
Sejam full tanpa jeda, wow...??? Amazing.
' sial...dia sengaja melakukannya. Apakah dia masih dendam padamu karena semalam ngerjai dia terus. Awas saja kamu ya, gak akan kubiarkan gitu aja! Aduh...sakitnya. wow...ngilunya. Dasar Alex gila, hampir saja mematahkan pinggangku tadi. Melawan pun akan sia-sia karena dia lebih kuat dan akan semakin keras kepala kepadaku. Jika dia melakukan hal ini tiap hari, bisa mati aku. Dasar Alex sial....sial...!! Hu....hu...uu!'.
Kataku dengan kesal dan geram akan tingkahnya tadi.
Setelah itu aku langsung tertidur lelap dibawah selimut hangat. Mimpi indah seakan membelaiku di dunia mimpi. Aku melupakan segalanya dan melupakan bahwa aku masih ada didunia ini.
Tak....!!!!
Tak.....!!!!
Semua berkumpul dimeja makan, Ric datang membawakan Alex sepasang baju karena hari ini masuk kantor.
" Hem? Mana Aulia ya?".
Kata ibu heran melihat Alex sudah rapi dan duduk dimeja makan dengan santai.
" Dia masih tidur, mungkin kelelahan!".
Tukasnya dengan sigap.
Ibu dan ayah hanya bingung dan saling menatap satu sama lain sambil melotot.
' ah masa iya capek? Yg benar saja?'.
Kata hati mereka berdua, namun masih takut bertanya langsung.
Alex" Rika, nanti mungkin dia bakal masuk kampus. Kau tentu tahu dia keras kepala bukan? Awasi dia dan jangan tinggalkan dia walau sedetik pun...!".
Kata Alex tegas sambil menatap Rika.
" Iya tuan muda, saya paham!!".
Kata kak Rika dengan sigap.
"Ini jadwal anda tuan muda!".
Ric memberikan jadwal kerja yg sudah disusun olehnya dengan rapi.
Alex menatapnya sambil tersenyum kecil,
" Wah seperti aku harus lembur malam ini, Ric terimakasih atas kerja kerasmu selama aku tidak ada. Thanks ya...!!".
Kata Alex pelan sambil tersenyum dan menyantap sarapan pagi yg menunya " Nasi Goreng SeaFood ala Ny.Chen!".
Begitu santai dan tentunya porsi besar, seperti biasa Alex rakus kalau soal makanan kampung.
" Aku tidak akan pulang untuk makan malam, jadi jangan tunggu aku. Mungkin kami akan tinggal beberapa waktu disini bersama ibu dan ayah. Katakan pada Aulia agar berbelanja jangan hemat!".
Kata Alex sambil berdiri dan membenarkan dasi dan jas nya.
Ibu" baik....baik tuan!".
Kata ibu gugup.
Alex tersenyum" panggil nama saja. Sekarang saya menantu anda ibu?".
Katanya penuh kasih sayang.
" Iya...iya. saya paham!".
Kata ibu lagi masih dengan nada gugup.
" Saya pergi dulu, selamat pagi...!!!".
Alex beranjak pergi meninggalkan meja makan dan pergi bekerja ke kantor.
Sementara itu aku masih saja terlelap dikasur yg selalu menemani aku senantiasa sejak dulu tiap tidur.
Tok......!!!!
Tok......!!!!
Kak Rika mengetuk pintu kamar,
" Aulia....Aulia....hei Aulia?".
Katanya dengan nada agak tinggi.
Namun dari dalam gak ada jawaban sama sekali, karena aku masih molor.
Kak Rika masuk, tersenyum dan duduk disebelahku sambil menepuk pantatku.
" Aulia....Aulia! Nyonya clinton....!!?".
Katanya dengan nada menggodaku.
Hm.....mm? Jangan ah!!!
Kataku tanpa sadar dengan siapa aku berbicara tadi.
" Aulia....Aulia? Sudah siang jam 9?!".
Katanya lagi dengan agak kasar dan menggoyangkan tubuhku kekiri dan kekanan seperti Tentara.
Ah...!!! Alex sialan, mesum...!!!
Kataku lagi tanpa sadar.
__ADS_1
Kemudian kak Rika tertawa terbahak dan keluar meninggalkan aku,
" Sepertinya dia sedang mimpi indah!".
Kata kak Rika kepada ibu.
" Dia belum bangun juga? Iiizz pemalas!".
Kata ibu ketus karena aku belum bangun juga, bahkan suamiku pergi saja aku tidak tahu kapan.
Jam 10 pagi, aku tersentak dan kaget. Aku duduk seketika dikasur dan sadar,
" Ya karim....sudah jam berapa? Kenapa aku tidak terbangun ya? Ya ampun??? Aku harus kekampus nih....!!!?".
Kataku sambil berlari kekamar mandi.
Aku baru sadar bahwa aku hanya berbungkuskan selimut tanpa pakaian. Aku kembali mengingat kejadian tadi malam dan berdecak kesal,
" Sial...! Si Alex memang singa lapar, sampai sekarang aja aku masih kesakitan setengah mati, separuh mampus rasanya. Lihat saja nanti...!".
Kataku bergerutu didalam kamar mandi.
Selesai mandi aku langsung berpakaian rapi mau ke kampus dan memakai pakaian tertutup. Lalu aku melihat hape ku yg ada pesan masuk sejam lalu.
ππππ Inbox message ππππ
" Sayang, nanti malam kita sambung lagi. Mungkin aku bakal pulang tengah malam, makanlah dengan baik. Jaga dirimu, hari ini kamu harus gunakan uangku dengan jumlah fantastis. Awas kalau aku tidak mendapat laporan. Kupastikan kamu gak akan bisa bangkit dari kasurmu 3hari 3malam, love U...!".
Membacanya membuat aku merinding, hampir pingsan dan demam tinggi.
" Iiih dia serius nih! Hari ini aku harus beli apa lagi sih? Aku saja gak tahu, tapi ya sudahlah nanti kupikir lagi. Sekarang aku harus kekampus karena jam 11 ada masuk jam pelajaran yg dosennya killer!".
Kataku sambil berhias setipis mungkin.
Baju kemeja putih berenda yg lehernya tinggi dengan celana jeans biru adalah pilihan tepat disaat Urgent.
Aku berlari sambil menggendong ranselku dan mencari sosok malaikatku, siapa lagi kalau bukan ibuku.
" Ibu, ibu....ibu?".
Teriakku setengah nada tinggi.
Hanya kak Rika yg ada diruang tv,
" Mereka sudah berangkat ke toko sejak pagi tadi, ayo aku antar kekampus!".
Kata kak Rika melirikku dimeja sarapan.
"Iya kak, bentar! sudah makan kak?".
Kataku padanya.
Kata kak Rika tegas.
" Ganti baju kak, aku gak mau kekampus bawa kak kalau pakaian begitu! Membuat yg lain takut, disangka ******* kak!".
Kataku protes padanya.
Kak Rika kekamar dan mengganti pakaian dengan sigap.
" Wow! Sexy kak, aku suka gaya kak!".
Kataku memuji dia berpakaian santai.
" Ah biasa saja, makasih ya!".
Katanya dengan wajah malu.
Sampai diluar rumah,
" Yg benar aja kita pakai mobil dia? Gak ah! Aku ogah kak! Bisa geger satu kampus kalau kita naik si King...?".
Kataku masih berhenti melangkah meski kak Rika sudah membuka pintu untukku.
Si King adalah sebutan untuk mobil Alexandra Clinton yg platnya semua satu negeri ini tahu " The 1 King!" Black color merek Ferrari dengan list emas.
"Kak kasi solusi dong gimana caranya?".
Kataku merengek setengah mati.
" Mau gimana lagi, tuan berangkat dengan mobil Ric. Ibu dan ayah naik mobil mini bus, kita cuma bisa pakai ini saja loh Aulia. Kalau tuan tadi pakai ini juga, nah... Kamu kekampus bagaimana? Lebih parah lagi kan, sayang!".
Kata kak Rika menjelaskan.
" Ya sudah naik motor saja!".
Kataku mencari sosok itu.
Kak Rika diam sambil tertawa nakal, melihat aku mengelilingi rumah dengan kesal dan panik sambil merepet.
" Kamu cari apa loh?".
Katanya dengan santai duduk di teras.
" Motor ku yang kemarin mana kak?".
Kataku kesal berdiri didepan dia.
" Sudah dibuang, katanya terlalu jelek!".
__ADS_1
Kata kak Rika santai 200%.
Aku kaget " aaahk? Kok dibuang? Itu motor kesayangan aku, pasti si mesum Alex sialan itu yg buang kan kak?".
Kataku lembut sambil nangis kencang.
Huaaa.......aaakh!!!! πππ
" Cup....!!! Cup...!! Jangan nangis. Nanti akan datang yg baru, lebih modis. Ric yg akan urus semuanya kelak....!!".
Katanya menenangkan tangisanku.
" Huaaa.....!!! Gak mau! Alex sialan, awas saja nanti kuhajar dia. Huaaa....Huaa...!!".
Aku masih menangis juga.
D
A
N
P
A
D
A
Akhirnya.... Aku naik mobil yg popularitasnya itu mengalahii selebritis.
Mobil melaju dengan kencang, percuma dong mobil racing. Kak Rika memang handal dalam menyetir, meski kencang tapi tak ada rasa takut dan gelisah. Begitu nyaman dan terkendali...
Bahkan yg lebih gak percaya lagi, polisi memberikan jalan kepada kami satu jalur ketika kami lewat dan memberi hormat.
Karena semua orang tahu, ini milik Alex sialan yg mesum itu.
Sampai di perempatan jalan aku turun dan jalan sedikit, kak Rika maju terus dan menunggu didepan gerbang.
Semua orang menatap kagum pada mobil itu, ada yg senang dan ada yg benci. Maklum saja, merasa tersaingi.
Dan, Yuke kaget karena aku sudah duduk disampingnya tanpa bersuara.
" Duuuar....!!!".
Kataku membuat lamunan nya buyar sekejap mata dan kesal tentunya.
" Ya ampun Lia...kaget aku tahu...!! Hus!".
Katanya dengan panik sambil mengelus Elus dadanya, mungkin jantung nya tadi mau copot ketika aku mengagetkan nya.
" Horor tahu kamu melamun, mana catatan pelajaran selama ini?".
Kataku padanya sambil mengulurkan tangan tersenyum.
" Nanti aku foto Copi dulu yah! Tumben kamu masuk kelas lagi, udah sadar?".
Katanya kesal.
" Iya, sih! Kangen sama kamu deh!!".
Sambil mencolet dagunya manja.
" Iiiih, gemes aku. Kamu tuh bikin aku baper dan kepo. Dasar nakal...!!".
Katanya kesal dan penasaran.
" Ssssst!? Jangan keras-keras. Aku gak mau ada yg tahu, cuma kamu saja!".
Kataku berbisik padanya.
" Iya tenang saja. Aku tahu kok!".
Katanya lagi masih dengan wajah kesal.
' wow! Keren, Aulia punya suami super ganteng dan kaya raya. Siapa juga yg gak bakal iri padanya, jika fans Alex tahu bisa jadi sate Aulia. Gak kusangka sahabatku ini begitu beruntung sekali, semoga kedepannya kamu lebih bahagia ya...!!!'.
Gumam Yuke dalam hati kecilnya.
Jam pelajaran dimulai juga, semua mendengarkan penjelasan dari dosen karena aslinya dosen yang satu ini killer alias serem. Semua mahasiswa takut, termasuk juga itu aku salah satunya.
Kak Rika menunggu ku dilobi sekolah, sambil memantau keadaan juga. Karena setiap jam Ric akan menelpon sekedar menanyakan apa yg sedang kulakukan.
Sebenarnya aku kesal sih karena kak Rika memaksa menunggu didepan pintu kelas tapi aku ngamuk dan bakal kabur. Begitu ancamanku padanya, Ric pun akhirnya menyerah saja.
Jam pelajaran berlangsung hingga jam 1 siang, semua mata kuliahku selesai. Si Mak kepo menyuruhku menunggu dilobi karena harus mengkopi seluruh bahan pelajaran yg terlewatkan oleh ku.
Sambil minum jus, aku diam menanti. Kak Rika juga sibuk dengan game nya, hingga mataku tertuju dengan seorang siswa perempuan yg menatapku sinis. Aku hanya cuek dan pura pura bego aja.
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya..π€π€π€
__ADS_1