Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
82


__ADS_3

" Aku mau tahu sejauh mana kamu bisa berakting denganku!".


Kata Alex dalam hati kecil.


Wow, senyum Alex begitu menakutkan sekali. Bayangkan saja jika iblis tersenyum...? 😨 Sungguh luar biasa.....😂


Maksudnya luar biasa menakutkan dan menyeramkan sekali. Uuuh! Takut...! Aou ahh gelap!!!


Ric masuk dan memberikan map yang isinya rahasia, bahkan diapun tak tahu apa itu.


Klak.....!!! 💢


Pintu terbuka, Ana sedang mandi dikamar sebelah. Alex dan Ric berbincang berdua saja.


" Kau tahu? Aku sudah lama menantikan kesempatan ini. Tanpa umpan aku menangkap ikan besar! Bukankah itu rejeki besar...?".


Kata Alex sambil membuka map itu dan menyuruh Ric melihatnya.


Ric membaca, alangkah terkejutnya Ric setelah tahu bahwa Anak ada hubungannya dengan kematian Boby Clinton dan penculikan yang dilakukan keluarga Burdock. Mata Ric membulat dan keringat dingin.


" Saya kira tuan tidak begitu? Maaf saya sampai salah paham tuan!".


Kata Ric meminta maaf.


" Kau pikir aku *****, apa? Ana yang sudah menghilang dan muncul kembali, dunia ini kejam. Semua tak sama, tak pernah sama. Selamanya dia tak akan pernah tergantikan didalam hidupku, hanya dia yang mampu membuat aku jatuh cinta!".


Kata Alex tersenyum kepada Ric.


" Iya tuan, saya lega jika demikian!".


Kata Ric dengan bangga.


" Perketat penjagaan dan awasi Ana. Ikuti dia diam-diam, aku mau tahu siapa dalang dibalik ini semua. Akan ku hancurkan orang yang membuat hidupku menderita!".


Kata Alex sambil memakai mantel dan keluar dari ruangan.


Sampai dibawah Alex memerintahkan Ric agar memperlakukan Ana dengan baik supaya tidak curiga.


Ana turun kebawah sambil sibuk mencari keberadaan Alex namun yang didapatinya malah Ric yang sedang menyiapkan makan malam diatas meja.


" Mana Alex?".


Tanya Ana menatap tajam kearah Ric dan mulai kesal.


" Maaf Nona, tuan keluar. Ada hal yang penting harus diselesaikan malam ini juga di perusahaan...!".


Kata Ric sambil memberi hormat seperti sedia kala.


" Huh! Sudah malam masih terus kerja. Percuma aku ada, dia lebih memilih uang dibandingkan aku! Siap sekali nasipku, huh?".


Kata Ana kesal sambil mulai menyantap makanan diatas meja.


" Kalau ada hal lain, silahkan anda katakan kepada saya. Itu pesan tuan agar saya melayani anda dengan sangat baik nona!".


Kata Ric sambil berlalu pergi.


" Iya aku tahu, sial sekali aku!".


Kata Ana menggerutu dan menghentakkan kaki keras.


Ric pergi keruangan sebelah dan duduk sendiri sambil berpikir,


" Ya Tuhan aku sampai salah sangka kepada tuan Alex. Kupikir dia masih mencintai wanita ular itu, eh ternyata hanya siasat saja. Aku hampir saja terhanyut diair yang kering, tuan Alex memang lihai aku sampai terkecoh begitu. Tapi kenapa nona Ana terlibat dengan kematian tuan besar dan penculikan nyonya? Apa hubungannya dengan keluarga Burdock ya? Misterius sekali, kali ini bakal repot. Aku tidak yakin akan baik-baik saja, kasihan nyonya! Semoga saja tidak ada yang terluka dan kebenaran akan terungkap secepatnya, sungguh tidak bisa dipahami apa yang sedang terjadi!".


Kata Ric bergumam dalam hati masih dengan keadaan bingung.


Sementara itu Alex pulang kerumah dan menemui istrinya tercinta. Ya sebelum Alex sampai aku terlebih dahulu tiba dirumah.


" Awas saja kalau sampai ketahuan yang aneh-aneh diluar sana, kujadikan ikan pepes si Dewa petir! Dipikirnya aku takut apa? Halo? Aku tidak pernah takut pada apapun, hanya kepada Tuhan aku takut!".


Kataku bergumam geram dalam hati sambil pura-pura tidur.


Klak....! 💢


Tak lama mengkhayal, aku mendengar suara pintu terbuka. Dan kutahu itu pasti dia, aku pura-pura tidur saja.

__ADS_1


" Rupanya sudah tidur! Maaf ya sayang aku sibuk, tapi percayalah. Aku tidak pernah berniat menyakiti kamu dan anak kita kelak!".


Kata Alex lembut sambil memeluk aku dari belakang dan langsung tidur dengan pakaian lengkap.


" Ah! Awas saja ketahuan menyimpan rahasia, akan kujadikan sate. Dan kuhidangkan untuk makanan kucing dijalan. Lihat saja!".


Kataku dalam hati kecil berdecak kesal dan marah.


Sementara itu Ana seperti cacing kepanasan karena Alex tidak ada ditempat. Siapa lagi yang akan jadi sasaran?


" Kemana Alex? Kenapa dia tidak katakan apapun kepadaku kalau dia pergi, hah? Katakan dimana dia?".


Kata Ana sambil membentak Ric, bayangkan saja kalau perempuan mengamuk? Yang tadinya hello Kitty jadi sangar seperti singa.


" Maaf Nona, tuan kembali ke perusahaan karena ada rapat penting! Beliau titip ke saya kalau malam ini tidak kembali!".


Kata Ric dengan sopan dan sabar seribu sabar.


" Ah...! Itu cuma alibi saja! Aku baru kembali beberapa jam dan dia sudah meninggalkan aku seorang diri disini. Dikandang buaya! Sial!".


Kata Ana membentak dengan kesal dan melemparkan majalah kewajah Ric dengan sangat kasar.


Ana pergi kembali ke kamar sambil merepet sepanjang jalan, mengutuk Alex dan Ric. Bayangkan seluruh kebun binatang keluar....? Seram!😨


" Untung saja cantik! Kalau bukan perintah tuan, sudah kubungkus dan kuberikan kekandang singa. Wanita iblis itu, menyebalkan saja. Lebih baik lagi nyonya, cantik, baik, lembut, ramah dan menyenangkan. Selain jago masak, dia juga tidak pernah merendahkan aku. Meskipun kalau marah lebih mematikan dan menakutkan dari tuan, tapi itu jarang terjadi. Semoga saja iblis betina ini kelak masuk kedalam neraka, amin...!".


Kata Ric bergumam mengutuk ana karena kelakuannya yang kasar.


Ric kembali ke kamar dan istirahat karena lelah mendengarkan repetkan dan makian dari Ana. Belum lagi perlakuan Ana yang kasar, namun Ric harus bersabar sesuai perintah tuannya.


Malam berganti pagi, namun kala Subuh menjelang. Udara pagi jadi begitu dingin namun sejuk, menghangatkan kalbu dengan sejuta embun menyambangi diri. Menusuk kulit dan memberikan beribu arti, makna dari sebuah kehidupan. Sebuah proses yang panjang penuh dengan perjuangan, air mata, cinta dan pengorbanan. Tidak ada pengecualian, melainkan hati yang tulus dan jujur. Jika dia sabar maka akan selamat, jika dia ikhlas maka akan beruntung, dan jika dia berusaha keras maka dia akan berhasil didunia ini.


Maka coba pembaca pilih anda ada di tipe manusia yang seperti apa?


Manusia yang sabar...!


Manusia yang ikhlas...! Atau


Manusia yang rajin...!


Orang yang baik belum tentu tulus,


Orang yang baik, tulus dan ikhlas belum tentu beruntung.


Maka berdoalah kepada Tuhan,


" Ya Tuhan! Berikanlah aku keberuntungan didunia! Jadikanlah aku orang yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain...! ".


Semoga bermanfaat bagi anda.


Suara kicau burung membangunkan setiap insan dimuka bumi. Memberikan isyarat bahwa perjuangan baru akan segera dimulai. Diawali dengan senyuman, maka percayalah itu akan mudah.


Hoooam!!! 😪


Aku membuka mata dan terkejut saat melihat wajah putih, bersih, bening dan indah seperti malaikat.


" Hampir saja jantungku lepas, untung buatan tuhan. Kalau buatan Belgia mungkin sudah lari entah kemana? Ya Tuhan...!".


Kataku pelan sambil mengelus perutku dengan perlahan.


Aku bangun perlahan dan langsung mandi. Setelah mandi aku masih melihat sosok indah itu masih terbaring berada dalam dunia mimpi. Aku hanya tersenyum dan kembali kuseret langkah kedapur untuk buat sarapan pagi seperti biasa. Maklum, mama muda.


Nasi putih, telur dadar, cah kangkung dan susu hangat. 4 porsi diatas meja plus... Porsi lebih buat Si Dewa petir. Maklum...


Lambungnya kecil, tapi lacinya selusin. Belum lagi Buffett nya😏


Tak lama aku selesai berperang di dapur, Ric menyapa dan membantuku membawakan nampan berisikan susu yang baru saja kuhangatkan.


" Biar saya bantu! Saya yang bawa!".


Kata Ric menyambar nampan dan meletakkannya diatas meja.


" Thank you Ric, are you ok?".


Tanyaku pelan sambil mencuci piring kotor bekas masak.

__ADS_1


" Yes, i am fine. Dimana tuan?".


Tanya Ric sambil membantuku lagi membawakan makanan diatas meja yang baru saja kusalin kepiring.


" Ya dikamar, tolong panggikan saja. Makanan sudah siap! Oh ya Sabtu ini, tolong kosongkan jadwalnya!".


Kataku masih dengan mencuci.


" Oh ya baik, ada acara apa? Mau saya bantu nyonya?".


Tanya Ric serius menatapku.


" Ah tidak, hanya sebuah konser akhir tahun. Temanku Yuke akan tampil, aku mau menghabiskan malam pergantian tahun baru bersama dengan kalian saja!".


Kataku sambil menebar senyum.


" Oh baik nyonya, saya paham!".


Kata Ric sambil berjalan meninggalkan aku, dia kembali ke kamar untuk melihat tuannya.


Lalu kak Rika muncul dan membantuku lagi, kali ini kak Rika memberikan aku majalah.


" Ini aku belikan buku tentang kehamilan, duduk saja. Aku yang akan menyelesaikan semua!".


Kata Rika sambil memapah aku untuk duduk di kursi.


Aku tersenyum dan membuka majalah itu dengan senang.


" Wow! Kapan kakak beli? Kok aku tidak tahu sama sekali ya?".


Tanyaku lembut mesin terpanah dengan majalah itu yang menurutku sungguh sangat wow...!


" Syukurlah kamu senang!".


Kata Rika dalam hati kecil, melihat aku suka dengan hadiah pemberian darinya itu.


Aku sibuk membaca, dan baru selembar baca Alex dan Ric datang.


" Baca apa sayang....?".


Tanya Alex sambil m ncium keningku, seperti biasa.


Sedekah suami itu sebelum memulai dan mengakhiri hari adalah cium kening, pipi atau 'itulah'. Memang sederhana dan mudah, tapi sukar dilaksanakan karena biasanya suami SEPELE dengan hal kecil seperti itu. Tapi sebenarnya maknanya begitu besar dan mendalam bagi kami para istri.


Uang tidak bisa menjamin kebahagiaan, tapi.... Tanpa uang jangankan bahagia. Senyum saja bakal sulit terlihat.


Betul....apa betul...?


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂


Hanya Allah yang tahu jawabnya,


" Meskipun aku tidak bisa memberikan seluruh isi dunia ini padamu sayang, tapi aku bisa memberikan seluruh isi DUNIAKU padamu sayang! Meskipun aku tidak bisa menjamin kebahagiaanmu, tapi aku bisa berusaha keras agar kamu bahagia selamanya. Aku akan janji...!".


Kata Alex dengan penuh perhatian, makna dan hati tulus Spontan dihadapan orang yang ada disitu.


Aku hanya tertegun dan kaget,


" Hah? What happen with you?".


Tanyaku dalam hati kecil.


Ric dan kak Rika tersenyum dan terbatuk seketika, membuat aku tersadar dari bingung.


" Sial! Aku keceplosan tadi, Ric...! Rika...! Anggap saja kalian tidak mendengar ucapanku barusan!".


Kata Alex membentak mereka berdua, kulihat wajahnya memerah dan gugup. Begitu gugupnya dia.


" Ih! Lucunya kamu sayang! Tapi aku senang sekali, terimakasih sayang. Aku juga akan berusaha keras!".


Kataku dengan ringan kepada Alex, betapa bangganya aku.


Serasa terbang keatas awan dan masuk kedalam surga Tuhan saja. Yang tadinya seperti naik rollercoaster yang Extremely... Jadi bahagia berbunga-bunga begitu.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Jangan lupa like n komen ya. Mohon doa dan dukungan kalian pembaca. Semoga Thoornya cepat sembuh dan aktif kembali.


Semoga kita semua diberikan rejeki yang melimpah setiap saat. Amin


__ADS_2