaranya lancar! πŸ‘


Aku: selesai kerja boleh aku minta tolong padamu Ric....? πŸ™


Ric: iya boleh...!!!


Aku: tolong pastikan masalah panti kemarin, sudah sampai mana perbaikannya. Aku belum sempat ngeCek, kasihan anak''. Bagaimana?😭


Ric: baik nyonya, ada lagi? πŸ˜‘


Aku: he...he....eee, jangan lupa bawa makanan enak kesana. Sampaikan salamku pada ibu panti dan anak''. OkeπŸ˜†


Ric: baik nyonya, saya paham!!! πŸ˜”


Aku: makasih Ric, lain kali ajak kami makan malam dirumahmu. Thanks!


Aku menutup chat dan Ric tidak membalasnya, hanya dia tersenyum.


Ric' ah nyonya, manis nya!!!'.


Katanya dalam hati puas dan bahagia.


Lalu Ric menemui Alex menyampaikan hal ini, Alex hanya senyum dan mengangguk saja. Seperti paham saja,


Sampai di tempat amal, seperti rumah sakit namun tidak begitu besar. Kami membawakan begitu banyak obat-obatan dan uang tunai yg sudah kusiapkan.


Hatiku meringis sakit, akan perih yg kulihat didepan mataku. Banyak balita kurang mampu yg menderita sakit parah, bahkan bawaan sejak lahir. Ku dengar tangisan anak dimana-mana. Para orang tua pun demikian, namun aku menguatkan hati saja.


' ya tuhan, aku hidup bermegahan dan berlimpah ruah. Sementara mereka menderita kesakitan, aku sungguh mendustai nikmatmu ya Rabb!!!'.


Kataku dalam hati sambil membatu menyusun obat kedalam lemari.


Aku sibuk membantu para pasien, teriris rasanya hatiku melihat anak balita tengah menangis menjerit-jerit. Sesekali menetes juga air mataku, kebetulan aku sudah menyuruh sebelumnya kepada kak Rika untuk bawa permen, coklat dan biskuit. Aku juga membeli balon yg belum ditiup untuk menenangkan hati anak'' kelak, persiapanku matang tentunya.


" Tiup saja balonnya semua, nanti kalau ada yg minta terutama pasien berikan saja kak. Cemilan juga bagikan rata, aku harap itu cukup...oke kak!!!".


Aku mengikat balon yg sudah dipompa,


Anak-anak mulai berdatangan dan meminta dengan senyuman malaikat mereka. Aku senang bisa membantu,


" Tante, boleh minta balon dan coklat?".

__ADS_1


Seorang anak balita perempuan menarik bajuku pelan, dia tersenyum manis tapi kulihat begitu pucat.


" Boleh, siapa namanya sayang?".


Aku memberikan balon dan coklat.


" Tasya, terimakasih Tante....!!!".


Dia mengambil balon dan coklat.


Aku menyentuh pipinya yg chuby,


Tasya" bolehkah Tante menunduk sedikit? Aku mau beri Tante kiss...?".


Katanya dengan agak malu.


Aku mengangguk dan menunduk,


Cuuup....!!!! 😘


Bibir mungil dan kecil itu menyentuh pipiku, terasa hangat dan punya kebanggaan tersendiri bagiku


" Terimakasih Tante, semoga Tante sehat selalu dan bahagia selamanya....!!".


Tasya berkata demikian sambil senyum.


Deg.....!!! πŸ’ž


Aku tersenyum kecil dan terharu


" Makasih sayang, semoga Tasya cepat sembuh. Oke sayang....!!!?".


Aku melambai kepada Tasya yg berjalan menjauhi aku sambil sesekali melihat kebelakang dengan senyuman.


' semoga tuhan mengangkat penyakitmu, semoga dia menjagamu seperti menjagaku di dunia ini sayang! Aku bersyukur bisa bertemu dengan anak sekuat kamu, Tasya anak manis lucu!!'.


Kataku dalam hati dengan hati tersayat.


Kak Rika" Aulia? Kamu kenapa? Hem?".


Kak Rika menepuk pundak ku karena aku hanyut dalam lamunan.


" Kasihan saja kak, hatiku sakit sekali...!!".


Kataku sambil meneteskan air mata.


" Mereka beruntung bukan...?".


Kata nya lagi dengan santai.


" Hah? Kok sakit dibilang beruntung...? Jangan mengulang lagi ya kak??".


Kataku dengan nada kesal sedikit.


" Beruntung karena ada kamu, kalau bukan karena banyaknya donasi kamu. Mana bisa mereka ada disini sekarang? Coba kamu gak ada, coba bayangkan bagaimana mereka sekarang? Mungkin sekarat di tempat tidur bukan...?".


Kata kak Rika serius namun santai.


Aku terdiam....


Aku tertegun....


Dan aku makin tersakiti oleh perkataan yg dikatakan kak Rika. Kenyataan nya memang begitu, realitanya memang benar seperti sekarang ini.


Oh tuhan.... Sungguh menyakitkan hati. Sungguh menyesakkan dada saja, itupun aku sering mengeluh dan mengkritik cara Alex mencintai dan menyayangi aku.


Rika" tahu tidak, tuan muda sangat mencintai kamu. Dia bisa panik jika mendengar teriakan mu, dia bisa menghentikan rapat yg nilainya milyaran dolar hanya untuk bertemu denganmu. Bahkan dia bisa berubah manis jika berhadapan denganmu, aku baru lihat hal semacam ini semua karena kamu....!".


Kata kak Rika sambil terus membagikan camilan kepada anak-anak.


' suamiku sayang....maaf...!'.


Kataku dalam hati kecil.


Deg....!!!


Deg.....!!!


πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“


Disuatu tempat Alex merasakan detakan jantung yg kencang dan deras. Teringat kepada aku seketika saja.


' Aulia, sayangku. Kamu baik-baik saja bukan? Kok aku tiba-tiba kepikiran ya? Hem....??? Gak bisa dipercaya nih!!'.


Kata Alex dalam hati dan cemas.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!! Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_1


__ADS_2