
Aku bangkit dan mandi, setelah itu aku membaca beberapa dokumen diatas meja. Karena aku tak paham, aku telpon Ell untuk membantuku.
Ell" mana yg kamu tak paham?".
Duduk disampingku dan mulai memperhatikan dokumen dengan serius.
Aku" bagian ini yg mungkin bermasalah, coba om perhatikan lagi?".
Ell" hei, aku gak setua itu juga Aulia...?".
Dengan nada kesal padaku.
Aku" maaf ya, tapi aku nyaman loh. Baiklah aku akan panggil nama saja, Ell?".
Kulirik Ell senang dan suka kupanggil hanya nama kecilnya.
Ell" kamu yakin bisa mengerjakan ini?".
Ell melirikku tajam.
Hem......!!! Jawabku tegas.
Ell memberikan arahan dan pengertian yg mudah ku mengerti. Sungguh Ell bijak dan mawas diri...sama seperti Fei.
Hampir 20 menit aku mendengarkan arahan Ell dan mulai paham masalahnya,
Ell" mana Alex? Hem...?".
Dari tadi melirik kesana kemari, namun gak ketemu sosok yg dicari.
Aku" tidur, kepalanya pusing. Kenapa?".
Aku tersenyum lebar.
Ell' ya tuhan? Dikantorpun masih sempat ambil jatah, dasar monster aneh. Hobinya main ular_ularan dikantor. Ya apa boleh buat dia bosnya...!?'.
Gumam Ell sambil tersenyum keluar ruangan dengan tawa gelak lagi.
Aku kemudian meminta Rini sang sekertaris om galak_sedunia untuk membuatkan aku jus jeruk, alpukat dan strawberry tanpa es.
Setengah jam kemudian, tenggorokanku yg sudah mulai kering akhirnya bisa menikmati indahnya dunia yg diciptakan oleh Tuhan.
" Hah....!!! Akhirnya puas juga? Enak...!?". Kataku dengan bahagia dan lanjut kerja lagi didepan layar laptop ku.
Ting....tong....!!!?📲
Ibu_syg is calling....
Aku: ya Bu?
Begitu senang nya aku mendengar suara ibu sesudah lama putus kontak.
Ibu: sesibuk apapun. Cobalah pulang. Ibu dan ayah kangen sekali sama kalian?!
Kudengar suara ibu sumbang dan serak.
Aku: baiklah Bu, malam ini kami pulang. Sabar ya Bu,....???
Aku seperti tersayat2 dan hatiku perih,
Ibu: baiklah, hati2 dijalan syg...!!?
Kututup telpon dan konsentrasi ku buyar.
Untung saja pekerjaanku sudah selesai, tinggal print dan copy saja. Selesai semua, aku kembali kekamar dan melihat om masih terlelap dalam mimpi.
Kutuliskan pesan diatas meja,
# aku pulang kerumah ambil baju, ibu menelpon minta kita pulang. Masalah proyek PT. Bumi Mas sudah selesai kukerjakan dan tinggal tanda tangan diatas meja. Mandi dan bersiaplah #.
Aku kemudian pulang minta antar sama sopir. Ya bapak yg selalu mengantar kami kesana dan kemari setiap harinya.
Aku naik keatas dan menuju kamar, bibi mengikuti dari belakang.
Bibi" kenapa nyonya? Saya bantu?".
Aku" iya aku mau pulang kerumah ibu, malam ini kami gak pulang. Tolong buatkan beberapa masakan enak, mau bawa kerumah ibu. Bisa?".
Aku tersenyum lebar sambil menyusun baju kedalam tas besar.
Bibi" baik nyonya, saya siapkan!!".
Bibi kembali kedapur dan membuatkan beberapa masakan untuk dibawa kerumah ibu. Aku gak mau ibu repot dan capek masak untuk kami nanti malam.
Sampai rumah ibu...
Ibu menyambut dengan senyuman dan pelukan kasih sayang yg sudah lama kurindukan. Ah....begitu hangat dan nyaman sekali, home sweet home.
Om mengeluarkan isi bagasi, ya masakan yg kubawa dari rumah. Meskipun om sudah jadi menantu tapi ibu dan ayah masih gugup jika menatap apa lagi berbicara langsung.
Ibu" bagaimana kabar kalian?".
Ibu menyajikan teh hangat dimeja.
Aku" baik Bu, Alhamdulillah...?".
Aku memberikan segelas teh kepada om yg hanya diam dari tadi mungkin dia gugup mau bicara apa sama mertuanya.
Ayah" apa kegiatan sekarang syg?".
Ayah tersenyum melihatku,
Aku" buka usaha catering buat karyawan kantor om aja sih yah...???!".
Ayah dan ibu kaget sambil melotot, mungkin mereka kaget aku panggil suamiku itu dengan sebutan 'Om'.
Ayah" Aulia...sopan terhadap suamimu!!".
__ADS_1
Nada bicara ayah meninggi,
Aku terkejut dan sedih, " ya yah, maaf?".
Ibu' kamu harus minta maaf sama suami mu, jangan ulangi lagi?".
Suara nya agak meninggi juga.
Om" sudah, biarkan saja dia maunya apa! Saya juga gak keberatan kok,...!?".
Suara nya lembut dengan wajah datar.
Ibu dan ayah hanya terkejut melihat om, sementara om gak bergeming sedikitpun. Hanya diam, wajah datar dan menikmati teh hangat yg ada.
Aku' untung aja gak kupanggil om mesum dan genit. Iiissszzz!!! Dasar?'
Gumamku dalam hati kecil.
Makan malam terasa aneh bagiku, biasanya om bakal ngoceh ini dan itu gak jelas gitu lah. Kok dia sekarang hanya diam saja dan menikmati makan nya? Aku curiga bukan main padanya, entah setan apa yg merasukinya.
Aku" mau tambah lagi gak syg?".
Dengan mulut manis berbisa, sambil tersenyum sini padanya.
Hm......mm!! Jawabnya singkat.
Aku mengambilkan makanan lagi dan menaruhnya kedalam piring nya. Ibu dan ayah hanya diam melihat kami.
Om' wow....? Akting yg bagus. Mulai besok syg, kamu seharusnya masuk dunia entertainment saja jadi seleb. Gak percuma bakat alami kamu itu. Awas saja kalo sampai kamar berubah lagi, lihat saja nanti dikasur???'.
Gumamnya dalam hati sambil senyum senyum gak jelas gitu.
Iiiih, sungguh menakutkan lah. Harimau tersenyum...? Mana adakan?
Selesai makan, aku membantu ibu cuci piring, sementara om masuk kedalam kamar. Ayah hanya baca koran didepan tv sambil lihat acara lawakan.
Ibu" mandi sana, langsung temani suami mu istirahat syg? Jangan buat dia nunggu kamu lama2. Kasihan...!!?".
Aku bergegas menyusulnya, kulihat om hanya duduk diam diatas kasur.
Om" kamar kamu sempit sekali, kamar mandinya juga gak ada air hangat...!".
Dengan nada kesal bukan main.
Aku" mau bagaimana lagi, kami hanya orang miskin yg sederhana saja. Gak tidur di got saja sudah bersyukur om!!?".
Aku menuju kamar mandi.
Gak lama aku selesai, aku hanya melihat si Om cemberut saja.
Aku" kenapa? Ayolah mandi, kita harus tidur setelah ini. Aku lelah loh?!".
Om" gak mau? Mandikan saya?!".
Aku terkejut dan mataku melotot kaget.
Aku" ya ampun om, ayolah. Jangan manja begitu loh, sana mandi...!!".
" Ini ambillah, segera mandi sana?!". Kataku dengan tegas dan jelas.
Om" mandikan saya, atau saya akan pulang sekarang?".
Ancaman yg ampuh membuatku meleleh ketakutan setengah mati.
Akhirnya aku hanya bisa pasrah, mengikuti kemauan dia saja. Aku mengikutinya kedalam kamar mandi, membukakan bajunya.
Wow...badannya bagus dan indah dipandang mata. Rasanya encess ku jatuh dan mataku jatuh cinta dengan tubuh yg kekar dan bagus itu.
Om" ini semua milik kamu syg, jangan menatap seperti itu. Bagian tubuh saya mana yg belum kamu lihat, hah??".
Aku terkejut dan kesal bukan main.
Aku' sial,.dia menggodaku lagi sekarang. Dasar otaknya mesum, gak pernah normal. Kucuci pakai rinso sama bayclin aja kali ya? Biar bersih tuh otak ngetesnya selama ini...!!'
Gumamku dalam hati kesal bukan main dengan sikapnya yg manja.
Om" gosok yg benar, biar habis ini kamu bisa bebas mencium tubuh saya...!!".
Dengan senyum liciknya menggoda ku.
Aku' iiiiizzzz, mampuslah aku. Gak tahan rasanya ingin melakban mulut om. Supaya gak asal jeplak aja, kesal deh. Nasib...nasib...punya suami ganteng otaknya ngeres dan mesum aja...!!'.
Kataku lagi dalam hati.
Om" kamu pasti keselkan syg? Habis ini kita main kuda_kudaan lagi. Oke?".
Aku menuangkan sabun cair diatas kepalanya dan langsung keluar.
Ha....ha....aaaa tawanya pecah.
Om' pasti dia kesal setengah mati,.wajahnya imut sekali kalo lagi kesal dan marah seperti tadi. Oh Aulia syg, kamu membuatku makin cinta saja. Sungguh, cintaku padamu tak terhingga!'.
Gumam om sambil terbahak sendiri didalam kamar mandi.
Selesai mandi, aku tidur membelakangi si Om galak_ sedunia itu.
Aku" om, tadi marah2 dikantor. Kenapa ya om seram dan galak dikantor?".
Aku berbicara membelakangi dia.
Om" iya, maaf kamu kaget ya syg?".
Menjawab dengan lembut.
Aku" itu hak om marah, tapi gak main pecat juga. Pernahkan om pikir kenapa mereka begitu, ada keluarga yg harus mereka jaga dan beri makan...!!".
Om" tapi itulah kerja. Mau bagaimana lagi, saya sensitif kalo masalah kerja!".
__ADS_1
Aku" iya aku tahu, om galak_sedunia...!".
Aku tersenyum kecil.
Om" ayo tidur,.saya lelah. Atau kamu mau main ayunan enjot_enjotan lagi hah?".
Aku" aku gak minat, selamat malam!".
Kami tidur dan terlelap juga.
Pagi hari, ibu mengetuk pintu untuk sarapan bersama. Aku bangun dan membangunkan singa yg sedang tidur.
Aku" om bangun, kita sarapan yuk?".
Sambil mengguncang tubuhnya,
Hm........mm jawabnya ketus.
Aku" ayolah bangun, gak enak sama ibu!".
Masih menarik tangannya.
Om menarikku dan aku mendarat diatas tubuhnya dengan mulus.
Om" saya mau sarapan komplit hari ini?".
Katanya sambil meraih daguku.
Aku" maksudnya apa?".
Aku takut dan gugup.
Om" kamu pasti tahu maksudnya...!".
Om tersenyum licik dan jahat.
Om melumat bibirku, dan seketika berbalik **** tubuhku. Tangan nya meraba kedalam baju piyama ku.
Mulai meraba benda kenyalku, membuka bajuku dan melemparkannya kebawah lantai bersamaan dengan bawahan ku.
Menghembuskan nafas hangat ketelingaku, membuatku menggeliat dengan gelisahnya. Tangannya sudah mengusai dan menjamah tubuhku.
Menghisap benda kenyalku dengan erotisnya, membuat aku menggeliat dengan aktifnya,
Aaaah......aaaah, hm......mmm!!
Suaraku membuatnya bersemangat.
Om" mengerang lah syg, saya suka suara sexy mu itu syg. Ayolah....syg?!".
Sambil menghisapnya dan sesekali menggigit manja benda kenyal itu.
Om" kalau kamu menjerit, seluruh isi rumah akan tahu apa yg kita lakukan sekarang. Apa kamu mau syg?".
Tersenyum puas melihatku mengerang.
Aku menutup mulutku dengan sebelah tangan, sementara tanganku yg lain mencengkram pundaknya kuat.
Aaaah......aaaah, ampun om!!!?
Kataku lagi dengan suara terputus2.
Kurasakan benda hangat dan keras diantara kedua kakiku,
Om" baiklah syg, aaah...inilah intinya. Jaga mulutmu agar tidak menjerit. Saya akan melakukannya lembut kok...!!".
Kurasakan benda hangat itu berusaha untuk masuk menerobos diantara kedua kakiku dengan paksa.
Jluuub.....!!! Dia mendarat, ya hangat dan begitu bertenaga.
Om, pelan2 ya....!! Kataku dengan suara yg terengah2 dan keringatan.
Agar aku tidak berteriak, om melumat bibirku sambil bergoyang dengan lembut. Perasaanku bercampur aduk berputar2.
Hampir sejam aku menahan dan bekerja keras dibawah tekanan. Ya om melakukannya dengan lembut dan perlahan2 agar aku merasa nyaman.
Crooot.....!!!
Ada beribu calon Clinton junior yg dia tanamkan pada sebidang tanah subur. Aku hanya tergeletak tak berdaya, om menutupi tubuhku dengan selimut. Kemudian dia mandi dan turun kebawah untuk sarapan.
Ibu" mana Aulia?".
Curiga melihatku tak kunjung keluar.
Om" masih tidur, kecapean mungkin. Dia telah bekerja keras dari semalam...!!".
Sambil tersenyum kecil.
Ayah" apa Aulia tidak merepotkan?".
Ayah kuatir sekali padaku.
Om" tidak sama sekali, dia anak yg pintar dan cerdas. Terimakasih sudah mendidiknya seperti sekarang ini...!!".
Ibu dan ayah hanya diam saja melihat om. Sementara aku masih tertidur lelap.
Selesai sarapan, om meminta ibu membuatkan sarapanku dan dia membawakannya kekamar.
Ayah" pak Alex perhatian sekali pada anak kita. Sungguh kasih sayangnya besar sekali ya kan buk?".
Ibu hanya mengangguk saja.
Aku menggeliat didalam selimut, sementara om memandangku teliti.
Om" manis sekali, wajah polos seperti bayi. Kamu sudah menawan hatiku, sungguh aku beruntung sekali. Jadilah ibu buat anakku kelak...!!".
Om menaruh obat kedalam susuku, entah apalah itu manalah kutahu.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen ya...