
" Hening ya Ric? Bisakah antarkan saja aku kerumah ibuku? Aku merindukan mereka, sangat...!".
Kata Aulia sambil memandang kearah jendela kamar.
" Tunggu sebentar nyonya, tuan sedang dijalan menuju kemari. Biarkan tuan yang akan mengantarkan anda. Saya tidak berani melakukan hal semacam itu tanpa seijin tuan!".
Kata Ric menjelaskan meski dengan ketakutan yang amat besar Ric berusaha untuk jujur.
" Ah iya, jangan beritahu kalau aku juga sudah tahu akan hal ini. Bisa?".
Aulia memohon kepada Ric agar tidak memberitahukan kepada Alex.
Seketika mata Aulia berkaca-kaca ingin menangis. Ric hanya mengangguk sambil tersenyum tipis. Lalu dia mengelus dada sambil menarik nafas panjang.
" Anda haus nyonya? Katakan saja!".
Kata Ric menyapa Aulia lembut.
" Ya Ric, aku sangat haus dan lapar. Boleh berikan aku segelas susu dan sedikit makanan...?".
Kata Aulia mulai malu, wajar dia sudah menahan rasa haus dan lapar sedari tadi. Ric duduk di kursi sambil menemani selimut Aulia yang berantakan sehingga kakinya kelihatan separoh.
" Terimakasih Ric, kalau keadaan membaik. Bagaimana kalau kita liburan kepantai bersama. Keluargaku, keluarga kita dan semua kerabat dekat? Cocok?".
Tanya Aulia sambil tersenyum dan menyelipkan rambutnya ketelinga.
" Iya nyonya, ide bagus! Baiklah saya permisi dahulu!".
Kata Ric memberikan senyuman lebar dan pergi berlalu.
Aku kembali menatap sendu kearah jendela, kulihat pepohonan yang rindang nan hijau. Sungguh pemandangan yang menyegarkan mata, seketika suasana hatiku berubah menjadi bagus lagi.
Braaak......!!!! 💥
" Sayang....!? Huft.....!!".
Suara teriakan itulah yang pertama kudengar ketika pintu langit terbuka lebar. Hampir saja jantungku copot dan lepas berlarian entah kemana. Maklum saja, si Dewa petir sudah datang dari dunia ke tujuh.😂
Aku menatapnya lucu dan tertawa kecil melihat tingkah seorang CEO yang terkenal galak, kejam dan dingin bagai kutub Utara. Sekarang wajahnya berubah merah padam seperti angry bird. Aku sudah terbiasa mendengar geledek disiang bolong, bahkan telingaku sudah tidak terganggu sedikitpun.
Seketika dia memelukku sambil panik bukan main,
" Sayang, kamu kenapa? Bagian mana yang sakit? Dimana? Cepat katakan padaku sayang...!".
Kata Alex dengan nada panik tingkat dewa, Aulia hanya tersenyum kecil saja.
" Ah, aku yang panik sekarang!".
Kata Aulia tertawa terbahak melihat wajah Alex yang panik tadi.
"Aku serius loh!".
Kata Alex dengan nada sedikit marah dan menjadi kesal.
"Ha.....ha....aaa kamu bisa saja! Jangan panik lagi, aku hanya kelelahan saja. Biasalah...!".
Kataku sambil menarik dasinya kuat, lalu aku menatap matanya dalam sehingga wajah kami semakin dekat dan nafas kami saling terdengar satu sama lain.
" Kau tahu sayang! Kamu imut!".
Kata Alex seketika dan tersenyum.
Cuuup! 💋
Bibir basah yang manis milik Aulia mendarat di pipi Alex yang dingin dan agak basah karena keringat. Seketika Alex terdiam dan menjadi bodoh, kaget dengan tindakan istri imut nya itu. Akhirnya Alex tersenyum kecil dan malu, Aulia hanya tersenyum saja.
" Kamu mau apa?".
Tanya Alex lembut sambil membenarkan dasinya kembali.
" Ric, dia sedang mengambilkan sesuatu yang bisa dimakan...! Pergilah, aku baik-baik saja. Hanya butuh istirahat beberapa hari saja!".
Kata Aulia sambil menepuk lengan Alex lembut, sambil menarik hidung Alex yang mancung itu.
" Tak apa kalau kamu sendiri! Aku kuatir sama anak kita sayang?".
Kata Alex dengan nada manja
" Aku akan pulang kerumah ibu, selesaikan saja pekerjaanmu. Kan ada Ric bersamaku, percayalah!".
Kata Aulia sambil menggenggam selimut dengan kuat.
" Tidak, aku akan bersamamu!".
Kata Alex tegas dan menolak tawaran Aulia tadi, tentu Alex sangat kuatir dengan kondisi Aulia.
__ADS_1
Kemudian Hua datang bersama Ric,
Ya dengan wajah serius tentunya.
" Wah, akhirnya singa jantan menemui singa betina juga. Pada akhirnya busur harus kembali kehanggar utamanya pula kan?".
Kata Hua menyindir Alex yang sudah dikenalnya lama itu.
Karena Hua tahu bahwa Alex selalu bersikap dingin meskipun dengan sahabat lamanya sendiri, tapi sejak ada Aulia. Alex bisa berubah sangat drastis sekali, begitu baik dan ramah. Bagi Hua itu, amazing...!
" Diam kau, urus saja pekerjaanmu! Menjengkelkan sekali wajahmu!".
Kata Alex jeleous dan mulai kesal kepada Hua karena sindiran tadi.
Hua dan Aulia tertawa kecil, Ric hanya menunduk dan tak bisa menahan tawa juga.
" Bagaimana keadaan istriku?".
Tanya Alex serius sambil duduk disebelah Aulia dengan tenang.
Ric memberikan nampan yang berisikan bubur dan sup kepada Aulia , untuk menambah tenaga.
" Terimakasih Ric, wow pasti enak!".
Kata Aulia sambil menerima nampan berisikan makanan.
Dan Aulia mulai menyantap makanan sambil mendengarkan penjelasan dari Hua. Ya meskipun masuk kiri keluar kanan. He....ee😂
Mereka berdua berbicara serius dan Aulia sangat senang dengan hidangan yang dibawakan oleh Ric. Aulia memberikan kode kepada Ric untuk mendekat.
" Hem, ya nyonya?".
Kata Ric pelan menjaga jarak dengan Aulia, karena dia tahu Alex akan marah jika terlalu dekat dengan Aulia meskipun itu dia.
" Hei, makanan ini enak? Apakah ini masakan kak indah ya?".
Tanya Aulia pelan.
" Iya, beliau panik saat saya beri kabar anda di rumah sakit. Jadi beliau kirim ini tadi dari rumah!".
Jelas Ric dengan rinci dan tegas.
" Baguslah, Sabtu ini bukankah Pesta pernikahan mereka. Tolong kamu handel semuanya ya, karena keadaan ku begini. Jadi aku hanya akan mengandalkan mu saja Ric!".
Kata Aulia sambil memohon, meletakkan tangan didepan Ric.
Kata Ric dengan nafas berat.
" Oh tidak, tambah lagi pekerjaanku. Tapi apa boleh buat, semua demi nyonya. Tuan saja bisa menghentikan rapat karena nyonya yang minta. Semua harus bisa dan ada demi keselamatan nyonya!".
Kata Ric dalam hati sambil mengelus dada dan ingin menangis.
Ric keluar dan mulai mengerjakan tugas yang diberikan oleh Aulia dengan sepenuh tenaga. Tidak lama kemudian dia kembali lagi karena semua pekerjaan sudah dihandel oleh kepercayaannya.
Sementara itu 3 hari sebelum pesta pernikahan Indah dan Endy digelar, semua sibuk.mengerjakan tugasnya masing-masing. Meski demikian indah tidak.bisa menutupi kuatir dan cemas dengan keadaan Aulia.
" Aku sangat cemas akan keadaan Aulia, apakah dia dan anaknya baik-baik saja disana? Ya Allah, lindungilah adik tersayangku itu!".
Ucap indah dengan nada lembut, sambil mengarahkan tangan keatas.
" Iya sayang, dia akan baik-baik saja. Ada tuan Alex yang menjaganya. Percayalah, Aulia itu kuat. Lihatlah bagaimana dia melewati semuanya dengan kuat dan tegar....!".
Kata Endy sambil memeluk indah dengan lembut dan hangat.
" Aku sangat takut, kalau Aulia dalam bahaya. Karena dia anak yang baik dan periang sayang!".
Kata indah lagi, kini dengan air mata yang menetes lembut.
Sambil menghapus air mata indah, Endy tersenyum dan berbisik.
" Tenanglah sayang, Tuhan itu maha tahu. Kita doakan saja!".
Kata Endy lembut, membuat kak indah jadi lebih baik lagi dan sedikit tenang mendengar nya.
Mereka berdua melanjutkan kegiatan mereka, sementara itu di villa jauh dipinggiran kota V. Ana sang serigala licik, mulai mencari cara untuk kabur. Tapi tak bisa karena Fei dan Ell ada disana mengawasi setiap pergerakannya.
" Kalian semua setan licik, lepaskan aku. Kalau berani panggil Alex, jangan selalu bersembunyi saja!".
Kata Ana berteriak-teriak mengutuki Alex dengan amarah besar
Lalu Fei dan Ell yang mendengar hanya tersenyum tipis.
" Iiis geramnya! Ingin rasanya betina ini kulemparkan ketengah laut biar dimakan hiu saja! Tak ada satupun kalimat yang baik keluar dari mulutnya! Pantas saja Alex kabur!".
Kata Fei mengutuki Ana balik karena kesal dengan ucapannya.
__ADS_1
" Dasar betina licik, kau tak punya tempat lagi sekarang! Buat kesal setengah mati aku saja kamu!".
Kata Ell lagi sambil menatap Ana dengan serius dan penuh dengan amarah yang siap meledak.
" Lepaskan aku, akan kubu*uh kalian semua. Katakan pada Alex, dia berbohong kepadaku!".
Teriak Ana lagi dengan sekuat tenang, maklum Ana dikurung didalam kamar dengan penjagaan ketat. Sementara Ell dan Fei duduk dari ruangan sebelah, amazing.
" Fei, kamu sudah safe keluargamu? Aku takut keluarga betina itu akan menghantam keluarga kita juga!".
Tanya Ell pada Fei, dengan nada penasaran bercampurkan cemas.
" Mereka sudah kukirim ke Irlandia kemarin, karena aku tahu disana mereka akan aman. Kamu?".
Tanya Fei pada Ell.
" Sama. Mereka sudah kupaketkan juga ke Rusia, ayah dan ibuku akan menjaga mereka. Secara disana aman sekali bukan?".
Tegas Ell pada Fei, dengan nada menyombongkan diri.
" Ya iyalah. Ayahmu adalah menteri, siapa yang berani bukan? Setan!".
Kata nya dengan nada keras dan mereka berdua tertawa terbahak.
Ana yang mendengarkan tawa mereka menjadi jengkel dan makin mengamuk lagi.
" Lepaskan aku setan! Dasar kalian bajin*an semua! Percayalah aku akan menghancurkan kalian semua dengan kedua tanganku sendiri. Lepaskan aku.... Lepaskan aku!!".
Teriak Ana histeris sekali dan akhirnya mereka berdua sibuk membuat strategi sesuai perintah Alex dengan pengalaman mereka.
Bayangkan saja buk...!!!🤔
Trio ini bisa menggemparkan dan mengusai kota V sebagai ibukota negara. Siapa yang tak kenal mereka bertiga, hanya Tuhan beserta stafnya yang tahu bagaimana tindak tanduk mereka.
Terkenal kejam, dingin dan tak punya rasa belas kasih... Apa lagi rasa ampun kepada setiap musuh dan mangsanya... Wow....!!! 😏
Selain kekuasaan, kekuatan dan ketenaran mereka juga terkenal kaya, royal dan yang pasti punya Power di luar Negeri. Akibat dari orang tua mereka, Ell punya ayah menteri di Rusia dan Fei papa nya seorang Jendral perang di Irlandia. Bukankah itu salah satu berkah yang tidak bisa disuarakan lagi???
Sementara Hua memiliki keluarga yang terkenal kaya tajir melintir karena keluarganya salah satu pengusaha pemilik rumah sakit besar diseluruh negara ini. Alex juga demikian, perusahaan nya banyak diseluruh dunia. Amerika karena papa Alex lahir dan besar disana, Belanda karena nenek Alex berasal dari sana, Irlandia akibat hubungan baik dengan Fei, Rusia karena hubungan baik juga dengan Ell, China karena nenek Alex adalah asli warga sana dan terakhir Inggris karena Alex besar disana dan kuliah disana. Lagipula sebagian besar usaha berada di Inggris. Keteranan mereka melebihi selebritis bukan?
👏👏👏 Conglaturation 👏👏👏
" Sayang, boleh aku meminta sesuatu padamu tidak?".
Tanya Aulia dengan wajah kasihan level akhir, membuat Alex tidak bisa menolak dan hanya bisa mengangguk tanda setuju.
" Bolehkah Ric bersamaku selama kak Rika ada diluar negeri? Aku butuh tangan yang handal dan cekatan seperti dia disampingku. Ya selama kamu sibuk dengan urusanmu, boleh tidak....?".
Tanya Aulia sambil tersenyum, namun giginya tertutup rapat karena sesungguhnya dadanya sesak menahan nafas.
Alex memberi kode seakan bertanya pada Ric ada apa sebenarnya dengan mereka namun Ric hanya menggelengkan kepala dan tertunduk saja, seakan dia enggan untuk berbicara jujur. Sesungguhnya Ric berat hati untuk bersama Aulia karena segan, tapi karena permintaan dari nyonya. Ric hanya menurut saja.
" Ya, kali ini leherku akan ditebas oleh tuan kalau menolak apalagi ketahuan aku menutupi sesuatu darinya. Bisa mati aku besok! Nyonya? Kenapa anda melibatkan aku sampai sejauh ini, apakah anda tahu kalau tuan sangat pencemburu. Bahkan aku dilarang untuk lama menatap nyonya, dia tak mengijinkan siapapun untuk menatap anda secara langsung. Itu akibat dari sifat posesif tuan Alex yang terlalu berlebihan, anda adalah wanita paling beruntung dari jutaan wanita didunia ini. Semoga esok hari kepalaku masih ada. Amin!".
Kata Ric menangis dalam hati.
" Ric, jangan tinggalkan Aulia sedetikpun. Dampingi dia selagi aku sibuk dengan pekerjaanku, oke?".
Kata Alex dengan keras dan tegas memberikan titah Raja.
" Baik tuan saya paham!".
Kata Ric dengan sopan sambil memberikan hormat.
Aulia berbaring karena lemas, sambil menatap Alex.
" Sayang jaga dirimu, percayalah padaku. Aku akan secepatnya pulang dan menemuimu!".
Alex mencium Aulia lembut dan mengelus kepalanya pelan.
Aulia hanya tersenyum kecil,
" Pejamkan matamu, aku akan ada disini sampai kau pulas!".
Kata Alex lembut lagi.
Aulia memejamkan mata dan mulai tertidur. Lalu Hua dan Alex pergi setelah Aulia terlelap. Ric tetap diam didepan jendela untuk menunggu sampai Aulia bangun.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Like dan komen ya kak. Kalau sempat akan aku balas satu persatu. Komentari biar thoor semangat mengetiknya.
Kosonglapanduatiga enamsembilantujusembilan sembilansatulapantuju
Itu kode wa ku...! Yang mau tanya n kepoin aku bolehlah kak!
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁