Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
52


__ADS_3

Akhirnya kembali meneruskan cerita yg sempat Pending, semua berkat doa dan dukungan kakak sekalian.πŸ˜„βœŒοΈ


Selamat membaca dan jangan lupa like dan komen nya ya kak. Nanti tiap hari biar bisa Up.


\=\=\=\=\=\=πŸ’πŸ’\=\=\=\=\=\=\=πŸ’žπŸ’ž\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=



Malam hari, aulia dan kak Rika pergi melihat acara Idol yang diselenggarakan oleh perusahaan suamiku. Aku memakai dress yg dipesankan oleh ric dan kak Rika juga pakai dress yg manis menurutku.


Rika" sudah sampai. Jangan jauh dari saya sedikitpun, nanti tuan akan marah!".


Kak Rika berkata padaku sekedar mengingatkan kalau aku lagi hamil.


"Oke deh kak, aku akan ingat dengan baik. Terus itu aja kan kak?".


Aku mencoba menggoda kak Rika.


Kak Rika hanya mengangguk saja,


Kami masuk kedalam memalui jalur undangan VVIP yg kuminta dari Ric.


Kami duduk dan melihat acara yg akan segera dimulai.


Pembawa acara membuka acara, bla...bla...bla....!!!


Aku mengirim chat pada Yuke πŸ’¬


Aku: aku sudah datang nih, tunjukkan yg terbaik kelak. Jangan buat aku kecewa!


Gak lama setelah itu Yuke membalas


Yuke: oke deh, kamu lihat saja nanti. Setelah selesai aku tunggu diloby. Kita makan pizza. Aku traktir ya...??? 😊✌️


Aku: oke, janji ya...!!!!


Aku menutup chat dan menikmati acaranya yg begitu megah dan mewah.


Ting....tong....!!!πŸ“±


Hape kak Rika berdering,


Rika: ya tuan?


Kak Rika menjawab terbata bata.


Alex: mana istriku. Berikan padanya?


Dengan nada dingin sekali.


Kak Rika memberikan hapenya,


Aku: ya sayang? Dimana?


Aku sok perhatian dan akting biar gak kena marah tentunya.


Alex: sehabis dari kantor kamu kemana?


Dengan nada agak kesal.


Aku: oh aku jalan ketaman sama kak Rika dan sekarang lagi lihat acara di kantor.


Alex: aku kesana? Dimana?


Agak sedikit geram dan gondok.


Aku: VVIP baris kedua, oke!


Alex: oke tunggu aku ya syg!!!


Aku: oke, love you!!!


Telpon terputus dan aku kembali konsen melihat acaranya.


Gak lama, Alex datang dan kak Rika menunggu diluar.


Alex" hai sayang....!".


Sambil duduk disebelahku.


"Ah iya!".


Aku mencium keningnya dan tersenyum.


"Wow, tumben sih!!".


Katanya kaget dengan menaikkan alis sebelah dan agak melotot.


" Iya semenjak hamil, aku suka kamu selalu memanjakan aku. Lagian ini permintaan anakmu sayang, he...we!!".


Aku berkata dengan gembira sambil mengelus perutku dengan perlahan.


' oh baguslah kalau begitu, tenang hatiku sekarang ini. Istri ku nakal...!!'.


Gumam hati kecil Alex.


" Lihat itu, dia Yuke temanku. Makasih ya my baby honey. Yuke sahabatku satu satunya. Kamu baik deh...!!!".


Aku tersenyum manja padanya.


" Iya asalkan kamu suka, sudah makan?".


Dia bertanya, mengkhawatirkan aku.


" Belum, tapi Yuke janji mau traktir aku makan pizza setelah selesai acara. Mau ikutan gak my baby honey?".


Aku mengelus perutku, seketika dia hanya mengangguk sambil menggenggam tanganku erat sekali.


" Makasih ya sayang, kamu baik deh!".


Aku mencium pipinya lembut.


Seketika kulihat pipinya merah padam dan tersenyum kecil padaku.


' ah ibu dari anakku, manis dan lucu. Pintar merayu dan juga lembut. Beruntung nya aku bisa memilikinya!!'.


Gumam hati kecil Alex.


Selesai acara, kami makan pizza dan Yuke yg traktir.


" Kamu sama siapa sih Lia?".


Yuke bertanya dan merangkul ku.


" Sama suamiku, tapi dia lagi ada urusan. Nanti juga nyusul, kak Rika juga!!".


Kataku sambil gembira.

__ADS_1


" Bawa bodiguard ya? Luar biasa Lia?".


Kata Yuke sambil menggelengkan kepala berulang kali karena salut.


" Ha...ha....aaaa itu kak Rika. Sahabatku!".


Kataku gembira menutupi kenyataan.


" Sebenarnya suamimu bagaimana sih? Aku penasaran setengah mati, pria beruntung mana yg berhasil menjadi imam dalam hidupmu. Tiap hari pasti kena repetan keras dan mampus....!!".


Yuke ketawa cekikikan setengah mati sambil memegangi perutnya.


" Lihat saja nanti, dia orang biasa saja kok. Gak ada istimewa juga, kamu pasti kenal baik kok. Percayalah....!!!".


Aku berkata sambil senyum saja.


' hah? Aku kenal ya? Yg mana sih, aku kaget aja kalau Aulia dah nikah. Masa iya? Dasar pembohong...!!'.


Gumam hati Yuke sambil kecewa.


Pesanan kami datangπŸ˜›, namun suami tampanku belum juga tiba.


" Malam ini juga kita berangkat, tuan riRic yang memberitahukan saya...!!".


Kak Rika berbisik kepadaku.


' pantesan aja dia menghilang macem hantu, biasanya dia pasti gentayangan didekatku. Tapi biarlah, nyaman aku!'.


Gumamku dalam hati.


Kami makan dengan hikmat dengan Yuke yg terus mengoceh seperti burung Betet. Ditengah celotehan yuke itu terdengar suara ribut yg datang dari pintu masuk.


Kya....!!!


Kyaa.....aaa!!!


Teriakan gadis bergema, aku sejenak berhenti dan mulai sadar.


" Dia sudah datang ya, pantesan aja. Ternyata mau main setan setanan...!!".


Kataku dengan ringan sambil tertawa menggelengkan kepala berulang kali.


" Hah? Maksudmu apa sih? Aneh...!!".


Kata Yuke dengan mata membulat.


Kulihat Yuke matanya membulat, mulut mengangga dan kaget lihat sosok yg berjalan kearah meja kami.


Semua mata tertuju kepada dua sosok yg agung dan paling bersinar terang, siapa lagi kalau bukan Alex dan Ric.


" Maaf syg, aku telat. Ada urusan mendadak tadi yg harus ku urus...!!".


Dia berkata lemah lembut dan mencium pipiku tanpa malu malu.


" Sudahlah. Makan cepat!!! Ric kamu juga ikut makan, Yuke yg traktir!! He...he...ee!".


Aku berkata demikian dan main mata pada Yuke yg kulihat masih mematung.


" Aulia, ini mimpikan? Ayolah....!!".


Yuke masih melotot dan heran.


" Dia suamiku, pasti kamu kenal bukan?".


Kataku lagi sambil meletakkan beberapa potong pizza dipiring mereka.


Kata Alex dengan tatapan tajam.


"Saya Ric, sekertaris tuan Alex. Salam kenal Yuke, senang bertemu anda!!".


Ric menyapa Yuke dengan ramah, ya meskipun kulihat dengan wajah dingin.


" Salam.....sa.,...lam kenal juga, he...ee!".


Yuke menjawab dengan terbata-bata.


" Hei Yuke, ini semua karena kamu. Jadi aku harus membawa suamiku yg super ganteng dan keren ini keluar dari sangkarnya. Kamu tuh ya, percayalah!??".


Aku tertawa gelak melihat Yuke.


' hah? Yg benar saja suami Aulia adalah presidir Alexandra Clinton...hah???'.


Kata Yuke dalam hati.


" Yuke, kamu teman baik istriku makanya aku mau menemuinya. Ya kan sayang?".


Alex tersenyum manis sekali,


Yuke begitu gugup dan heran, seperti mimpi saja. Sepanjang makan dia hanya diam dan menatap kami semua.


Selesai makan, kami langsung menuju bandara untuk ikut suamiku ke kota sss.


Dibandara ternyata sudah ada beberapa orang yang mengintai kami, siapa lagi kalau bukan suruhan Ken dan Will.


Mereka mengendap endap dan berbaur dengan kami tanpa kami sadari. Maklum belakangan ini Alex menjadi agak lebih ramah semenjak kami menikah.


Kak Rika dan Ric ikut juga bersama kami, kalau kak Rika. Aku yg minta pada Alex untuk membawanya sebagai temanku sewaktu Alex sibuk bekerja.


" Kak, temani aku ketoilet yuk!! Aku gak tahu dimana letaknya, bingung!!".


Kataku meminta tolong dengan lembut.


" Ah iya, ayo lah. Jalan pelan-pelan saja!".


Kak Rika memperingatkan aku.


" Temani aku sampai kedalam, oke!!".


Aku merengek lagi padanya.


Kak Rika hanya mengangguk dan mengikuti aku dari belakang dengan baik.


Sementara itu, anak buah Ken mengintai kami meski diluar toilet.


" Tuan mereka menuju kota sss, selanjutnya bagaimana tuan?".


Salah seorang menelpon Ken.


" Ikuti mereka dan jangan kehilangan jejak. Laporkan setiap sejam sekali!".


Kata Ken kepadanya,


End....


Sampai dipesawat yg hanya ada kami ber7 saja didalam pesawat. Alex gak mau naik pesawat komersil tentunya.


Karena lelah aku tertidur pulas sekali,

__ADS_1


Hingga aku membuka mata pagi hari...


Kudapati dan kulihat pertama kali, suamiku super tampan dan cool itu sedang memelukku erat sekali.


" Senang rasanya bisa bangun disisimu!".


Kataku dengan parau dan ternyata dia dengar ucapanku tadi.


" Terimakasih, dasar nakal...!".


Kemudian Alex membuka mata dan mencium keningku seperti biasa.


" Morning, kita gak solat subuh deh!".


Kataku agak merengek kepadanya.


" Iya aku juga terlampau nyenyak, kamu juga gak bisa bangun pagi. Ya sudah, nanti kita Duha bersama ya sayang?".


Katanya lembut dan aku hanya mengangguk kepala saja.


" Aku mandi terlebih dahulu, lalu kamu. Setelah itu kita sarapan lalu Duha. Oke?"


Alex kemudian bangkit dan mandi.


Aku menyiapkan pakaian nya.


Selesai duha dia pamitan untuk pergi menemui koleganya. Dan ternyata aku baru sadar kalau kami bukan dihotel, tapi disebuah vila yg indah dipinggir sungai.


Aku turun kebawah mencari sesuatu dan,


" Kamu cari apa? Biar ku ambilkan!".


Mendengar suara itu aku kaget setengah mati sambil mengelus dada dan perutku dengan pelan dan perlahan.


" Ah maaf kalau kaget! Gak apa kan?".


Kak Rika meminta maaf.


" Iya gak apa, tapi anakku kaget kak. Ya ampun kak, seperti hantu gentayangan saja yg mengagetkan aku dipagi hari!".


Kataku dengan dongkol.


" Ada perlu apa mencariku?".


Katanya sembari menarik tanganku duduk diatas meja yg telah tersedia makan pagi yg enak.


" Wow, kak Rika tahu sekali aku lapar. Oh ya Ric kemana ya? Biasanya dia juga gentayangan seperti hantu penasaran!".


Aku tertawa gelak dengan riang.


" Sudah pergi bersama presidir tadi, tumben kamu kangen dengan tuan Ric?".


Kata kak Rika sambil tersenyum mengisikan nasi diatas piringku.


" Aneh aja sih, tumben Ric pergi gak pamit samaku. Biasanya kan dia ngeselin aku saja tiap detiknya...ha...ha...aaa!!".


Aku ketawa lagi,puas sih intinya.


Kak Rika tersenyum dan hanya menggelengkan kepala melihat tingkahku yg kocak seperti biasa.


Kami makan dengan lahapnya.


Akhirnya Clinton group dan Burdock group berada di satu meja yg sama.


Ken" selamat datang tuan Clinton, apa kabar anda? Sehat?".


Ken tersenyum menyeringai sangat mengerikan sekali.


Ric" tuan baik, kita langsung saja kepokok masalah nya tuan...!!".


Ric yg menjawab salam Ken dengan lantang nya dan tegas.


Will" anda sungguh luar biasa, saya kagum. Anda berhasil menguasai lebih separuh aset keluarga kami. Selamat!!".


Will memberikan tepuk tangan tapi dengan tatapan yg menantang.


Sementara Alex hanya diam memperhatikan gerak gerik mereka berbicara. Tentu saja dengan tatapan seram, dingin dan tajam seperti elang. Itulah ciri khas Alex jika bekerja dan hanya padaku saja tataPannya lembut.


Secara kan...aku kelemahan nya...!!!😁


Ric" ini berkas nya, silahkan anda baca dan tanda tangani. Silahkan tuan!".


Ric berjalan kearah Ken dan memberikan berkas yg dimaksud itu.


Ken dan will tidak membacanya, mereka langsung menandatangani saja.


' Hem? Tidak dibaca? Itu lebih baik. Tidak buang waktu dan mereka bijak!'.


Gumam Alex dalam hati masih dengan tatapan tajam sekali.


Will" oh ya tuan Clinton saya mau tanya. Bagaimana kabar istri anda yg amat cantik bagai bidadari itu sekarang?".


Will berkata dengan ringan sambil tersenyum jahat menatap Ric dan Alex.


Dag.....!!!!


Dig......!!!!


Dig........!!!


Alex terkejut dan melotot menatap mereka dengan penuh amarah dan dendam sambil mengepalkan tangan.


' sial, mereka tidak berhentinya mengganggu Aulia. Apa mau mereka sebenarnya padanya? Sial! Semoga dia baik-baik saja disana! Bertahanlah syg!'.


Gumam Alex didalam hati mengkhawatirkan keadaanku dirumah.


'licik, mereka tahu kelemahan tuan muda. Nyonya Aulia dalam bahaya, aku harus memperketat penjagaan. Sial...sial...!'.


Gumam hati Ric juga khawatir akan aku.


" Apakah istrimu yg imut itu ikut? Aku ingin bertemu dengan nya! Boleh kami mengundang anda makan malam!".


Ken bertanya lagi pada mereka, tentu saja dengan tatapan jahat.


' bagus Ken, buat mereka kesal. Kelemahan Alex adalah istrinya itu. Hancurkan istrinya maka dia juga akan hancur berkeping keping setelah ini. Aku pasti berhasil mendapatkan Laura...!!! Tunggulah aku Laura syg, aku akan menjemputmu dan kujadikan milikku. Meskipun harus dengan cara kasar dan paksaan, aku tidak peduli lagi. Aku hanya ingin kamu dalam pelukanku, Laura...!!'.


Gumam hati Will yg isinya sangat jahat.


" Nyonya baik dan maaf tuan. Nyonya tidak ikut, beliau tidak enak badan...!!".


Ric menjawab tanya mereka.


Sementara itu Alex masih saja kesal sekali dan ingin menghajar mereka.


Jangan lupa like n komen ya kakπŸ’‹


Terima kasih banyak karena setia menunggu....😁✌️

__ADS_1


__ADS_2