Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
29


__ADS_3

Seperti biasa jam 11 siang, aku sudah On The Way menuju gedung tempat suamiku bekerja...alias hidup nya.


Aku masuk membawa rantang, namun kali ini satpam yg membawakan rantangku menuju ruangan om. Ya kupikir om yg menyuruh nya, takut merepotkan aku membawa makan siang. Bayangkan saja, aku membawa 2rantang untuk 4orang makan. Biasalah.... Fei dan Zack juga makan bersama kami.


Ketika aku masuk, mereka bertiga sudah menungguku datang. Mungkin setelah aku masuk, recepsionis menelpon sekertaris om. Perfecto....!!!!


Fei" hari ini kita makan apa sih, manis?".


Fei mulai menggodaku dengan manja, Alex menatap Fei penuh dendam.


Wajar saja, si om galak_sedunia itu gak suka aku diganggu pria lain selain dirinya. Sungguh tidak fear kan woy?


Ell" entah kenapa, aku juga mulai suka masakan kamu loh, Aulia...??".


Zack menutup buku yg dibacanya,


Aku" ayam goreng pop, tumis capcai, sambal ijo dan perkedel... Suka?"


Aku menyajikan kedalam piring mereka, dan mereka mulai menyantap nya dengan perlahan tapi pasti, alias habis bersih tak tersisa sedikitpun.


Om" Fei, sudah mengurusmu kekampus unggulan. Mulai besok jam 2 siang kamu kuliah syg, kan gak bertabrakan sama jadwal catering kamu? Ya kan?".


Aku" makasih ya Fei...aku senang!!".


Aku tertawa girang dan bahagia, membuat mereka bertiga hanya tersenyum manis saja.


Om" tapi kamu gak boleh bawa mobil sendiri, harus pakai supir. Besok akan ada yg anter jeput kamu kekampus?".


Masih menyantap makanan pelan.


Aku" makasih, om syg.....!".


Aku berkata seperti tidak ada beban.


Huuuek......!!!


Bu.......uur!!!


Fei dan Ell tersedak mendengar ucapanku, yg menurut mereka aneh itu.


Fei' gak salah dengar, sudah sejauh apa hubungan mereka ya? Hei....???'


Fei berkata dalam hati.


Ell' wow.....kemajuan pesat. Kukira cuma main rumah2an aja. Rupanya serius tingkat dewa mereka! Baguslah...!'


Kata hati Zack salut dengan Alex, sahabat karibnya itu.


Om" tapi, saya gak mau dengar kamu kecapean ini dan itu. Saya minta kamu serius kuliah, berhenti catering nya kalau kamu lelah dan bosan. Oke!!?".


Aku" baiklah, om galak_sedunia.....!".


Mata mereka bertiga terbelalak lebar.


Selesai makan, Fei dan Ell kembali bekerja keruangan mereka masing2.


Aku" om, makasih banyak sudah perhatian dan baik. Terimakasih!!!".


Aku mencium pipinya,


Seketika wajah om berubah merah seperti demam saja, raut wajahnya gugup seperti mau pergi perang.


Om' syukurlah kalo kamu suka, aku bahagia sekali melihatmu kembali ceria seperti dulu lagi... Terimakasih syg?'


Katanya dalam hati sambil tersenyum menatapku membaca beberapa map.


Aku" mau aku bantu? Apa yg bisa kulakukan sekarang om??".


Aku membaca dokumen yg terletak didepannya.


Om" sini saya bantu kamu??".


Aku mendekat kearahnya dan duduk tepat disampingnya seperti kemarin.


Aku" mananya yg harus ku perbaiki?".


Menatap dokumen dengan hati2.


Om" ini, lihat?!".


Dia menunjukkan bagian yg harus diperbaiki lagi. Dan bla.....bla...!!!


Aku hanya mengangguk dan mulai menatap layar laptopnya dengan serius.


Om" sungguh manis sekali!!".


Sambil tersenyum melihatku.


Dua jam kemudian....,


Fei" Alex, ini berkas yg kemarin kamu minta....!!! Coba lihat lagi deh?".


Fei meletakkan berkas diatas meja dan kaget melihatku sedang asik didepan laptop sambil minum jus Alpukat,


Fei" sedang apa anak kecil itu?"


Menunjuk kearahku dan tertawa terbahak karena aku tidak melihatnya.


Om" membantu....! Apa lagi??".


Nada bicara om seperti biasa, datar dan tanpa ekspresi apapun melihat lawan bicaranya dan akhirnya kesal juga.


Fei" apa yg bisa dia kerjakan? Huh....!??".


Memijit jidat dan masih bingung.


Om" proyek Taman hijau. Pengeluaran dan pemasukan kemarin bermasalah!".


Om melemparkan berkas yg kemarin sudah kuperbaiki.


Fei membacanya dengan santai dan serius, tanpa berkata apa2.


Fei' wow....? Ternyata lumayan juga kerjanya, bagus dan matang. Haiiiszz??'.


Gumam Fei sambil menggelengkan kepala saja seakan tak percaya dengan hasil yg kukerjakan kemarin.


Om" tenda tangani itu, lalu kembalikan ke dewan pengawas. Aku gak mau ada kesalah fatal semacam ini...paham!!!".


Alex melirik Fei tajam,


Fei" ah.....!!!!? Baiklah bos, kamu lebih menakutkan dari yg kukira sih...!!!"


Fei keluar dan masih kesal, berdecak sepanjang jalan menuju ruangannya.


Aku" memang siapa yg menghandel?".


Aku masih sibuk dengan layarku.


Om" manager bagian divisi Fei. Kenapa?".

__ADS_1


Om sibuk menandatangani berkas didepannya dengan cepat dan lelah.


Aku" oh, seandainya itu disengaja? Hah?".


Buuuk.....!!!⚡💢


Om menatapku tajam dan memukul meja, membuatku kaget dan tersadar dari keseriusanku ini.


Om" sial.....!!! aku melupakan nya?".


Om kesal dan terdiam.


Aku" minum obat pikun om, gampang!!".


Aku tertawa gelak tanpa suara,


Kulirik dengan rasa takut, kulihat om galak_sedunia terdiam saja. Dan aku tahu, sesungguhnya dia sedang marah.


Om" hei....anak nakal. Kamu bilang apa? Saya tidak dengar....???!".


Masih dengan nada kesal mendalam,


Aku" minum obat pikun, kalo gak salah!".


Aku terkaget dan pura2 bego saja,


Seketika om berdiri dan menarik tanganku, om menghentakkan tubuhku. Seketika aku ambruk dan terlentang diatas meja nya.


Kurasakan nafas nya hangat dan wangi, setidaknya wangi surga dunia...


Wk...wkwkwkwk....!!!🤣🤣🤣


Aku" maaf om, aku gak sengaja! Oopps!".


Om menutup mulutku dengan satu jari.


Om" diamlah, kamu nakal. Saya kasih kamu hukuman karena bilang saya pikun. Hei....? Aulia? Benarkah saya pikun??".


Ya jantungku berdebar kencang, kala menatap wajah tampannya. Lalu hidung kami bersentuhan lembut.


Kugenggam erat lengannya, karena aku gugup, panik dan takut akan apa yg akan dilakukan om setelah ini.


Haiiiiz.....!!! Kukira nyawaku akan dicabut malaikat. Soalnya ubun2 ku terasa dingin.


Om" hei...tadi kamu dengan beraninya berkata saya pikun. Apa saya setua itu? Ayo jawab, kalo kamu gak jawab. Saya akan makan kamu disini...sekarang...diatas meja ini juga!".


Oh My God, jantungku seperti copot dan berlarian entah dimana lah. Tubuhku gemetar dan mulai terasa dingin.


Aku dan om hanya saling menatap, matanya menatap aku dalam dengan begitu tajam. Nafas nya hangat mengenai wajahku dan hidung nya bersentuhan dengan hidungku.


Hayoooo, siapa yg gak Panic kebakaran jenggot. Orang paling tampan di kota xxx sedang menatapku dengan wajah yg di impikan setiap gadis dikota ini.


Om" kamu diam, jangan salahkan saya!".


Sontak membuatku terkejut,


Aku" maaf....maafkan aku ya om!!".


Om menatapku tajam,


Om' sial, wajahnya begitu manis dan menggoda sekali. Entah sejak kapan aku mulai kecanduan dengan bocah nakal ini, membuatku frustasi saja. Sial....sial, aku tidak bisa menahan lagi, sial....!!'


Om bergumam dan merasa kesal setengah mati sambil menatapku.


Cup....!!!💕😘


Lalu,,,,


T


I


B


A


.


.


.


T


I


B


A


Kring.....kring.....!!📞


Telpon diatas meja berbunyi, membuat kami buyar dan gugup.


Aku" telpon nya berbunyi tuh, angkat!!!".


Aku bergerak cepat dan itu tidak berhasil juga, tangan kanan yg kuat itu memelukku dengan erat.


Om" ya halo, nanti kembali hubungi saya 2jam lagi. Paham....!!!".


Tut....Tut.....Tut...!!!📞


Telpon terputus dipihak bos.


Aku" jangan menatapku seperti itu?".


Aku mulai gugup dan takut beneran.


Om" kita lanjutkan yg sempat tertunda tadi, api yg sudah menyala sulit dipadamkan. Paham kamu???".


Sambil mencium keningku.


Aku" bisa ampuni saya paduka Raja?".


Dengan wajah manis dan imut.


Om menatapku dan tertawa gelak,


" ha...ha....ha.....!!! Kamu lucu loh!?".


Aku" bisakah lepaskan aku? Om terlalu kencang, pinggangku hampir putus dan berserakan. He...He....eee!!".


Aku tertawa didepannya,


Om" saya kasih kamu hadiah untuk masuk kuliah besok. Agar kamu ingat dan konsen belajarnya... Oke!!".


Om menggendongku seperti mengangkat karung beras saja.


Om" kamu kenapa ringan sekali syg? Seperti kapas saja...!!".

__ADS_1


Kaki jenjang nya melangkah keruangan biasa tempat kami tidur semalam.


Bruk.....!!!💥


Tubuhku terlentang dikasur, dan om berbaring disebelahku.


Om" kamu bos catering, kok ringan sekali sih. Kamu gak makan ya setahun?".


Ucapannya membuatku tertawa gelak dan terbahak,


Aku" makan kok, memang dari dulu aku sudah begini tahu. Masa iya aku ringan seperti kapas ya om???".


Aku menatapnya dengan serius.


Om" ringan seperti kapas, bagaimana kamu nanti hamil. Mana mungkin?".


Aku' hah? Jauh x hayalan nih om. Waduh, kalau benar begitu, berarti bakal ada 2 orang yg akan menyiksaku setiap hari! Huh....seram sekali jika membayangkannya seperti ini....!!!'


Gumamku dengan sedikit takut .


Om" kenapa? Saya mau kamu yg menjadi ibu dari anak2 saya kelak. Sudah saya putuskan demikian, tidak bisa ditawar dan diganggu gugat....sah!!!! Sah....!".


Tawa nya dengan riang kudengar.


Aku hanya terdiam, dan kulihat si Om galak_ sedunia memejamkan mata.


Aku" ya sudah tidur....!!!"


Aku beranjak dari kasur,


Om" tidak, saya tidak tidur. Hanya mencoba menahan dan meredam api yg sudah menyala ini. Dasar bodoh....!!".


Om melemparkan bantal ke kakiku,


Seketika aku berlari keluar, menyelamatkan diri. Sekertaris di depan pintu ruangan menatapku heran karena berlari tergesah2 keluar ruangan.


Rini' heh? Baru siap berenang di air yg kering ya? Selera direktur memang aneh bin ajaib. Aku tak paham lah...!'


Masih bergumam kesal dan kecewa.


Aku menghampiri meja receptionis dan meminta bayaran untuk yg semalam. Selesai urusan catering, aku pergi ke toko yg menjual perlengkapan alat tulis.


Sekedar hanya beli buku dan pulpen saja, membeli yg menurutku penting sajalah.


Selesai itu, aku duduk dicafe menunggu Indah anak pemilik toko kelontong tempat aku bekerja dulu sewaktu masih sekolah SMA.


Indah melambaikan tangan diujung jalan dan menghampiriku. Aku bahagia dan kangen sekali dengan nya.


Indah" apa kabar Lia?"


Sambil memelukku hangat sekali.


Aku" kangen deh kak, bagaimana ibu dan toko kita? Hem....??".


Aku menyodorkan buku menu.


Indah" lumayan, sejak Lia belanja ditoko kami. Lumayanlah maju...!!".


Senyum kak indah begitu menjadi obat dihatiku,


Aku" Alhamdulillah ya kak, titip salam sama semuanya ya kak???".


Aku senang sekali akhirnya bisa ketemu kak indah, orang yg sudah ku anggap seperti keluarga dan saudaraku.


Indah" sejak kapan kamu buka catering? Sumpah aku masih gak yakin?".


Sambil Mencubit pipiku manja.


Aku" iya kak, aku usaha catering untuk karyawan di perusahaan suamiku. Maaf ya kak...aku gak bilang sama kalian. Kalau aku sudah menikah sejak lama!".


Aku sedih dan kecewa,


Kak indah begitu kaget dan gak percaya melihat ku, apa lagi usiaku dan kak indah beda 5thn. Dia pasti gak bakal percaya kalau aku sudah menikah, apalagi kuberitahu kalau suamiku itu Alexandra Clinton. Pengusaha muda yg sukses dan super ganteng kayak oppa Korea.


Indah" yg bener kamu Lia, jangan bercanda ah....kapan kamu nikah?"


Masih dengan nada penasaran dan bingung kepadaku, seakan gak percaya akan perkataan ku.


Aku" sebelum lulus sekolah kak, tepat dihari ulang tahunku. Tapi cuma di KUA aja...gak pake resepsi lah. Simple....!!".


Kulihat kak indah kaget dan geleng kepala menatapku dengan serius.


Mata kak indah gak berkedip sedikitpun menatap ku, jadi aku sedikit takut.


Indah" hei....Lia. kamu gak bercanda kan? Kalo bohong masuk neraka loh...!!!?".


Kak indah mencubit pipiku dengan gemas dan kali ini lebih kuat. Kurasakan begitu sakitnya.


Aku" aaaauw.....?! Sakit loh kak?".


Sambil mengusap2 pipiku yg merah dicubit oleh kak indah.


Indah" aku masih gak percaya, kamu pasti bercanda kan? Supaya buat aku kepo dan BeTe kan? Aulia jahat.....!!!".


Sambil melipat tangan kedada.


Aku" bener loh kak, kapan aku bohong. Mana berani aku bohong sama kakak!".


Aku masih merasakan sakit dipipiku, dan berusaha menahannya.


Ting....tong....!!!📲


Hp ku berdering,


Om galak_sedunia ia calling.....


Aku: ya?


Om: dimana? 💢


Dengan nada kesal karena aku gak pamitan dan memberitahu.


Aku: dicafe, gak jauh dari kantor....!


Aku gugup dan bingung.


Om: kemari sekarang, temani aku rapat.


Masih dengan nada kesal,


Aku: gak mau ah? Tidak....!!!


Om: kalo kamu gak datang dalam 15menit, besok pagi gak akan bisa bangkit berdiri. Kita sambung yg tertunda tadi, cuma kamu dan saya....!!!


Tut....Tut.....!!!💢


Telpon nya terputus dan aku panik 3000. Bayangkan saja, semua keinginan om genit ini harus dituruti. Seperti Yang Mulia Raja saja....


Jangan lupa like n komen ya....👍

__ADS_1


__ADS_2