Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
70


__ADS_3

"Iya, ayo tunjukkan dimana?".


Kataku kepada mereka,


Aku berdiri dan berjalan bersama mereka berjalan digang yg lumayan kecil. Tapi bisa masuk mobil.


Kulihat sesekali kebelakang Alex mengikuti aku dari belakang dengan perlahan dan terus mengawasi.


" Mau apa lagi dia? Aaaaiz, jangan bilang buat masalah baru lagi!!!? Dasar nakal gak punya kerjaan, bisanya begitu percaya saja pada orang!!!".


Kata Alex sambil senyum menyeringai.


Alex menarik nafas panjang dan melihat aku dari kejauhan dengan santai.


Berjalan hingga 15menit.....


Sampai disebuah rumah tua, banyak anak sedang bermain dihalaman depan. Pagarnya terbuat dari kayu dan sudah usang, bahkan ada yg sudah lapuk dan hancur dimakan waktu.


Kulihat jendela dari kayu yg catnya sudah memudar, lantainya yg agak berlumut karena lantainya sudah mengelupas sedikit demi sedikit. Bahkan pintunya pun sudah begitu tua, kuyakin itu tidaklah kokoh dan kuat.


" Tante ayo masuk, kita temuai ibu panti asuhan. Pasti beliau senang!!!?".


Kata seorang anak menarik tanganku.


Aku melirik kebelakang dan melambaikan tangan kearah alex. Lalu Alex turun dengan masker dan kaca mata hitam. Lengkap dengan topi dan jaket,


" Akhirnya dia menyuruhku keluar juga, apakah aku begitu menyeramkan sehingga setiap keluar harus menyamar seperti Power Ranger's saja....!!".


Katanya sambil bersiap turun.


Yup....!!! Mengingat kejadian lalu, setiap keluar apalagi ditempat umum. Aku selalu menyuruh dia untuk menyamar, aku gak mau cari masalah. Maklum, akibat dari tenar seperti Seleb...!!!?πŸ˜†


" Wah om itu tampan dan bersinar sekali seperti malaikat? Siapa dia?".


Kata seorang anak tanggung, kuperkirakan sekitar 12thn gitu.


Hem....!!!! Kata Alex berdehem.


" Ini suami Tante! Panggil saja om Alex, dia baik tapi agak pendiam. Jangan takut, karena om Alex gak makan orang!!!".


Kataku sambil bercanda.


Anak-anak membawa kami masuk menuju ruangan ibu panti.


" Ibu...ibu lihat. Aku bawa orang,,,,!!!?".


Kata anak tadi yg menarik tanganku.


" Alex, ayo ajak teman yg lain keluar. Ibu akan berbicara pada mereka!!".


Ibu panti mencium kening Alex kecil.


Alex' hah? Alex? Apakah benar? Dasar, kenapa didunia ini nama Alex begitu banyak sekali. Tapi baguslah...!!'.


Gumamnya dalam hati dan duduk sopan.


"Apakah anak-anak membuat anda tidak nyaman, tuan dan nyonya?".


Kata ibu panti memberikan teh botol.


" Ah tidak ibu, mereka baik dan ramah!".


Kataku sambil duduk juga,


Kami duduk dan mulai bercakap serius,


" Apa yg membuat anda kemari?".


Kata ibu dengan sedihnya.


" Tadi sekilas aku melihat mereka diseberang jalan sana memegangi spanduk begitu. Aku penasaran dan mengikuti mereka, ya mereka cerita sedikit masalah nya sih?".


Kata ku sambil melihat sekitar.


" Seperti yg anda lihat nyonya, tempat ini tidak layak huni, sudah tua dan hampir rubuh. Tapi aku tidak tahu harus bagaimana lagi, tempat ini akan dihancurkan dalam Minggu ini. Lalu aku harus membawa mereka semua kemana? Bahkan akupun tidak tahu aku harus pergi kemana? Sedihnya...!!?".


Kata ibu panti meneteskan air mata.


' oh ya tuhan, ternyata masih ada setan berwujud manusia yg hidup dibumi ini. Saling melukai dan menyakiti sesama, bahkan aku tidak mau melihat ataupun menyapa mereka jika bertemu. Semoga Alex bisa memberikan solusi padaku!'.


Kataku dalam hati, supaya suami tampanku yg dulunya seperti iblis ini mau menghibahkan hartanya demi panti ini.


" Bagaimana nasib anak-anak ini nanti? Dimana mereka tidur dan berlindung? Andai tuhan bermurah hati, aku ingin meminta padanya untuk menjaga anak-anak ini agar tidak menderita...! Kejam!".


Kata ibu panti meneteskan air mata,


Aku mendekati ibu itu dan memeluknya erat, kurasakan sesak yg amat mendalam dihatiku. Kulihat dari jendela, dikejauhan anak-anak yatim piatu itu bermain dengan riang. Padahal kulihat pakaian mereka Kumal, kucel dan lusuh.


Bukan sok kaya atau sombong, bahkan lain lap dirumah Alex aja bagus dan licin. Oh ya tuhan, aku tak bisa. Membayangkan nya saja dadaku sesak, nafasku begitu berat.


Akhirnya aku meneteskan air mata juga, itu membuat Alex kaget dan berdehem.


Ehemmmm...!!!


Eheem.....!!!!

__ADS_1


" Sayang, jangan membuat aku takut!".


Katanya pelan membuat ibu panti sadar.


" Ibu tunggulah sebentar! Aku akan berbicara dengan suamiku, sebentar!!".


Aku berdiri dan menarik tangan Alex keluar panti,


Kami duduk dibawah pohon depan panti, ada kursi taman yg lusuh dan agak kotor.


" Ada apa sayang?".


Katanya sambil membuka kaca mata dan masker, dan menatapku sedih.


" Pasti kamu paham? Boleh tidak aku pinjam uang dalam jumlah besar! Soalnya aku tidak punya uang sebanyak itu untuk membeli panti ini, boleh???"


Kataku sambil menyeka air mata.


" Aku tahu kamu pasti tidak akan diam saja, aku tahu kamu baik hati. Seperti bidadari yg cantik dan penuh cinta...!!!".


Katanya sambil menggenggam tanganku dengan erat.


" Sejujurnya aku juga tidak tahu, tapi andai aku seperti mereka. Adalah orang yg akan peduli dengan ku? Hanya itu saja pertimbanganku untuk membantu menyelamatkan merek....!!! Huh....!".


Kataku sambil mengelus dada.


" Ya sudah, serahkan masalah panti padaku. Ric akan mengurusnya, berikan aku waktu beberapa jam. Percayalah pada suamimu ini, aku bisa diandalkan!".


Katanya sambil menepuk dada.


" Baiklah, terimakasih sayang. Ayo kita kembali beritahukan pada ibu panti!".


Aku menarik tangan Alex dan berlari kedalam menemui ibu panti.


Hooos!!!! Hoosh!!! 😫


Aku duduk langsung disofa, dan memeluk ibu panti dengan gembira.


Alex menelpon seseorang yaitu Ell


πŸ“²πŸ“²πŸ“²πŸ“²πŸ“²πŸ“²


Alex: tolong lakukan transaksi atas nama Aulia, sebuah panti asuhan Kasih Bunda.


Ell: ah kamu ganggu hari liburku saja!


Katanya dengan nada kesal.


Alex: ini darurat, lakukan sekarang atas nama Aulia. Sejam lagi kutunggu kabar baiknya, aku mau bersih.


Kata alex sambil menutup telpon dan duduk sambil membuka kaca mata dan masker. Lalu dia membuka jaket,


Ibu panti terkejut melihat Alex, sontak membuat dia jatuh berlutut.


" Maaf tuan muda, saya minta maaf. Saya tidak tahu itu anda yg datang ke gubuk tua kami. Maafkan saya...!!".


Katanya sambil gugup ketakutan.


" Sudah, tenang saja. Ini semua karena istriku yg baik hati ini. Ya kan baby?".


Kata Alex sambil tersenyum minum.


" Apa? Jadi anda nyonya Clinton ya!!?".


Kata ibu panti hampir pingsan.


" He....he....eee aku viral juga ya?".


Kataku sambil tertawa gelak.


Ibu itu hanya diam saja, sedangkan Alex sibuk main gadget nya. Aku juga hanya baca majalah yg ada disitu saja. Ibu panti terdiam saja melihat kami.


Hampir dua jam kami menunggu dan Ell datang sambil marah-marah.


Braaak.....!!!! πŸ’’


Terdengar suara pintu yg dibanting,


" Alex sialan, kubunuh kamu!!!?".


Kata Ell sambil ngamuk memegang amplop kuning.


Kami semua kaget dan hanya satu orang yg masih tetap santai pada posisinya. Siapa lagi kalau bukan Alex.


Ell berjalan kearah alex dan memukul Alex dengan amplop itu,


" Sialan kau! Dasar iblis...!!! Akan kuseret kau keneraka, kujadikan sate....!!".


Katanya berteriak keras memarahi dan memaki Alex.


Namun, Alex hanya diam dan santai. Kulihat senyum puas dibibir Sexy nya,


" Kamu marah tambah tua, duduklah!!! Kamu boleh pulang sekarang, kamu lelahkan? Besok libur saja, oke!!!".


Katanya sambil senyum mengambil amplop yg dipegang nya tadi.

__ADS_1


" Kamu sudah dapat laporannya bukan?".


Katanya sambil minum dan duduk disofa


" Kerjamu bagus, harganya juga bagus. Dengan cara apa kamu mendapatkannya? Jangan bilang kamu rampok dan bunuh mereka?".


Kata Alex menggoda Ell.


" Dasar iblis tua, tentu saja aku menggunakan cara yg baik. Aku hanya menggunakan sedikit ketampananku dan namamu saja. Aku gak salahkan?".


Katanya sambil main mata.


Aku" Ell, makasih ya?".


Kataku dengan malu,


Ell" eh tumben atas nama kamu, oh ya mana Ric? Seharusnya ini tugasnya?".


Kata Ell lagi bingung dan penasaran.


" Pulkam! Kamu mau juga!".


Kata Alex melirik dia.


" Seminggu, makasih ya...!!".


Katanya Ell sambil.berlari menjauhi Alex, karena takut Alex marah dan berubah pikiran. Maka dia gak bisa pulkam.


Alex" ini hartamu, bacalah dulu dan tanda tangan diatas namamu. Selesai....!!".


Kata Alex memberikan amplop.


Aku membacanya dan sangat bahagia, itu adalah surat sertifikat kepemilikan tanah atas panti ini.


" Sekarang ibu jangan kuatir, tanah ini sudah jadi milik kami. Tinggal merenovasinya saja bukan?".


Kataku sambil tersenyum bahagia.


Alex" aku tunggu dimobil saja, melow!".


Katanya masih dengan nada sombong. Lalu dia pergi meninggalkan kami.


Ibu panti begitu senang dan bahagia, memelukku sambil menangis bahagia.


" Terimakasih nyonya, saya tidak tahu mau bilang apa?"


Kata ibu panti dengan air mata bercucuran deras. Sepertinya beliau masih tidak percaya.


" Iya sudahlah. Itu semua rejeki anak*".


Kataku dan menangis juga.


" Terimakasih, anda dan tuan muda adalah malaikat yang diutus Tuhan...!!".


Kata ibu panti dengan tersedu-sedu.


" Sudah Bu, besok aku datang lagi. Besok akan mulai renovasi. Aku harap kerja sama anda juga Bu....!".


Kataku sambil senyum.


Sebelum pulang anak-anak panti menyalamiku dan memelukku, mereka imut dam masih sangat polos.


" Tante, terimakasih. Tante baik...!".


" Tante, besok kemari lagi ya?".


Begitulah kata mereka.


" Oke besok Tante akan datang bawa banyak mainan dan makanan enak. Tunggu Tante ya, love you baby ....!".


Kataku sambil melambaikan tangan dan meninggalkan panti.


" Apa sudah selesai? Sayang...?".


Kata Alex memastikan saja.


" Ya sudah. Ayo kita pulang! Terimakasih sudah bersabar untukku....?".


Kataku padanya sambil mencium kening nya dan duduk diam.


Mobil kami melaju meninggalkan panti.


" Tuhan...? Andai mereka bisa hidup bahagia tanpa orang tua maka berikanlah nikmat yg tiada Tara bagi mereka. Jagalah mereka seperti Engkau menjaga ku didunia ini, seperti kasih sayangmu sepanjang umurku mengalir terus menerus dalam hidupku. Jagalah mereka, penuhilah keinginan mereka untuk hidup dan jangan biarkan siapapun merusak hati mereka yg suci. Tuhan, yg maha besar, jagalah mereka....!!".


Kataku sambil duduk dikursi mobil sambil menutup mata dan menangis.


Alex yg mendengarkan itu hanya diam saja dan sesekali melihatku.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,

__ADS_1


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—



__ADS_2