Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
64


__ADS_3

Kak Rika mengikuti kami dari belakang dan menyetir untuk kami.


Akhirnya.....


Aku.....


Duduk dipangkuan suamiku, yg hanya diam sedari tadi karena kesal.


' mati aku, habislah aku! Tubuhku akan dicincang dan dijadikan makanan ikan piranha oleh tuan muda...!!!'.


Gumam kak Rika dalam hati,


" Kamu tahu salah apa sayang?".


Katanya membuka diri dan memecahkan keheningan sedari tadi.


Aku hanya menggelengkan kepala,


" Kenapa kamu diam saja diperlakukan demikian? Apakah sulit berkata jujur?".


Katanya lagi dengan pelan sambil mengelus kepalaku lembut.


Aku hanya menggelengkan kepala lagi,


" Apakah kamu malu mengakui bahwa kau istri sahku? Apakah aku seburuk itu dimatamu sayang?".


Katanya dan aku kembali memeluk nya erat, tanganku melingkar dilehernya.


" Lalu kenapa kamu mau ditindas?"


Katanya pelan lagi dengan suara parau.


" Bukan seperti itu kok!".


Kataku sambil sengkukan.


" Lalu seperti apa? Coba katakan?".


Katanya sambil mencium pipiku,


" Aku hanya bingung mau bilang apa!? Habisnya kalaupun kubilang aku ini istrimu, apakah ada yg percaya?".


Kataku sambil menatapnya dengan tajam dan serius sekali.


" Ya sudah kalau begitu, lain kali kamu harus bisa bela diri. Kalau gak bisa beritahu aku atau Ric, kami akan datang membantumu. Sudahlah, jangan nangis lagi ya? Hatiku sakit melihatnya!!".


Katanya lembut masih dengan memelukku dengan erat.


" Jasmu kotor kena darah, Bagaimana?".


Kataku cemas dan kuatir akan jasnya, yg kutahu harganya diatas 10jt.


Wow....fantastic banget😱😱😱


" Tinggal buang...beli lagi. Itu masalah mudah, sudah lah kamu tidur saja! Kalau sudah sampai aku akan membangunkan kamu kok. Oke syg?".


Katanya lagi, kini kepalaku bersandar didadanya yg suspect dan sempurna itu.


Kudengar detak jantung nya berdebar kencang sekali, dan nafasnya kasar.


Namun aku tidak peduli, dan tertidur.


' wow! Pemandangan yg jarang terlihat. Aku beruntung bisa melihat bahwa tuan muda tidak segarang dan segalak apa yg dibicarakan orang. Dibalik wajah dingin dan seram itu ada sosok lemah lembut penuh perhatian, hati yang hangat sekali. Ternyata Aulia bisa menjungkir balikkan dunia dan hati tuan muda dengan mudah. Bahkan Ric saja mengakuinya! Semoga kalian selalu bahagia ya?'.


Gumam kak Rika melihat mereka.


Sampai dirumah, kak Rika memberikan kotak obat P3K kepada tuan mudanya.


Alex mengobatiku dan membersihkan lukaku dengan perlahan.


" Tuan maafkan saya...!".


Kata kak Rika menyesal, dan terdiam.


" Sudahlah, kamu juga kesayangan Aulia. Kalau aku menyentuhmu, dia bisa marah padaku. Aku tak mau itu terjadi, lain kali kamu jangan lengah. Lihat ini jadinya!".


Katanya dengan tegas, membuat kak Rika hanya bisa terdiam dan merasa bersalah sekali.


Ric kemudian menyusul dengan membawakan semua jenis perhiasan dan menatanya di atas meja hias dan sofa diruangan kamar kami.


Alex kembali kekantor karena ada banyak yg harus diurus, setelah lama libur.


Ric" jangan katakan apapun pada orang tua nyonya, katakan saja nyonya ada dirumah besar. Paham kamu...?".


Kata Ric kepada Rika, karena masih panik. Ric kuatir kalau orang tuaku pasti heran kenapa kembali kerumah besar yg gak permisi sama sekali.


2 jam kemudian aku bangun, dan melihat ratusan pesan dari Yuke.


πŸ’ŒπŸ’ŒπŸ’ŒπŸ’ŒPesan masukπŸ’ŒπŸ’ŒπŸ’ŒπŸ’Œ


πŸ’Lia....kamu dimana? Aku hampir gila!!!.


🏡️ Aulia...aku sudah hampir mati, kamu dimana sih? Gentayangan yah?


🌹 Beby...kakiku sudah puus mencarimu diseluruh mall ini....


πŸ₯€ Kamu dimana sebenarnya, kok hapenya aktif tapi gak angkat...? Jangan jangan kamu diculik?


🌷 Sialan, kamu dimana?


🌼 Hei...Aulia??? Aku hampir mati. Pasti kamu marah karena aku cuekin...!?


🌺 Baiklah aku balik duluan, aku harus kerja dulu. Kabari aku setelah baca pesanku ya. Jangan lupa Beby...!!😘

__ADS_1


🌸 Beby, jangan lupa balas pesanku😭


Itu lah sebagian pesan dari Yuke, aku pun sudah lupa padanya. Aku hanya tersenyum dan membalas pesannya.


* Aku gak apa! Aku hanya pulang lebih awal karena jumpa sama suamiku, maaf sudah membuatmu resah dan gelisah. Maaf ya, besok kita jumpa dikampus *.


Setelah itu aku turun kebawah dan kak Rika berlari menghampiriku.


" Kamu gak apa kan Aulia?".


Katanya dengan takut melihat luka dipelipisku dan kakiku bengkak diperban.


" Gak apa kak, tapi kepalaku agak pusing. Ada obat kak yg bisa menghilangkan rasa pusing dan mualku ini? Kak??".


Kataku sambil memijit kepala,


Kak Rika membawaku kembali kekamar untuk tidur dan menelpon dokter Hua.


" Mau makan apa siang ini?".


Katanya kembali cemas dan sedih melihatku masih pucat.


" Ah aku mau makan nasi putih saja, taburi dengan bawang goreng. Tolong?".


Kataku sambil berbaring dan menutup mata untuk mengurai pusing.


Selesai makan, dokter Hua teman Alex datang memeriksa keadaanku.


Hua" bagaimana kabarmu?".


Katanya sambil memeriksa suhu tubuhku yg demam tinggi.


" Baik, kepalaku ku pusing bukan main. Apakah aku baik-baik saja dokter?".


Kataku sambil menutup mata.


" Namaku Hua, panggil saja begitu. Aku teman Alex sejak kecil, jangan sungkan padaku. Rasa mual itu timbul karena kamu hamil muda, wajar lagi ngidam...!".


Katanya sambil memeriksa dadaku dengan steteskop nya.


" Oh makasih, Hua. Uuuh sakitnya...!!!".


Kataku meringis karena menahan sakit.


" Tubuhmu memar, jatuh? Dimana? Kenapa? Jangan bilang itu sengaja?".


Katanya melirikku tajam sambil menyuntikkan sesuatu kelenganku.


" Ah iya aku terjatuh karena didorong. Sengaja lah...mana mungkin tak sengaja! Tanya saja pada dia, aku gak mau ingat kejadian itu lagi. Aduh....sakitnya!!".


Kataku sambil meringis dan menutup mata dengan erat.


Hua duduk disofa sebelah kasurku dan mulai berceramah ini dan itu,


" Ah kamu itu ya, jangan bilang jaga diri sendiri aja gak bisa. Apa sih yg diharapkan oleh Alex dari gadis selemah kamu, aku saja heran? Bagaimana baji*ngan seperti dia bisa jatuh cinta pada wanita lemah seperti kamu, manja! Setidaknya kami harus bisa jaga diri dan jangan membuat dia khawatir, ya tuhan kenapa wanita manja macam kamu bisa menJungkir balikkan dunia Alex hanya dalam waktu sedetik saja. Oh God....!!".


Seketika dia sadar akan aku yg tertidur,


" Sial...dia tertidur pulas!!".


Dia menuliskan resep kan keluar dari kamar sambil menggerutu dahsyat.


Bahkan kak Rika juga ikut disemprot ya, dia kesal padaku tapi gak bisa mau bilang apa padaku karena aku dah tidur.


Karena reaksi obat yg diberikan, sejak siang aku gak bangun. Aku sudah gak demam tapi masih saja tertidur, sampai Alex saja pulang aku gak bangun juga.


Alex yg menyadari itu, hanya tertidur disebelahku saja. Memelukku dengan erat dan tertidur pulas sampai pagi.


Burung berkicau dipohon Cemara dekat jendela kamar kami, aku buka jendela dan menatap langit yg cerah.


Lalu aku buru buru berlari kewestafel,


Hoeeek.....!!!!


Howeeek.......!!!


Suaraku membuatnya terbangun dari tidur panjang dan mimpi indahnya, mencari sosok ku entah dimana.


Seketika dia memelukku erat dari belakang masih dengan pakaian tidur,


" Kamu baik baik saja sayang?".


Sambil mencium telingaku,


" Ya...!!". Jawabku singkat dengan wajah merah padam.


" Bagian mana yg terasa sakit dan tidak nyaman menurutmu, aku akan periksa!".


Katanya lagi dan menggendongku kembali kekasur.


Bruk.....!!!πŸ’’


" Kamu mau apa?".


Aku membentaknya dengan keras.


Wajar aku kaget separuh mampus, dia tiba-tiba datang dan langsung main peluk aja. Main cipuk dan angkat aja, dikira aku boneka? Karung beras? Sungguh lucu😊


" Aku hanya ingin memelukmu saja? Hua sudah cerita padaku semuanya. Mulai saat ini aku akan lebih baik dan perhatian, lebih banyak waktu bersamamu. Aku janji akan pulang cepat, meskipun kerajaanku banyak!".


Katanya dan memelukku erat,


' ah...!!! Busyit, kau seorang gila kerja. Mana mungkin bisa pulang cepat, tapi gak apalah...! Bicara saja sesuka hatimu, toh lidah tak bertulang. Aku juga sebentar lagi harus magang, kan seru magang diperusahaan suami sendiri. Bisa jadi CEO nya nanti aku...ah terlalu banyak berharap! Mimpi x yeeeh....!!!?'.

__ADS_1


Gumamku didalam hati kecil.


" Sayang, apakah kamu tidur?".


Katanya lagi dengan manja,


" Belum, tapi mau juga nih!! Tidurlah, nanti akan kubangunkan lagi!".


Kataku sambil memeluknya erat.


Akhirnya, gak butuh waktu lama. Kami tertidur pulas dibawah mimpi indah. Dan bangun kesiangan, dia sibuk...aku juga sama. Sementara itu terjadi keributan diatas, dibawah Sunyi senyap lah.


Lalu aku baru tersadar akan semua benda yg ada dikamar begitu berkilau,


" Benda apa ini semua, kenapa ada disini sih? Wow....ada banyak macam?".


Sambil melihat terkagum-kagum dan sungguh berkilau.


Aku melihat-lihat dan tertawa lebar,


" Wah seperti pameran saja? Siapa yg mau pakai sebanyak ini? Ah...gak bisa diluar dugaan sih!!! Selera dia bagus juga, dasar tukang pamer kaya raya?".


Kataku sambil memakai baju dan duduk santai disofa sambil mencoba.


Ceklegg.....!!!


Dia keluar kamar mandi dengan kimono handuk selutut dan rambut basah.


" Kamu suka sayang?".


Katanya sambil.membuka lemari dan memakai baju tanpa canggung didepan mataku yg Suci ini.


" Ah, dasar mesum. Kenapa harus didepanku sih? Dasar gak tahu maluu!?".


Kataku sambil.malu dan buang muka.


" Ah kamu ini, bagian mana yg belum kamu lihat? Semua sudah kamu lihat bukan? Kenapa harus malu sih?".


Katanya dengan santai sambil memakai baju dengan sigap.


" Perhiasan ini untuk siapa sih? Banyak sekali, bagus dan so pasti mahal kan?".


Kataku menaruh curiga dengan senyumannya yg horor itu.


" Untuk kamu dari toko semalam. Bukankah kamu suka, jadi aku ambil saja semuanya. Setiap jenisnya dan macamnya, ambil saja yg kamu mau. Sisanya kalau kamu gak mau buang saja, atau kamu simpan entah untuk apa...!".


Katanya sambil memakai kaus kaki, sambil menatapku lucu.


" Sudah kembalikan saja ketoko itu, kalau kamu gak mau hasilnya aku mau sumbangkan saja ke yayasan atau rumah ibadah yg membutuhkan. Aku hanya mengambil satu set saja, lagian aku gak suka perhiasan. Bingung mau pakai kemana juga?".


Kataku sambil mengambil satu set perhiasan berlian biru yg terdiri dari kalung, anting, gelang dan cincin.


" Ya sudahlah. Nanti katakan saja pada Ric, dia akan yg urus semua. Hei?".


Setelah selesai pakai sepatu dan menggandengku turun kebawah untuk sarapan dengan semua yg terlebih dahulu sarapan karena sudah jam 10.


" Kenapa?".


Kataku dengan bingung.


" Kamu ke kampus bukan?".


Katanya dengan santai.


Kami duduk bersama sarapan, nasi goreng sea food yg lezat.


" Iya, aku gak mau naik mobilmu. Berikan saja mobil Ric, oke!".


Kataku sambil memberikan dia teh jahe.


" Iya aku tahu, pulang kampus main kekantor ya. Kita ada jamuan...!!".


Sambil makan dengan santai.


" Oke deh, aku janji saya syg!".


Kataku sambil minum susu.


" Kamu gak makan kah?".


Katanya menatap aku.


Aku" Aku mual selalu, maklum kan? Aku hanya minum susu dan vitamin yg diberikan oleh Hua kemarin!".


Alex" Oh, baguslah. Kalau mau apa katakan saja, butuh apapun beritahu saja aku!".


Selesai makan, dia pergi berangkat bersama Ric. Sedangkan aku dengan kak Rika dengan mobil Ric, sama saja noraknya. Marcedess Bens silver metalik.


Tapi gak apalah, yg penting gak yg kemarin. Satu kampus pada heboh dan gempar melihat mobil itu parkir dikampus, bikin repot saja.


Semua seperti biasanya, berjalan lancar. Seperti biasa Yuke selalu nyantol dimanapun aku berada. Seperti suami yg sigap siaga 24jam seharian.


Akhirnya dia juga tahu, kalau aku hamil muda karena aku yg bilang padanya. Awalnya dia kaget gak percaya, tapi mau bagaimana lagi. Dia begitu bahagia dan semakin posesif menjagaku.


Hingga sore datang, jam kampus berakhir. Seluruh mahasiswa kembali kerumah dan aku kekantor untuk menghadiri jamuan makan.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,

__ADS_1


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—



__ADS_2