ISTRI SEMPURNA SANG CEO

ISTRI SEMPURNA SANG CEO
Penyelidikan


__ADS_3

Di tempat lain Darwin yang sedari tadi mencari keberadaan istrinya di rumah kini dibuat panik saat mengetahui jika Dianka tidak ada di dalam rumah.


Ia juga sudah menelpon ke nomor butik, namun para pegawai bilang Dianka sudah pulang sedari tadi.


Darwin pun sudah berkali-kali menelpon sang istri namun nomornya tidak aktif.


Darwin takut Dianka marah dan pergi seperti tempo hari, namun Darwin ingat betul jika tadi pagi Dianka bilang ia sedang tidak marah dan hubungan mereka pun baik-baik saja.


Lalu dimana Dianka?


Darwin pun lantas menghubungi seseorang untuk mengecek keberadaan Dianka.


Darwin: Hallo Jordan.


Jordan: Hallo Tuan, ada yang bisa saya bantu?


Darwin: Aku ingin kau mengecek keberadaan istriku melalui semua CCTV dari mulai butik istriku hingga kemana dia pergi.


Jordan: Baik boss, sekarang juga saya akan segera kesana.


Setelah memerintahkan bawahannya Darwin tak tinggal diam, ia ikut melacak ponsel Dianka yang selalu wanita itu bawa.


Dan hasil yang Darwin temukan adalah ponsel Dianka terakhir kali berada di daerah yang sangat terpelosok dari sini.


"Untuk apa dia kesana?" Gumam Darwin.


Hatinya mendadak tak tenang, ada yang tidak beres dengan Dianka.


Ia pun segera menelpon Jordan.

__ADS_1


Darwin: Jordan, aku sudah melacak ponsel istriku. Dan saat aku melacak ponsel Dianka terakhir kali berada di daerah pelosok.


Jordan: Bisa Tuan kiriman kan alamat nya pada saya? Saya akan menyuruh bawahan saya untuk melacak ke tempatnya langsung.


Darwin: Baik, akan aku kirimkan sekarang.


Darwin pun langsung mengirimkan alamat dimana ponsel Dianka terlacak, ia berharap Jordan segera memberitahu kabar tentang keberadaan sang istri.


Pukul tengah malam Darwin mendapatkan berita yang kurang mengenakkan, Jordan memberitahu jika bawahannya mengatakan mobil Dianka masuk ke dalam jurang.


Hal itu berhasil membuat Darwin panik dan mencemaskan keadaan sang istri.


Tapi Jordan berusaha menenangkan Darwin jika Dianka dipastikan tidak ada di dalam mobil itu, hanya ada tas yang berisikan ponsel milik sang istri.


"Kamu dimana Di.... Jangan buat aku khawatir.... Ya Tuhan selamatkanlah dia" lirih darwin.


Dini hari Darwin langsung mengajak Jordan untuk bertemu, ia juga sudah melaporkan kepada polisi terkait istrinya yang hilang dengan keberadaan mobil yang masuk ke dalam jurang.


Dan kini Darwin, Jordan, dan semua bawahannya serta beberapa polisi yang turut hadir di kediaman Darwin tengah mengumpulkan beberapa bukti yang Jordan dapati dari CCTV jalanan.


"Terakhir kali mobil Nona Dianka berbelok ke arah jalan ABC, saat itu kondisi jalan raya sedang macet, mungkin saja Nona memilih jalan pintas agar tidak terjebak dalam kemacetan" Ucap Jordan menjelaskan, ia menyetel video CCTV itu di hadapan Darwin.


"Lalu dua mobil hitam pun berbelok ke arah yang sama" Lanjutnya.


"Lalu apa yang terjadi?" Tanya Darwin cemas.


"Di jalan ABC kami tidak menemukan CCTV, dan hal hasil di daerah itu kami tidak dapat menemukan kejadian terkait Nona Dianka"


Jordan terdiam sejenak, ia pun menyetel video CCTV yang lainnya.

__ADS_1


"Dari CCTV di jalan KL kami menemukan kembali mobil Nona yang melintas di jalan tersebut, namun saat kami perbesar gambarnya,.yang mengemudi mobil Nona adalah seorang lelaki" Jelasnya lagi.


Darwin yang mendengar itu semakin dibuat khawatir, ia takut Dianka kenapa-napa dan terjadi hal buruk pada wanita itu.


"Kami juga akan mencari tahu tentang pemilik mobil hitam yang sebelumnya mengikuti mobil Nona Dianka, karna saya yakin dia pasti tau tentang kejadian di jalan ABC saat itu"


Darwin mengusap wajahnya kasar, lelaki itu juga mencengkram rambutnya dengan kuat, Darwin begitu frustasi akan kejadian ini.


"Polisi juga sedang mengecek kepemilikan plat nomor mobil hitam tadi, besok kami pastikan jika kami punya informasi terbaru terkait Nona Dianka"


Darwin masih diam membisu, pikirannya melayang-layang pada Dianka yang entah berada dimana.


"Menurutmu kenapa lelaki tadi bisa memasuki mobil Dianka?" Tanya Darwin pada Jordan.


"Awalnya saya kira lelaki itu ingin mencuri mobil Nona Dianka dan melakukan hal buruk pada Nona layaknya seorang begal yang akhir-akhir marak di perbincangkan, jadi saya memerintah bawahan saya untuk mencari Nona Dianka di jalan ABC, namun tidak ada secuil pun tanda-tanda keberadaan Nona. Yang saya yakinkan kali ini adalah Nona diculik dan dibawa pergi dari sana dengan menggunakan mobil yang lain, karna tidak mungkin pencuri itu membawa Nona dengan mobil Nona Dianka sendiri apalagi kita sudah mempunyai bukti jika mobil Nona Dianka masuk ke dalam jurang, sepertinya pencuri itu ingin membuat bukti jika keberadaan Nona Dianka yang hilang diakibatkan karna kecelakaan mobil" Jelas Jordan panjang lebar.


"Aku ingin kau mencari tau keberadaan istriku secepatnya! Perbanyak pencarian dimana pun itu!" Titah Darwin dengan tegas, pria itu nampak mulai mengeluarkan bendera peperangan yang siap memusnahkan siapapun yang mengganggu hidupnya.


"Tentu Tuan, Anda tenang saja. Percayakan semua pada saya" Yakin Jordan.


*


*


*


*


#Banyak banget yang bilang males baca gara-gara ceritanya kayak gitu, ada beberapa pembaca yang sok tau dan nyamain kayak pemikiran mereka. Hmm....

__ADS_1


#Yang komen mau stop baca dari episode sebelumnya silahkan saja, dimana-mana juga cerita pasti punya puncak masalahnya.


__ADS_2