
Aku berlari keruang kerjanya dan mencium kening nya.
" Makasih ya....!".
Kataku sambil berlari keluar, aku kemudian makan malam sendiri.
"Hem.....!!! Aku tahu kamu suka, sampai kegirangan begitu? Nakal sih?".
Lalu dia lanjut kerja lagi.
Gak lama kemudian bibi datang, membawakan makanan dari dapur. Aku makan dengan lahap sekali.
Seminggu kemudian tiba, saat konser.
Begitu meriah dan mewah, ruang besar dengan tata cahaya yg menarik sekali. Aku duduk di bangku VVIP bersama dengan Alex yg katanya pengen lihat. Dia penasaran dimana enaknya lihat yg begituan, katanya sih mau tahu saja.
Jus jeruk dan popcorn sudah tersedia ditangannya. Meskipun cuma pake baju kaos oblong dan jeans, tapi masih aja tetap tampan dan keren.
Ibarat kilau berlian, seperti terang nya cahaya matahari. Sumpah, aku tergoda.
" Rame ya?".
Katanya sambil duduk kelihatan bosan.
" Iya sih, bentar lagi mulai...!!".
Kataku dengan bahagia.
' ternyata begini kehidupan dia,sungguh menyenangkan sekali bukan. Kenapa juga tidak dari dulu aku sadar bahwa kehidupan ini begitu menarik dan menyenangkan seperti ini. Tapi aku bahagia bisa merasakan hidup bahagia bersama orang yg kucintai...huft...!!'.
Katanya dalam hati kecil.
Ya, acaranya berjalan dengan lancar. Hingga kulihat Yuke begitu keren tampil diatas panggung, sungguh lincah dan membuat jantung berdebar kala melihat dia bernyanyi dengan bahagia.
' semoga kelak kamu jadi idol yg sukses dan mampu membuat kami semua bahagia. Aku selalu mendoakan kamu dimanapun kamu berada, sahabatku dan teman baikku. Senang nya....!!!'.
Gumamku dalam hati.
Selama 3 jam konser berlangsung, tapi aku baru sadar kalau orang disebelahku itu sudah sampai mimpi ke Dubai.
" Rupanya si kawan dah Sampek kedunia mimpi, waduh lain x gak usah ajak dia saja. Kasihan mungkin dia masih capek!!!".
Kataku sambil membuka jaketku dan menutupi sebagian dadanya itu.
Lalu aku menyentuh pipinya dan...
Cuuup.....!!! π
Aku mencium hidungnya yg tinggi bagai menara Eiffel itu.
" Makasih ya sayang, kamu begitu perhatian. Aku bahagia bersama mu!".
Kataku sambil menggenggam tangannya dengan erat.
Selesai konser dan aku membangunkan dia dikala penonton sudah hampir habis pulang. Kulihat wajah polosnya...
" Sayang,,,? Bangun?".
Kataku sambil meniup matanya pelan.
Hoooooaaaamm!!!!
" Ya sayang!?".
Seketika dia membuka mata, langsung saja memelukku.
" Bau iler tahu? Dasar genit, anakku kaget? Kamu tuh ya, sembarangan aja!!!".
Kataku dengan nada setengah marah.
" Ah maaf sayang! Maaf, roh ku belum sepenuhnya kembali kedalam ragaku!".
Katanya dengan nada bercanda,
Akhirnya dia menyerah dan kami keluar, diluar ternyata banyak yg mengenali sosok Alex. Maklum dia seperti seleb ternama, mau keluar kandang ayam pun dia bakal tetap kelihatan ganteng keren.
" Wah beruntung sekali, bisa bertemu presidir Clinton. Apa kabar?".
Seorang pria paruh baya menghampiri kami yg masih belum jauh dari pintu.
' sial, masalah datang! Mereka seperti virus aja yg ada dimana-mana....!!'.
Katanya dalam hati dengan kesal.
Seketika aku melihat wajahnya yg tadi hangat dan ramah, berubah menjadi gelap dan matanya menyeramkan.
Aku menggenggam tangannya, dan tersenyum seolah tak paham.
" Sayang, aku lapar! Pulang yuk?".
Aku menarik tangannya dan berjalan.
' ah gawat, dia bisa marah? Bahaya sampai dia ngamuk, aku bisa malu dan dalam masalah. Bagaimana ini?'.
Kataku dalam hati kecil.
" Hei tunggu dulu presidir! Bisakah kita makan malam bersama?".
Kata pria itu lagi.
Alex menatapku penuh kasihan dan begitu lekat, dia tersenyum.
Dag....!!! Dig.....!!! Dug.....!!!
Jantungku berdebar kencang, seperti mau copot saja melihat wajahnya yg serius menatapku penuh kasih, kelihatan hangat dan lembut sekali.
Wajahku memerah dan malu seketika, mata kami saling menatap. Lalu aku menunduk saja.
" Jangan takut, aku ada bersamamu. Kita pulang saja, ya kan sayang?".
Katanya dengan lemah lembut dan mencium pucuk kepalaku.
' sangat langka, presidir Clinton menampakkan istrinya. Ini kesempatan emas buatku mendekati mereka...!'.
Kata pria tua itu senyum menyeringai.
"Ayo kita pulang, aku tidak nyaman!".
Kataku lagi dengan manja, karena aku tahu dia dalam mood yg buruk.
" Maaf tuan, sepertinya istri saya kurang enak badan. Moodnya sedang buruk, lain kali saja kita ngobrol. Maaf ya...!!".
Alex berkata pada pria itu dengan sangat sopan tapi tegas.
Pria itu hanya terbengong saja melihat kami pergi menjauh, namun dia begitu kesal karena Alex menolaknya.
Tetapi di sudut sana seorang wartawan berhasil memotret kami, besok pasti aku bakal viral banget di Uutup.
Kita lihat saja besok atau lusa, apa yg akan terjadi pada ku dan dia.
__ADS_1
Pagi, dikantor CLINTON GROUP.
" Mampus! Apa dia sudah tahu?".
Kata Fei lembut dan segera berlari menuju ruangan Alex.
Sampai didepan pintu, Fei sudah ditunggu oleh Ell.
" Sudah lihat ini?".
Kata Ell sambil menunjukkan HP nya kepada Fei sambil heran.
" Iya aku tahu, itulah masalahnya. Dia?".
Kata Fei dengan takut.
Ell hanya menggelengkan kepala saja dan Fei menepuk jidatnya keras. Mereka masuk bersama namun yg dilihatnya hanya Ric saja didalam.
" Ya tuan, ada apa?".
Kata Ric menghampiri mereka berdua yg sudah duduk di sofa dan menyandarkan kepala mereka sambil mengendurkan dasi sambil buka jas.
Fei" lihatlah ini? Awas matamu nanti lari keluar pula, tarik nafas sebelum lihat!".
Fei memberikan Hp nya pada Ric dan memperlihatkan video itu.
Benar sekali....!!!
#ceomembawaIstrinya
#wajahAsliIstriCeoAlex
#PelakorKelasKakap
Itu hanya sebagian nama dari video itu. Dan mata Ric membulat dan melotot kala menyaksikan video itu.
" Ehemmm!!! Gawat, nyonya ada dikampus sekarang kan?".
Ric berkata pelan namun jelas.
Fei dan Ell seketika berdiri dan saling menatap ketakutan,
' gawat, aku melupakan hal itu?'.
Kata hati mereka.
Ric berjalan kencang keluar ruangan dan meninggalkan mereka berdua yg masih mematung karena bingung. Ric berjalan keruangan dimana Alex sedang menjamu tamu penting dari Inggris...
Ric berusaha mencari ruangan dimana Alex sedang menjamu, dan akhirnya ketemu juga. Ric begitu berwajah ketat dan tidak bisa membayangkan apapun lagi karena sangkin takutnya.
' semoga nyonya baik-baik saja disana, aku berharap demikian. Ya tuhan, tolong buat hatiku ini tenang dan kuat. Apapun yg terjadi kelak pasti akan membuat masalah baru, Ampun aku....!!!?'.
Kata hati Ric bergumam deras.
Sementara itu dikampus, kericuhan terjadi. Kak Rika dan aku terpisah saat aku didalam toilet,
Bruuuk.....!!!!π’
Aku terduduk dilantai,
" Auuuuoh, sakit nya.....!".
Pekik ku dengan seketika.
" Dasar wanita murahan, kenapa kamu beraninya menggoda tuan muda Clinton? Kamu pikir dengan sudah naik keatas ranjang nya kamu sudah menang?".
Splasssh....!!!π¦π¦π¦π§οΈ
Hujan lokal turun diatas tubuhku, seluruh bajuku basah kuyub dan aku terduduk dilantai dengan sangat kasihan.
" Kamu jal*ng, cantik tidak, miskin lagi. Jangan mentang kamu masuk kampus dengan jalur khusus bea siswa.... Kamu bisa seenaknya saja. Dasar pela*ur!!".
Kata salah seorang nya lagi sambil meludah didepanku.
' mereka pasti salah satu.pemuja suamiku, bisa mampus aku dijadikan sate kalau terus seperti ini. Bikin kesal aja sih, punya suami ganteng ribet juga. Kalo jelek juga susah, entahlah yg sedang aja mungkin ya? Hadew... Gawat! Bagaimana ini? Aku bisa mati....!!!'.
Kataku dalam hati dengan kesal, namun aku diem saja karena males.
" Dasar wanita murahan, tahu salah diam saja. Bagus tahu!!! Beraninya kamu menggoda tuan muda, aku saja tidak diliriknya. Secara aku lebih cantik!!".
Kata wanita Sexy yg mengatakan dia salah satu fans berat suamiku itu.
" Jangan ganggu aku lagi, pergilah!!".
Kataku sambil berdiri dan membersihkan diri dengan tisu disebelahku.
Aku bersikap tak acuh saja seperti gak ada kejadian saja, lalu....
Huuuek.....!!!!π€’π€’π€’
Hueeek....!!!π€’π€’π΅
Tiba-tiba aku mual dan muntah-muntah didepan mereka. Sontak membuat mereka makin gerah dan kelihatan konyol sekali, aku hanya berusaha acuh.
' ah sial, kepalaku kok pusing ya?'.
Kataku dalam hati sambil mengelus-elus perut sambil senyum sendiri.
" Kamu ya,hamil diluar nikah...?! Kamu tahu tidak, itu menjijikkan. Buat malu saja, kampus kita bisa tercemar...!!!".
Katanya lagi.
" Iya, kampus kita bisa jelek gara-gara kamu tahu. Dasa pela*ur kamu....!!".
Katanya sambil menamparku.
Plaaak.....!!! π’
Pipiku merah dan memar, aku terkejut sekali. Begitu juga bayiku, ikut terkejut.
Seketika aku meneteskan air mata karena sakit dan terkejut,
' iiih geramnya aku!!'.
Kataku dalam hati sambil mengepalkan tangan dengan keras.
" Hamil diluar nikah, pecundang!!!".
Mereka mengejek lagi.
Mereka Menyeretku keruangan kepala direktur kampusku, aku hanya diam saja. Mendengarkan celotehan mereka.
Banyak mahasiswa yg lain menyaksikan aku direpeti oleh dosen dan pegawai lainnya. Aku hanya diam saja dan cuek, secara aku mual dan kedinginan.
Direktur" benar kamu hamil?".
Katanya dengan tegas dan hati-hati.
" Iya...!!". Jawabku singkat.
__ADS_1
" Kamu kan tahu, kamu bisa merusak nama baik dan reputasi kampus ini!".
Kayanya lagi dengan tatapan tajam.
" Iya, apa aku salah jika hamil?".
Kataku lagi melirik semua mata yg memandangku dengan rendah sekali.
" Tidak salah, tapi salah jika diluar nikah. Kamu bisa bersekolah karena disini karena prestasi dan kamu istimewa! Tapi bukan berarti kampus tidak bisa mengeluarkan kamu, tahu tidak?".
Kata direktur lagi.
" Tahu, tapi saya sudah menikah pak!".
Aku menatapnya dan tersenyum
" Lihat video ini, bukankah ini kamu?".
Katanya lagi padaku.
Aku melihat video itu,
' ya tuhan, betapa lucunya ekspresi ku. Aku tidak tahu kalau aku seimut itu, lucu juga sih? Tapi kok bisa terXpose sih?'.
Kataku dalam hati bingung.
Direktur" tolong beri penjelasan! Dengan sangat jelas dan semua paham!".
Katanya membentak aku,
Seketika saja, bayiku terkejut dan aku juga demikian kagetnya,
"Aaaawwwwu!!! Sakitnya....!!".
Pekikku dengan lembut dan jelas sambil memegangi perutku lagi.
Direktur" sudahlah jangan mengelak lagi, apa hubungan kamu dengan tuan muda group Clinton? Apakah kamu tahu dia siapa? Dia itu sudah menikah tahu?".
Dengan wajah ketat dan serius.
" Iya, dia suamiku! Kan sudah jelas divideo itu, lalu apa lagi yg harus aku jelaskan pada bapak dan semua?".
Kataku dengan nada marah dan menatap mereka seperti mau membunuh.
Hhhachiu.......!!!! π€§
Aku bersin dan mengigil lagi,
Seketika kudengar suara keributan dan teriakan yg menggema diseluruh ruangan. Aku heran dan kaget seperti melihat hantu disiang bolong.
' seperti aku beruntung! Terimakasih anakku sayang, kamu memang baik!!'.
Kataku dalam hati dan bahagia.
Alex dan Ric, sang pahlawan yg datang. Meski kesiangan sih....!!!! πππ
Dia duduk bak seorang raja dan menatapku dengan tajam,
" Ada apa ini?".
Kata Alex dengan tenang.
Direktur" ini ada salah seorang siswa kita yg viral dan hamil diruang nikah!!!".
Sambil gugup.
Dosen" iya presidir, anak tidak tahu diri. Berani menggoda dan menjebak anda!".
Katanya dengan bangga.
' hah, Menarik?Dia belum bilang apapun'.
Kata Alex dalam hati heran.
Ric menatapku dengan tajam dan membisikkan sesuatu kepada Alex,
" Tuan, nyonya basah kuyub. Tidak baik membiarkan ibu hamil masuk angin, anda tidak mau kan nyonya sakit flu!!?".
Katanya dengan sangat pelan.
Alex hanya mengangguk dan tersenyum saja melihat aku, sambil membuka jasnya dengan cepat. Lalu menyerahkannya pada Ric, yg kemudian menutupi tubuhku dengan sempurna.
"Nyonya, tuan muda marah tuh!!".
Katanya pelan berbisik padaku.
' hah? Marah kenapa lagi dia?'.
Kataku dalam hati.
Semua orang kaget dan bingung, kenapa Alex begitu baik dan perhatian.
" Baiklah aku akan beritahu pada kalian, akulah yg mengantar jepitnya kekampus, akulah yg selalu bersamanya, aku juga yg membuat dia hamil, dan aku juga yg selalu menyayangi dan mencintainya. Karena aku juga suami sahnya, dialah nyonya Clinton yg selama ini aku rahasiakan, karena dia istri sahku!".
Kata Alex dengan tegas dan membuat semua orang terkaget.
" Wow, tidak bisa dipercaya...!!".
Itulah kata yg banyak kudengar.
" Sayang, kamu kemari.....!!!".
Sambil menjentikkan jarinya, menyuruhku mendekatinya seketika.
Dia menepuk-nepuk pahanya, menyuruhku duduk diatas pangkuan dia. Aku sih paham akan tingkah cabulnya itu, tapi yg gak biasa melihat pasti gagal fokus dan gagal penglihatannya.
Aku beranjak dan duduk dipangkuan nya,
" Siapa yg berani membulimu sayang?".
Katanya sambil mengelus kepalaku.
Aku hanya diam saja dan tersenyum.
" Ayo kita pulang, sudah beberapa kali anakku terkejut dibuat mereka. Badanku tidak enak, aku kesal tahu!".
Sambil mengelus perutku.
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya..π€π€π€
__ADS_1