
Aku" bentar ya om, aku mau ketoilet. Kebelet pipis nih? Oke?"
Aku berdiri dan membawa hpku.
Alex" jangan lama2, kamu tahu dimana tempat toiletnya kan?"
Aku hanya senyum saja,
Sampai didalam, ada seorang wanita yg menabrakku dan aku terkejut.
Aku" ah.....maaf ya mbak...?!"
Aku berusaha bangkit dan melihat wanita yg menabrakku tadi.
Wanita itu langsung menamparku dengan keras sekali.
Aku" aaau....sakit. Apa apaan ini sih?"
Aku seketika marah padanya,
" Itu bayaran karena kamu merebut Alex dariku, masih kecil tapi gatel. Kamu mau berapa banyak uang? Aku akan memberikan nya sekarang padamu dengan syarat tinggalkan Alex...!"
Wanita itu menarik rambutku keras.
Aku" gak mau, ambil aja sendiri. Kamu kalah saing sama bocah sepertiku. Dasar jelek...berkaca sana....!!"
Lantamnya mulutku kepada wanita itu.
" Oh kamu berani ya sama saya, kamu gak tahu siapa saya? Hah....??"
Wanita itu marah dan berteriak.
Aku" gak tahu??? Mana tahu aku???"
Nada bicaraku kesal padanya,
Plaaak......!!!💥
Sekali lagi pisang lima jari mendarat mulus di pipiku ini.
Aku" pukul aja sepuas mu, aku gak masalah. Kesal ya sampai mau mati rasanya? Kasihan....deh....!!!?"
Aku tersenyum kepadanya,
Tangan wanita itu makin keras menarik rambutku, dan bibirku mengeluarkan darah karena kerasnya tamparan tadi.
Aku" kenapa berhenti? Apa kamu takut padaku? Kamu suka si om galak_sedunia itu kan? Ambil aja sana, aku gak keberatan kok...!!!!ha....ha.....!!!?"
Aku menertawakan dia, dan membuatnya lebih kesal dan marah lagi.
" Sialan...kamu wanita murahan. Sok suci dan jual mahal...kuberitahu kamu satu hal. Saya sudah berulang x tidur dengan Alex...dia puas dengan ku. Kamu hanya akan jadi bonekanya saja, tidak mungkin dia ganti selera. Anak bodoh....!!"
Wanita itu makin kesal dan mencekik ku dengan keras sehingga aku susah bernafas saja.
Aku" terserah, itu urusanmu. Diantara kita siapa yg murahan...wanita murahan atau istri sah? Hah....?? Bodoh....???!"
Kelihatannya wanita itu kesal sekali padaku dan mau memakanku hidup2.
"Aku....Cathrine Watsont...yg akan menjadi malaikat pencabut nyawa mu. Dan yg akan menjadi maut bagimu...!!"
Rine nama panggilan wanita itu,
Dia mengambil vas bunga yg ada didepan kaca wastafel toilet, dia menghantamkan vas itu kearah kepalaku. Namun aku mengelak tapi masih kena juga sedikit.
Slash.......!!!💢
Kecap kental mengalir dari kepalaku. Dan Rine berlari keluar toilet.
Aku" tolong....siapa saja tolong....???!"
Suaraku meminta tolong dan seorang pelayan wanita yg kebetulan lewat segera masuk dan kaget serta panik sekali.
Pelayan" mbak, anda kenapa?"
Dia kelihatan takut dan panik.
Aku" tolong, panggilkan Alexandra ... Tolong ya mbak...!!!"
Pintaku dengan meringis menahankan rasa sakit yg luar biasa.
Pegawai wanita itu berlari kencang kearah restoran dan berteriak,
" Tolong.....siapapun yg bernama Alexandra segera ikut saya. Kerabat anda dalam masalah....!!!! Tolong...!!"
__ADS_1
Alex langsung berdiri dan berteriak,
" Saya, saya...Alexandra. dimana Aulia?"
Alex berlari mengikuti pegawai wanita itu menuju toilet, sementara aku sudah dikerumuni oleh orang.
Alex melihatku seketika panik dan membawaku ke klinik terdekat untuk pertolongan pertama.
Hampir sejam aku ditangani oleh dokter jaga diklinik itu,
Dokter" keluarga Aulia....???"
Dokter berteriak didepan pintu.
Alex berdiri dan panik,
" Ya dok. Bagaimana dengan istri saya?"
Wajah Alex panik dan semaput.
Dok" maaf pak. Sepertinya istri anda kena luka dalam, lebih baik bawa kerumah sakit besar saja. Dia sudah sadar, dan anda boleh membawa dia periksa lebih lanjut lagi nanti...takutnya bahaya...!"
Dokter menyarankan kami kerumah sakit besar untuk periksa lebih lanjut.
Alex" tapi dia gak apakan?"
Alex masih takut dan panik.
Dok" rumah sakit Clinton, saya punya relasi disana. Rumah sakit itu yg paling terbaik dikota ini...bagaimana pak?"
Dokter itu gak tahu, yg punya rumah sakit ada didepan nya.
Alex" baiklah, saya akan hubungi pihak rumah sakit sekarang. Terimakasih!!?"
Alex mengambil hp nya,
Dok" perlu saya bantu buatkan memo?"
Dokter menawarkan pertolongan pada alex. Dengan percaya dirinya...
Alex" terimakasih, saya tidak butuh memo anda. ALEXANDRA CLINTON... itu nama saya dok... Terimakasih...!!?"
Alex menelpon pihak rumah sakit.
Alex membentak kepala rumah sakit dan marah2 gak jelas.
Dokter itu terkejut saja dan jadi malu,
" Maaf saya gak tahu anda adalah Alexandra Clinton...maafkan saya...!!?"
Dokter itu seketika ketakutan menatap mata Alex, wajahnya berubah dingin dan datar sekali.
Alex" sudahlah. Makasih banyak ya...!!"
Alex masuk kedalam ruangan dan melihatku yg sudah sadar.
Dokter' seram sekali, Alexandra memang melegenda. Big bos yg kejam dan galak, tanpa ekspresi. Wajah datar dan dingin seperti es...kenapa biasa aku berhadapan dengan orang yg menjadi legenda kota ini. Sialnya aku...!!'
Gumam dokter itu dengan kesal dan merasakan ketakutan menatap Alex.
Alex" Aulia, mana yg terasa sakit?"
Alex panik kelihatan sedih,
Aku" kepalaku dihempaskan vas bunga, wanita sialan itu mengerikan sekali..!"
Alex" siapa dia?"
Aku" jangan bertanya lagi padaku? Dia salah satu fans beratmu...aku hampir saja mati karena dia mencekikku...!!"
Alex" siapa sih? Kamu menakuti saya!?"
Aku" aku lebih takut lagi akan ganasnya mantan pacar om, Cathrine...sialan!?"
Alex" apa? Cathrine yg melakukannya?"
Alex terkejut sekali.
Aku" mencekikku hampir mati karena susah bernafas, menarik rambutku kasar dan keras, menghantam kepalaku dengan vas bunga, menampar pipiku lebih tiga kali dengan keras. Aku hampir mati gara2 masa lalu om...tolong jangan libatkan aku lagi, kumohon....???!"
Tangisku pecah karena menahan sakit dikepalaku, kurasakan duniaku berputar2 gak jelas gimanalah rasanya.
Alex" syg kamu yg sabar, sebentar lagi pihak rumah sakit akan datang menjeput kita. Kamu akan berobat lebih intensive lagi...jangan kuatir syg???!"
__ADS_1
Alex mengusap2 kepalaku lembut.
Alex' sialan Rine...? Mau apa rubah betina itu disini? Setelah Gaby...sekarang Rine...? Kenapa mereka bergentayangan didekatku setiap saat seperti hantu, aku heran dengan mereka semua. Dasar wanita licik dan jahat, awas saja. Kuhancurkan kalian sampai berkeping2, kupastikan hidup kalian seperti dineraka!'
Gumam Alex dalam hati kecil.
End....
Kubuka mata perlahan, kulihat ibu dan papa mertuaku meneteskan air mata.
Aku" aku cuma mimpi kan? Mimpi....?"
Kataku dengan menahan sakit.
Ibu" tidak syg, ini ibu dan bapak mu. Coba lihat kami disini menunggumu sejak tadi pagi. Lihatlah lagi....ibu ini nak....!!?"
Ibu memelukku dengan tangisan.
Huuuaaaaa.......!!!!ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Tangisku pecah dan tak bisa ditahan lagi. Emosiku tak terkendalikan lagi mengingat sakit kemarin itu.
Aku" ibu....bapak....aku mau pulang saja. Aku tidak mau disini lebih lama....!!"
Ibu" iya kita pulang setelah kamu sembuh, ibu janji padamu??"
Ibu mencium keningku lembut.
Alex hanya tertunduk merasa bersalah.
Bapak" apa yg kalian lakukan pada anakku? Lebih baik kubawa pulang saja!".
Bapak membentak Alex.
Ibu" sebenarnya apa yg terjadi?"
Ibu bertanya lemah lembut.
Aku" Alex gila Bu....dia punya banyak mantan kekasih. Mereka mau...hiks...membunuhku karena om!?".
Aku menangis sengkukan.
Ibu" pak Alex, bagaimana nasip anakku?"
Ibu melirik Alex tajam.
Alex" iya, aku akan menyelesaikan semua nya dengan cepat...!!?"
Alex menepuk jidat dan tampak lebih stres lagi kulihat.
Alex' kuhabisi kalian semua, lihat saja nanti ya. Beraninya mengganggu ku!?'
Gumamnya dalam hati.
Ting.....Ting......tong....!!💬
Hp Alex berbunyi pesan masuk.
Fei: mau diapakan mereka?
Alex: tuntut....buat mereka bangkrut. Kuberi kamu waktu seminggu.
Fei: apa harus kita membeli aset mereka?
Apa tidak.berlebihan, nanti bakal mencolok kepublik pula...Lex?
Alex: kerjakan saja sesuai perintah, mau mati besok???? Ha......hah?
Fei: baiklah bos, semoga Aulia cepat sembuh ya. Kamu harus kuat Lex....!!!.
Alex menutup telpon dan pamit pergi,
Alex" Aulia syg, aku ada urusan penting. Kamu disini saja sama papa...oke...??!
Aku hanya buang muka, Alex menghampiriku dan mencium keningku.
Alex" akan kubalas mereka seribu kali lebih sakit, maafkan aku syg....!"
Alex berbisik lembut dan langsung pergi meninggalkan kami.
Kutatap pundak orang yg selalu membuatku kesal itu hingga jauh dan menghilang. Sedikit kesal dalam hatiku, tapi sudahlah. Aku sudah melupakan semua yg terjadi, aku hanya tidak bisa menahan rasa sakit kepalaku saja.
Untuk itu aku sering menangis dan uring2an gitu deh. Maklum aja...aku masih bocah loh...😂😂😂
__ADS_1
Jangan lupa like n komen....