ISTRI SEMPURNA SANG CEO

ISTRI SEMPURNA SANG CEO
Kejutan


__ADS_3

Pelukan mereka melonggar dan keduanya saling menatap satu sama lain, Darwin menghapus sisa-sisa air mata yang mengalir di pipi mulus istrinya dengan lembut.


"Maaf telah membuat mu khawatir sejak kemarin sayang, tapi jika aku tidak melakukan ini kejutan nya tidak akan berjalan seperti sekarang" Ucap Darwin menjelaskan.


"Jadi kau tidak pergi ke Bali? Lalu kau berada dimana mas?" Tanya Dianka dengan suara yang terdengar sedikit serak.


"Aku menginap di hotel dekat sini, aku juga selalu memantau keberadaan mu sayang. Dan saat itu juga aku sedang sibuk membuat kejutan untukmu" Jawab Darwin.


"Kau melakukan semua ini sendiri?" Tanya Dianka lagi, pasalnya ia tak pernah melihat siapapun datang ke rumahnya, dan sekarang tiba-tiba saja rumah mereka jadi berubah.


"Tidak, aku meminta bantuan teman sekolahku dulu. Kebetulan dia adalah seorang wedding organizer jadi aku meminta bantuannya"


Mata Dianka spontan menyipit saat mendengar kata teman Darwin.


"Siapa? Apa dia perempuan" Darwin pun mengangguk.


"Iya, tapi jangan curiga dulu sayang.


Aku hanya memesan semua dekorasi ini dan dia bilang butuh waktu dua hari untuk menyiapkan nya dan selama dua hari itu aku bekerja dan tidur di hotel. Dan saat tadi pagi kau ke butik barulah aku dan temanku kesini untuk menghiasi rumah kita dengan dekorasi yang sudah aku pesan itu" Jelas Darwin panjang lebar.


"Jadi kau tidak bersama dengan temanmu itu kan selama dua hari ini?"

__ADS_1


Darwin menggeleng cepat "tidak, sayang"


Dianka pun bernafas lega, tapi sedetik kemudian ia mengingat sesuatu.


"Tapi kemarin aku menelpon asisten mu, sepertinya dia sedang berada di sebuah club. Saat aku menanyakan keberadaan mu dia justru mematikan telepon nya" Ucap Dianka.


"Kau menelpon asisten ku?"


"Iya, karna aku kira kau sedang ke Bali dan pasti asisten mu akan ikut bersama mu"


Darwin terkekeh mendengar ucapan sang istri, ia pun menjelaskan lagi.


"Asisten ku memang mengaku sering ke club malam, mungkin saat kau menelpon dia terkejut karna mendapat telpon dari istri boss nya dan langsung mematikan telepon begitu saja"


"Tentu tidak sayang, untuk apa aku ke sana? Lagipula setiap saat aku sibuk memantau mu diam-diam" Kata Darwin diiringi tawa kecil.


Dianka kembali memeluk tubuh suaminya, menghirup dalam-dalam aroma khas sang suami yang sudah sangat ia rindukan.


"Kau tau mas, saat kau sulit dihubungi aku mulai berpikir jika kau pergi meninggalkan aku dan bayi kita" Ungkap Dianka.


Darwin tergelak dan langsung menangkup wajah istrinya.

__ADS_1


"Kenapa kau berpikiran begitu sayang? Aku tidak mungkin meninggalkan mu. Aku juga sebenarnya tersiksa karna rencana ku ini, tapi aku ingin membuat kejutan semaksimal mungkin sampai kau tidak akan pernah mengira akan mendapatkan ini" Tutur Darwin.


Dianka tersenyum haru, ia tak menyangka jika Darwin yang dulunya dingin dan terkesan tidak peduli kini justru sebaliknya. Mereka sudah seperti abg yang baru mengenal cinta.


"Aku benar-benar tidak berpikir kau akan memberimu kejutan seperti ini, mas. Aku sangat senang... Terimakasih mas" Seru Dianka.


Darwin mengangguk dan mengecup bibir Dianka dengan lembut.


"Apapun akan aku lakukan untuk kebahagiaan mu sayang, kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku juga" Mereka pun berciuman cukup lama seraya menyalurkan rasa bahagia tersebut.


Setelah itu Darwin lalu berjongkok mensejajarkan wajahnya dengan perut Dianka, lelaki tampan itu menempelkan wajahnya dengan perut Dianka yang sudah mulai membuncit.


"Maafkan daddy ya sayang karna telah membuat mu dan mommy khawatir, kami berdua sudah tidak sabar menunggu kehadiran mu ke dunia. Cepatlah besar kesayangan daddy" Darwin memberikan kecupan di sana dan kembali menududuki Dianka di kursi.


"Ayo sayang nikmati hidangannya, ini spesial aku buatkan untukmu"


"Hah? Kau yang membuatnya mas?" Mata Dianka langsung membulat ketika mendengar ucapan Darwin.


"Emm... Sebenarnya dibantu oleh chefnya langsung hahaha.... " Tawanya dengan keras, sedangkan Dianka hanya menggeleng-geleng dibuatnya.


Malam yang semakin larut kian terasa hangat bagi kedua insan yang sedang berbunga-bunga, bulan dan bintang pun turut serta menyinari kebahagiaan mereka berdua.

__ADS_1


# Maaf Sedikit Dulu Ya Guys 😁


__ADS_2