Istri Imut Om CEO

Istri Imut Om CEO
43


__ADS_3

Malam hari jam 8, aku dan Rika sampai dirumah. Makan malam sudah tersaji, selesai makan malam, aku mulai memikirkan untuk menu catering 2minggu kedepan untuk menu baru.


Menu baru mulai lusa,


- Nila sambal nenas asam manis.


- Ikan bakar.


- Sup kepiting.


- Salad sayur.


- Rendang ayam dan Daging.


- Sambal kentang udang.


- Ayam pop sambal ijo.


- Tahu Pong dan tempe goreng.


- Kacang goreng dan Timun.


Selesai itu, menunya aku berikan ke bibi supaya besok bibi yg berikan ke kak Indah dan Endy untuk dikerjakan.


Besok adalah tanggal gajian para karyawan cateringku, wow amazing.


Karena semenjak kak indah yg pegang bukan hanya catering di Clinton group saja, tapi banyak anak cabang dan perusahaan lain yg ikut bergabung.


Jadi sehari itu bisa sampai 5000-6000 paket yg keluar. Kak indah jujur dalam hal keuangan makanya aku gak ragu.


Sehari bisa aku terima uang sekitar 170jt sampai 180jt/hari. Dengan armada 10mobil box pemberian suamiku alias om galak_sedunia itu selalu memberikan aku kejutan yg tak terduga.


Pokoknya jadi ratu sejagat lah, bahkan Ric juga membantu untuk mengurus cateringku. Padahal aku kesal setengah mati padanya, tapi dia masih menghormati ku sebagai istri bos nya.


Aku menelpon kak indah,


Aku: kak besok gajian. Datang aja kekamarku, bangunkan aku jam 8 pagi.


Indah: oke, oh ya Lia. Tadi pas kerumah Tante, katanya pengen makan puding susu buatan mu..!!


Aku: besok pagi aku buatkan kak, sekalian besok kak belanja ya buat catering juga puding nya kak.


Indah: oke syg, aman itu. Ada lagi?


Aku: kak, kapan nikah sama kak Endy? Jangan lama2 loh, nanti keburu tua atau ditikung pelakor kak? He....he....eee,


Indah: belum ada modal, ini juga baru mulai nabung. Insya Allah tahun ini syg,


Terdengar kak indah mengendus nafas panjang dan begitu berat.


Aku: iya, besok aku kasi 100jt buat kak biar cepat nikah sama kak Endy, gimana? Apa masih mau ditunda lagi kak?


Duuug.....!!!💢


Jantung indah berdegup kencang,


Indah: yg benar nih syg? Lia gak becanda kan syg? Aku bisa halu nih loh?


Masih Dengan nada penasaran bgt.


Aku: siapa yg bercanda kak, aku serius kok. Kapan aku bohong, kalo 100jt gampang sekali. Nanti aku bantu masalah makanan nya, percuma kita juragan catering...ya kan?


Ha.....ha.....aaaaa!!!?


Tawaku pecah dengan kerasnya.


Indah: iya makasih, apakah suamimu tidak masalah itu? Aku takut Lia?


Aku: sudah tenang saja. 2hr lagi dia bakal pulang dan aku bakal bilang rencana ini. Aku yakin kak, dia bakal setuju. Ayolah kak, percaya sama aku ya....


Indah: iya makasih, tapi aku ragu syg. Apakah Endy benar2 serius sama ku? Nanti aku aja yg kepo dan aku jadi baper!


Aku: ya sudah pokoknya besok aku kasih kak 100jt lah... Terserah bagianya gimana. Aku serahkan sama kak indah semua ya kak? Boleh?


Indah: iya boleh sih? Tapi....


Masih dengan nada ragu dan takut dimarahi oleh om galak_sedunia.


Aku: gak pake tapi, oke kak? Tenang saja ada aku kok, percayakan padaku. Karyawan yg lain nanti aku saja yg handel, besok kak jangan lupa belanja ya.


Indah: baiklah, terserah. Kan kamu bosnya, bukan aku juga kali...!!


Kami tertawa terbahak dan langsung tidur untuk menyapa mentari pagi esok hari. Karena besok, akan jadi hari paling baik diantara hari terbaik lainnya.


Seperti biasa, aku solat subuh sendiri. Dulu ketika papa mertua ada pasti kami solat berjamaah. Sekarang om juga gak ada, hanya aku dan beberapa pelayan.


Selesai mandi, aku solat dan duduk dikursi taman masih gelap gulita. Embun pagi yg dingin dan sejuk,membawakan aku larut dalam lamunan masa kecil.


Ric" teh nyonya?".


Suaranya bagaikan hantu yg samar2 kudengar dari belakang ku.


Aku" sial, kau menakutiku Ric. Seperti hantu saja sih? Aduh.....!!!?"


Sambil mengusap dada perlahan dan menatapnya tajam sekali.


Ric" ah maaf nyonya, saya salah!!".


Sambil memberikan aku secangkir teh.


Aku meminumnya perlahan dan wow?


" Teh jahe dengan kayu manis, seger!!! Kamu hebat Ric, tahu saja selera ku!".

__ADS_1


Sambil tersenyum dan menikmati.aroma teh herbal itu.


Ric" asalkan anda suka, saya senang!".


Sambil memberikan tisu dan krimer.


Aku" apakah kamu sudah melihat Rika?".


Aku bertanya dengan tatapan lembut.


Ric" maaf nyonya, tadi tengah malam dia pamit. Katanya orang tuanya sakit...jadi dia pamit dan akan datang bekerja kembali jam 9 pagi ini....!!".


Ric melihat jam nya dengan serius.


Aku" hei, jangan bilang dia akan kerja ini hari kan? Kamu gak bercandakan?".


Aku melihatnya tajam sambil menggenggam kedua tanganku geram.


'ya tuhan, mengapa kau ciptakan makhluk semacam orang ini. Apakah dia tidak punya hati hahh? Kenapa semua kata yg keluar dari mulutnya semuanya gak ada yg enak didengar, malah memuakkan dan membuat aku mau muntah. Kenapa juga orang seperti ini yg dikirim bersamaku dirumah ini, semua gerak gerik dan langkahku selangkah lebih kedepan dia ketahui. Dia ini manusia atau setan sih? Keselnya....!'.


Gumamku dalam hati sambil menghujati si Ric dengan berbagai kutukan keji.


Ric" iya dia akan bekerja, itu kewajibannya! Karena tugasnya menjaga dan memastikan nyonya aman!".


Masih dengan wajah datar, membuatku kesal dan dongkol.


Aku" baiklah. Sekarang ayo kita susul Rika, aku sangat cemas dan kuatir dengannya. Bagaimana dia sekarang!".


Aku berdiri dan menepuk pundaknya,


Ric" maksud nyonya apa?".


Ric menunduk saja masih dengan wajah yg dingin dan tanpa ekspresi.


Aku" 10menit aku berkemas, antar aku menemui Rika. Aku cemas, ayolah!".


Aku berlari kedalam rumah dan ganti baju serta tak lupa memakai baju hangat agar tidak masuk angin.


Sesuai janji, dia sungguh laki2 yg hebat dan tepat waktu. Ric sudah menungguku didepan pintu dengan mobil.


Ric" berangkat sekarang nyonya?".


Sambil senyum licik melihatku.


Aku" tentu, jadi mau kemana lagi?".


Aku kesal dan marah padanya.


Mobil melaju kencang tanpa hambatan karena masih jam 5.30 pagi, jalan sepi dan masih begitu sunyi.


Ric' aku bisa gila jika tiap hari bersamanya, sungguh menggemaskan dan lucu sekali nyonya ini. Wajahnya kalau marah tambah cantik dan imut, aduh....bisa mati dibunuh tuan nih. Kalo aku ketahuan diam2 ngeFans sama nyonya istri kesayangannya. Tapi benar juga, memang nyonya imut dan gemesin. Dia begitu baik hati dan peduli, lembut dan penuh kasih sayang. Tuan begitu beruntung bisa mendapatkan cinta dan perhatian dari nyonya, aku iri...!'.


Gumam nya dalam hati sepanjang perjalanan menuju rumah Rika yg agak jauh lah dari rumah besar.


Mobil berhenti didepan rumah yg sederhana namun elegan, penuh bunga warna warni dan sejuk sekali mata memandangnya. Ada kolam ikan kecil dan ayunan didepan rumah manis ini.


Maksudku wajah tak senang gitu,


Dari dalam suara langkah kaki terdengar,


Dan pintu terbuka lebar. Aku tersenyum.


Aku" pagi kak Rika? Bagaimana?".


Aku memeluknya dan mencium pipinya,


Kak Rika kaget karena dibelakang ku ada si hantu Ric itu. Rika hanya diam menunduk tak berani menatap.


Aku" jangan pikirkan dia kak? Dia memang seperti hantu yg gentayangan!".


Aku tersenyum dan masuk kedalam, tanpa memperdulikan si hantu Ric.


Ric' hah? Apa sedekat itukah mereka, berpelukan dan membuatku iri saja? Apakah aku sudah benar memilihkan Rika sebagai pelindung nyonya Aulia? Ha...ha...aaa seperti tugasku berhasil!'.


Gumamnya dalam hati sambil tersenyum puas melihat aku bahagia bersama Rika.


Rika membawaku kedalam kamar orang tuanya, ayah Rika yg sakit.


Rika" silahkan nyonya, anggap rumah sendiri saja.saya buatkan minum!".


Ketika Rika hendak berbalik dan kutangkap tanganya dan menarik untuk duduk bersamaku didepan ortunya.


Aku" gak usah, duduk saja tenang disini!".


Aku menggelengkan kepala sambil menatap Ric yg mematung gak jauh didepanku sambil berwajah dingin.


Ric" gak usah repot2, kamu duduk saja!".


Perintahnya membuat Rika terduduk.


Aku" bapak sudah agak enakan? Bagaimana rasanya sekarang?".


Sambil aku memijit2 tangan dan lengannya dengan sentuhan yg begitu lembut dan hangat penuh cinta.


Bapak" baik, apakah anda nyonya besar Clinton istri tuan Alexandra?".


Dia bertanya sambil menggenggam tanganku dengan perhatian.


Aku" iya pak, aku khawatir mendengar Rika tengah malam pulang karena anda sakit pak. Kita kerumah sakit ya?".


Sambil mencium kening bapak itu, sambil memeluknya dikasur.


Hiks.....

__ADS_1


Hiks.....


Apakah begitu sakit pak?


Tanyaku sambil menghapus air mata yg mulai berjatuhan membasahi kasur.


Ric melotot kearah Rika, tanda dia tidak senang melihatku sedih dan berlinang air mata seperti merasakan sakit saja.


Rika" nyonya, ayah saya baik2 saja. Terimakasih atas perhatiannya...!!".


Sambil mengelus bahuku lembut.


Seketika aku menatap tajam mata Ric, dia tetap saja melihat dengan tatapan dingin karena tidak senang.


Aku" kak Rika, jangan hiraukan orang itu. Dia seperti hantu bukan, menakutkan?"


Aku masih menatap Ric tajam,


Rika hanya diam menatapku,


Aku"makanya lain kali jangan tatap Ric ya kak Rika. Hantu sepertinya jam segini gentayangan. Entah apa maksudnya???".


Aku menggelengkan kepala dan memberi dia kode untuk keluar dari kamar ini.


Ric buang muka dan berjalan keluar dari kamar dengan santainya, kesalkan???


Aku" sudah kuusir hantu itu kak?".


Memeluknya dengan hangat.


Rika' dialah nyonya, istri kesayangan tuan Alexandra. Apa yg gak bisa dilakukannya? Bahkan mengusir tuan ric juga dia mampu lakukan...selama ini selain tuan Alex tak ada yg bisa menyingkirkan tuan ric, hebat bukan? Tuan Ric yg begitu mengerihkan saja tunduk dan patuh kepada nyonya, amazing in the world. Wow bgt....!!!?'.


Gumamnya dalam hati.


Pak" terimakasih ya nyonya, maaf sudah mampir kegubuk tua kami. Saya sangat senang melihat anda disini, maaf...!!".


Sambil mengelus tanganku.


Aku" tidak pak, kak Rika adalah sahabatku. Hanya beliau yg baik dan pengertian, lagipula hanya kak Rika yg manusia didalam rumah itu! He...he..ee!".


Aku tertawa dan bahagia melihat beliau sudah agak baikan.


Pak" bagaimana kabar beliau?".


Pak bertanya kepadaku,


Aku" hah? Yang mana sih pak??".


Aku terheran dan berpikir.


Pak" tentu saja tuan Alexandra?".


Sambil tersenyum kecil,


Aku" oooooh, aku kira siapa. Ha...ha....aa, kalau si om galak_ sedunia itu baik2 aja kok pak. Jangan kuatir, meski dia didalam hutan belantara dan hidup berdampingan dikandang singa. Dia akan baik2 saja, karena sesungguhnya dia tipe yg sama! Ha...ha.....aaaa, aku kirain siapa lagi???".


Tawaku menggelegar keseluruh kamar,


Ric yg diluar menjadi heran dan penasaran dengan kami yg didalam,


" Disaat seperti ini ternyata anda masih bisa tertawa lebar nyonya, sungguh menggemaskan sekali anda. Aku tidak tahan lagi membayangkan imutnya wajah anda kalau tertawa seperti itu, bisa gila aku kalau tiap hari mendengar tawa anda seperti ini. Hissszzzz!!!".


Sambil menepuk jidat berulang kali.


Rika" terimakasih ya, anda baik sekali!".


Sambil memelukku dan meneteskan air mata ditubuhku.


Aku" kan kita sahabat, karena cuma kita berdua yg manusia dirumah itu. Selebihnya hanyalah setan dan hantu yg berkeliaran dan gentayangan disana sini seperti angin topan, ya kan kak?".


Aku terkekeh saja sambil mengelap air mataku yg masih membasahi pipiku.


Hampir sejam kami bercanda, sejam itupula lah kami tertawa riang gembira dan membahana keseluruh ruangan rumah, Ric kesal karena diluar rumah.


Bayangkan bagaimana wajahnya saat kesal dan marah seperti saat ini?


Iiih, angker deh kayaknya. Aku gak mau lihat deh, bisa pingsan aku mati parno dan ketakutan sekali, he...he...eee!!.


Jam 8 pagi, aku pamitan untuk kembali kerumah.


Aku" gak usah masak kak, nanti aku antarkan makan buat kakak. Jaga saja orang tua kak dengan baik, hari ini gak usah kerja. Aku akan meminta Ric untuk mengantarku dan menjagaku seharian penuh, tenang saja ya kak!".


Memeluknya sambil mencium pipinya,


Seketika wajahnya berubah merah,


"Terimakasih ya, terimakasih dan maaf!".


Sambil memberikan hormat,


Aku masuk mobil, dan kami melaju sangat cepat dan hati2.


Masih didalam mobil dengan suasana hening diam tanpa suara,


Ric" kelihatannya anda sudah sangat akrab dengan Rika nyonya?".


Dia bertanya dengan sopan.


Aku"iya kenapa? Tak senang ya? Atau kamu mau mengantikan dia dengan orang lain ya Ric!!!".


Aku memukul Ric tepat di bahunya,


Aaaauw, maaf nyonya?

__ADS_1


Pekik nya, Ric merasa sakit dan kaget,


Jangan lupa like n komen ya....


__ADS_2