
Akhirnya Sang Gurita jantan melepaskan tentakel yg menempel ditubuhku.
Aku berdiri dan berjalan, tiba2 kurasakan dingin dan aku sempoyongan sekali.
Kurasakan isi kepalaku berputar putar dan gelap gulita, aku menjadi panik dan ketakutan kenapa aku bisa begini.
Bruuuk......!!!💢
Aku pingsan dilantai, suara itu membuat om terusik dan mencari ku sejauh matanya memandang lekat. Om tiba2 berlari secepat kilat, saat aku tergeletak dilantai kamar tidak jauh dari kasur kami.
Ketika aku mendengar suara, samar2 kudengar suara yg selalu membuatku kesal dan sangat geram sekali.
" Air......!!!! Air......!!!".
Suaraku membuat orang panik sekali.
Aku minum susu yg diberikan oleh pahlawanku....my Hero ku.
" Kamu sudah baikan syg?".
Tanya nya dengan lembut sekali.
Aku hanya melihatnya begitu sedih dan risau melihatku, aku hanya membelai pipinya dan berusaha tersenyum.
Om" syg, mana yg sakit? Bagian mana yg gak enak sekarang syg?".
Sambil membelai kepalaku.
"Pusing....mual.....?".
Aku meringis kesakitan dan mual.
Hueeek......???!
Huweeek......!???
Aku mual2 dan panik sendiri. Om menjadi panik seperti kebakaran jenggot.
Ric membawakan seorang dokter dan alat2 yg aneh menurutku.
Om" tenanglah, dokter akan periksa!".
Sambil senyum kepadaku...
Dokter" tolong buka perut anda sedikit nyonya, saya akan mulai periksa!".
Aku ragu dan menggigit bibir bawah.
Ric merasa risih dan tahu diri juga, dia kemudian keluar dan diam menatap layar monitor diluar tirai.
Ric' dasar nakal? Apakah aku begitu menakutkan dan menyeramkan sekali baginya? Sumpah kesal aku??'.
Gumamnya sambil mengupat aku.
Dokter mulai menggerakkan benda itu keatas dan kebawah didaerah pusarku.
Dokter tersenyum kepada om,
" Selamat tuan, nyonya sedang hamil 2minggu. Kelihatan hanya titik saja, itu karena masih 14hr. Selamat ya tuan!".
Alex hanya melongo, menatapku aneh.
Aku' apa? Aku hamil? Yg benar saja sih?'.
Aku masih tak percaya dengan yg kualami setelah ini.
Alex membuka jam tangan yg dipakainya,
" Ini hadiah buatmu, jaga rahasia ini. Terimakasih, anda seperti malaikat!".
Aku hanya diam dan mulai mual lagi,
Huek.......!!!💥
Tidak ada yg keluar dari mulutku, hanya suara saja. Sungguh...kepalaku mau pecah saja rasanya sekarang.
End...
Sampai dirumah, Alex begitu manja saja. Aku jadi bingung, aku yg hamil atau dia.
Om" kamu jangan makan sembarangan, ingat kamu sedang hamil muda...!!".
Om mengancamku dengan tegas.
" Aku mau makan mangga muda, buah rukam, dan sawo mengkal? Sekarang!".
Aku menatap tajam wajah tampan yg sedang didepanku itu.
Om" Ric....masuk lah cepat!!".
__ADS_1
Dia berteriak keras dan aku kembali berbaring kekasur lagi.
Ric masuk dengan gugup dan dingin.
"Ya tuan, apa yg anda butuhkan?".
Memberi hormat seperti biasa.
"Cari buah mangga muda, sawo mengkal dan rukam. Sekarang juga?".
Om membentak Ric, membuat dia heran dengan menaikkan alis.
Ric" baik tuan, saya Carikan segera!".
Ric pergi mencari yg diminta tuannya.
Ric membawa 2 pengawal, didalam mobil Ric terus mengupat kesal.
Ric" sial....selama 9 bulan ini aku bakal menderita sekali. Apa ngidam begitu??".
Ric terus mengertakkan giginya.
" Tuan, ada masalah?".
Sang sopir bertanya dengan rasa takut.
Ric" waktu istri anda hamil, bagaimana?".
Menatap sopir itu dengan hikmat.
" Dulu istri saya hamil muda, saya disuruh pake daster kalau dirumah. Makanya saya selalu berdaster kalau malam mau tidur. Sampai anak saya yg lain gak bisa bedakan ibu dan ayahnya, sama...sama pake daster dirumah!!!"
Sang sopir tertawa lucu.
Lalu??? Tanya Ric lagi dengan serius.
"Maunya makan sate didalam bus, terpaksa saya ajak naik bus umum sambil bawa bontot dari luar. Malunya....ya Allah saya tahan2 aja. Mau gimana tuan? Namanya istri, ngalah!".
Tertawa geli cekikikan setengah mati.
Ric" ada lagi? Yg paling extriem???".
Tanya Ric dengan mata melotot.
" Ada tuan, istri saya pengen makan jambu bekas codot. Setiap malam saya nangkring dibawah pohon jambu punya tetangga, bawa tikar dan kopi. Sampek subuh saya tidur diluar nunggu codot makan jambu, selama seminggu saya jadi anak Pramuka. Sumpah tersiksa dan kesal, tapi demi anak. Saya ngalah....!!".
Masih dengan tertawa geli,
Ric' ya tuhan, selamatkan aku. Kalau sampai bocah itu minta yg aneh2 ...aku bisa mati berdiri. Tuan sangat memanjakan istrinya itu, habislah....!!'.
Ric menjadi takut membayangkan bagaimana sadis dan ganasnya wanita yg sedang hamil itu.
" Tuan, itu belum seberapa? Pokoknya selama hamil saya menderita. Apalagi, kalo gak dituruti anak saya bisa ngences dong, makanya wanita hamil itu Ratu!!".
Sopir tertawa gelak, Ric jadi begitu kesal.
Sampai ditoko buah, tidak ada satupun buah yg dicari seperti permintaanku.
Ric" sial, harus kemana lagi mencari? Apa aku minta tolong sama ibu anak itu saja ya? Pasti semua ada....!!".
Mereka pergi kerumah ibuku, sekedar meminta tolong. Tumben Ric sangat sabar dan perhatian.
Ting....tong.....!!!💥
Ibuku membuka pintu, terkejut dan heran.
" Ya tuan. Mana Aulia?".
Ibu mencari sosok ku dengan tajam.
" Maaf buk, saya kemari mau minta tolong. Mengenai nyonya juga....!".
Ric memberi salam dan hormat dengan santan sopan dan hati2 seperti biasa.
Ibu mempersilahkan duduk diteras,
" Silahkan duduk, anggap rumah sendiri"
Ibu dan Ric duduk berhadapan dan ibu begitu takut serta gugup.
" Bantuan apa yg bisa saya berikan?".
Ibu tersenyum dan tubuhnya gemetaran.
Ric" maaf mengganggu anda disaat anda istirahat. Begini Bu, nyonya sedang hamil muda. Lalu minta sawo mengkal, rukam dan mangga muda. Dimana buah itu bisa saya dapatkan, soalnya nyonya menginginkan buah demikian.....!!".
Ric berkata dengan santai,
Ibu" Alhamdulillah Aulia hamil juga, kami bakal punya cucu. Baiklah ikut dengan saya, kebetulan buah yg demikian ada dipekarangan rumah tetangga saya!".
__ADS_1
Ibu berjalan kedapur dan membawa kantongan plastik.
" Ayo kita cari buahnya!!".
Ibu dan Ric, beserta 2 bodyguard meninggalkan rumah dan berjalan kaki kerumah tetangga kami.
Saat mengambil mangga, Ric sendiri yg turun tangan dengan mudah karena kemarin dia juga yg melakukannya.
Misi berhasil....☑️
' sial, lebih lelah memanjat pohon mangga dari pada harus kena Omelan nyonya dan tuan. Bisa mati aku...!!'.
Gumam hati nya dengan kesal.
Lalu, saat memetik sawo pak supir yg naik kedahan karena Ric sudah lelah dan dapat masalah serius. Tahu itu apa?
Ha....ha.....aaa😂😂😂👍
Diatas dahan dekat buahnya ada ular hijau yg sedang nangkring dengan santainya disana. Pak supir ketakutan dan turun dengan secepat kilat. Mereka bersama2 mengusir ular itu lalu memanjat ulang lagi.
Misi berhasil.....☑️
Yang terakhir buah rukam. Ini lebih sulit, lucu dan menyeramkan lagi tentunya. Kenapa bisa begitu???
Dibatang utama pohon itu, ada sarang lebah yg lumayan besar dan ganas tentunya. Mereka menggunakan kayu untuk memetik buahnya, agar tidak mengganggu sarang lebah yg bisa menyerang mereka. Aku tak bisa membayangkan wajah ketakutan dan lucunya ekspresi mereka 😂👍
Misi berhasil......☑️
Ric sangat berterimakasih karena bantuan ibuku, langsung pulang mereka setelah bertempur dan berjuang melawan ular dan lebah.
Sepanjang jalan menuju rumah, wajah Ric kesal dan dongkol akibat buah itu.
Ric" huh? Bisa mati berdiri aku?".
Masih dengan nada kesal juga.
" Sabar tuan, namanya ngidam!!".
Kata pak supir sambil cekikikan.
"Diam kamu, saya kesal tahu?".
Emosi Ric akhirnya pecah juga.
Sampai dirumah, Ric menghidangkan buah itu dimeja makan. Aku turun kedapur sekedar mau minum air karena haus, si baby masih tidur.
Aku" wow....buah mangga. Enak nih, dicocol dengan bumbu rujak pedas!".
Aku kedapur dan membuat bumbu pecal.
Aku duduk menikmati rujak didepan tv sambil lihat acara komedi. Enak dan mantap...sawo mengkal yg kelat.
Ric menatapku dengan tajam, dia hanya duduk disofa tak jauh dariku.
"Mau coba dikit gak?".
Kataku sambil menawari mangkuk rujak yg kubuat tadi dengan ramah.
" Maaf saya tidak suka, habiskan saja nyonya rujak anda!".
Dengan wajah dingin dan datar.
"Makasih ya, dari mana asal nya??".
Aku bertanya bingung karena semua buah lengkap dan segar.
Andai beli ditoko buah, mana ada buah rukam disana. Karena hanya tumbuh dibelakang rumah tetanggaku saja, rasanya asam bukan main.
Ric" yg penting nyonya suka...!!".
Pergi meninggalkan aku sendiri diruang tv seorang diri.
Tiba2 saja, Rika masuk dan menyapaku dengan memberikan hormat.
" Nyonya, apa kabar anda?".
Aku" baik, oh ya kak Rika? Bagaimana kabar ayah kak Rika? Sudah baik?".
Aku bertanya dengan nada cemas.
Rika" baik, beliau titip salam!".
Tersenyum dan memberikan aku air minum yg diatas meja.
" Ok salam balik dariku ya kak?".
Aku minum banyak sekali, karena pedas bukan kepalang.
Rika' Hem? Ngidam? Benarkah?'.
__ADS_1
Rika heran melihatku makan rujak.
Jangan lupa komen dan like ya...!!!